PENDAHULUAN
Latar Belakang
Maka peneliti mengambil judul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Planted Questions Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Kelas X MA Al-Islamiyah Bebidas Tahun Ajaran. Penerapan Pembelajaran Model soal tanam dengan demikian berpeluang berdampak pada kemampuan berpikir kritis H0 = tidak ada pengaruh penerapan model pembelajaran soal tanam terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel di kelas X MA Alslamiyah Bebidas Tahun Pelajaran 2019/2020.
H1 = Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran soal tanam terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linier tiga variabel kelas X MA Alslamiyah Bebidas Tahun Ajaran. Data kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh dari hasil post test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi sistem persamaan linier tiga variabel.
Batasan Masalah Dan Rumusan Masalah
Tujuan Dan Manfaat Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Planted Questions terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Kelas X Madrasah Aliyah Al-Islamiyah Bebidas.
Definisi Operasional
KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN
Kajian Pustaka
- Kajian Teori
- Kajian Studi Terdahulu
Di sini dimungkinkan keterampilan siswa dalam menemukan cara pemecahan masalah mengemuka ketika mereka menemukan suatu masalah, setelah itu siswa mulai berpikir kritis terhadap masalah yang muncul. Belajar berpikir kritis berarti belajar bagaimana bertanya, kapan bertanya, apa pertanyaannya, bagaimana bernalar, kapan bernalar dan metode penalaran apa yang digunakan. Berpikir kritis adalah proses mengembangkan kemampuan berpikir secara efektif untuk membantu seseorang membuat sesuatu, mengevaluasinya dan menerapkan keputusan yang sesuai.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis adalah proses pengembangan kemampuan berpikir untuk menarik kesimpulan dari berbagai informasi yang dikumpulkan atau diambil dari pengalaman atau pengamatan. Dalam Fahrurrozi, Ennis mengemukakan indikator kemampuan berpikir kritis sebagai berikut: 32.. a) Fokus, memahami masalah di dalam masalah, dalam hal ini kita dapat mengajukan pertanyaan. Ipa Man Jember Profil Siswa Kelas X Berpikir Kritis Berdasarkan Jenis Kelamin pada Mata Pelajaran Pemecahan Masalah Matematika Sistem Persamaan Linear Dalam Tiga Variabel, Kadikma, Vol. 8, tidak. 1, 2017, hal. 21.
Menurut Nikto & Brookhart dalam Adi Istiyono menjelaskan bahwa sarana dasar penilaian kemampuan berpikir kritis adalah penggunaan tugas-tugas yang memerlukan penggunaan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi baru. Keduanya juga berpendapat bahwa alat tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis berbentuk tes deskriptif. Isinya adalah gambaran situasi, diikuti dengan pertanyaan yang mengarah pada indikator kemampuan berpikir kritis.
33 Edi Istiyono, dkk, Pengembangan Tes Kemampuan Berpikir Kritis Tingkat Tinggi Fisika, Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Vol. 18, tidak. 1, 2014. H.3 Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis dapat diukur dengan tes berupa tes deskriptif, dengan soal-soal yang mengarah pada indikator kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model penelitian pembelajaran kooperatif lebih baik diterapkan daripada model konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Kerangka Berpikir
Keterkaitan antara strategi pembelajaran dengan penanaman pertanyaan dan keterampilan berpikir kritis dapat dilihat pada indikator kemampuan berpikir kritis, dimana siswa ditekankan untuk fokus pada situasi yang menggambarkan masalah utama dengan mengajukan pertanyaan terkait masalah yang ditemukan. Selain itu, keterkaitan keduanya juga terlihat pada manfaat soal yang ditanam yaitu membantu siswa memahami isi topik yang sedang dibahas dan penyajian materi akan lebih mendalam seiring dengan materi yang disampaikan. melalui pertanyaan siswa. Pada indikator kemampuan berpikir kritis, siswa juga menemukan cara yang dapat digunakan untuk menghadapi masalah, kemudian membuat pernyataan kemudian menganalisis data yang diperoleh.
Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran dengan penanaman pertanyaan dan keterampilan berpikir kritis memiliki keterkaitan.
Hipotesis Penelitian
METODE PENELITIAN
- Jenis Dan Pendekatan Penelitian
- Populasi Dan Sampel
- Waktu Dan Tempat Penelitian
- Variabel Penelitian
- Desain Penelitian
- Instrumen
- Teknik Pengumpulan Data
- Tes
- Teknik Analisis Data
- Uji Keseimbangan
- Uji Hipotesis
Untuk mengetahui adanya keseimbangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam hal kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan pengujian dengan uji t pada taraf signifikan = 0,05. Data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah data posttest, yaitu data yang diperoleh setelah dilakukan perlakuan yang berbeda antara kelas eksperimen dengan model pembelajaran set questions dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran plant question, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional.
Pada tes mean balance, data yang digunakan adalah data pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tujuan dari uji keseimbangan rata-rata di sini adalah untuk mengetahui apakah rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol seimbang atau tidak. Berdasarkan data hasil pretest yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdapat pada lampiran, diperoleh nilai pada tabel berikut:
Data pada tabel di atas merupakan data yang diperoleh dari hasil pretest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang digunakan untuk uji normalitas. Berikut data hasil uji normalitas pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa X MA Al Islamiyah Bebidas. Uji hipotesis ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara kelas eksperimen yang menggunakan soal unggulan dengan kelas kontrol konvensional.
