• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SYARAH BAKERY

N/A
N/A
NANDA SHALSHABILLA

Academic year: 2024

Membagikan "PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SYARAH BAKERY "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL MANAJEMEN MODAL INSANI DAN BISNIS (JMMIB)e-ISSN 2723-424X

||Volume||1||Nomor||1||Juli ||2020||

Website: www. jurnal.imsi.or.id

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN

PADA SYARAH BAKERY

Eva Fatmawati1, Adi Sismanto2

12Universitas Muhammadiyah Bengkulu [email protected]

ABSTRACT

This study aims to determine the effect of product quality on purchasing decisions on Syarah Bakery Bengkulu, to determine the effect of prices on purchasing decisions on Syarah Bakery Bengkulu, to determine the effect of promotion on purchasing decisions on Syarah Bakery Bengkulu. to find out the simultaneous influence of product quality, price, and also the promotion on purchasing decisions at Syarah Bakery Bengkulu. The population of this study is permanent customers of Syarah Bakery Bengkulu as the research population numbering 115 customers, from the calculation using purposive sampling it can be seen that the number of samples used in this study were 115 respondents.

The research instrument was tested for validity and reliability by looking at the corrected item total correlation and cronbanch's alpha and all were declared valid and reliable. Data analysis techniques used in this study is quantitative data analysis techniques. The results of this study indicate that the product quality variable (X1) has a positive effect on purchasing decisions (Y), indicated by a positive regression coefficient of 0.216 with a sig value of 0.000 <0.005. Price variable (X2) has a positive effect on purchasing decisions (Y), indicated by a positive regression coefficient of 0.239 with a sig value of 0,000 <0.005. The promotion variable (X3) has a positive effect on purchasing decisions 0.110 (Y), indicated by a positive regression coefficient of 0.717 with a sig value of 0.003 <0.005. The F test results state that product quality, price and promotion have a significant and positive effect simultaneously on the decision purchase, obtained a value of 2.0638 with a value of sig = 0,000 <0.005. The influence of the product quality, price and promotion on purchasing decisions is R2 = 51.5% influenced by other variables in this study and the remaining 48.5%.

Keywords: Product Quality, Price, Promotion and Purchase Decision

PENDAHULUAN

Dalam pertumbuhan ekonomi di Negara Indonesia ini telah banyak berkembang berbagai usaha dari usaha kecil menengah sampai usaha yang berskala besar. Pemilik usaha saling berlomba untuk menawarkan produk-produk yang mereka ciptakan. Dari produk dibidang jasa dan dari produk barang. Para pemilik usaha saling mengatur strategi agar produk-produk mereka diminati oleh konsumen. Dengan adanya usaha baru yang berkembang dimasyarakat bisa mengurangi pengangguran yang berada di lingkungan sekitar usaha.

Usaha Industri biasanya memusatkan kegiatan usahanya di sebuah rumah keluarga tertentu dan biasanya para pekerjanya bertempat yang tak jauh dari rumah produksi.

Karena secara letak dan emosional hubungan mereka sangat dekat (pemilik usaha dan

(2)

pekerja), ini memungkinkan untuk menjalin komunikasi mereka. Dari kemudahan dalam berkomunikasi ini diharapkan para pekerja dapat bekerja dengan baik. Karena mereka merasa bahwa kegiatan usaha ini adalah milik keluarga, kerabat dan juga warga sekitar. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama dalam upaya meningkatkan home industri mereka. Dengan begitu dapat mengurangi pengangguran yang berada disekitar rumah industri. Usaha industri ini memproduksi brownis, donat lumer, bolu gulung mini cake yang enak, lembut dan lezat di kelurahan cempaka permai, sebab di daerah ini belum ada yang memproduksi usaha kue rumahan. Usaha industri kue ini merupakan usaha

satu-satunya yang memproduksi cake atau kue dan juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar sehingga dapat mengurangi pengangguran. Usaha industri Syarah Bakery ini juga meningkat di setiap bulannya.

Garvin (dalam M.N. Nasution, 2001) menyebutkan “kualitas adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk,manusia/tenaga kerja,proses dan tugas, serta lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan atau konsumen”. Sebagai penjual harus selalu memperhatikan kualitas produknya. Dorothea Wahyu (2003) menyebutkan “Kualitas akan membuat produk atau jasa dikenal, dan hal ini akan membuat perusahaan atau organisasi yang menghasilkan produk atau menawarkan jasa juga dikenal dan dipercaya masyarakat luas. Dengan demikian, tingkat kepercayaan pelanggan dan masyarakat umumnya akan bertambah dan organisasi atau perusahaan tersebut akan lebih dihargai. Hal ini akan menimbulkan fanatisme tertentu dari para konsumen terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan atau organisasi terebut”.

