LAPORAN PENELITIAN
PENGARUH SEJARAH PERKEMBANGAN KOTA DAN LETAK GEOGRAFIS TERHADAP PERILAKU INTERAKSI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI
KOTA BERASTAGI, KECAMATAN BERASTAGI, KABUPATEN KARO
Oleh : kelompok 7
EFRAIM NGAPUL MUDA MELIALA (X-5) EMMI ARETA (X-5) INTAN NURAINI BR GINTING (X-5) JONSEN SIMBOLON (X-5)
SMA NEGERI 1 KABANJAHE
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha esa atas segala rahmat dan berkah-nya, kami dapat menyelesaikan hasil kerja proyek IPS yang mencakup pelajaran ekonomi sejarah sosiologi dan geografi.
Penyusunan laporan yang telah disusun melalui hasil wawancara di berbagai tempat yang berkaitan dengan pengaruh sejarah perkembangan kota dan letak geografis terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota Berastagi kecamatan Berastagi kabupaten Karo.
Dalam isi laporan ini terdapat banyak hal yang perlu dipahami dengan tujuan untuk mengembangkan pemikiran dalam keterkaitan aktivitas masyarakat Berastagi yang berpengaruh terhadap ilmu ekonomi sosiologi geografi dan sejarah.
Kami sangat berharap laporan ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan bagi kita semua. Sekiranya laporan sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya dan dapat berguna banyak orang.
ABSTRAK
Pengaruh sejarah perkembangan kota dan letak geografis terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota Berastagi kecamatan Berastagi kabupaten Karo. Berastagi merupakan kota pariwisata, yang dijuluki “kota buah berastagi”. Dinamakan kota buah karena mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, bukan hanya menanam buah saja tetapi juga seperti padi, sayur-sayuran hingga bunga.
Kota berastagi sebagai kota pariwisata dikarenakan letak geografisnya yaitu diapit oleh 2 gunung, yaitu gunung sibayak dan gunung sinabung, menjadikan kota berastagi memiliki pemandangan yang sangat indah. Dan hal ini menjadikan kota berastagi banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Letak geografis ini sangat berpengaruh terhadap keadaan ekonomi masyarakat berastagi.
Karena menjadikan kota berastagi sebagai wilayah yang cocok untuk bercocok tanam, dari hasil cocok tanam tersebutlah menjadikan aktivitas ekonomi masyarakat di Berastagi terpusat pada produksi sayur,buah-buahan dan pariwisata. Hingga berastagi merupakan salah satu penghasil sayur dan buah buahan terbesar di Sumatra Utara.
Dan hal tersebut jugak mempengaruhi interaksi sosial yaitu seperti, terjalinnya hubungan perdagangan antar pedagang di berastagi dengan pedagang lain atau turis yang datang. Kota berastagi sebagai kota pariwisata juga dapat mempengaruhi kebudayaan, gaya hidup, bahkan kebiasaaan masyarakat berastagi yang dipengaruhi oleh kedatangan turis yang membawa kebudayaannya.
DAFTAR ISI
JUDUL………...1
KATA PENGANTAR………...2
ABSTRAK……….3
DAFTAR ISI………...4
BAB.1 PENDAHULUAN……….5
Latar belakang masa………...5
Rumusan masalah………...5
Tujuan penelitian………5
Manfaat penelitian………..6
BAB.II LANDASAN TEORI………...7
BAB.III METODOLOGI PENELITIAN……….17
Letak astronomis dan geografis………17
Variabel (objek) penelitian………...17
Populasi dan sampel penelitian……….17
Tekhnik pengumpulan data………...17
Tekhnik analisis data………18
BAB.IV ANALISIS DATA……….19
Deskripsi wilayah penelitian……….19
Pembahasan tentang hasil penelitian………20
Pembahasan secara menyeluruh………...32
BAB.V KESIMPULAN DAN SARAN………..35
Kesimpulan………...35
Saran……….36
DAFTAR PUSTAKA……….37
LAMPIRAN………38
LEMBAR REFLEKSI………...41
BAB.I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Karakteristik geografis suatu wilayah dapat mempengaruhi kehidupan sosial budaya. Hal ini mampu membentuk kehidupan sosial masyarakat. Posisi geografis di bumi sangat memengaruhi kehidupan sosial maupun budaya. Misalkan Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa dan Islandia yang terletak dekat dengan kutub utara.
Begitu juga dengan keadaan letak geografis kota berastagi, kecamatan berastagi, kabupaten karo. Sejarah perkembangan kota dan letak geografis kota Berastagi kecamatan Berastagi kabupaten Karo, sangat berpengaruh terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat.
Latak geografis dari kota berastagi tersebut, mempengaruhi perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota berastagi. Seperti mempengaruhi mayoritas mata pencaharian, dan interaksi sosial yang terjadi di masyarakat berastagi.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang terurai diatas, maka dapat disimpulkan rumusan masalahnya sebagai berikut :
1. Bagaimana pengaruh sejarah perkembangan kondisi wilayah dan letak geografis kota berastagi, kecamatan berastagi, kabupaten karo terhadap perilaku interaksi sosial masyarakat.
2. Bagaimana pengaruh sejarah perkembangan kondisi wilayah dan letak geografis kota berastagi, kecamatan berastagi, kabupaten karo terhadap kegiatan ekonomi masyarakat berastagi.
TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN Tujuan penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh sejarah perkembangan kota dan letak geografis terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota berastagi, kecamatan berastagi, kabupaten karo.
Manfaat penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini, diantaranya yaitu :
1. Memberikan informasi terkait wilayah berastagi, mulai dari sejarah perkembangannya, letak wilayah, perilaku interaksi sosial, dan kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat berastagi.
2. Menambah wawasan pembaca tentang bagaimana keadaan kota berastagi yang ada di kabupaten karo ini.
3. Penelitian ini diharapkan mampu lebih mengenalkan kota berastagi kepada wisatawan mancanegara dan domestik.
BAB.II
LANDASAN TEORI
A.Sejarah
Sejarah diartikan sebagai pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar- benar terjadi dalam masa lalu. Sedangkan berdasarkan istilahnya, sejarah berasal dari bahasa arab "syajarotun" yang berarti pohon kayu. Pengertian sejarah, ternyata memiliki beragam sudut pandang menurut para ahli.
1. Thomas Carlyle
Menurutnya sejarah merupakan peristiwa masa lampau yang mempelajari biografi orang-orang terkenal. Orang-orang tersebut biasanya adalah seseorang yang berperan sebagai penyelat zamannya. Sehingga perlu dicatat sebagai peletak dasar sejarahDalam KBBI, biografi diartikan sebagai riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.
2. Herodotus
Herodotus adalah seorang ahli sejarah yag berkebangsaan Yunani. Beliau juga mendapatkan julukan "The Father of History." Menurutnya, sejarah tidak berkembang ke arah depan dan memiliki tujuan yang jelas. Tetapi, bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi dan rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia itu sendiri.
3. Ibnu Kaldun
Menurutnya, sejarah adalah catatan tentang masyarakat umat manusia atau tentang peradaban dunia, yakni tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat tersebut.
4. J.V. Bryce
Menurutnya, sejarah merupakan catatan dari apa yang telah dipikirkan, diperbuat, dan dikatakan manusia.
5. Patrick Gardiner
Menurutnya, sejarah merupakan ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat atau dilakukan oleh manusia.
6. W.H. Walsh
Untuknya, sejarah akan menitikberatkan pada pencatatan-pencatatan yang berarti dan penting bagi manusia. Catatan tersebut meliputi semua tindakan dan pengalaman manusia di masa lalu.
Hal-hal penting tersebut akhirnya menjadi cerita yang berarti.
