DAMPAK TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, LABA, MODAL) TERHADAP PENERAPAN GREEN BANKING PADA PT. Framita Sari, Nurul Setianingrum, 2023: Dampak tingkat keberlanjutan bank dengan metode RGEC (Risk profile, good corporate governance, earnings, capital) terhadap penerapan green banking pada bank umum syariah di Indonesia tahun 2017-2021. Apakah NPF (Net Profit Financing) berpengaruh signifikan terhadap Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021.
Apakah terdapat pengaruh ROA (return on assets) yang signifikan terhadap Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021. Apakah CAR (Capital Adequacy Ratio) berpengaruh signifikan terhadap Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021. Apakah terdapat pengaruh simultan tingkat keberlanjutan bank dengan metode RGEC terhadap Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021.
Untuk mengetahui tingkat kesehatan bank menggunakan metode RGEC yang secara simultan mempengaruhi Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021. Dari judul penelitian peneliti Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Menggunakan Metode RGEC (Risk profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) terhadap penerapan Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2017-2021. Pengaruh Net Performing Finance (NPF), Good Corporate Governance (GCG), Return On Assets (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap penerapan green banking.
H5: Net Performing Finance (NPF), Good Corporate Governance (GCG), Return On Assets (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap penerapan green banking.
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Masalah
Manfaat Penelitian
Ruang Lingkup Penelitian
Definisi Operasional
Asumsi Penelitian
Hipotesis
- Sistematika Pembahasan
Penelitian terdahulu
Kajian Teori
- Teori Legitimasi
- Teori Stakeholder
- Kesehatan Bank
- Green Banking
METODE PENELITIAN
Populasi dan Sampel
Populasi adalah suatu wilayah umum atau generalisasi yang terdiri dari objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti sehingga dapat dipelajari dan ditarik kesimpulan. laporan periode 2017-2021. Kriteria yang dimaksud adalah Bank Umum Syariah yang menerbitkan laporan keuangan lengkap (annual report) dan menerapkan green banking pada periode 2017-2021. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling atau pengumpulan data dengan beberapa pertimbangan. produksi bersih, pemanfaatan sumber daya dan jasa hutan, ekosistem, label ramah lingkungan (produk ramah lingkungan).
52. lingkungan hidup) yang memerlukan kerja sama dan sinergi antar kementerian/lembaga di pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Berdasarkan kriteria yang terdapat pada tabel di atas, dihasilkan 8 Bank Umum Syariah yang dapat dijadikan sampel penelitian.
Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data
Analisis Data
Analisis Parsial dan Interpretasi Variabel Net Profitable Finance (NPF) Terhadap Penerapan Green Banking Pada Bank Umum Syariah. Analisis Parsial dan Interpretasi Variabel Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Penerapan Green Banking Pada Bank Umum Syariah. Penelitian terbaru mendukung teori di atas karena hubungan GCG dengan implementasi green banking dalam penelitian ini bersifat searah (positif).
Analisis dan interpretasi secara parsial variabel return on assets (ROA) terhadap penerapan green banking services pada bank umum syariah. Analisis dan Interpretasi Parsial Variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Penerapan Green Banking Services Pada Bank Umum Syariah. Analisis dan interpretasi simultan variabel NPF, CGC, ROA, CAR terhadap penerapan green banking services pada bank umum syariah.
Hal ini menyebabkan hubungan NPF dengan implementasi green bank mempunyai pengaruh positif atau satu arah. Hal ini menyebabkan hubungan ROA dengan implementasi green bank mempunyai pengaruh negatif atau berbanding terbalik. Oleh karena itu, tinggi rendahnya persentase ROA tidak mempunyai pengaruh yang kuat terhadap penerapan layanan perbankan ramah lingkungan.
Hal ini menyebabkan hubungan CAR dengan implementasi green bank mempunyai pengaruh positif atau searah. Sedangkan variabel independen yaitu NPF, GCG, ROA dan CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan layanan green banking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian tingkat kesehatan bank dengan metode RGEC yang memiliki 4 indikator yaitu NPF, GCG, ROA dan CAR berpengaruh signifikan terhadap penerapan layanan green banking pada Bank.
Utari Mega Puspita, “Analisis Model Implementasi Green Banking pada Bank Syariah Indonesia,” (Skripsi UIN Lampung, 2021). Kesehatan Bank menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capitals) untuk penerapan green banking. Apakah tingkat kesehatan bank dengan metode RGEC mempunyai pengaruh secara bersamaan terhadap green banking pada BUS di Indonesia tahun 2017-2021?
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
Penyajian Data
Statistik deskriptif dalam penelitian ini menyajikan jumlah data, nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata (mean) dan simpangan baku (standard deviasi) dari variabel bebas dan variabel terikat. Nilai minimum green banking sebesar 2,60, nilai maksimum sebesar 6,60, nilai mean sebesar 3,6925 dan standar deviasi sebesar 0,99341.
Analisis Data
Uji autokorelasi merupakan pengujian model regresi untuk mengetahui hubungan antara kesalahan perancu pada suatu periode tertentu dengan kesalahan perancu pada periode sebelumnya. Sebaiknya varian variabel dalam model regresi mempunyai nilai yang sama (konstan), maka disebut homoskedastisitas. Yang diharapkan dalam model regresi adalah homoskedastisitas. Jika nilai probabilitas lebih besar dari nilai alpha (Sig. > α), maka dapat dipastikan model tidak mengandung gejala heteroskedastisitas. Berikut hasil uji heteroskedastisitas dengan menggunakan SPSS versi 26.