Hani Handoko (2008) berpendapat bahwa “kualitas merupakan faktor yang terdapat dalam suatu produk yang menyebabkan produk tersebut bernilai sesuai dengan maksud untuk apa produk itu diproduksi.kualitas ditentukan oleh sekumpulan kegunaan (bundle of utilities) atau fungsinya, termasuk didalamnya daya tahan, ketidak tergantungan pada produk atau komponen lain, kenyamanan wujud luar (warna, bentuk,pembungkusan, dan sebagainya), dan harga yang ditentukan oleh biaya produk”.

Berdasarkan pengertian diatas Kualitas merupakan hal yang penting dalam kegiatan penjualan sehingga perlu diperhatikan agar dapat memenuhi keinginan dan harapan konsumen sehingga konsumen akan percaya dengan produk yang dibuat.

Kotler (dalam Freddy Rangkuti, 2009) menyebutkan “produk didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk mendapatkan perhatian, keahlian, kegunaan atau konsumsi yang memuaskan keinginan atau kebutuhan”. Berdasarkan pengertian diatas produk merupakan suatu hasil yang dapat dijual dan dapat diterima oleh konsumen untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup agar tetap berlangsung.

Kotler (2011), menjelaskan kualitas produk adalah keseluruhan ciri serta dari suatu produk atau pelayanan pada kemampuan untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan/tersirat. Kualitas produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.

Menurut Herman dalam Tjiptono (2009), secara sederhana istilah harga dapat diartikan sebagai jumlah uang (satuan moneter) dan/atau aspek lain (non moneter) yang mengandung utilitas/kegunaan tertentu yang diperlukan untuk mendapatkan suatu jasa.

Utilitas merupakan atribut atau faktor yang berpotensi memuaskan kebutuhan dan keinginan tertentu. Harga juga mempunyai arti jumlah uang yang harus konsumen bayarkan untuk mendapatkan suatu produk.

(Tjiptono, 1997) promosi adalah suatu komunikasi pemasaran, yaitu aktivitas pemasaran yang berusaha meyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan

(3)

atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya, agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan.

Menurut Kotler (2002), keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk mau membeli atau tidak terhadap produk. Dari berbagai faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk yang sudah di kenal oleh masayarakat atau semua kalangan.

Berdasarkan definisi diatas disimpulkan bahwa keputusan pembelian adalah tindakan yang dilakukan konsumen untuk melakukan pembelian sebuah produk. Oleh karena itu, pengambilan keputusan pembelian konsumen merupakan suatu proses pemilihan salah satu dari beberapa alternatif penyelesaian masalah dengan tindak lanjut yang nyata. Setelah itu konsumen dapat melakukan evaluasi pilihan dan kemudian dapat menentukan sikap yang akan diambil selanjutnya.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan pejualan adalah kualitas produk, dimana kualitas produk saat ini sangat di perhatikan oleh konsumen. konsumen menginginkan kualitas produk yang terbaik pada produk-produk yang telah dibeli.

Menurut Kotler (2011), menjelaskan kualitas produk adalah keseluruhan ciri serta dari suatu produk atau pelayanan pada kemampuan untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan tersirat. Kualitas produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri kue dalam upaya penyediaan bahan baku dan tentunya dalam upaya untuk mendapatkan laba, maka Syarah Bakery dituntut untuk meningkatkan kualitas produk agar konsumen tetap loyal untuk membeli produk pada Syarah Bakery Bengkulu. Disamping hal-hal diatas, yang tak kalah penting juga adalah harga dari kue tersebut juga turut mempengaruhi keputusan pembelian. Dimana harga kue yang di tawarkan sesuai dengan tingkat kualitas produk yang di hasilkan.

METOTE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Toko Syarah Bakery yang bertempat di Kelurahan Cempaka Permai Bengkulu pada tanggal 18 Januari 2020 s/d 10 Maret 2020. Penelitian ini bersifat Deskriptif Kuantitatif, yaitu dimana peneliti membandingkan hasil pengumpulan data dan membuktikannya dengan angka pada sejumlah populasi melalui sampel yang di anggap layak untuk di teliti.

Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis yang cirinya hendak di duga (Djarwanto Ps 1996), sebagai populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pelanggan yang berbelanja di Syarah Bakery yaitu 360 pelanggan yang sebagian besar meliputi orang dewasa dan orang tua. Sampel adalah sebagian dari populasi yang karakteristiknya hendak di selidiki dan di anggap bisa mewakili keseluruhan populasi dan jumlahnya lebih sedikit dari jumlah populasinya (Djarwanto Ps 1996).

Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut : Wawancara, Observasi dan Penyebaran kuisioner

Untuk mendapatkan gambaran yang jelas makan penelitih menggunakan dalam menganalisis data. Analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda.

(4)

HASIL PENELITIAN

Analisis regresi linear berganda yang akan dibahas dalam penelitian ini sehingga penulis bisa menggambarkan mengenai tanggapan responden (Kualitas Produk, Harga, dan Promosi) terhadap Keputusan Pembelian pada Pada PadaPelanggan SYarah Bakery.

Berdasarkan estemasi regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS Versi 24,0 For Windows,maka diperoleh tabel dibawah ini dari perhitungan hasil diatas didapatkan persamaan regresinya adalah sebagai berikut :

Y = 2.937 + 0.216 ( ) + 0.239 (X2) + 0.110 (X3)

Berdasarkan persamaan regresi diatas, maka dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Nilai Konstanta 2.937 mempunyai arti bahwa apabila variabel Kualitas Produk ( ), Harga (X2) dan Promosi (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y) sama dengan nol, maka variabel Keputusan Pembelian akan tetap yaitu 2.937 apabila variabel Kualitas Produk ( ), Harga (X2) dan Promosi (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y) sama dengan nol.

2. Koefisien Regresi , sebesar 0,216 mempunyai makna jika nilai variabel Kualitas Produk ( ) naik satu satuan maka nilai Keputusan Pembelian (Y) akan naik sebesar 0,216 dengan asumsi variabel Kualitas Produk ( ) dianggap tetap.

3. Koefisien Regresi , sebesar 0,239 mempunyai makna jika nilai variabel Harga ( ) naik satu satuan maka nilai Keputusan Pembelian (Y) akan naik sebesar 0,239 dengan asumsi variabel Harga ( ) dianggap tetap.

4. Koefisien Regresi , sebesar 0,110 mempunyai makna jika nilai variabel Promsi ( ) naik satu satuan maka nilai Keputusan Pembelian (Y) akan naiksebesar 0,110 dengan asumsi variabel Promosi (X3) dianggap tetap.

5. Variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian pada Pelanggan Syarah Bakery adalah variable mempunyai makna jika nilai variabel Kualitas Produk ( ) naik satu satuan maka nilai variabel Keputusan Pembelian (Y) akan naik sebesar 0,216 dengan asumsi variabel Kualitas Produk ( ) dianggap tetap.

PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data mentah yang dilakukan pada pelanggan Syarah Bakery melalui penyebaran kuesoner terhadap 115 orang responden yang telah diuji sehingga dapat diketahui pengaruh Kualitas Produk ( ), Harga (X2) dan Promosi (X3) berpengaruh secara signifikan Terhadap Keputusan Pembelian pada pelanggan Syarah Bakery.

1. Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan untuk variabel kualitas produk sebesar 0,000, karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian terbukti.

Hal ini menggambarkan dengan adanya kualitas produk di toko Syarah Bakery untuk memberikan kesan baik pada produknya akan memunculkan ketertarikan dari konsumen untuk loyal terhadap produk Syarah Bakery karena kelebihan dari Syarah Bakery akan di katakan konsumen dari word of mouth. Hal ini akan meningkatkan keputusan pembelian untuk produk di Syarah Bakery.

Hasil penelitian ini mendukung pernyataan oleh Mihaela (2013), menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang kuat dan signifikan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian . Penelitian lain dengan konsep yang sejalan dengan penelitian

(5)

diatas juga memperlihatkan bahwa kualitas produk akan berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian.

2. Pengaruh Harga Terhadap Keputusan Pembelian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signfikan untuk variabel harga sebesar 0,000, nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.

Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa harga berpengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian terbukti.

