• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang

Dalam dunia bisnis, kualitas produk menjadi salah satu faktor yang dapat menarik minat khusus konsumen. Kualitas produk adalah suatu bentuk barang atau jasa yang diukur berdasarkan standar kualitas, keandalan, fitur tambahan, isi, rasa dan fungsi kinerja produk yang dapat memenuhi perluasan pelanggan. . Oleh karena itu, kualitas produk menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan oleh para pengelola perusahaan, mengingat beragamnya perilaku dan kebutuhan konsumen di era globalisasi saat ini, oleh karena itu peningkatan kualitas produk menjadi tantangan besar bagi perusahaan dalam bersaing memperebutkan pangsa pasar.

Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, penulis sangat tertarik untuk mempertanyakan seberapa besar pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen dalam penyusunan strategi pemasaran produk, yang dirinci dalam laporan penelitian berjudul “Pengaruh Kualitas Produk dan Perilaku Konsumen” . tentang Strategi Pemasaran pada Giant Express Cabang Alauddin".

Tujuan penelitian

Untuk mengetahui pengaruh parsial perilaku konsumen terhadap strategi pemasaran Giant Ekspress cabang Alauddin Makassar.

Manfaat penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen pemasaran

  • Pengertian manajemen pemasaran
  • Ruang lingkup manajemen pemasaran
  • Pemasaran dalam persfektif islam

Filosofi manajemen pemasaran yang mencakup konsep dan proses manajemen pemasaran serta tugas manajemen pemasaran. Sistem informasi pemasaran yang meliputi ruang lingkup informasi pemasaran, riset pemasaran, pengelolaan dan penyusunan sistem informasi pemasaran.

Kualitas produk

  • Pengertian kualitas produk
  • Dimensi kualitas produk
  • Hubungan kualitas produk dengan strategi pemasaran

Kualitas produk Kotler dan Keller sebagai produk atau layanan yang memenuhi atau melampaui harapan pelanggan, sehingga mendorong keputusan pembelian. Secara teknis, daya tahan suatu produk didefinisikan sebagai berapa kali seseorang menggunakannya sebelum kualitasnya menurun.

Perilaku konsumen

  • Pengertian perilaku konsumen
  • Model perilaku konsumen
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

Perilaku konsumen mengacu pada pemilihan, perolehan dan konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka. Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial seperti kelompok kecil, keluarga, dan aturan sosial serta status konsumen.

Strategi pemasaran

  • Pengertian startegi pemasaran
  • Langkah-langkah penerapan startegi pemasaran

Segmentasi pasar adalah membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan berdasarkan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang mungkin memerlukan produk berbeda. Untuk itu, perusahaan harus membuat produk yang berbeda untuk seluruh segmen pasar yang ada.

Tinjauan empiris

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran produk tabungan Simpede untuk meningkatkan jumlah nasabah pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sungguminasa memberikan peluang yang menjadi pendorong dalam penerapan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan jumlah pelanggan PT.

Kerangka berpikir

Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah Ha diterima dan Ho ditolak dan diketahui kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Toko Sepatu Bata MTC.Giant Panam. Hubungan antara kualitas produk dengan keputusan pembelian sebesar 0,458 berarti sedang dan koefisien determinasi sebesar 0,210 yang berarti besarnya pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar 21,0%.

Gambar 2.2 Skema Kerangka Pikir Kualitas Produk (X1)
Gambar 2.2 Skema Kerangka Pikir Kualitas Produk (X1)

Hipotesis

METODE PENELITIAN

  • Jenis penelitian
  • Lokasi dan waktu penelitian
  • Variabel dan devinisi operasional varibel
    • Variabel penelitian
    • Devinisi operasional variabel
  • Populasi dan sampel
    • Populasi
    • Sampel
  • Jenis dan sumber data
    • Data primer
    • Data sekunder
  • Metode Pengumpulan Data
    • Kuesioner atau angket
    • Observasi
    • Dokumentasi
  • Teknik analisis data
    • Analisis deskiftif
    • Uji validitas dan reliabilitas
    • Analisis regresi linear berganda
    • Uji hipotesis

Teknik pengumpulan datanya adalah dengan menyebarkan daftar pertanyaan secara langsung kepada konsumen di Giant Ekspres cabang Alauddin Makassar. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen terhadap strategi pemasaran di Giant Ekspres Cabang Alauddin Makassar. Berikut pemaparan hasil penelitian di Giant Ekspres cabang Alauddin Makassar kaitannya dengan variabel strategi pemasaran hasil perolehan kuesioner pada Tabel 4.7. 3) Variabel strategi pemasaran.

Berdasarkan data yang diperoleh dari konsumen Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar melalui kuesioner yang telah ditentukan, diperoleh gambaran data terkait strategi pemasaran sebagai berikut. Hal ini menunjukkan bahwa keberagaman produk, keaslian, keawetan produk, jaminan mutu dan kebersihan toko berpengaruh terhadap strategi pemasaran pada Giant Ekspres cabang Alauddin Makassar. Korelasi linear berganda digunakan untuk menghitung eratnya hubungan antara variabel kualitas produk dengan perilaku konsumen terhadap strategi pemasaran pada Giant Ekspres cabang Alauddin Makassar.

