• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

D. Luar Negeri

Negara membutuhkan kehadiran negara lain / Masyarakat luar negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya dengan cara ekspor impor. Pada contoh diatas, jika indonesia meng ekspor wortel maka masyarakat luar negerilah yang akan membeli wortel tersebut. Dan begitu juga sebaliknya.

6. Adakah pengaruh kota berastagi sebagai tujuan wisata turis asing dan domestik terhadap perilaku konsumsi para konsumen dan produksi para produsen? Uraikan dengan contoh yang kontekstual

Ya, ada pengaruh kota berastagi sebagai tujuan wisata turis asing dan domestik terhadap perilaku konsumsi para konsumen dan produksi para produsen. Contohnya yaitu, apabila tingkat kunjungan turis asing dan domestik ke berastagi meningkat atau banyak, maka tentu saja perilaku konsumsi para konsumen akan meningkat. Dan sama halnya dengan produksi para produsen, jumlah produksi akan semakin meningkat seiring bertambahnya keinginan konsumen terhadap suatu hal.

Pembahasan bagian sosiologi

7. Bagaimana pola perilaku individu yang melakukan kegiatan ekonomi di kota berastagi!

Manusia memiliki kepribadian individual sebagaimana juga mahluk sosial, hidup bermasyarakat dalam suatu kolektivitas. Manusia juga merupakan pusat lingkungan dan sekaligus bagian dari lingkungan. Dalam setiap aktivitas manusia, seperti yang terjadi pada kegiatan ekonomi di berastagi, misalnya di pasar wisata berastagi, dimana tempat tersebut

berperan sebagai pusat interaksi secara individu maupun kelompok. Kegiatan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari yang namanya pola perilaku individu.

8. Bagaimana interaksi individu saat melakukan kegiatan ekonomi di kota berastagi ! Interaksi individu merupakan sebuah pola interaksi yang melibatkan antar dua individu atau bahkan lebih. interaksi sosial dalam kehidupan manusia dapat terjadi dalam segala bidang kehidupan. Pasalnya interaksi sosial tersebut dapat terbentuk apabila memenuhi syarat seperti adanya kontak sosial dan komunikasi. Dalam bidang ekonomi, setiap manusia juga bisa saling melakukan kontak sosial dan berkomunikasi guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu juga dengan interaksi antar individu di kota berastagi, biasanya terjadi antara pedagang dan konsumen. Dan interaksi antar individu antara pedagang dan konsumen di Berastagi sangatlah baik dan hampir terjadi setiap harinya. contohnya adalah Seorang pedagang tawar-menawar harga dengan seorang pembeli di pasar hal itu merupakan salah satu contoh interaksi antar individu dengan individu yang sering terjadi di pasar kota berastagi.

Pembahasan analisis IPS

9. Deskripsikan dengan menggunakan contoh yang kontekstual bahwa kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di Berastagi dipengaruhi kondisi dan letak geografis, serta tatanan kehidupan sosial masyarakat Berastagi !

kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di berastagi memang sangat dipengaruhi oleh kondisi dan letak geografis, dimana kondisi geografis Berastagi berupa dataran tinggi dan berastagi juga diapit oleh dua gunung api aktif, yaitu gunung sibayak dan gunung sinabung. Kondisi geografis tersebut sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian penduduknya.

Kegiatan ekonomi para pelaku ekonomi di berastagi sebagian besar berpusat pada produksi sayur, buah buahan, dan pariwisata. Karena kegiatan ekonomi tersebutlah yang sangat cocok dengan berastagi. Produksi sayur dan buah buahan bahkan sudah diekspor keluar negeri. Hal itu terjadi karena produksi sayur dan buah buahan di berastagi sangat bagus hingga dapat diekspor keluar negeri seperti malaysia dan singapura.

Industri pariwisata juga sanagat berperan dalam meningkatkan ekonomi di berastagi. Dan industri pariwisata sebagai kegiatan ekonomi juga dipengaruhi oleh kondisi dan letak geografis berastagi. Pemandangan alam yang sangat indah di Berastagi menjadikan berastagi banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan domestik. Tempat tujuan para wisatawan juga sangat banyak diberastagi, seperti pegunungan, pemandian air panas, pasar wisata dll. Kegiatan

ekonomi pariwisata ini memiliki efek baik dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran, dan juga meningkatkan lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat di Berastagi.

