• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pembagian deviden terhadap jumlah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh pembagian deviden terhadap jumlah"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kondisi ini akan sangat bergantung pada jumlah kas yang dimiliki perusahaan dan berapa jumlah kas yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan saat ini dan masa depan dengan mengalokasikan dana untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Pemegang saham sangat memperhatikan laba yang dilaporkan dan prakiraan laba untuk membantu investor memperkirakan atau memprediksi aliran dividen di masa depan.

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembagian dividen terhadap jumlah investor yang memiliki saham. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembagian dividen dan jumlah investor yang memegang saham, diharapkan dengan dilakukannya penelitian ini dapat diperoleh konsep mengenai

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan

Atau menjadi landasan dan pedoman setiap usaha dan organisasi dalam beraktivitas, khususnya aliran kas usaha atau keuangan usaha. Sehingga minimnya pengambilan keputusan dalam perusahaan dapat menjadi landasan bagi perusahaan dalam kaitannya dengan perilaku dan aktivitas khususnya dalam kerangka keuangan perusahaan.

Tujuan Manajemen Keuangan

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Laba bersih biasanya dibagi menjadi dua, yaitu dividen kepada pemegang saham (dividen untuk pemegang saham) dan laba ditahan (retained earnings).

Pengertian Dividen

Beberapa Bentuk Dividen

Kebijakan Dividen

Artinya, jumlah dividen per saham yang dibagikan setiap tahunnya akan berfluktuasi sesuai dengan perkembangan laba bersih yang diperoleh setiap tahunnya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Politik Dividen Suatu

  • Pendekatan Terhadap Keputusan Deviden

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan pada PT. Telkom Indonesia, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai periode 2015-2019. Termasuk laporan keuangan tahunan PT. Telkom Indonesia meliputi periode yang ingin diteliti, serta data relevan lainnya yang dapat diakses melalui: www.telkom.co.id dan www.idx.co.id. Berdasarkan tabel 4.1 mengenai informasi saham perusahaan BUMN (PT.Telkom) terlihat harga saham tertinggi pada tahun 2018 adalah 36,19 dan hal ini sesuai dengan harga saham penutupan sebesar 32,22, sedangkan harga saham terendah adalah 36,19. pada tahun 2016 pada tanggal 17.05 dengan harga saham tertinggi sebesar 23.54 dan harga saham ditutup dengan rasio sebesar 22.20.

Hasil pengujian persamaan regresi di atas diperoleh nilai konstan yang artinya setiap pengurangan kebijakan/pembagian dividen akan berdampak ke bawah bagi pemegang saham sebesar PT.Telkom Indonesia. Hasil pengujian persamaan regresi diatas, nilai koefisien regresi variabel pembagian dividen sebesar 0,515 yang berarti setiap kenaikan kebijakan dividen maka akan meningkatkan rasio kepemilikan saham pada PT.Telkom Indonesia sebesar 0,515. Hasil nilai koefisien korelasi pada tabel diatas adalah sebesar 0,997 atau (99,7%) maka dapat diasumsikan bahwa variabel pembagian dividen sebagai variabel independen mempunyai hubungan yang searah dengan variabel pemegang saham (dependen) di PT.Telkom Indonesia.

Pembahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan pembagian dividen terhadap jumlah pemegang saham di PT.Telkom Indonesia. Perusahaan PT.Telkom yang berada di bawah naungan pemerintah mengalami peningkatan yang konsisten pada jumlah dividen yang dibayarkan dan rasio jumlah kepemilikan publik pada periode 2015-2019, serta peningkatan nilai perusahaan yang signifikan. . Pembagian dividen yang dilakukan perusahaan PT.Telkom Indonesia berpengaruh positif terhadap peningkatan rasio jual beli saham dan rasio total kepemilikan saham.

Keterbatasan Pembayaran Dividen

Pengetahuan Investasi

Investasi merupakan salah satu komponen pembentuk pertumbuhan ekonomi. Secara sederhana investasi diartikan sebagai pengeluaran peralatan modal yang ditujukan untuk menunjang kegiatan produksi atau memperluas produksi (Samuelson dan Nordaus). Berinvestasi juga merupakan pengorbanan yang dilakukan saat ini demi mengharapkan keuntungan di masa depan (Halim, 2005). Investasi publik adalah investasi yang dilakukan oleh pemerintah sedangkan investasi swasta adalah investasi yang dilakukan oleh pihak swasta.

Investasi di pasar modal tidak dapat dipisahkan antara return dan tingkat risiko, karena semakin tinggi tingkat pengembalian yang dicapai (high-risk return) suatu investasi maka semakin tinggi pula risikonya (Sharpe et al, 2005: 2). Modal investasi menurut Moko adalah modal yang digunakan untuk melakukan pembelian atau pembelian dengan tujuan menunjang proses produksi. Setelah proses pembukaan rekening selesai, kita dapat mentransfer kembali sebagian modal yang disetor, hanya menyisakan jumlah yang ingin kita investasikan.

Jika modal yang dibutuhkan hanya Rp100.000,00 untuk membuka rekening, maka modal yang dibutuhkan untuk berinvestasi saham mungkin akan lebih kecil lagi.

Penelitian Terdahulu

PT.Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jaringan dan layanan telekomunikasi terlengkap di Indonesia. Telkom juga merupakan pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, seperti PT.Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), Telkom Akses, Telkom Metra. Selanjutnya pada tahun 1991 Perumtel mengalami perubahan status yaitu menjadi perseroan terbatas milik negara dengan nama Perseroan Terbatas (Persero) PT.Telekomunikasi Indonesia atau TELKOM.

SM Customer Care & Marketing bertanggung jawab atas pemasaran seluruh produk Telkom dan layanan lanjutannya. Layanan Grosir OSM Reg bertanggung jawab atas pemasaran jaringan jarak jauh dan layanan untuk operator jalur. OSM ROC (Regional Operation Center) bertanggung jawab atas pengoperasian, pemantauan, dan keluhan pelanggan dari sudut pandang pemantauan sistem informasi. H.

Tugasnya adalah bertanggung jawab. perencanaan pembangunan, pengendalian anggaran, manajemen kinerja, kualitas layanan dan jaminan pendapatan.

Kerangka konsep

Hipotesis

METODE PENELITIAN

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Waktu Penelitian
  • Populasi Dan Sampel
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Pimpinan KTI Telkom regional 7 bertugas membangun, memelihara dan melayani kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan telekomunikasi, informasi, media, edutainment dan jasa. Tugas Deputi EVP Pemasaran bertanggung jawab atas pelayanan, pemeliharaan berbasis standar pelayanan, penjualan produk dan pemasaran. Deputi EVP Infrastruktur, tugasnya bertanggung jawab terhadap pembangunan jaringan serat optik dan pemeliharaan jaringan lama.

Rekayasa & Pengembangan OSM menangani pembangunan infrastruktur broadband baru dan program penggantian atau modernisasi jaringan kabel. Saya. OSM Network Operation Support bertugas membangun dan memelihara jaringan Telkomsel dalam implementasi Telkomsel One Network. SM General Affair, dipimpin oleh Senior General Affairs Manager, bertanggung jawab atas proses pengadaan, evaluasi proyek, dan proses pembayaran proyek.

SM Human Capital yang dipimpin oleh Human Capital Senior Manager bertanggung jawab mengelola sumber daya manusia yang ada, merekrut dan memenuhi kebutuhan operasional unit bisnis.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Objek Penelitian

  • Sejarah Singkat Lokasi Penelitian
  • Struktur Organisasi dan Job Deskriptions
  • Visi dan Misi

Sejarah TELKOM dimulai pada tahun 1856, tepatnya pada tanggal 23 Oktober 1856, ketika dioperasikannya telegraf elektromagnetik pertama di Indonesia yang menghubungkan Batavia (Jakarta) dan Buitenzorg (Bogor) oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Selain itu, pada tahun 1884, sebuah perusahaan swasta didirikan untuk menyediakan layanan pos dan telegraf domestik dan kemudian layanan telegraf internasional. Pada tahun 1965, pemerintah memutuskan untuk membagi jasa pos dan telekomunikasi menjadi dua perusahaan milik negara, yaitu PN Pos dan Giro dan PN Telekomunikasi.

Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi dipecah menjadi dua perusahaan milik negara, yaitu Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang bergerak sebagai penyedia jasa telekomunikasi lokal dan internasional dan PT. Sehari-harinya dalam pekerjaannya, pimpinan CTI Telkom Region 7 disebut sebagai Executive Vice President (EVP) yang dibantu oleh 2 Deputi yaitu Deputi Pemasaran dan Deputi Infrastruktur. OSM Reg Entr Gov, Bis Serv, bertanggung jawab untuk menyediakan layanan telekomunikasi kepada klien wirausaha perusahaan besar, bank, dan pemerintah.