Pengaruh Kualitas Produk dan Perilaku Konsumen Terhadap Strategi Pemasaran Pada Giant Ekspres Cabang Alauddin Makassar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kualitas produk dan perilaku konsumen secara simultan (bersama-sama) berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran pada Giant Ekspres cabang Alauddin Makassar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran di Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar dengan tingkat signifikansi yang telah ditentukan.

Gambar 3.1 Skema Hubungan Antar Variabel  2.  Devenisi Operasional Variabel
Gambar 3.1 Skema Hubungan Antar Variabel 2. Devenisi Operasional Variabel

PEMBAHASAN

Gambaran umum perusahaan

  • Sejarah supermarket giant
  • Visi dan misi perusahaan
  • Struktur organisasi

Mengingat kesuksesan yang diraih Giant Hypermart Malaysia dan Singapura, maka manajemen Dairy Farm Indonesia yang merupakan retailer terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan lebih dari 2.000 cabang akan terus membuka Giant Hypermart di Indonesia sebagai ' unit bisnis PT. Hero Supermarket Tbk yang melakukan analisis strategi dengan Dairy Farm International dalam bentuk investasi ekuitas langsung pada tahun 1999. Dengan filosofi operasional “Jaminan Harga Murah Setiap Hari”, Giant ingin dikenal sebagai merek yang murah, terjangkau, dan dapat diandalkan yang menawarkan nilai lebih dari harga yang harus dibayar. Ini memulai kehadirannya pada tahun 2003 dengan menggunakan merek Giant dan First Choice.

Produk private label hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sensitif terhadap harga produk berkualitas. 90% produk private label yang dijual Giant merupakan produk lokal yang diproduksi oleh pemasok yang sebagian besar merupakan usaha kecil dan menengah di Indonesia. Giant juga menerapkan kebijakan yang memberikan kebebasan kepada konsumen untuk mengembalikan produk private label yang dibeli di toko Giant atau jika merasa tidak puas dengan kualitas produk private label tersebut.

Pemilik pusat bisnis Giant pada awalnya didirikan oleh PT. Hero Supermarket Tbk yang telah membuka gerai seperti Hero Supermarket, Giant Ekstra, Giant Ekspres, Star Mart Comfort Store dan Guardian Health and Beauty Store, dan memutuskan untuk menjalin aliansi dengan Dairy Farm International dan keahlian yang sangat bermanfaat bagi manajemen Hero . Supervisor Fresh, Grocery, GMS, Sales Support, HRD, LP dan Accounting bertanggung jawab untuk mengontrol tampilan gudang dan toko di setiap divisi. Staf Fresh, Grocery, GMS, Sales Support, HRD, LP dan Accounting fokus mengelola layanan pelanggan dan display merchandise di setiap divisi.

Hasil penelitian

  • Karakteristik responden
  • Deskripsi variabel penelitian
  • Uji validitas dan reliabilitas
  • Analisis regresi linear berganda
  • Uji hipotesis

Berdasarkan tabel 4.1 di atas terlihat bahwa dari 100 responden, sebagian besar konsumen yang berbelanja di Giant Ekspres Alauddin Makassar adalah perempuan masing-masing sebanyak responden, dan sisanya berjenis kelamin laki-laki, masing-masing sebanyak responden. Berdasarkan penjelasan di atas, jumlah responden di Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 4.2 di bawah ini. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variabel kualitas produk (x1) dan perilaku konsumen (x2), sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah strategi pemasaran.

Berdasarkan data yang diperoleh dari konsumen Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar melalui kuesioner yang telah ditentukan, diperoleh gambaran data mengenai kualitas produk sebagai berikut. Dari data pada Tabel 4.5 diatas terlihat bahwa secara keseluruhan data mengenai kualitas produk pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar berada pada kategori sangat baik yaitu dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,556 dengan persentase sebesar 91,12%, sedangkan persentase kinerja untuk masing-masing pertanyaan yaitu indikator keberagaman produk (X1P1) sebesar 92%, indikator integritas produk (X1P2) sebesar 92,2%, indikator ketahanan produk (X1P3) sebesar 93,6%, indikator keindahan toko (X1P4) sebesar 90,8% dan indikator jaminan mutu (X1P5 ) sebesar 87%. Berdasarkan data pada tabel frekuensi 4.6 diatas terlihat bahwa secara keseluruhan data mengenai perilaku konsumen Giant Express cabang Alauddin Makassar berada pada kategori sangat baik yaitu dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,47 dengan persentase sebesar 89,4%, sedangkan persentase kinerja masing-masing pertanyaan indikator kebiasaan (X2P1) sebesar 87%, indikator keluarga (X2P2) sebesar 86,2%, indikator pekerjaan (X2P3) sebesar 89,2%, indikator gaya hidup (X2P4) sebesar 89,2% dan indikator indikator motivasi dan pengetahuan (X2P5 ) sebesar 98,4%.