Hekmawati (2017) hasi pada penelitian ini menunjukkan komitmen dan kepercayaan pelanggan keduanya secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Lapasiang dkk, (2017) hasil penelitian ini menunjukkan kepercayaan dan komitmen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

3. Pengaruh Promosi Terhadap Kepuusan Pembelian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan untuk variabel promosi sebesar 0,000, karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian terbukti.

Hal ini menggambarkan dengan adanya promosi di toko Syarah Bakery untuk memberikan informasi dengan baik pada produknya akan memunculkan ketertarikan dari konsumen untuk loyal terhadap produk Syarah Bakery karena kelebihan dari Syarah Bakery akan di katakan konsumen dari word of mouth. Hal ini akan meningkatkan keputusan pembelian untuk produk di Syarah Bakery.

4. Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian

Berdasarkan hasil uji F menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel Kualitas Produk (X1), Harga (X2) dan Promosi (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y). Hal ini berarti bahwa variabel independen dan dependen memiliki hubungan yang kuat dan pengaruhnya positif. Kualitas Produk, Harga dan Promosi merupakan penentu Keputusan Pemelian yang artinya semakin meningkatnya kualitas produk, harga dan promosi maka semakin meningkat juga keputusan pembelian. Syarah Bakery yang mengutamakan kualitas produk, harga dan promsi baik akan memberikan dampak positif terhadap keputusan pembelian.

Kualitas produk, harga dan promosi yang diberikan oleh pihak Syarah Bakery memberikan kesan sendiri bagi konsumen untuk datang kembali ke Syarah Bakery tersebut. Hal ini berarti bahwa kualitas produk, harga dan promosi merupakan faktor yang perlu diperhitungkan dalam rangka meningkatkan keputusan pembelian pada toko Syarah Bakery di Kota Bengkulu.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang pengaruh Kualitas Produk ( ), Harga (X2), dan Promosi (X3) Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Pada PadaPelanggan Sarah Bakeri , dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Kualitas Produk berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian pada Pada Pada Pelanggan Syarah Bakery , hal ini dibuktikan dengan hasil uji t menunjukan nilai

> (2.824 > 1.9813) dan (sig = 0,006 < 0,050). Ini berarti ditolak dan diterima.

(6)

2. Harga berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian pada Pada Pada Pelanggan Syarah Bakery, hal ini dibuktikan dengan hasil uji t menunjukan nilai

> (3.265 >1.9813) dan (sig = 0,001 < 0,050). Ini berarti ditolak dan diterima.

3. Promosi berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian pada Pada Pada Pelanggan Syarah Bakery, hal ini dibuktikan dengan hasil uji t menunjukan nilai

> (2.234 >1.9813) dan (sig = 0,028 < 0,050). Ini berarti ditolak dan diterima.

4. Kualitas Produk ( ), Harga (X2), dan Promosi (X3) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Pada Pada Pelanggan Syarah Bakery, hal ini dibuktikan dengan uji F menunjukkan nilai > , yaitu yaitu (257.546 > 2.0638) dan (sig = 0.000 < 0,050). Ini berarti ditolak dan diterima.

5. Berdasarkan uji koefisien korelasi didapat nilai R= 0,888 dan koefisien determinasi = 0,515 nilai mempunyai makna bahwa Kualitas Produk ( ), Harga (X2), dan Promosi (X3) memberikan kontribusi yang signifikan pengaruh sebesar 0,515 atau 51.5% terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Pelanggan Syarah Bakery sedangkan sisanya sebesar 0.485 atau 48.5% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

Armstrong & Kotler. 2004. Prinsip-prinsip Pemasaran (Edisi ke 12, Jilid 1).

Jakarta: Erlangga.

. 2006.Prinsip-Prinsip Pemasaran (Edisi ke 12, Jilid 1). Jakarta:.

Erlangga.

Augusty, Ferdinand. 2006. Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis dan Disertai Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro.

Ariyoto, K. (2001). Prinsip-prinsip manajemen operasi. Jakarta :Salemba empat.

Ariani, Dorothea Wahyu, 2003. Manajemen Kualitas Pendekatan Sisi Kualitatif.

Ghalia Indonesia: Jakarta.

Basuki, Agus Tri and Prawoto, Nano. 2016. Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis : Dilengkapi Aplikasi SPSS & EVIEWS. Depok : PT.Rajagrafindo Persada.