7. R.Moh Ali
Sejarah merupakan ilmu yang menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadian di masa lalu atau lampau. Selain itu, juga dikatakan bahwa sejarah itu adalah kejadian-kejadian yang berhubungan dengan manusia, yakni menyangkut perubahan nyata di dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, sejarah itu merupakan cerita yang tersusun dengan sistematis.
8. Moh Yamin
Sejarah merupakan ilmu pengetahuan yang tersusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa, yang dapat dibuktikan dengan kenyataannya.
9. Roeslan Abdulgani
Menurutnya, sejarah merupakan salah satu bidang ilmu yang menyelidiki secara sitematis keseluruhan perkembangan masyarakat dan kemanusiaan di masa lalu. Termasuk semua kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwanya. Roeslan Abdulgani juga mengatakan bahwa ilmu sejarah itu memiliki penglihatan tiga dimensi, yakni penglihatan ke masa silam, ke masa sekarang, dan ke masa yang akan datang.
B.Geografi
Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Letak geografis ditentukan pula oleh segi astronomis, geologis, fisiografis dan social budaya.
Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian.
Letak astronomis adalah letak wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah khayal yang melintang melingkari bumi dan membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu belahan bumi utara dan selatan.
Sedangkan, garis bujur adalah garis yang menghubungkan kutub utara dan selatan sekaligus garis yang membagi bumi menjadi belahan bumi barat dan timur. Secara astronomis letak Indonesia berada pada koordinat 60LU (Lintang Utara) - 110LS (Lintas Selatan) dan 950BT (Bujur Timur) - 1410BT.
Secara astronomis juga wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau We di Nanggroe Aceh Darussalam yang berada pada koordinat 60dan paling selatan adalah Pulau Rote di NTT yang berada di koordinat 110.Sementara, titik paling barat adalah ujung pulau Sumatera yang berada pada koordinat 950dan paling timur adalah kota Merauke yang berada koordinat 1410.
Letak astronomis membuat Indonesia memiliki tiga pembagian waktu dalam tiga zona, yakni Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT).
C.Sosiologi (interaksi sosial)
Sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat.
Ilmu tentang struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya. Demikian sebagaimana dikutip dari KBBI. Sosiologi merupakan gabungan dua kata dari Bahasa Latin dan Yunani, yakni socius yang berarti kawan dalam bahasa Latin sedangkan logos bermakna ilmu pengetahuan dalam bahasa Yunani.
Jadi, secara harafiah sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pola perilaku manusia dalam bermasyarakat. Istilah sosiologi pertama kali diperkenalkan pada tahun 1838 oleh Auguste Comte dalam bukunya yang berjudul Cours De Philosophie Positive.Berkat kontribusinya terhadap sosiologi, filsuf asal Perancis ini dinobatkan sebagai “The Father of Sociology".Tak seorang diri, dalam kemunculan awal Sosiologi terdapat empat penemu besar lainnya yakni Emile Durkheim, Karl Marx, Max Weber, dan Herbet Spencer.
Ciri-ciri Utama Sosiologi
1. Empiris, Sebagai ilmu pengetahuan sosiologi didasarkan pada realitas sosial yang terjadi di lapangan dan tidak bersifat spekulatif.
2. Teoritis, Selalu berusaha menyusun abstraksi berupa kesimpulan mengenai hubungan sebab- akibat dari gejala sosial yang diteliti berdasarkan dari hasil pengamatan empiris.
3. Kumulatif, Dalam membangun argumen terkait suatu fenomena tertentu harus dilandaskan pada kumpulan teori yang sudah tercipta sebelumnya.
4. Non-etis, Sosiologi ada tidak untuk menilai baik dan buruk suatu permasalahan, melainkan pada penjelasan logis terkait latar belakang terjadinya suatu fenomena tertentu.
Interaksi sosial berasal dari kata interaksi artinya tindakan yang terjadi secara dua orang atau lebih yang bereaksi akan timbal balik melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Sosial yang berarti mencakup saling berkesinambungan atau bekerja sama seperti halnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan akan membutuhkan orang lain.
Ciri-ciri Interaksi Sosial
Menurut Sosiologi Charles P. Loomis ciri-ciri interaksi sosial , yaitu:
1. Jumlah pelaku lebih dari seorang bahkan lebih
2. Adanya komunikasi diantara para pelaku dengan menggunakan simbol-simbol.
3. Adanya tujuan-tujuan tertentu, terlepas dari sama atau tidak sama dengan yang diperkirakan oleh para pengamat.
ada 2 syarat yang akan terjadinya interaksi sosial, yaitu:
1. Kontak Sosial
Dalam pengertian sosiologi, kontak sosial tidak hanya interaksi melalui tatap muka saja namun adapun melakukan kontak tanpa bertemu langsung seperti informasi melalui, radio, telepon bahkan surat elektronik ini termasuk interaksi sosial yang sudah berkembang di kemajuan zaman.
2.Komunikasi
Dalam interaksi sosial komunikasi merupakan hal yang sangat penting dengan maksud adanya saling mengungkapkan perilaku entah itu dalam berbicara, sikap bahkan gesture untuk menyampaikan pesan.
Jenis dan Contoh Interaksi Sosial
1. Interaksi Sosial Individu dengan Individu
Interaksi sosial individu merupakan pertemuan antara seseorang dengan individu lain yang bertujuan untuk memberikan aksi atau respon untuk menjadi teman dan mengarah ke arah bekerja sama jika reaksinya positif, namun jika reaksinya negatif kemungkinan akan muncul konflik atau pertentangan
2. Interaksi Sosial Individu dengan Kelompok
Interaksi sosial individu dengan kelompok pada salah satu bahkan lebih kelompok yang besar biasanya terdiri lebih dari 3 orang yang dimana memberikan informasi entah itu promosi, informasi, bahkan seminar.
3. Interaksi Kelompok dengan kelompok
Interaksi Kelompok dengan kelompok merupakan pertemuan antara dua kelompok atau lebih dengan kelompok yang berbeda, untuk mengkomunikasikan hal yang berkaitan namun sifatnya bukan hal pribadi namun untuk kepentingan kelompok itu sendiri.Namun untuk berkomunikasi antar kelompok terkadang menghadapi pro dan kontra harus lebih berhati-hati, karena setiap pendapat seseorang bisa saja menyerang kelompok lainnya.
4.Interaksi Kelompok dengan kelompok
Interaksi Kelompok dengan kelompok merupakan pertemuan antara dua kelompok atau lebih dengan kelompok yang berbeda, untuk mengkomunikasikan hal yang berkaitan namun sifatnya bukan hal pribadi namun untuk kepentingan kelompok itu sendiri. Namun untuk berkomunikasi antar kelompok terkadang menghadapi pro dan kontra harus lebih berhati-hati, karena setiap pendapat seseorang bisa saja menyerang kelompok lainnya.
Faktor-Faktor Terbentuknya Interaksi Sosial
1. Imitasi, Imitasi adalah seseorang atau lebih melakukan untuk meniru seseorang dalam hal gaya, sikap, perilaku hingga penampilan terlihat menyerupai fisik seseorang.
2. Sugesti, Sugesti merupakan seseorang yang terpengaruh karena adanya suatu dorongan diberikan orang lain dengan beberapa cara tertentu yang dimana seseorang tersebut akan melaksanakan dengan apa yang di sugestikan terkadang tanpa berfikir rasional.
3. Simpati, Simpati adalah bagaimana kita memperlihatkan sikap akan rasa tertarik pada seseorang akan sesuatu hal atau sikap yang menarik pada dirinya seperti penampilan, pola pikirnya bahkan kebijaksanaannya dengan menerapkan nilai-nilai yang dianut oleh orang yang menaruh simpati.
