• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh lingkungan terhadap pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh lingkungan terhadap pendidikan"

Copied!
174
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat dampak lingkungan terhadap pendidikan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Sedangkan penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Ha : Terdapat pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu.

Ho: Tidak terdapat pengaruh lingkungan terhadap pengembangan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. H0 : Tidak terdapat pengaruh lingkungan terhadap pengembangan karakter santri di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Ha: Terdapat pengaruh lingkungan terhadap pengembangan karakter siswa MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu.

Angka tersebut menunjukkan pengaruh lingkungan terhadap pembentukan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh lingkungan terhadap pembentukan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu.

Kajian Teori

  • Pendidikan Karakter
  • Lingkungan
  • Pondok Pesantren

Kajian Penelitian Terdahulu

Skripsi yang disusun oleh Khabib Ashidiq berjudul : “Implementasi Pendidikan Karakter Religius Bagi Siswa MTs Ma'arif Minhajut Tholabah Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga”. 34 Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius pada siswa MT Ma'arif Minhajut Tholabah. 34Khabib Ashidiq, Implementasi Pendidikan Karakter Religius Bagi Siswa MTs Ma'arif Minhajut Tholabah Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga di Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, 2017.

Hasil penelitian ini adalah implementasi pendidikan karakter religius siswa MTs Ma'arif Minhajut Tholabah dilaksanakan dengan program pengembangan diri yang terdiri dari kegiatan rutin di madrasah, termasuk kegiatan rutin sehari-hari (bersalaman dengan guru setiap pagi). , hafalan Asmaul Husna, hafalan Juz' ama, infaq, sholat dhuhur berjamaah dan keputrian), kegiatan rutin mingguan (tahlil, rebana, kaligrafi dan bimbingan BTA), kegiatan bulanan (ziarah ke makam pendiri YPI), kegiatan tahunan (peringatan Maulid Nabi, Isra mi'raj, nisfu sya'ban, amalan ibadah sunnah dan istighasah menjelang ujian nasional). Penelitian di atas mengkaji tentang implementasi pendidikan karakter religius pada siswa MTs Ma'arif Minhajut Tholabah Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional.

“Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan di SD Islam Terpadu Harapan Umat Kembaran Kabupaten Purbalingga.” 35Alik Ansori, Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan di SD Islam Terpadu Harapan Umat Kembaran Kabupaten Purbalingga Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Purwokerto, 2017. hasil penelitian ini penelitian adalah pendidikan yang berbasis pada karakter. Nilai-nilai keagamaan di SDIT Harapan Umat Kembaran Kabupaten Purbalingga secara umum diterapkan secara maksimal, setiap pembelajaran di dalam dan di luar kelas selalu diresapi dengan nilai-nilai karakter atau nilai-nilai keagamaan, didukung dengan penggunaan kurikulum berbasis karakter 2013. Proses budidaya dilaksanakan dengan beberapa metode bimbingan, metode keteladanan, metode konseling, metode observasi dan pengendalian, serta metode hukuman, yang disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa.

Penelitian di atas mengkaji tentang implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama pada siswa SD Islam Terpadu Harapan Umat Kembaran Kabupaten Purbalingga dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap pembentukan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif korelatif. Jurnal yang disunting oleh Yuannisah Aini Nasution, berjudul: “Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Karakter Siswa di SMA Negeri 3 Rantau Utara”.36 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hal tersebut terjadi.

36Yuannisah Aini Nasution, Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Karakter Siswa SMA Negeri 3 Rantau Utara, Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu, 2017. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter di SMA Negeri 3 Rantau Utara. Dari nilai rata-rata nilai variabel lingkungan sekolah sebesar 46,93 termasuk dalam kategori “sedang” yaitu pada interval 4059. Diperoleh pula nilai varians sebesar 20,15 dan standar deviasi sebesar 4,48. Penelitian di atas mengkaji pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa di SMA Negeri 3 Rantau Utara.

Hipotesis Penelitian

Kerangka Berpikir

41 Berdasarkan data diketahui jumlah santriwati MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu berjumlah 120 santri. Profil MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu merupakan salah satu lembaga resmi di lingkungan Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu yang berdiri sejak tahun 1974 dan diresmikan oleh Menteri Agama H. ​​Diproduksi oleh kader ulama dan intelektual MTs Pondok Pesantren Pondok Pancasila Bengkulu yang saat ini dipimpin oleh Ibu Emi Liyanti, M.Si. Pd, telah melakukan berbagai perubahan, baik dari segi kurikulum maupun bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

Dalam bidang kurikulum, MTs Internal Islam Pancasila Kota Bengkulu menerapkan kurikulum terpadu yaitu kurikulum yang memadukan kurikulum. Guna menjadikan MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu menjadi madrasah yang dikenal masyarakat, saat ini Pondok Pesantren MTs Pancasila Kota Bengkulu sedang membuka program unggulan yaitu kelas khusus seni membaca Al Quran (MTQ), kaligrafi dan tahfiz Al-Qur'an. Program ini terbukti mengantarkan santri MT Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu menjadi juara di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.