__________. 2016. Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi Dan Bisnis : Dilengkapi Aplikasi SPSS dan Eviews. Rajawali Pers, Jakarta.

Basu Swastha, DH dan Irawan. 1990. Manajemen Pemasaran Modern.

Yogyakarta: Liberty.

Fuad, M, dkk, 2000, Pengantar bisnis, Penerbit PT Gramedia, Jakarta.

Ghozali, Imam, 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Edisi Ketiga, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Gujarati, D.N.,2012, Dasar-dasar Ekonometrika, Terjemahan Mangunsong, R.C., Salemba Empat, buku 2, Edisi 5, Jakarta

. 2006. Ekonometrika Dasar.Jakarta : Penerbit Erlangga.

Hikmawati, Fenti. 2017. Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

Kotler, (2011). Kualitas Produk (edisi 1). Jakarta: Salemba Empat.

Kotler, P. & Keller, K.L. (2012). Manajemen Pemasaran Jilid I Edisi ke 12.

Jakarta: Erlangga.

(7)

Kotler, Philip; Armstrong, Garry. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran, Jilid 1.

Jakarta : Erlangga

Kotler dan Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13 Jakarta: Erlangga.

Kotler, Amstrong (2004). Prinsip-prinsip Pemasaran,Erlangga, Jakarta.

Kotler,Philip.1997, Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia jilid satu.

Jakarta: Prentice Hall. M.N Nasution. 2001. Manajemen Mutu terpadu (Total Quality Management). Jakarta: Ghalia Indonesia.

Lapasiang, dkk., 2017. Pengaruh Kepercayaan Dan Komitmen Terhadap Loyalitas Nasabah Pada PT Pegadaian (Persero)Cabang Karombasan Manado. Jurnal EMBA Universitas Sam Ratulangi Manado Vol.5 No.3 September 2017,Hal.3068-3077 ISSN 2303-1174. (online).(https://ejournal.unsrat.ac.id dikases pada Desember (2018).

Priyatno Dwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS. Mediakom. Yogyakarta

Philip Kotler, 2002, Manajemen Pemasaran, Edisi Millenium, Jilid 2, PT.

Prenhallindo, Jakarta.

Putri, W. P., & Sismanto, A. (2020). Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Toko Prima Variasi Kota Bengkulu. (Jems) Jurnal Entrepreneur Dan Manajemen Sains, 1(2).

Rangkuti, Freddy.(2009). Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Sonatasia, D., Onsardi, O., & Arini, E. (2020). Strategi Meningkatkan Loyalitas Konsumen Makanan Khas Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong. (Jmmib) Jurnal Manajemen Modal Insani Dan Bisnis, 1(1).

Swastha. 2008. Menejemen Pemasaran Modern. (edisi 2), yogyakarta :Penerbit Liberty-Yogyakarta.

Swastha,2000. Manajemen Pemasaran Modern. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Referensi

Dokumen terkait

Sedangakan dalam pengertian lain harga adalah sejumlah uang yang ditagihkan atas produk dan jasa, atau jumlah dari nilai yang ditukarkan para pelanggan untuk memperoleh manfaat

sepeda motor Yamaha. Populasi dalam penelitian yaitu pelanggan motor Yamaha di deler Sumber Baru Rejeki. Jumlah sampel yang digunakan adalah 100 responden. Metode

1) Kinerja (Performance) berkaitan dengan aspek fungsional suatu barang dan merupakan karakteristik utama yang dipertimbangkan pelanggan dalam membeli barang.

Berda- sarkan kriteria di atas maka hipotesis 3 diterima, artinya terdapat pengaruh variabelProduk dan variabel Harga ter- hadap Keputusan Pembelian Konsu- men di Morning Bakery

Dari hasil pengolahan data melalui pembuktian yang telah diuji pengaruh antara variabel dan analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis yang

Pengaruh Bauran Pemasaran Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Pada Holland Bakery Cabang Pondok Kelapa Jakarta Timur Berdasarkan rekapitulasi jawaban responden

Kualitas pelayanan yang ditawarkan oleh Boy’s Cake and Bakery sudah baik, namun Boy’s Cake and Bakery perlu mempertahankan dan meningkatkan lagi kualitas pelayanan yang

Data Primer Data Primer merupakan data yang diperoleh melalui pelanggan dan dicatat serta diamati langsung oleh peneliti melalui kuisioner tentang Pengaruh Citra Merek, Potongan Harga