• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh tipe industri, ukuran perusahaan, dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh tipe industri, ukuran perusahaan, dan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH TIPE INDUSTRI, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY

PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2016-2018

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Akuntansi

Oleh

AKHMADA FAIDAH NPM 21601082146

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

MALANG 2020

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tipe industri, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap corporate social responsibility pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2016-2018. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling untuk perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2018. Ada 50 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan analisis regresi berganda. Penelitian ini menggunakan variabel independen seperti tipe industri, ukuran perusahaan, danprofitabilitas. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah corporate social responsibility. Hasil model regresi menunjukkan secara simultan tipe industri, ukuran perusahaan dan profitabilitas mempengaruhi corporate social responsibility. sementara tipe industri dan profitabilitas mempengaruhi corporate social responsibility, tetapi ukuran perusahaan tidak mempengaruhi corporate social responsibility.

Kata kunci: corporate social responsibility, jenis industri, ukuran perusahaan, profitabilitas.

(3)

ABSTRACT

This study aims to analyze the influence of industry type, company size, and profitability on social responsibility in manufacturing companies listed on the Stock Exchange in 2016-2018. Data collection uses a purposive sampling method for manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016- 2018. There are 50 companies used as research samples. Hypothesis testing is done by multiple regression analysis. This study uses independent variables such as: industry type, company size, profitability; and the dependent variable used is corporate social responsibility. The results of the regression model show simultaneously the type of industry, company size and profitability affect corporate social responsibility. while partially the type of industry and profitability affect corporate social responsibility, but the size of the company does not affect corporate social responsibility.

Keywords: corporate social responsibility, industry type, company size, profitability.

(4)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perusahaan sebagai bagian dari masyarakat dan lingkungan perlu menyadari bahwa keberhasilan atau prestasi yang dicapai bukan hanya dipengaruhi oleh faktor internal melainkan juga dipengaruhi oleh masyarakat dan lingkungan atau komunitas disekitar perusahaan (Rahman, 2009).

Menurut Rachman, Efendi, & Wicaksana (2011:15) menyatakan bahwa Corporate Sosial Responsibility “upaya sungguh-sungguh dari entitas bisnis untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif operasinya terhadap seluruh pemangku kepentingan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan agar mencapai tujuan pembangunan”. Oleh karena itu perusahaan diharuskan untuk melakukan suatu tindakan terhadap masyarakat dan lingkungan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan, dengan demikian perusahaan sebaiknya melakukan pertanggung jawaban sosial perusahaan atau bisa disebut dengan Corporate Social Responsibility (CSR).

Tanggung jawab sosial perusahaan (Corpotare Sosial Responsibility) merupakan salah satu bagian dari strategi bisnis perusahaan. Tanggung jawab sosial adalah suatu konsep bahwa organisasi khususnya perusahaan baik dilingkungan internal maupun eksternal dalam segala aspek seperti masalah- masalah yang berdampak pada lingkungan. Dimana perusahaan bertanggung jawab atas lingkungan sekitar yang bebas dari pencemaran limbah, tanggung

(5)

jawab sosial perusahaan tidak hanya terbatas pada konsep lingkungan sosial, akan tetapi dana kepada lingkungan sosial juga termasuk tanggung jawab sosial perusahaan seperti meminjamkan dana sebagai usaha dan mengelola usaha tersebut dengan dana yang disediakan oleh perusahaan. Disisi lain perusahaan juga harus memperlakukan karyawan dengan tidak diskriminatif dan menjaga hubungan baik dengan pemasok.

Tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya mementingkan kepentingan perusahaan sendiri melainkan lebih menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kepentingan secara lebih luas (Stakeholder). Kepedulian perusahaan sebagai tanggung jawab sosial terwujud dalam komitmen perusahaan untuk mempertanggung jawabkan dampak-dampak yang telah dijalankan pada sebagian kegiatan dalam perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan bertujuan untuk mengatasi dampak kegiatan dan keputusan perusahaan dalam bentuk tanggung jawab sosial tersebut, tidak dipungkiri bahwa setiap kegiatan yang dijalankan oleh sebuah perusahaan tidak terlepas dari dampak positif maupun dampak negatif. Dimana dalam sebuah dampak positif dapat meningkatkan citra perusahaan dan kesejahteraan dalam bermasyarakat, sedangkan dampak negatif dapat menimbulkan konflik terhadap masyarakat.