Sejak keseluruhan program ini dimulai, setidaknya MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu telah mengirimkan 2 (dua) orang siswa kaligrafi ke tingkat nasional dan 1 (satu) orang siswa MTQ ke tingkat nasional dan di tingkat Sumsel berhasil menjadi juara I UNIB pada tahun Maret 2017. Untuk menunjang kegiatan pembelajaran, MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan keterampilan siswa di bidang yang diinginkannya. Untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang lebih baik, MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu dibimbing oleh guru-guru profesional di bidangnya yang memiliki kualifikasi pendidikan sarjana dan magister serta tenaga ekstrakurikuler yang profesional dan berpengalaman di bidangnya.

Berikut hasil survei nilai kuesioner yang diberikan kepada 40 santriwati di MTs Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu. Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa hasil angket yang diterima oleh 40 siswi MTs Pondok Pesantren Pancasila kota Bengkulu termasuk dalam kategori sedang/sedang. Nilai Karakteristik Santri merupakan nilai-nilai yang dimiliki oleh 40 siswi MTs Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu.

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa hasil observasi terhadap 40 santri Pondok Pesantren MT Pancasila Kota Bengkulu termasuk dalam kategori sedang/sedang. Mengenai hasil penelitian yang dilakukan peneliti di MT Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu, perhitungannya dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment (uji “r”). Berdasarkan hasil penelitian yang penulis uraikan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter siswa di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu.

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

Dalam penelitian kuantitatif, pengambilan sampel dilakukan terhadap sejumlah individu sedemikian rupa sehingga setiap individu mewakili kelompok besar yang dipilih. 40 Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Untuk itu peneliti mengambil 33% dari total populasi, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa.

Tabel 3.1  Populasi Penelitian
Tabel 3.1 Populasi Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Sebagai langkah awal pembahasan ini, berikut adalah hasil perhitungan validitas angket tes yang dibagikan kepada 30 siswa SMA Islam BP Pancasila Bengkulu yang bukan merupakan sampel yang akan diteliti dalam penelitian ini dengan menjawab 30 item kuesioner. Pondok Pesantren MTs Pancasila didirikan atas gagasan para Ulama dan Pemerintah Daerah melalui Yayasan Pemerintah Daerah yaitu Yayasan Semarak Bengkulu dan beberapa tokoh masyarakat serta ulama dari desa Jembatan Kecil yaitu KH. Neveviu menyetujui pendirian salah satu pesantren di Bengkulu, atas usulan utusan pemerintah pusat agar pesantren ini diberi nama Pesantren Pancasila, dan pada saat yang sama pesantren tersebut diresmikan.

Dalam perkembangannya, Pondok Pesantren MTs Pancasila Kota Bengkulu telah melahirkan ribuan ulama dan ulama dari berbagai profesi, seperti ASN, hakim, jaksa, dosen, bahkan ulama yang terjun langsung di masyarakat, dan ada juga yang sudah mapan. Pesantren pesantren lainnya. Dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai antara lain: ruang belajar setempat, perpustakaan, laboratorium IPA, UKS, ruang bimbingan dan konseling, ruang OSIS dan lapangan olah raga, pondok kreatif, dan masjid yang representatif.. Harapan kami kedepannya pihak pesantren dapat meningkatkan aktivitas yang ada di pesantren sehingga dapat menjaga dan meningkatkan karakter santrinya.

Tabel 4.3  Data Jumlah Siswa
Tabel 4.3 Data Jumlah Siswa

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambar

Tabel 3.1  Populasi Penelitian
Tabel 4.3  Data Jumlah Siswa
Tabel 4.4  Data Nilai Angket

Referensi

Dokumen terkait

Penganut teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan,

1) Kecerdasan, tinggi rendahnya kecerdasan sangat menentukan keberhasilan dalam meraih prestasi belajar. 2) Bakat yaitu kemampuan seseorang yang ada sejak lahir yang

Bakat adalah potensi yang terpendam, pada diri seseorang atau kemampuan yang sifatnya bawaan sejak dari lahir. Seseorang dikatakan berbakat dalam olahraga artinya,

Bakat dan pembawaan yang dibawa sejak lahir tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya lingkungan yang sesuai dengan perkembangan bakat dan pembawaan

Keyakinan umum menempatkan bahwa seseorang yang memiliki bekal pendidikan formal cenderung menuai kesuksesan dalam bidang ekonomi asumsi tersebut tidak muncul dengan sendirinya

Islam sangat memperhatikan pendidikan manusia sejak lahir, walaupun manusia lahir dalam keadaan fitrah (suci), akan tetapi dia mempunyai dua potensi, yaitu bisa

Telah dibahas pada sebelumnya bahwa teori nativisme berpendapat tentang perkembangan individu ditentukan oleh faktor bawan sejak lahir, serta faktor lingkungan kurang berpengaruh

8. Perbedaan dalam bakat.. Bakat merupakan kemampuan khusus yang dibawa sejak lahir. Kemampuan tersebut akan berkembang dengan baik apabila mendapat rangsangan