Berikut hasil perhitungan regresi linier berganda antara variabel NPF (X1), CGC (X2), ROA (X3), CAR (X4) terhadap variabel green bank (Y). Koefisien regresi variabel Koefisien regresi variabel X2 (GCG) sebesar 4,141 bertanda positif, dapat disimpulkan jika koefisien GCG mengalami peningkatan.
Koefisien regresi variabel Koefisien regresi variabel X4 (CAR) bernilai positif sebesar 0,049 sehingga dapat disimpulkan bahwa jika koefisien CAR meningkat maka green banking juga akan meningkat sebesar 0,049. Uji-t pada regresi linier berganda berguna untuk mengetahui pengaruh suatu variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y).
Ho ditolak dan Ha diterima, oleh karena itu dinyatakan bahwa variabel NPF (X1) berpengaruh positif secara parsial dan signifikan terhadap variabel green bank (Y). 2) Nilai koefisien regresi parsial variabel CGC (X3) mempunyai nilai t hitung sebesar 2,546 dengan signifikansi sebesar (0,015 < 0,05) dan t tabel sebesar 2,021. Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dinyatakan bahwa variabel GCG (X2) berpengaruh positif secara parsial dan signifikan terhadap variabel green bank (Y). 3) Nilai koefisien regresi parsial variabel ROA (X3) mempunyai nilai t-hitung sebesar -0,367 dengan signifikansi sebesar (0,716 < 0,05) dan t-tabel sebesar 2,021. Ho diterima dan Ha ditolak, oleh karena itu dinyatakan bahwa variabel ROA (X3) mempunyai pengaruh negatif secara parsial dan tidak signifikan terhadap variabel green bank (Y). 4) Nilai koefisien regresi parsial variabel CAR (X4) mempunyai nilai t sebesar 2,618 dengan signifikansi sebesar (0,013 < 0,05) dan t tabel sebesar 2,021.
Dengan uji F pada analisis regresi linier berganda kita ingin mengetahui apakah seluruh variabel yang dimasukkan ke dalam model regresi secara simultan mempengaruhi variabel terikat atau tidak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel NPF (X1), GCG (X2), ROA (X3), CAR (X4) secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel Green Banking (Y). Dengan demikian dapat diartikan bahwa pengaruh NPF, GCG, ROA, CAR terhadap green banking Bank Umum Syariah adalah sebesar 30,7%, dan sisanya sebesar 69,3% dipengaruhi oleh faktor selain NPF (X1), GCG (X2), Variabel ROA (X3), CAR (X4).
Pembahasan
PENUTUP
Saran
Namun masih banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi green banking, seperti faktor eksternal dari bank umum syariah itu sendiri. Oleh karena itu disarankan untuk menambah variabel dan melakukan penelitian baru agar dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap penerapan green banking. Analisis Pengaruh Green Banking Terhadap Risiko Penyaluran Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah.” Skripsi, UIN Raden Intan, Lampung, 2020.
“Analisis kesehatan bank menggunakan metode CAMEL pada PT Bank Mandiri Indonesia.” Jambura Accounting Review 2, No. 1 (Februari. Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Social Responsibility Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.” Jurnal Maneksi 8, No. Analisis Pengaruh Green Banking Terhadap Profitabilitas Secara Syariah Bank Umum di Indonesia.” Disertasi, UIN Raden Intan, Lampung, 2020.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Berdasarkan Profil Risiko RGEC, Good Corporate Governance, Earnings dan Capital Method pada PT Bank Muamalat Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis 5, no. Disfungsi peraturan perundang-undangan tanggung jawab sosial dan lingkungan hidup di Indonesia,” Jurnal Fakultas Hukum Ius Quia Iustum 26, no. 2, (Mei. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan ditinjau dari Teori Legitimasi dan Stakeholder.” Jurnal AP 5, no.
Faktor-Faktor Penentu Penemuan Green Banking Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, 2021. Green Banking dan Capital Adequacy Ratio Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Laba Bank Umum Syariah.” Jurnal Ilmiah Keuangan dan Perbankan 4, No.2 (November. Optimalisasi Green Bank sebagai Pembiayaan Produktif dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.” Skripsi, UIN Raden Intan, Lampung, 2020.
“Dampak Green Banking dan Capital Adequacy Ratio Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah.” Skripsi, UIN Raden Intan, Lampung, 2021. Pengungkapan Corporate Social Responsibility Ditinjau dari Legalitas dan Teori Stakeholder.” Jurnal Akuntansi dan Perpajakan 5, no. Dampak Pembiayaan Perbankan Syariah Terhadap Kualitas Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Syariah Teoritis dan Terapan, no.
Widyaningrum, Ratna Ayu. “Analisis Implementasi Green Bank di BRI Syariah Kantor Cabang (KC) Madiun.” Tesis, IAIN Ponorogo, 2020. Widiyanti, Novia dan Elly Suryani, “Dampak tingkat keberlanjutan bank dengan metode RGEC terhadap pengungkapan pelaporan keberlanjutan”. e- Prosedur Manajemen 6, no.2 (Agustus