4. Identifikasi, Identifikasi merupakan suatu pemberian tanda ciri khas sehingga sebenarnya ini berkaitan dengan imitasi seseorang dengan keinginan sama atau identik bahkan serupa dengan orang lain yang ditiru (idolanya), hingga menghilangkan jati dirinya sendiri.
5. Empati. Empati merupakan merasakan sesuatu yang dialami oleh orang lain, baik itu kebahagiaan maupun kesedihan. Contohnya, ketika seorang siswa masuk ke PTN yang diharapkan, orang tua bahkan temannya akan ikut merasakan kebahagiaan.
Bentuk Interaksi Sosial
Bentuk interaksi sosial asosiatif adalah interaksi sosial yang positif, untuk mengarah kebaikan akan kerjasama dan menciptakan sesuatu antara seseorang dengan yang lain untuk mencapai tujuan yang positif. Namun, interaksi sosial asosiatif ini terbagi lagi menjadi empat, yaitu:
1. Kerjasama, Suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh sekelompok individu atau saling membantu yang bertujuan mewujudkan kegiatan yang positif. Dalam kehidupan selalu memerlukan bantuan orang lain namun tetap dalam batas yang wajar. Contohnya, seperti gotong royong antar tetangga.
2. Akomodasi, Akomodasi merupakan penyesuaian diri seseorang bahkan kelompok manusia yang sebelumnya saling bertentangan, supaya mengatasi ketegangan dengan antara pihak yang bertentangan dibutuhkanlah akomodasi.
3.Toleransi,Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati dalam bermasyarakat baik individu maupun berkelompok. Dalam hal ini seperti saling tolong menolong antar sesama tanpa memandang suku, agama, ras maupun antar golongan.
4. Akulturasi, Akulturasi adalah penerimaan segala unsur–unsur baru dimasa kini menjadi suatu kebudayaan baru tanpa menghilangkan ciri khas / hal yang berkaitan dengan unsur lama.
5. Asimilasi,Asimilasi merupakan percampuran suatu budaya dengan menghilangkan ciri khas kebudayaan aslinya lalu membentuk kebudayaan baru dan menerapkan dalam keseharian.
Interaksi Sosial Yang Negatif
Disosiatif merupakan Interaksi sosial yang mengarah kepada konflik serta perpecahan dalam individu maupun kelompok, biasanya Disosiatif akan mengarah ke hal negatif. Seperti:
1.Persaingan (Kompetisi), Pasti sudah tak asing dengan kata ‘Kompetisi’. Kompetisi merupakan interaksi sosial untuk saling bersaing secara individu maupun kelompok biasanya akan mencari keuntungan di bidang-bidang tertentu tanpa menggunakan ancaman kekerasan.
2. Kontravensi, Kontravensi adalah upaya seseorang untuk menentang suatu perkara secara tersembunyi supaya tidak terjadi perselisihan. Adapun biasanya seseorang akan bersikap ragu, tidak pasti, penyangkalan bahkan penolakan dengan tidak mengungkap secara terbuka. Ini disebabkan karena perbedaan pendirian di kalangan-kalangan tertentu.
3. Pertentangan, Konflik adalah sebuah pertentangan atau bisa lanjutan dari kontravensi yang sifatnya terbuka yang biasanya akan menyebabkan pertikaian. Penyebabnya adanya perbedaan argumentasi yang membuat rasa marah hingga benci dan dapat menimbulkan untuk saling menyerang bahkan melukai seseorang bahkan kelompok
Interaksi sosial ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dimanapun berada, tujuannya untuk menjalin hubungan baik pertemanan bahkan bisnis untuk mencari keuntungan.
Selain itu kerja sama atau kolaborasi dengan individu bahkan kelompok akan mengembagkan pemikiran atau ide-ide yang sebelumnya tidak ada dalam pikiran kita. Maka dari itu, menjaga interaksi sosial yang baik adalah kunci saling membantu dan menghargai.
D.Ekonomi
Ekonomi berasal dari kata Yunani yaitu "Oikos, Oiku atau Nomos'. Di mana memiliki arti peraturan rumah tangga. Menurut pengertian umum, ekonomi merupakan ilmu untuk mengkaji urusan sumber daya material agar dapat sejahtera baik individu, masyarakat dan negara.
Jika disederhanakan, pengertian ekonomi yakni ilmu tentang perilaku serta tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Ekonomi merupakan sebuah ilmu yang membuat berbagai kegiatan dilakukan untuk dijadikan solusi. Solusi ini nantinya akan menjawab keberadaan kegiatan produksi, distribusi hingga konsumsi yang dikenal sebagai prinsip ekonomi.
Ekonomis dan sesuai dengan prinsip ekonomi merupakan cara berpikir dan bertindak sesuai dengan ilmu ekonomi. Jika melihat dari prinsip ekonomi, maka bisa dikatakan ekonomi merupakan ilmu pengelolaan sumber daya. Di mana terlihat bagaimana manusia memanfaatkan modal, materi serta tenaga untuk mampu memberikan kesejahteraan banyak orang.
Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Ada berbagai pengertian ekonomi berdasarkan pernyataan dari para ahli. Meski begitu, inti dari pengertian ekonomi yang dijelaskan tidak berbeda-beda.
Ibnu Kaldun menjelaskan pengertian ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang positif dan normatif. Mempelajari ekonomi bukan semata untuk memenuhi kebutuhan saja. Namun juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan individu.
Adam Smith menerangkan pengertian ekonomi berupa penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
Abraham Maslow, menurutnya pengertian ekonomi yaitu salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada. Dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif serta efisien.
Hermawan Kartajaya menerangkan, ekonomi merupakan platform di mana sektor industri melekat di atasnya.
Mill J.S menyatakan, ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.
Paul A. Samuelson, menjelaskan pengertian ekonomi yakni cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya. Untuk memanfaatkan sumber-sumber terbatas dalam memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Peran pelaku ekonomi
Peran Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga merupakan unit ekonomi paling kecil, memiliki faktor-faktor produksi, memiliki lahan, dan menyediakan tenaga kerja. Pelaku ekonomi ini dapat menjadi pengusaha, pemegang saham, pemilik, dan mitra perusahaan. Interaksi rumah tangga dengan sektor-sektor lain dilakukan dengan cara membeli dan menjual. Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga memainkan dua peran, yakni sebagai konsumen dan penyedia jasa faktor produksi. Sebagai konsumen, pelaku ekonomi ini membeli barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Rumah tangga keluarga juga berperan sebagai penyedia jasa faktor produksi, seperti tenaga kerja. Jasa SDM dari rumah tangga keluarga diberdayakan oleh perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri untuk menghasilkan barang dan jasa.
Peran Rumah Tangga Produsen
Rumah tangga produsen atau sering disebut perusahaan merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat. Dilihat dari kepemilikiannya, rumah tangga produsen dibedakan atas perusahaan milik negara dan perusahaan swasta. Rumah tangga produsen diasumsukan memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Tidak memiliki sumber daya mereka sendiri untuk memproduksi barang dan jasa.
2. Menyewa faktor-faktor produksi, seperti lahan, tenaga kerja, dan modal dari rumah tangga keluarga.
3. Menggunakan faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi, serta menjual barang dan jasa kepada rumah tangga keluarga.
4. Membayar pajak kepada kepada pemerintah.
5. Tidak memiliki simpanan.
Peran Pemerintah
Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga melakukan konsumsi. Hal ini dapat dilihat dari upaya memanfaatkan layanan sumber daya manusia dari rumah tangga serta barang dan jasa dari perusahaan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Tugas-tugas tersebut dilaksanakan dalam berbagai tindakan, seperti membangun sarana dan prasarana umum, menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha, dan memberlakukan peraturan yang mendorong iklim berusaha. Selain itu, pemerintah berperan melakukan distribusi pendapatan agar tidak timbul jurang pemisah antara si kaya dan si miskin.