Berdasarkan data pada tabel 4.7 diatas terlihat bahwa secara keseluruhan data mengenai perilaku konsumen Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar termasuk dalam kategori sangat baik yaitu dengan total skor rata-rata sebesar 4,396 dengan persentase sebesar 87,92%. Analisis linier berganda merupakan analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen terhadap strategi pemasaran pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar.Tingkat kepercayaan yang digunakan untuk analisis ini adalah 5%. Regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 23.0 akan dibahas pada tabel berikut :. Variabel perilaku konsumen menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 4,892 > 1,98 atau sig > α (0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel perilaku konsumen (H2) secara parsial mempunyai pengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran menunjukkan perilaku belanja yang ditunjukkan konsumen berpengaruh terhadap perencanaan strategi pemasaran pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar.

Tabel 4.7 Frekuensi Variabel Strategi Pemasaran  VARIABEL STRATEGI PEMASARAN (Y)
Tabel 4.7 Frekuensi Variabel Strategi Pemasaran VARIABEL STRATEGI PEMASARAN (Y)

Pembahasan

  • Pengaruh kualitas produk dan perilaku konsumen secara simultan
  • Pengaruh kualitas produk secara parsial terhadap strategi pemasaran

Berdasarkan hasil perhitungan statistik diatas diperoleh nilai f hitung sebesar 49,718 lebih besar dari nilai f tabel sebesar 3,09 (f hitung 49,718 > f tabel 3,09) pada taraf signifikansi 5% yaitu sig > α (0,03 < 0,05), hal ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk (x1) bersama-sama dengan variabel perilaku konsumen mempunyai pengaruh sebesar 49,718 atau 49,718% terhadap variabel strategi pemasaran pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar. Untuk hasil deskripsi data berdasarkan frekuensi pada variabel strategi pemasaran dapat disimpulkan bahwa tingkat pencapaian frekuensi tertinggi terdapat pada indikator posisi perusahaan yaitu sebesar 95,2% yang menunjukkan bahwa posisi perusahaan juga mempengaruhi konsumen. keputusan dalam memilih tempat berbelanja, sehingga hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk selanjutnya membuat rencana strategi pemasaran. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku konsumen dengan strategi pemasaran.Untuk menguji hipotesis tersebut dilakukan dengan melihat nilai rasio kritis (C.R.) atau nilai probabilitas (P) pada bobot regresi.

Berdasarkan hasil perhitungan statistik diatas diperoleh nilai t hitung sebesar 2,183 lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,98 (t hitung 2,183 > t tabel 1,98) pada taraf signifikansi 5%, hal ini menunjukkan bahwa produk variabel kualitas (x1) memberikan pengaruh sebesar 2,183 atau 2,183% terhadap variabel strategi pemasaran pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar. Berdasarkan hasil perhitungan statistik diatas diperoleh nilai t hitung sebesar 4,182 lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,98 (t hitung 4,182 > t tabel 1,98) pada taraf signifikansi 5%, hal ini menunjukkan bahwa konsumen variabel perilaku (x2) memberikan pengaruh sebesar 4,182 atau 4,182% terhadap variabel strategi pemasaran pada Giant Ekspres Alauddin cabang Makassar. Sedangkan untuk hasil deskripsi data berdasarkan frekuensi variabel perilaku konsumen dapat disimpulkan bahwa tingkat kinerja frekuensi tertinggi terdapat pada indikator motivasi dan pengetahuan yaitu sebesar 95,4% hal ini menunjukkan bahwa motivasi dan pengetahuan konsumen sebagian besar mempengaruhi keputusan untuk membeli suatu produk atau tidak, sehingga juga dapat menjadi pertimbangan untuk perencanaan strategi pemasaran selanjutnya.

Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara perilaku konsumen dengan strategi pemasaran. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa variabel perilaku konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran dengan tingkat signifikansi yang telah ditentukan.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Dari segi kualitas produk, kualitas produk seperti variasi produk, keindahan toko dan jaminan kualitas produk harus lebih ditingkatkan agar konsumen yang datang ke toko lebih nyaman dalam berbelanja, dan dari segi harga produk sebaiknya mengikuti. harga pasar pesaing.

Gambar

Gambar 2.2 Skema Kerangka Pikir Kualitas Produk (X1)
Gambar 3.1 Skema Hubungan Antar Variabel  2.  Devenisi Operasional Variabel
Tabel 3.1 Presentase Kriteria Pencapain Variabel  No  Persentasi Pencapaian  Kriteria
Tabel 4.7 Frekuensi Variabel Strategi Pemasaran  VARIABEL STRATEGI PEMASARAN (Y)
+6

Referensi

Dokumen terkait

Email: [email protected] Funding information University of Malaya Research Grant, Grant/Award Number: UMRG: RP012- 13HTM Abstract Objective: This study aimed to determine the

24 Loimeier, “Islamic Reform and Political Change: the Example of Abubakar Gumi and the Yan Izala Movement in Northern Nigeria,” p.290.. 25 Loimeier, “Islamic Reform and Political