Hal tersebut juga mempengaruhi tatanan sosial kehidupan masyarakat di Berastagi. Tatanan sosial menjadikan individu-individu saling berinteraksi atas dasar status dan peranan sosialnya.

Contohnya masyarakat berastagi yang berstatus sosial sebagai pedagang di pasar, akan sering berinteraksi dengan sesama pedagang, dan berinteraksi dengan para pembeli yang membeli dagangannya.

10. Berdasarkan letak geografis, tatanan kehidupan sosial, dan warisan sejarah di Kota Berastagi, berilah 4 contoh permasalahan yang berhubungan dengan peran pelaku ekonomi !

1.)Karena letak geografis Berastagi yang diapit oleh kecamatan-kecamatan di sekitarnya serta menjadi tempat wisata yang diminati para pedagang sangat bergantung pada kegiatan perdagangan di wilayah Berastagi sehingga terjadi penolakan relokasi secara bersama-sama yang dilakukan oleh pedagang yaitu menolak kebijakan yang dibuat oleh pemerintah karena kurangnya tata tertib dalam melakukan kegiatan perdagangan di mana menurut pemerintah hal itu mengganggu berbagai macam aktivitas karena keramaian yang terjadi di kota Berastagi khususnya di hari Minggu .

2.) Ramainya lokasi pasar yang masih termasuk di pinggiran jalan membuat wilayah tersebut menjadi kurang tertib dikatakan kurang tertib misalnya tempat berjualan yang tidak memadai dan tidak tertata rapi sehingga merusak pemandangan di wilayah Berastagi serta para pembeli parkir sembarangan yang yang mengganggu aktivitas transportasi

3.) Masalah atau krisis yang terjadi di kota Berastagi salah satunya adalah terdapat banyak pedagang di pasar tradisional. Kota Berastagi di kabupaten Karo yang merupakan daerah hasil pertanian yang tinggi menjadikan banyaknya masyarakat yang tertarik dalam kegiatan perdagangan dan pertanian, Pasar ini terbukti mampu menghidupkan sektor perekonomian lokal masyarakat yang membuka usaha di tempat ini walaupun sebenarnya banyak mata pencaharian yang lain, hal ini menyebabkan banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang dan tidak tertarik akan profesi yang lain.

4.) Konflik juga terjadi antara pedagang yang menempati lokasi pasar tradisional karena kurang tertibnya para pedagang yang berjualan di pinggir jalan di kota Berastagi yang

dipengaruhi oleh banyaknya pedagang luar daerah yang melakukan perdagangan di kota Berastagi hal ini menyebabkan padatnya aktivitas pedagang di kota Berastagi

11. Jelaskan dengan menggunakan contoh nyata tentang dampak pengaruh letak geografis, sejarah dan tatanan kehidupan sosial terhadap perilaku para pelaku ekonomi !

Pengaruh letak geografis memang sangat berdampak terhadap sejarah dan tatanan kehidupan sosial terhadap perilaku para pelaku ekonomi. Contohnya yaitu wilayah berastagi, wilayah berastagi berada di daerah dataran tinggi dan pegunungan. Hal itu menjadikan kegiatan ekonomi masyarakat di berastagi berpusat pada pertanian dan pariwisata.

Karena letak geografis tersebut menjadikan pekerjaan masyarakat berastagi bermayoritas sebagai petani, terdapatlah peninggalan benda sejarah di bidang pertanian seperti siser-terter.

Siser ini digunakan untuk meratakan tanah dan memecahkan gumpalan tanah yang belum hancur dan juga untuk membersihkan rumput. Siser ini ditarik oleh lembu dan dikemudikan oleh manusia. Hal tersebut membuktikan sejak zaman dahulu karena letak geografis berastagi yang berada di dataran tinggi, sudah menjadikan pertanian sebagai sumber kegiatan ekonomi masyarakat berastagi.

Serta tatanan sosial menjadikan individu-individu saling berinteraksi atas dasar status dan peranan sosialnya. Seperti masyarakat berastagi yang berstatus sosial sebagai pedagang di pasar, akan sering berinteraksi dengan sesama pedagang, dan berinteraksi dengan para pembeli yang membeli dagangannya. Begitu juga dengan para petani yang berinteraksi dengan sesama petani maupun dengan para pembeli yang membeli hasil taniannya.

Dokumen terkait