Belanja pemerintah terdiri atas belanja rutin dan belanja pembangunan, seperti pembayaran gaji pegawai negeri dan TNI serta pembiayaan untuk memelihara dan membangun fasilitas umum. Pengeluaran pemerintah merupakan penghasilan bagi rumah tangga keluarga dan pendapatan bagi perusahaan. Rumah tangga dan perusahaan membayar pajak kepada pemerintah untuk membiayai pengeluaran pemerintah tersebut.
Peran Masyarakat Luar Negeri
Masyarakat luar negeri juga merupakan pelaku ekonomi yang harus diperhitungkan. Tanpa hubungan dengan masyarakat luar negeri, keadaan ekonomi akan semakin buruk. Kebutuhan manusia sangat banyak dan beragam. Dari berbagai kebutuhan tersebut, ada yang bisa diproduksi sendiri di dalam negeri, dan ada juga barang-barang yang harus diimpor dari luar negeri, sebab negara belum mampu membuatnya atau memerlukan biaya produksi yang besar.
Di samping itu, sebagian barang produksi dalam negeri diekspor ke negara lain karena produksinya terlalu banyak atau karena ekspor ke negara lain akan memberikan keuntungan yang lebih banyak. Kegiatan ini mengharuskan untuk membuka hubungan dengan negara lain.
BAB.III
METODOLOGI PENELITIAN
LOKASI PENELITIAN
Lokasi yang dijadikan dalam penelitian ini yaitu pada kota Berastagi,kecamatan Berastagi,kabupaten Karo.
Letak astronomis :
Letak geografis : 2°50' -3°19' lintang Utara 97°55'-98°38' lintang selatan
VARIABEL (OBJEK) PENELITIAN
Objek penelitian dalam laporan ini adalah mengenai sejarah kota berastagi dan letak kota berastagi yang mempengaruhi perkembangan perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota tersebut.
POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN
Populasi dalam penelitian ini adalah sejarah perkembangan kota berastagi, letak geografis dari kota berastagi, dan perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota berastagi. Setelah melakukan penelitian kami menemukan bahwa kota berastagi mengalami perkembangan interaksi sosial dan ekonomi, yang disebabkan letak geografis.
TEKHNIK PENGUMPULAN DATA
Dalam penyusunan laporan ini kami mengambil objek penelitian di museum,pasar tradisional,pasar wisata,dan pabrik roti. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan 4 tahap yaitu :
1. Observasi
Kami melakukan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati Langsung, melihat dan mengambil suatu data yang dibutuhkan di tempat Penelitian itu dilakukan.
2. Wawancara
Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data yang dilakukan
Melalui tatap muka langsung dengan narasumber dengan cara tanya jawab Langsung.
3. Dokumentasi
Kami mengumpulan data dengan cara melihat langsung sumber-sumber Dokumen yang terkait,
Sebagai mendukung kelengkapan data.
2. Kuisioner
Mengumpulkan informasi , dan memastikan analis dan mempelajari Sikap-sikap, perilaku serta karakteristik di tempat kami wawancara.
TEKHNIK ANALISIS DATA
Untuk mendukung keperluan penganalisisan data penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan disesuaikan dengan jenis data yang diambil sebagai berikut:
1. Studi dokumen
Studi dokumen, mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, peninggalan sejarah, dan sebagainya. Metode ini digunakan untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan sejarah, letak geografis, perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota berastagi.
2.Metode Observasi
Metode observasi digunakan sebagai penunjang dalam melakukan penelitian, metode ini digunakan untuk mengamati secara langsung bagaimana pengaruh sejarah perkembangan kota, letak geografis terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi masyarakat di kota berastagi
BAB.IV
ANALISIS DATA
DESKRIPSI WILAYAH
PENELITIAN
Letak wilayah penelitian :Berada di kota berastagi, kecamatan berastagi, kabupaten karo. Dimana letak astronomis Kecamatan Berastagi yaitu terletak pada 03°90’- 03°11’ Lintang Utara dan 98°30’- 98°31’
Bujur Timur. Dan letak geografisnya yaitu wilayahnya berada pada hamparan dataran tinggi dengan ketinggian elevasi berkisar antara 1.265 – 1.417 meter di atas permukaan laut, serta diapit oleh dua gunung aktif yaitu gunung sibayak dan gunung sinabung.
Luas wilayah penelitian :
Luas dari wilayah kota berastagi yaitu 30,5 km2 atau seluas 3050 Ha. Dan kecamatan berastagi merupakan kecamatan dengan luas terkecil di kabupaten karo.
Kharakteristik sosial :
Masyarakat kota berastagi merupakan masyarakat yang mayoritasnya bersuku karo.
Karakteristik kota berastagi berkaitan erat dengan nilai sosial budaya penduduknya. Karakter lingkungan permukiman tidak hanya dipengaruhi oleh penduduk, namun juga kondisi alam di sekitar yang melingkupinya.Dimana sebagian besar masyarakat kota berastagi bermata pencaharian sebagai petani buah, bunga, dan sayur-sayuran. Hal tersebut terjadi karena kondisi fisik wilayah berastagi ataupun keadaan alam berastagi, yang menjadikan perekonomian masyarakat berastagi bergantung pada hasil panen. Di kota berastagi juga ramai yang dengan para penjaja buah-buahan serta sayur mayur di sepanjang jalan kotanya. Buah-buahan dan sayur-mayur yang ditawarkan ini merupakan hasil tanah Kota Berastagi. Dari Berastagi inilah,suplai sayur-mayur dan buah-buahan di kota Medan atau kota-kota besar lainnya di Sumatera Utara dapat terpenuhi.
Kharakteristik fisik wilayah :
Wilayah Kota berastagi merupakan sebuah kecamatan di kabupaten karo, sumatera utara.
Kabupaten Karo terkenal dengan nama Tanah Karo Simalem yang berarti tanah yang tidak
sakit (tanah yang subur, sejuk, damai dan sejahtera), yang terletak di dataran tinggi Tanah Karo dengan ketinggian antara 600 sampai 1400 meter di atas permukaan laut. Dari ketinggian tersebut Kabupaten ini mempunyai iklim yang sangat sejuk dan berciri khas dengan daerah buah dan sayur. Kota yang sangat terkenal di Kabupaten Karo adalah Kota Berastagi. Secara geografis, berastagi diapit oleh dua gunung aktif yaitu gunung sinabung dan gunung sibayak, yang membuat juga di berastagi terdapat air panas.
Peta wilayah kecamatan berastagi :
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
Pembahasan bagian geografi
1. Jelaskan posisi letak astronomis dan geografis kota berastagi disertai dengan peta ! a. letak astronomis kota berastagi
Kecamatan Berastagi terletak di bagian Utara Kecamatan Kabanjahe, terletak pada 03°90’- 03°11’ Lintang Utara dan 98°30’- 98°31’ Bujur Timur yang seluruh wilayahnya berada pada hamparan dataran tinggi dengan ketinggian elevasi berkisar antara 1.265 – 1.417 meter di atas permukaan laut.
b. Letak geografis kota berastagi
Kecamatan Berastagi merupakan kecamatan dengan luas terkecil di Kabupaten Karo, dengan luas 30,50 Km² yang terdiri dari 4 (empat) kelurahan dan 6 (enam) desa. Wilayah Kecamatan Berastagi sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang, Sebelah Selatan Berbatasan dengan Kecamatan Kabanjahe, sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Merdeka dan Sebelah Timur berbatas dengan Kecamatan Tigapanah dan Kecamatan Dolat Rayat.
c.Peta wilayah berastagi :
2. Jelaskan pengaruh letak geografis kota berastagi terhadap aktivitas penduduk baik dari segi interaksi sosial dan kegiatan ekonominya !