Di Indonesia bentuk program corporate sosial responsibility sebagian besar lebih memberikan dana secara sukarela belum berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, program corporate sosial responsibility hanya memberikan bantuan material terhadap sasaran tanpa

(6)

didukung oleh proses pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan sehingga masyarakat dapat mandiri. Bantuan dari perusahaan berupa modal, fasilitas pendidikan, kesehatan dan sebagainya masih bersifat top down dan kurang memperhatikan aspirasi masyarakat. Dengan demikian banyak proses corporate sosial responsibility yang tidak tercapai programnya (Shaleh, 2010). Selain itu perusahaan belum menganggap bahwa corporate sosial responsibility merupakan investasi sosial bagi perusahaan sehingga program corporate sosial responsibility perlu menjadi bagian dari etika bisnis mereka (Joseph, 2009:406).

Menurut Robiah (2013) terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tanggung jawab sosial perusahaan. Tipe industri merupakan salah satu bagian dari faktor yang mempengaruhi tanggung jawab sosial perusahaan, dimana tipe industri merupakan karakteristik perusahaan yang berkaitan dengan bidang usaha, risiko usaha dan karyawan. Berbeda dengan hasil penelitian Fauzi et al. (2007) yang menyatakan dimana tipe industri tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan.

Ukuran perusahaan juga merupakan faktor yang mempengaruhi tanggung jawab sosial dalam perusahaan dan banyak digunakan dalam mendefinisikan pengungkapan sosial perusahaan. Hasil penelitian Fauzi, et al. (2007) dan Djakman dan Machmud (2008). Ukuran perusahaan juga memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan corporate social responsibility dan berperan selayaknya barometer yang menerangkan mengapa perusahaan terlibat dalam pelaksanaan corporate social responsibility (Saleh, et al. 2010).

(7)

Faktor lain yang mempengaruhi tanggung jawab sosial perusahaan adalah profitabilitas. Profitabilitas agar memperlihatkan seberapa besar kinerja keuangan perusahaan dalam memperoleh laba. Profitabilitas juga merupakan faktor yang membuat manajemen menjadi bebas dalam mempertanggung jawabkan sosial kepada pemegang saham (Anggraini, 2006). Sehingga apabila tingkat profitabilitas perusahaan semakin tinggi maka semakin besar pula pengungkapan pertanggung jawaban sosial yang dilakukan oleh perusahaan.

Dalam penelitian Fauzi, et al. (2007) mendapatkan bukti empiris apabila terdapat hubungan positif dan signifikan antara ROA dengan corporate social performance yang menyatakan bahwa jika perusahaan memiliki tingkat ROA yang tinggi, otomatis perusahaan mempunyai dana yang cukup untuk dialokasikan pada kegiatan sosial dan linggungan dengan begitu tingkat pengungkapan pertanggung jawaban sosial oleh perusahaan akan tinggi.

Dalam menerapkan corporate sosial responsibility dalam perusahaan akan menghasilkan dampak positif terhadap lingkungan seperti menjalin hubungan baik dengan masyarakat, selain itu corporate sosial responsibility dapat menjadi nilai tambah bagi pihak eksternal perusahaan terutama pihak investor sehingga para investor dapat mempercayakan penanaman modal diperusahaan yang bersangkutan. Dengan demikian akan menumbuhkan kerja sama antar perusahaan serta meningkatkan citra perusahaan yang khas dan etis dimata publik yang akan menciptakan customer loyality. Dikarenakan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam terkait corporate sosial responsibility dan faktor yang mempengaruhinya.

(8)

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka judul dalam penelitian penelitian ini adalah “PENGARUH TIPE INDUSTRI, UKURAN PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2016-2018”.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan, rumusan penelitian ini adalah:

1. Apakah tipe industri, ukuran perusahaan dan profitabilitas berpengaruh terhadap corporate social responsibility?

2. Apakah tipe industri berpengaruh terhadap corporate social responsibility?

3. Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap corporate social responsibility?

4. Apakah profitabilitas berpengaruh terhadap corporate social responsibility?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalahan diatas, tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui tipe industri, ukuran perusahaan dan profitabilitas berpengaruh terhadap corporate social responsibility.