Berdasarkan data hasil posttest yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdapat pada lampiran, diperoleh nilai pada tabel berikut. Berikut data hasil uji normalitas postes kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa kelas X MA Al Islamiyah Bebidas. Kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran plant questions lebih baik daripada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Pelaksanaan Penelitian
- Validasi Instrumen
- Deskripsi Data
- Uji Prasyarat Keseimbangan
- Uji Hipotesis Keseimbangan
- Uji Prasyarat
- Uji Hipotesis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang meliputi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan perlakuan yang berbeda, dimana kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berbasis pertanyaan, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian kedua dilakukan pada hari Jumat tanggal 6 Desember 2019, data yang diambil dalam penelitian ini adalah data posttest (tes bakat akhir) siswa kelas eksperimen dan kontrol pada waktu yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari lima soal yang dibagikan kepada siswa. Pertemuan pertama pada Jumat, 29/11/2019, pada pertemuan pertama, kelas eksperimen dan kelas kontrol diberikan materi sistem persamaan linier tiga variabel dengan perlakuan yang berbeda, dimana kelas eksperimen mengajarkan soal-soal yang diajukan, dan kelas kontrol mengajarkan pembelajaran konvensional.
Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa tes awal atau pretest dan tes akhir atau posttest yang diperoleh dari kelas eksperimen dan . kelas kontrol. Dimana data pretest dimaksudkan untuk melihat keseimbangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan posttest dimaksudkan untuk melihat hipotesis penelitian. satu. Sebelum menghitung uji normalitas data pretest kelas eksperimen, perlu dilakukan beberapa perhitungan, seperti menghitung batas kelas, batas kelas Z, dan frekuensi harapan.
Setelah selesai dilakukan uji normalitas selanjutnya yaitu menghitung homogenitas kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu dengan menggunakan uji F yang berfungsi untuk mengetahui apakah data pada kedua kelas homogen atau tidak. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini diperoleh dari hasil data posttest, dimana data posttest diperoleh dari kedua kelas antara kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh setelah perlakuan yang berbeda yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran plant question dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data posttest yang dimaksud disini adalah penyampaian soal tes akhir setelah pemberian berbagai perlakuan untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Data pada tabel di atas merupakan data yang diperoleh dari hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol yang digunakan untuk uji normalitas. untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Sebelum menghitung uji normalitas data posttest kelas eksperimen, perlu dilakukan beberapa perhitungan, seperti perhitungan batas kelas, batas kelas Z, dan frekuensi harapan. Setelah dilakukan uji normalitas selanjutnya yaitu perhitungan homogenitas kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu menggunakan uji F yang berhasil. untuk mengetahui apakah data kedua kelas homogen atau tidak.
Pembahasan
Artinya terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran plant question terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linier tiga variabel pada siswa kelas X MA Al-Islamiyah Bebida tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran dengan model pembelajaran plant questions lebih tinggi. Berdasarkan uji-t kedua sampel yang telah dihitung sebelumnya, diperoleh nilai 7,97 ± 2,71, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran plant question terhadap hasil belajar siswa. keterampilan berpikir kritis dalam materi sistem.
58 Dasa Ismaimuza, Kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari pengetahuan awal siswa, Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. Pada indikator berpikir kritis ini banyak siswa yang mampu membuat model matematika dari soal cerita dalam sistem persamaan linear tiga variabel, dilihat dari nilai tes siswa menjawab soal-soal berpikir kritis siswa. Semakin meningkatnya skor keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran seeded question terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada hasil post-test kelas eksperimen diperoleh rerata 71,73 dengan simpangan 7,506. Artinya terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran seeded question terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem persamaan linier tiga variabel siswa X MA Al Islamiyah Bebidas tahun ajaran 2019/2020. Dasa Ismaimuza, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Pengetahuan Awal Siswa, Jurnal Pendidikan Matematika, Vol.
Profil Berpikir Kritis Siswa Kelas X IPA MAN Jember Berbasis Jenis Kelamin Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Mata Pelajaran Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel, Kadikma, Vol. Fahrurrozi. Pengaruh pembelajaran terbuka berbasis kecerdasan emosional terhadap kemampuan berpikir kritis dan kecerdasan emosional siswa. Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Madrasah Tsanawiyah Kota Tangerang Selatan.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Dll. Menggunakan metode Tanya Jawab untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sumber daya alam. Edi Istiyono, dkk. Pengembangan tes kemampuan berpikir kritis tingkat tinggi dalam fisika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. Hawa Liberna, Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Penggunaan Metode Ditingkatkan Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel, Jurnal Formatif 2, ISSN: 2088351.
Penggunaan Strategi Pembelajaran Aktif Planted Questions untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada IPS. Menggunakan model pembelajaran aktif dengan strategi pertanyaan tanam dengan pelatih VCD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata kuliah Perbaikan Alat Reproduksi Sinyal Audio-Video CD, Jurnal Pendidikan Teknik Elektro.