Selain tugas Pemasaran dan Infrastruktur, terdapat satu kelompok pendukung yang terdiri dari: SM General Affairs, SM Human Capital, SM Payment Collection & Finance, SM Business Planning & Performance.

Hasil Penelitian

  • Analisis Variabel Penelitian Variabe Independent
  • Analisis Variabel Penelitian Variable Dependent
  • Uji Pengaruh Variable Independent Terhadap

Berdasarkan hasil tabel 4.3 mengenai kebijakan pembagian dividen di atas dapat digambarkan sebagai berikut: pembayaran dividen pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Hal ini disebabkan karena kondisi perusahaan mengalami peningkatan baik dari segi likuiditas maupun aset perusahaan yang juga mengalami peningkatan, sehingga bahwa hal ini berdampak pada jumlah dividen yang dibayarkan kepada investor. Seperti yang diungkapkan Halim (2005:4) bahwa berinvestasi di pasar modal memerlukan pengetahuan, pengalaman dan naluri bisnis yang cukup untuk menganalisis sekuritas mana yang akan dibeli, berikut hasil data terkait variabel.

Berdasarkan hasil 4.3 mengenai komposisi saham, secara garis besar terlihat adanya perubahan penurunan nilai saham publik pada tahun 2015 sebesar. Hal ini juga sejalan dengan kepemilikan saham pemerintah Indonesia dimana terdapat perubahan rasio saham pada tahun 2015, namun kondisi tersebut konsisten pada periode 2016 hingga 2019. Hasil koefisien determinasi pada tabel diatas sebesar 0,994 atau (99,4%). Dapat diasumsikan bahwa variabel pembayaran dividen sebagai variabel independen mempengaruhi variabel dependen atau dalam hal ini.

Uji t digunakan untuk menguji secara individual adanya hubungan signifikan antara variabel bebas (variabel X) dengan variabel terikat (variabel Y), hasilnya disajikan sebagai berikut.

Tabel 4.1 Informasi Saham
Tabel 4.1 Informasi Saham

Pembahasan

Sehubungan dengan hal di atas, hasil penelitian ini menunjukkan kesamaan dengan penelitian Suriani Ginting (2018) yang menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengujian data, likuiditas, profitabilitas dan leverage secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. . Secara parsial hanya Profitabilitas yang berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan Likuiditas dan Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan yang berada pada kategori LQ selama 45 periode. Selama periode 2015-2019, terjadi peningkatan yang konsisten pada jumlah dividen yang dibayarkan dan rasio jumlah kepemilikan publik, serta terjadi peningkatan nilai perusahaan yang signifikan.

Pengaruh Likuiditas, Leverage, Pertumbuhan Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sari, Komang Ayu Novita, Luh Komang Sudjarni. 2015. Pengaruh Likuiditas, Leverage, Pertumbuhan Perusahaan dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Manufaktur Listing. Sari, Ni Komang Ayu Purnama, Gusti Ayu Nyoman Budiasih. 2016. Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Free Cash Flow dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Dividen.

Panji Sedana 2015. Pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan (kebijakan dividen dan peluang investasi sebagai variabel mediasi).

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

  • Penelitian Terdahulu
  • Tabel Informasi Saham
  • Tabel Kebijakan Deviden
  • Tabel Komposisi Pemegang Saham
  • Tabel Uji Persamaan Regresi
  • Tabel Koefisien Determinasi
  • Tabel Uji Hipotesis

Pengaruh Penerapan Total Quality Management (TQM) Terhadap Kepuasan Pelanggan Hotel Pondok Asri Tawang Mangun Tahun 2011. Andriani, Kusumawati. 2011. Menganalisis Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan: Kasus Hypermart Malang Town Square (MATOS) Vol. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kantor akuntan publik menjadi perusahaan manufaktur di Bursa Efek Malaysia. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil.

Analisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan tingkat pertumbuhan terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Gambar

Tabel 4.1 Informasi Saham
Tabel 4.3 kebijakan deviden
Tabel 4.3 komposisi pemegang saham
Tabel 4.4 Uji persamaan regresi
+5

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai masukan dan pengetahuan mengenai laporan keuangan pada pergerakan harga saham dan faktor yang mempengaruhi Deviden Per Share pada perusahaan Indeks HIDIV20