2. Untuk mengetahui tipe industri berpengaruh terhadap corporate social responsibility.

(9)

3. Untuk mengetahui ukuran perusahaan berpengaruh terhadap corporate social responsibility.

4. Untuk mengetahui profitabilitas berpengaruh terhadap corporate social responsibility.

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Secara Teoritis

Memberikan pengembangan ilmu ekonomi, khususnya bidang akuntansi, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refrensi bagi pembaca.

2. Secara Praktis

a) Bagi peneliti, dapat memberikan wawasan pengetahuan dibidang akuntansi khususnya mengenai pengungkapan Corporate Sosial Responsibility.

b) Bagi perusahaan, dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam melakukan corporate social responsibility yang baik.

(10)

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas Terhadap Corporate Sosial Responsibility. Sampel dalam penelitian ini adalah pada perusahaan manufatur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara berturut turut pada tahun 2016-2018. Berdasarkan kriteria sampel yang telah ditetapkan terdapat 50 perusahaan yang memenuhi kriteria. Dari hasil pengujian data pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe industri, ukuran perusahaan, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh terhadap Corporate Sosial Responsibility.

2. Hasil analisis menunjukan bahwa tipe industri secara parsial berpengaruh terhadap Corporate Sosial Responsibility.

3. Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh terhadap Corporate Sosial Responsibility.

4. Hasil analisis menunjukkan bahwa profitabilitas secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Corporate Sosial Responsibility.

(11)

5.2 Keterbatasan

1. Peneliti dalam melakukan penelitian ini hanya menggunakan 1 sektor perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016 sampai dengan 2018.

2. Dalam penelitian ini variabel yang digunakan untuk variabel independen hanya meliputi tipe industri, ukuran perusahaan dan profitabilitas untuk menjelaskan variabel dependen corporate sosial responsibility.

5.3 Saran

1. Sebaiknya meneliti pada sektor lain yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti sektor pengelolaan sumber daya alam atau jasa dan sektor keuangan untuk mengetahui perusahaan manakah yang akan melakukan corporate sosial responsibility yang baik.

2. Dalam penelitian ini hanya menggunakan variabel apakah tipe industri, ukuran perusahaan dan profitabilitas untuk menjelaskan variabel corporate sosial responsibility sehingga peneliti selanjutnya sebaiknya menambah variabel lain dalam penelitiannya (misalnya leverage dan kepemilikan manajemen) sebagai varaibel yang dapat mempengaruhi coporate sosial responsibility.

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Analisa, Y. (2011). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2006-2008) . Skripsi. UNDIP.

Anggraini, Reni, Retro. 2006. “pengungkapan informasi sosial dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan informasi sosial dalam laporan keuangan tahunan, (studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di BEI)”, Simposium Nasional Akuntansi 9.

Brigham, Eugene F. & J.F. Houston (2006). Dasar-dasar manajemen keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Chariri, A., & Ghozali, I. (2007). Teori akuntansi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro..

Esti, M. 2016. Pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Fauzi, M. (2007). Institutional ownership and corporate social performance:

Empirical evidence from Indonesian companies. Issues in Social and Environmental Accounting, 1(2), 334-347.

Fathoni, A. (2016). Metodologi penelitian dan teknik penyusunan skripsi, Jakarta: Rineka Cipta.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (edisikesembilan). Semarang: Universitas Diponogoro.

Halim, A. (2015). Auditing (Dasar-dasar Audit Laporan Keuangan). Jilid 1.

Edisi Kelima. UPP STIM YKPN:Yogyakarta.

Hanafi, M, Mamduh. (2016). Manajemen Keuangan Edisi Kedua. Cetakan Pertama. Yogyakarta: BPFE.

Harahap, S. Sofyan. (2006). Analisa Kritis Atas Laporan Keuangan, Jakarta, PT. Raya Grafindo Persada.

Indraswari, (2017). Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Perusahaan, Kapitalisasi Pasar dan Kepemilikan Saham Publik pada Tingkat Pengungkapan CSR. E-Jurnal Akuntansi, 1219-1248.

(13)

Indriantoro, Nur & Bambang S. (2014). Metodologi Pneleitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Manajemen Edisi Pertama Cetakan Keenam. BPFE.