Letak geografis berastagi yang diapit oleh kecamatan-kecamatan disekitarnya serta banyak di lalui oleh masyarakat yang akan keluar maupun masuk Kabupaten Karo yang merupakan daerah penyuplai hasil pertanian, menjadikan Berastagi sebagai pasar perdagangan yang strategis sehingga terjadi interaksi antara penduduk sekitar dengan masyarakat pendatang setiap harinya. Selain itu Berastagi menjadi salah satu daerah wisata yang diminati oleh wisatawan, karena daerah ini memiliki ciri khas udara yang sejuk dan bersih. Hal ini juga dikarenakan letak geografis Berastagi yang berada diantara dua buah gunung yaitu gunung Sinabung dan gunung Sibayak. Sealin itu, terdapat juga wisata lainnya seperti taman dan juga pemandian dan tempat wisata lainnya. Wisatawan-wisatawan yang datang berkunjung ke kabupaten Karo terlihat hanya wisatawan domestik yang berasal dari luar kabupaten atau
provinsi saja, namun juga wisatawan mancanegara. Hal ini lah yang mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar serta pendapatan pemerintah di kabupaten Karo.
Pembahasan bagian sejarah
3. Uraikan sejarah kota berastagi dan asal muasal nama Kota Buah Berastagi ( alasan yang mendasari atau melatarbelakangi julukan kota buah
Catatan tentang sejarah kota berastagi sendiri belum ditemukan secara tertulis. Namun telah dilakukan observasi atau penelitian tentang nama berastagi yang didapat dari orang tua zaman dulu sebagai narasumber nya.
Nama "BERASTAGI" Itu bermakna lumbung padi. Berarti dapat disimpulkan kota berastagi adalah sebuah daerah persawahan. Pada saat zaman kolonial juga kota berastagi sudah dikembangkan menjadi daerah wisata, dan sudah banyak orang yang berdatangan.
Penyebutankota buah berastagi berdasarkan perilaku, jadi kota berastagi sebenarnya bukan hanya buah saja, tetapi ada bunga, dan bahkan sayur mayur.
Sudah lama atau bahkan saat zaman penjajahan kota berastagi sudah lama menjadi sentral buah, bunga, dan sayur. Kemudian karena perilaku wisatawan yang datang ke berastagi, berubahlah nama daerah menjadi kota buah. Disebabkan para wisatawan datang untuk membeli buah seperti markisa, terong belanda, jeruk, dll. Penamaan itu akhirnya populer karena penamaan wisatawan tersebut.
4. Uraikan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di berastagi disertai dengan gambar dan sejarahnya !
Serpihan jejak sejarah yang bisa ditemukan dikenali lewat bangungan-bangunan bersejarah yang sudah ada sejak dari zaman kolonial dan benda benda peninggalan sejarah.
1.rumah pengasingan soekarno
Pada Desember 1948, atau pada masa agresi militer kedua Belanda, presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno, pernah diasingkan ke Berastagi, Tanah Karo. Rumah pengasingan Soekarno itu terletak di Desa Lau Gumba, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Bangunannya dari kayu, berukuran 10 x 20 meter, dan masih terlihat ciri bangunan bergaya Eropa, baik pada tampilan bagian luar, maupun pada bagian dalamnya.
Presiden pertama Indonesia itu diasingkan di tempat ini bersama-sama dengan Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim, selama 10 hari, sebelum kemudian dipindahkan ke rumah pengasingan di tepi Danau Toba, di kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, selama kurang lebih dua bulan pada tahun 1949.
2.siser-terter
Bahannya dari kayu, besi, dan pangguh (batang enau). Siser ini digunakan untuk meratakan tanah dan memecahkan gumpalan tanah yang belum hancur dan juga untuk membersihkan rumput. Siser ini ditarik oleh lembu dan dikemudikan oleh manusia.
3.capah
Capah terbuat dari kayu pohon nangka atau kayu piale. Ini digunakan sebagai tempat makan atau piring. Pada satu capah biasanya bisa makan empat orang dan makan secara bersama sama.
4.nutu lesung (menumbuk padi)
Nutu lesung merupakan kegiatan menumbuk padi yang kebanyakan dilakoni oleh para gadiskaro atau kaum ibu ibu karo. Umumnya padi akan siap ditumbuk setelah selesai diangin angini dan dijemur selama dua atau tiga hari yang disimpan di lumbung padio atau sapo page.
Selain itu, lesung juga digunakan untuk menumbu tepung cimpa (bahan kue khas karo).
5.bubu
Bubu terbuat dari tulang ijuk dan disediakan sebanyak 120 buah dengan panjangnya kira-kira 50 cm. untuk sugaring ( jalan masuk ikan) disediakan 102 buah tulang ijuk, panjangnya masing-masing 25 cm. Dan ujungnya runcing. Fungsinya untuk menangkap ikan di sungai atau di kolam.
6.paduk-paduk
Paduk paduk terbuat dari kayu dan bambu bagian-bagiannya:
1. Mata paduk paduk 6 atau 8 buah, bahan dari bambu.
2. Tangkai, panjangnya 1,7 m. Fungsi dari benda ini digunakan untuk menarik/ mengumpulkan rerumputan di ladang.
7.rimpi
Rimpi terbuat dari ijuk. Ijuk tersebut di pintal dan berbentuk tali. Tali itu dijalin seperti jaring dan menyerupai kantongan. Garis menengah penampang 35 cm. Fungsi benda ini untuk tempat membawa rumput sebagai makanan hewan (lembu)
8.kudin taneh
Kudin taneh ini terbuat dari tanah liat.benda ini dipakai untuk memasak nasi, sayuran dan ikan Tawar .sampai sekarang di sebagian desa masih ada yang menggunakan kudin taneh ini untuk memasak ikan dan dikatakan rasanya lebih enak.
9.lagan
Lagan terbuat dari kayu (kayu keras), tutupnya dari ingul, talinya terbuat dari ijuk yang telah dipintal. Penampang lagan bagian atas panjangnya 20 cm, lebar 15 cm. Penampang bagian alas panjang 10 cm dan tingginya 12 cm. Pada penampang sebelah atas dibuat lobang dengan garis menengahnya 10 cm, bagian bawah 4 cm dan lobang 7 cm. Bagian kiri dan kanan lagan ini dibuat lobang untuk tali. Lagan ini digunakan untuk menumbuk cabai dan bumbu-bumbu makanan.
10.tembut tembut seberaya
Di zaman dulu, ada sebuah kerajaan di tanah Karo yang dipimpin oleh seorang raja dan didampingi seorang permaisuri raja. Keluarga ini sangat bahagia sekali dengan kehadiran seorang putri yang sangat cantik. Panglima yang gagah berani tetap setia menjaga keluarga ini.
Seekor manuk gurda-gurdi ( burung enggang) menambah nuansa keceriaan keluarga raja dengan ekor yang panjang dan menarik perhatian semua orang. Karena keanggunan manuk sigurda- gurdi yakni ekor yang panjang tidak boleh disentuh yang akan mengakibatkan
kemarahan bagi manuk Siguurda-gurdi. Semua orang tidak tahu dengan tantangan itu; hanya raja dan permaisuri yang mengetahuinya.
Semua bersorak menari bersama menikmati irama musik dan keinginan Putri untuk memegang ekor manuk sigurda-gurdi dilakukannya. sang Putri memegang ekor manuk sigurda-gurdi dan kemarahannya bangkit yang mengakibatkan pesta menjadi kacau. Sang Putri dikejar oleh manuk sigurda-gurdi seakan ingin membunuhnya. Putri berlari mendekati sang raja dan permaisuri dan berlindung di belakang mereka.
Sang panglima dengan kesigapan dan kegagahannya tetap berusaha melindungi keluarga raja dari serangan manuk sigurda-gurdi,manuk sigurda-gurdi menyerang dan panglima tetap bertahan melindungi keluarga raja yang akhirnya panglima berhasil mengalahkan manuk sigurda-gurdi.
11.Perlebeng
Perlebeng terbuat dari kayu yang keras (kayu ingul). Panjangnya 125 cm. Ukiran pada perlebeng ini dinamai gelugur perlebeng. Fungsinya untuk melobangi tanah. Pada lobang ini ditaburkan benih (bibit padi). Pada umumnya dua buah perlebeng digunakan satu orang untuk melobangi tanah yang akan ditaburkan benih.
12.Ukat
ukat terbuat dari bahan bambu. Panjang 40 cm dan bagian penampang ukat diameter 8 cm.
Pada ukat terdapat banyak ukiran seperti, tapak raja Sulaiman,bindu matagah,bindu matoguh,tupak salah silima-lima,keret-keret ketadu,dll.Ukat digunakan untuk menyendok nasi dari Priuk atau dari sumpit atau dari panci dan juga digunakan untuk sendok sayur
13.Pinggan pasu
Pinggan pasu terbuat dari batu yang telah ditempa dan diameternya kira kira 35 cm. Fungsi dari benda ini adalah sebagai tempat makan (piring) manuk sangkepi dan kalau ada racun dalam makanan itu racun itu mati dan tidak berfungsi.
14.Gumbar
Gumbar terbuat dari bambu. penutup gumbar ini terbuat dari kayu tang diikat dengan rotan.Benda ini memiliki tali yang terbuat dari ijuk yabg dipintal agar bisa digantung. Gumbar biasanya digunakan sebagai tempat sayur, ikan, daging dll. Sayur yabg disimpan didalam gumbar tidak akan mudah basi.
Pembahasan bagian ekonomi
5. Uraikan dengan menggunakan contoh hubungan antara rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah dan luar negeri !
Hubungan antara rumah tangga produsen, konsumen, pemerintah,dan masyarakat luar negeri yaitu rumah tangga produsen membeli barang dan jasa dari perusahaan. Sebaliknya perusahaan membeli factor-faktor produksi dari rumah tangga produsen. Selanjutnya rumah tangga produsen dan perusahaan membayar pajak kepada pemerintah. Pajak yang dipungut oleh pemerintah tersebut digunkan untuk mengembangkan sarana dan prasarana demi kepentingan rumah tangga produsen dan perusahaan. Ketiga pelaku ekonomi ini kemudian saling berinteraksi dengan masyarakat luar negeri melalui kegiatan ekspor impor. Yang biasa disebut dengan perdagangan internasional. Contohnya yaitu adalah wortel karo sebagai pengekspor terbesar dari indonesia atau 97% dari total ekspor pada periode itu. Dimana kabupaten karo memang terkenal sebagai penghasil wortel dengan produktivitas tinggi per tahunnya dan penghasil wortel kualitas terbaik di indonesia.
A.Rumah Tangga Produsen
Yaitu memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pada contoh diatas, yang berperan sebagai produsen adalah petani yang menanam bneih wortel tersebut.
B.Rumah Tangga Konsumen
adalah sekelompok masyarakat (kelompok atau individu) yang melakukan kegiatan konsumsi barang maupun jasa yang dihasilkan produsen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang tidak terbatas. Pada contoh masyarakat sebagai konsumen, misalnya mereka membeli wortel tersebut dari petani, untuk dikonsumsi. Supaya dapat memenuhi kebutuhan hidup tersebut, setiap orang harus bekerja untuk mendapatkan uang. Selanjutnya ketika sudah mempunyai uang setiap orang bisa membeli barang ataupun jasa sesuai dengan kebutuhannya.
C..Rumah Tangga Pemerintah
Pemerintah merupakan pihak yang memiliki peran vital dalam sebuah perekonomian, pemerintah bertugas untuk mengontrol dan mengendalikan perekonomian negara agar masyarakat dapat mencapai kemakmuran. Pada contoh, rumah tangga pemerintah lah yang mengatur bagaimana jalannya proses ekspor wortel ke negara malaysia, singapura, dan timor leste.
D.Luar Negeri
Negara membutuhkan kehadiran negara lain / Masyarakat luar negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya dengan cara ekspor impor. Pada contoh diatas, jika indonesia meng ekspor wortel maka masyarakat luar negerilah yang akan membeli wortel tersebut. Dan begitu juga sebaliknya.
6. Adakah pengaruh kota berastagi sebagai tujuan wisata turis asing dan domestik terhadap perilaku konsumsi para konsumen dan produksi para produsen? Uraikan dengan contoh yang kontekstual
Ya, ada pengaruh kota berastagi sebagai tujuan wisata turis asing dan domestik terhadap perilaku konsumsi para konsumen dan produksi para produsen. Contohnya yaitu, apabila tingkat kunjungan turis asing dan domestik ke berastagi meningkat atau banyak, maka tentu saja perilaku konsumsi para konsumen akan meningkat. Dan sama halnya dengan produksi para produsen, jumlah produksi akan semakin meningkat seiring bertambahnya keinginan konsumen terhadap suatu hal.
Pembahasan bagian sosiologi
7. Bagaimana pola perilaku individu yang melakukan kegiatan ekonomi di kota berastagi!
Manusia memiliki kepribadian individual sebagaimana juga mahluk sosial, hidup bermasyarakat dalam suatu kolektivitas. Manusia juga merupakan pusat lingkungan dan sekaligus bagian dari lingkungan. Dalam setiap aktivitas manusia, seperti yang terjadi pada kegiatan ekonomi di berastagi, misalnya di pasar wisata berastagi, dimana tempat tersebut
berperan sebagai pusat interaksi secara individu maupun kelompok. Kegiatan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari yang namanya pola perilaku individu.
8. Bagaimana interaksi individu saat melakukan kegiatan ekonomi di kota berastagi ! Interaksi individu merupakan sebuah pola interaksi yang melibatkan antar dua individu atau bahkan lebih. interaksi sosial dalam kehidupan manusia dapat terjadi dalam segala bidang kehidupan. Pasalnya interaksi sosial tersebut dapat terbentuk apabila memenuhi syarat seperti adanya kontak sosial dan komunikasi. Dalam bidang ekonomi, setiap manusia juga bisa saling melakukan kontak sosial dan berkomunikasi guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu juga dengan interaksi antar individu di kota berastagi, biasanya terjadi antara pedagang dan konsumen. Dan interaksi antar individu antara pedagang dan konsumen di Berastagi sangatlah baik dan hampir terjadi setiap harinya. contohnya adalah Seorang pedagang tawar-menawar harga dengan seorang pembeli di pasar hal itu merupakan salah satu contoh interaksi antar individu dengan individu yang sering terjadi di pasar kota berastagi.
Pembahasan analisis IPS
9. Deskripsikan dengan menggunakan contoh yang kontekstual bahwa kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di Berastagi dipengaruhi kondisi dan letak geografis, serta tatanan kehidupan sosial masyarakat Berastagi !
kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di berastagi memang sangat dipengaruhi oleh kondisi dan letak geografis, dimana kondisi geografis Berastagi berupa dataran tinggi dan berastagi juga diapit oleh dua gunung api aktif, yaitu gunung sibayak dan gunung sinabung. Kondisi geografis tersebut sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian penduduknya.
Kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di berastagi sebagian besar berpusat pada produksi sayur, buah buahan, dan pariwisata. Karena kegiatan ekonomi tersebutlah yang sangat cocok dengan berastagi. Produksi sayur dan buah buahan bahkan sudah diekspor keluar negeri. Hal itu terjadi karena produksi sayur dan buah buahan di berastagi sangat bagus hingga dapat diekspor keluar negeri seperti malaysia dan singapura.
Industri pariwisata juga sanagat berperan dalam meningkatkan ekonomi di berastagi. Dan industri pariwisata sebagai kegiatan ekonomi juga dipengaruhi oleh kondisi dan letak geografis berastagi. Pemandangan alam yang sangat indah di Berastagi menjadikan berastagi banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan domestik. Tempat tujuan para wisatawan juga sangat banyak diberastagi, seperti pegunungan, pemandian air panas, pasar wisata dll. Kegiatan
ekonomi pariwisata ini memiliki efek baik dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran, dan juga meningkatkan lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat di Berastagi.
Hal tersebut juga mempengaruhi tatanan sosial kehidupan masyarakat di Berastagi. Tatanan sosial menjadikan individu-individu saling berinteraksi atas dasar status dan peranan sosialnya.
Contohnya masyarakat berastagi yang berstatus sosial sebagai pedagang di pasar, akan sering berinteraksi dengan sesama pedagang, dan berinteraksi dengan para pembeli yang membeli dagangannya.
10. Berdasarkan letak geografis, tatanan kehidupan sosial, dan warisan sejarah di Kota Berastagi, berilah 4 contoh permasalahan yang berhubungan dengan peran pelaku ekonomi !
1.)Karena letak geografis Berastagi yang diapit oleh kecamatan-kecamatan di sekitarnya serta menjadi tempat wisata yang diminati para pedagang sangat bergantung pada kegiatan perdagangan di wilayah Berastagi sehingga terjadi penolakan relokasi secara bersama-sama yang dilakukan oleh pedagang yaitu menolak kebijakan yang dibuat oleh pemerintah karena kurangnya tata tertib dalam melakukan kegiatan perdagangan di mana menurut pemerintah hal itu mengganggu berbagai macam aktivitas karena keramaian yang terjadi di kota Berastagi khususnya di hari Minggu .
2.) Ramainya lokasi pasar yang masih termasuk di pinggiran jalan membuat wilayah tersebut menjadi kurang tertib dikatakan kurang tertib misalnya tempat berjualan yang tidak memadai dan tidak tertata rapi sehingga merusak pemandangan di wilayah Berastagi serta para pembeli parkir sembarangan yang yang mengganggu aktivitas transportasi
3.) Masalah atau krisis yang terjadi di kota Berastagi salah satunya adalah terdapat banyak pedagang di pasar tradisional. Kota Berastagi di kabupaten Karo yang merupakan daerah hasil pertanian yang tinggi menjadikan banyaknya masyarakat yang tertarik dalam kegiatan perdagangan dan pertanian, Pasar ini terbukti mampu menghidupkan sektor perekonomian lokal masyarakat yang membuka usaha di tempat ini walaupun sebenarnya banyak mata pencaharian yang lain, hal ini menyebabkan banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang dan tidak tertarik akan profesi yang lain.
4.) Konflik juga terjadi antara pedagang yang menempati lokasi pasar tradisional karena kurang tertibnya para pedagang yang berjualan di pinggir jalan di kota Berastagi yang
dipengaruhi oleh banyaknya pedagang luar daerah yang melakukan perdagangan di kota Berastagi hal ini menyebabkan padatnya aktivitas pedagang di kota Berastagi
11. Jelaskan dengan menggunakan contoh nyata tentang dampak pengaruh letak geografis, sejarah dan tatanan kehidupan sosial terhadap perilaku para pelaku ekonomi !
Pengaruh letak geografis memang sangat berdampak terhadap sejarah dan tatanan kehidupan sosial terhadap perilaku para pelaku ekonomi. Contohnya yaitu wilayah berastagi, wilayah berastagi berada di daerah dataran tinggi dan pegunungan. Hal itu menjadikan kegiatan ekonomi masyarakat di berastagi berpusat pada pertanian dan pariwisata.
Karena letak geografis tersebut menjadikan pekerjaan masyarakat berastagi bermayoritas sebagai petani, terdapatlah peninggalan benda sejarah di bidang pertanian seperti siser-terter.
Siser ini digunakan untuk meratakan tanah dan memecahkan gumpalan tanah yang belum hancur dan juga untuk membersihkan rumput. Siser ini ditarik oleh lembu dan dikemudikan oleh manusia. Hal tersebut membuktikan sejak zaman dahulu karena letak geografis berastagi yang berada di dataran tinggi, sudah menjadikan pertanian sebagai sumber kegiatan ekonomi masyarakat berastagi.
Serta tatanan sosial menjadikan individu-individu saling berinteraksi atas dasar status dan peranan sosialnya. Seperti masyarakat berastagi yang berstatus sosial sebagai pedagang di pasar, akan sering berinteraksi dengan sesama pedagang, dan berinteraksi dengan para pembeli yang membeli dagangannya. Begitu juga dengan para petani yang berinteraksi dengan sesama petani maupun dengan para pembeli yang membeli hasil taniannya.
BAB.V
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Hasil penelitian kami kali ini menjelaskan tentang pengaruh sejarah perkembangan kota dan letak geografis terhadap perilaku interaksi sosial dan ekonomi kota Berastagi kecamatan Berastagi kabupaten Karo.
Letak geografis berastagi yang diapit oleh kecamatan-kecamatan disekitarnya serta banyak di lalui oleh masyarakat yang akan keluar maupun masuk Kabupaten Karo yang merupakan daerah penyuplai hasil pertanian, menjadikan Berastagi sebagai pasar perdagangan yang strategis sehingga terjadi interaksi antara penduduk sekitar dengan masyarakat pendatang setiap harinya.Saat kami melakukan observasi lapagan kami mengeketahui mengenai sejarah- sejarah kota berastagi kami mulai melakukan penelitian dari salah satu museum menurut penjelasan narasumber (Kriswanto ginting) yang bekerja di museum sejarah berastagi menjelaskan bahwa ,dari jaman penjajahan dahulu kota berastagi menjadi salah satu tempat para penjajah mengambil berbagai macam rempah rempah hal ini memuktikan kota berastagi kaya akan sumber daya alam.
Pelaku Ekonomi merupakan semua pihak yang melakukan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, maupun konsumsi) baik itu perorangan maupun organisasi (pemerintah atau swasta) atau masyarakat pada umumnya. Di setiap bentuk pelaku ekonomi memiliki perannya masing- masing dan secara umum dalam sebuah perekonomian dibagi menjadi 4 jenis, yaitu rumah tangga konsumen, rumah tangga perusahaan, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar negeri. yang mengakibatkan masyarakat nya terlibat dalam kegiatan ekonomi contohnya perdagangan buah, sayur-sayuran dan berbagai macam rempah-rempah.
Hal ini didukung oleh letak astronomis dimana wilayah ini menjadi salah satu tempat yang tepat untuk bercocok tanam dan kota berastagi saat ini dikenal sebagai tempat pariwisata yang banyak dikunjungi oleh turis karena banyak nya sumber daya alam yang dapat dinikmati contohnya adalah kebun kebun buah ,kolam air panas yang langsung berasal dari pegunugan serta bukit bukit bukit tinggi yang indah ,selain itu masyarakat di kota beratagi juga disebut sebut ramah oleh para turis , hal tersebut lah yang menjadikan kota berastagi sebagai suatu wilayah yang special yang juga dipengaruhi letak astronomisnya.Dapat kita simpulkan bahwa di kota berastagi terdapat berbagai perilaku interaksi sosial ekonomi dan catatan bersejarah yang dipengaruhi juga oleh letak astrnomisnya.
Saran
Kota Berastagi adalah kota dengan keadaan alam yang sangat indah yang diminati oleh wisatawan mancanegara maupun domestik dan kebudayaan yang sangat beragam. Oleh sebab itu kota berastagi harus selalu dikembangkan, baik dari segi pariwisata maupun kegiatan yang berpusat pada perekonomian. agar kota Berastagi dapat lebih dikenal lagi.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.kompasiana.com/teotarigan/5f2ef29f097f364fb13cd1f4/menemukenali- serpihan-sejarah-lewat-bangunan-tua-kota-berastagi-yang-layak-menjadi-mozaik- cagar-budaya
https://www.kompasiana.com/teotarigan/5f401077d541df3a727cd592/menyinggahi- sejarah-pada-rumah-pengasingan-presiden-sukarno-di-berastagi
https://m.merdeka.com/sumut/jadi-pengekspor-terbesar-dari-indonesia-ini-wortel- andalan-dari-sumut.html
https://m-kumparan-com.cdn.ampproject.org/v/s/m.kumparan.com/amp/berita- update/pengertian-interaksi-sosial-di-bidang-ekonomi-dan-contohnya-
1wM6wWsScz8?amp_js_v=a6&_gsa=1&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACA w%3D%3D#aoh=16356973557047&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&
amp_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fkumparan.com%2Fberit a-update%2Fpengertian-interaksi-sosial-di-bidang-ekonomi-dan-contohnya-
1wM6wWsScz8
https://id.wikipedia.org/wiki/Berastagi,_Karo
https://bobo.grid.id/amp/082916340/pengertian-sejarah-menurut-para-ahli-mulai-dari- herodotus-hingga-ibnu-khaldun?page=all
https://www.google.co.id/amp/s/www.cnnindonesia.com/nasional/20210223171643- 31-609963/penjelasan-letak-geografis-dan-astronomis-indonesia/amp
https://www.google.co.id/amp/s/www.gramedia.com/literasi/interaksi-sosial/amp/
https://www.google.co.id/amp/s/katadata.co.id/amp/safrezi/berita/6156a6053123b/me mahami-peran-pelaku-kegiatan-ekonomi-beserta-ciri-cirinya
https://www.google.co.id/amp/s/amp.tirto.id/pengertian-sosiologi-dan-teori-teori- dasarnya-dari-para-ahli-f8Ty
LAMPIRAN
Daftar pertanyaan wawancara dan jawabannya
Wawancara di pasar wisata berastagi
Daftar pertanyaan wawancara dan jawaban :
1. Bagaimana cara kakak untuk menarik perhatian dan berinteraksi dengan pembeli?
Tentunya sebagai seorang pedagang kita harus menjual buah buah yang berkualitas dan menyediakan buah buah yang diminati paling banyak oleh pembeli,tidak hanya itu sebagai seorang pedagang juga harus pandai berinteraksi dengan para pembeli yang datang ke pasar seperti bertanya soal jenis buah apa yang dicari, memberi tahu kualitas buah yang saya jual.
Narasumber kami menjelaskan sikap ramah Sangat penting dalam menarik perhatian pembeli
2. Bagaimana cara kakak agar dapat bersaing antar sesama pedagang di Berastagi?
Cara para pedagang yang menempati lokasi pasar buah bersaing, yaitu dengan menjual buah yang berkualitas bagus dan menarik perhatian pembeli dengan sikap ramah dan membuat toko
kami terlihat rapi dan menyediakan buah atau sayur sayuran yang segar.para pedagang berusaha menciptakan interaksi yang baik dengan para pembeli yang berkunjung
3. Bagaimana situasi penjualan di masa pandemi?
Selama masa pendemi para pedagang sedikit kesulitan karena kurangnya pengunjung yang datang ke pasar tersebut.hal itu tentunya mengurangi hasil pendapatan pedagang berbeda dengan situasi sebelum adanya pandemi covid 19 dimana setiap harinya ada banyak turis dari mancanegara dan dalam daerah yang mengunjungi pasar.
Narasumber : Sesi sembiring
Sebagai pedagang atau pelaku ekonomi di pusat pasar wisata berastagi
Wawancara di museum berastagi
Daftar pertanyaan wawancara dan jawaban : 1. Bagaimana sejarah kota berastagi !
Catatan tentang sejarah kota berastagi sendiri belum ditemukan secara tertulis. Namun telah dilakukan observasi atau penelitian tentang nama berastagi yang didapat dari orang tua zaman dulu sebagai narasumber nya.
Nama "BERASTAGI" Itu bermakna lumbung padi. Berarti dapat disimpulkan kota berastagi adalah sebuah daerah persawahan. Pada saat zaman kolonial juga kota berastagi sudah dikembangkan menjadi daerah wisata, dan sudah banyak orang yang berdatangan.
2. Jelaskan asal muasal nama kota "buah berastagi", dan apa yang mendasari namanya menjadi kota buah berastagi
Penyebutan berdasarkan perilaku, jadi kota berastagi sebenarnya bukan hanya buah saja, tetapi ada bunga, dan bahkan sayur mayur.
Sudah lama atau bahkan saat zaman penjajahan kota berastagi sudah lama menjadi sentral buah, bunga, dan sayur. Kemudian karena perilaku wisatawan yang datang ke berastagi, berubahlah nama daerah menjadi kota buah. Disebabkan para wisatawan datang untuk membeli buah seperti markisa, terong belanda, jeruk, dll. Penamaan itu akhirnya populer karena penamaan wisatawan tersebut.
3. Apa hubungannya didirikan museum ini ddengan sejarah terbentuknya kota berastagi?
Pertama, museum ini hadir di kota berastagi dengan tujuan dan alasan sebagai pusat pelestarian. museum ini berdiri sejak tahun 2013. Dan pada saat ini juga sedang trend tentang video objek wisata di sosial media, secara tidak langsung museum juga dijadikan sebagai salah satu objek. Museum ini juga hadir untuk memperkuat daerah berastagi, sebagai tempat untuk melihat peninggalan peninggalan sejarah kota berastagi
Narasumber : Kriswanto ginting
Sebagai koordinator museum, yang bertugas merangkap seperti mengelola, mencatat, merawat, memandu, hingga kebersihan juga.
LEMBAR REFLEKSI
1. Hal-hal yang kami pahami dalam penulisan laporan adalah
mengenai pengaruh letak geografis dan astronomis kota Berastagi dengan interaksi sosial yang terjadi dalam kegiatan ekonomi. Serta pengaruh letak geografis terhadap sejarah Berdirinya atau berkembangnya kota Berastagi.
2. Hal-hal yang belum kami pahami dalam penulisan laporan.
Dari materi ke empat mata pelajaran ini (geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi)Kelompok kami sudah memahami materi yang diberikan
3. Hal-hal menarik yang kami temukan selama melakukan penelitian
Kami kagum bahwa ternyata ada banyak peninggalan-peninggalan sejarah di tanah Karo khusus nya kota Berastagi
Kami juga kagum saat mengetahui bahwa para pedagang tetap berusaha keras berjualan selama masa pandemi, mereka berusaha mencari cara lain supayabbisa tetap berjulan dan memenuhi kebutuhan mereka seperti menjajakan buah keliling seperti di pasar tradisional dan pemukiman.
4. Kendala dan hambatan yang saya temukan dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan penelitian.
Sulitnya mewawancarai pedagang buah yang ada di pasar pariwisata.
Sulitnya melakukan wawancara di masa pandemi
5. Solusi yang saya lakukan dalam menghadapi kendala dan hambatan yang ada
Tetap berusaha mencari narasumber di pasar pariwisata yaitu narasumber yang paham mengenai pertanyaan yang kami tanyakan.
Tetap berusaha melakukan wawancara demi membuat laporan yang berdasarkan fakta demi menyusun laporan yang lengkap dan baik.