Yogyakarta.

Joseph, W. (2009). Research Design: Pendekatan Kualitatif, kuantitatif and Mixed. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kasmir, (2015). Studi Kelayakan Bisnis: Edisi Revisi. Prenada Media.

Kokubu, A. (2002). Craniopharyngiomas of adamantinomatous type harbor β- catenin gene mutations. The American journal of pathology, 161(6), 1997-2001.

Machmud, & Chareul D. Djakman. (2008). Pengaruh struktur kepemilikan terhadap luas pengungkapan tanggung jawab sosial (csr disclosure) pada laporan tahunan perusahaan: studi empiris pada perusahaan publik yang tercatat di bursa efek Indonesia tahun 2006. Simposium Nasional Akuntansi, 11, 50-63.

Munsaidah, Siti dkk., 2016. Analisis Pengaruh ukuran perusahaan, Umur, Profitabilitas, Leverage, dan Growth Perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2010- 2014. Jurnal Akuntansi, Volume 2 No. 2 Maret 2016.

Pujoalwanto, Basuki. (2014). Perekonomian Indonesia: tinjauan historis, teoritis, dan empiris. Graha Ilmu.

Rachman, Nurdizal M, dkk. (2011). Panduan Lengkap Perencanaan CSR.

Penebar Swadaya Grup.

Rahman, Reza. (2009). Corporate Social Responsibility: Between Theory and Reality. Yogyakarta: MedPress.

Robiah, S. Andawiyah. 2016. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Manajemen Laba pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Periode 2010- 2015). Jurnal “PERFORMANCE” Bisnis &

Akuntansi. Volume VI, No.2, September 2016.

Saleh, M., Zulkifli, N., & Muhamad, R. (2010). Corporate social responsibility disclosure and its relation on institutional ownership. Managerial Auditing Journal.

Santioso, L., & Chandra, E. (2012). Pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, umur perusahaan, dan dewan komisaris independen dalam pengungkapan corporate social responsibility. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 14(1), 17-30.

(14)

Santoso, Singgih. (2012). Aplikasi SPSS pada statistik parametrik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sari, V. I.(2017). pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan terhadap pengungkapan corporate social responsibility (studi kasus pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2011-2013).

Sartono, Agus. (2010). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.

Siyoto, Sandu & Ali Sodiq. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.

Subiantoro, O. H., & Mildawati, T. (2015). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, 4(7).

Sudana, Made, I. (2011). Manajemen Keuangan Teori dan Praktik. Jakarta:

Erlangga.

Sugiyono, (2014). Prinsip dan Proses Teknologi Pangan. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono, P. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung:

Alfabeta.

Suharto, E. (2007). Pekerjaan Sosial di Dunia Industri: Memperkuat Tanggungjawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility). Bandung: Refika Aditama.

Sundjaja, S, Ridwan, Berlin, Inge (2001). Manajemen Keuangan. Bandung: PT Prenhallindo.

Syafri, S. 2010 .Analisa Kritis atas Laporan Keuangan. Cet 11. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada Hery . 2012 . Analisis Laporan Keuangan . Jakarta.

Tan, A. P. (2018). Pengaruh Struktur Modal, Pertumbuhan Penjualan, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan Dan Kebijakan Deviden Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

Untung, Hendrik Budi. 2008. Corporate Social Responsibility. Jakarta: Sinar Grafika.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian yang telah dianalisis secara statistik dengan pengujian regresi berganda mengenai pengaruh Size Perusahaan, Profitabilitas, Tipe Industri dan Ukuran Dewan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan tipe industri perusahaan publik yang terdaftar di BEI pada periode

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti secara empiris ukuran perusahaan, profitabilitas dan tipe industri terhadap tingkat pengungkapan sukarela

Hal ini tergolong rendah karena menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan hanya mampu menjelaskan struktur modal sebesar

Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas, Kepemilikan Manajemen, dan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel

1 Abid Ramadhan (2019) Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Kinerja Lingkungan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure Variabel Dependen :

Variabel yang digunakan pada penelitian ini hanya terbatas yaitu pada ukuran perusahaan, ukuran dewan komisaris, umur perusahaan terhadap Corporate Social

PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI