Meningkatnya jumlah pengguna dan pengikut Instagram dapat mempengaruhi minat konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Berdasarkan uraian di atas, minat beli konsumen merupakan hal yang sangat penting bagi para pebisnis.
Rumusan Masalah
Adanya fenomena tersebut menjadi strategi khusus dalam digital marketing untuk menimbulkan minat beli konsumen khususnya di media sosial yaitu viral marketing. Penerapan Viral Marketing akan memberikan dampak yang besar bagi para pelaku bisnis yang ingin melakukan inovasi dalam pemasaran bisnis.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis
Pengguna Instagram dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan viral marketing khususnya melalui media sosial, dan juga memberikan pengaruh yang baik terhadap perkembangan bisnis melalui media sosial di masyarakat. Mampu menyumbangkan pemikiran kepada pengikutnya dalam pemanfaatan dan eksploitasi media sosial untuk kepentingan pribadi dan kelompok seperti komunitas atau organisasi.
Kajian Terdahulu
Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah pada objek penelitiannya yaitu viral marketing. Selain itu penelitian ini juga menggunakan 3 variabel yaitu viral marketing (X) sebagai variabel eksogen, keputusan pembelian produk (Y) sebagai.
Landasan Teori 1. Viral Marketing
Instagram story yaitu fitur Instagram yang dapat digunakan untuk mengunggah foto atau video pendek dengan durasi maksimal 15 detik. Mentions, yaitu fitur yang dapat digunakan untuk menambahkan pengguna lain ke postingan Instagram yang diunggah.
Minat Beli Konsumen
Pada peringkat ini, bakal pelanggan mula berminat untuk membeli produk atau perkhidmatan yang ditawarkan.Pada tahap ini, bakal pelanggan mempunyai tahap kestabilan yang tinggi dalam membeli atau menggunakan produk atau perkhidmatan yang ditawarkan.
Indikator Minat Beli Konsumen
Nurkhayati mengatakan tesisnya menjelaskan bahwa konsumen pada umumnya akan mencari informasi mengenai produk yang memenuhi kebutuhannya sebelum melakukan pembelian. Setelah memperoleh informasi mengenai produk, konsumen akan mengevaluasi produk tersebut dan membandingkannya dengan produk lain, jika dari hasil pemikirannya (evaluasi dan perbandingan) menunjukkan bahwa produk yang ingin dibelinya cocok atau diminati konsumen. suatu produk tertentu, maka konsumen akan mengaktualisasikan pemikirannya dengan membeli produk tersebut.33.
Teori Komunikasi Dua Tahap (Two Step Flow of Communication)
Dalam teori ini dijelaskan bahwa media massa tidak secara langsung atau mempengaruhi khalayaknya, melainkan melalui perantara pihak lain. Teori ini didasari oleh bukti bahwa pengaruh media massa bersifat terbatas, yaitu masyarakat menerima paparan media massa secara tidak langsung yaitu melalui perantara. Media massa fase pertama ditujukan kepada orang-orang tertentu di kalangan khalayak massa (opinion leader) yang berperan sebagai gatekeeper.
Karena posisinya, para pemimpin opini mempunyai pengaruh terhadap para pengikutnya, dan karena peran mereka sebagai pemimpin opini, pesan-pesan media massa mempunyai pengaruh yang kuat.
Hipotesis Penelitian
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori komunikasi dua langkah atau two step communications flow untuk menyebarkan informasi tentang produk khususnya produk kuliner dari akun Instagram @madiunngemil (opinion leader) kepada para pengikutnya. Hipotesis nol (H0): Viral marketing tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen di Instagram @madiunngemil. Hipotesis Kerja (Ha) : Terdapat pengaruh saat viral marketing terhadap minat beli konsumen di Instagram @madiunngemil.
Rancangan Penelitian
Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif eksplanatori, yaitu penelitian yang pada dasarnya digunakan untuk mencari sebab akibat dari dua variabel atau lebih yang akan diteliti. Dimana penelitian eksplanatori ini mempunyai dua ciri yaitu komparatif yang diartikan sebagai perbandingan suatu variabel dengan variabel yang lain dan asosiasi yang berguna untuk menjelaskan hubungan korelasi antar variabel. 39 Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif eksplanatori yang berguna untuk memberikan jawaban hubungan antara dua variabel atau lebih seperti tema penelitian yang diangkat peneliti yaitu menjelaskan seberapa besar pengaruh Viral Marketing terhadap Minat Beli Konsumen di Instagram @madiunngemil.40.
Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Variabel terikat (Y) merupakan variabel yang dapat diukur untuk mengetahui besar kecilnya pengaruh atau pengaruh variabel lain. Sedangkan indikator atau variabel operasional merupakan batasan-batasan yang dikemukakan peneliti pada saat melakukan penelitian agar variabel yang akan diteliti dapat diukur. mendeteksi variabel yang akan diukur.
Viral Marketing
Instrumen Penelitian
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas
- Populasi
- Sampel
Untuk memperoleh data yang valid, reliabel, dan obyektif dalam penelitian kuantitatif diperlukan pula instrumen yang valid dan reliabel. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini digunakan untuk menunjukkan sejauh mana data yang diperoleh. Dengan demikian, tujuan diadakannya populasi adalah untuk mengetahui seberapa besar sampel yang dapat diambil dari anggota populasi tersebut, sehingga dapat membatasi wilayah yang dapat digeneralisasikan pada kolom penelitian.53 Populasi dalam penelitian ini adalah pengikut aktif akun Instagram. @madiungemil .
Pemilihan besar sampel didasarkan pada pendapat Roscoe yang memberikan saran mengenai besar sampel yang cocok digunakan dalam suatu penelitian, yaitu antara 30 sampai 700, tergantung pada metode pengambilan sampel yang digunakan dan pertanyaan penelitian yang diajukan.57.
Teknik Pengumpulan Data
Dokumentasi dalam bentuk pangkalan data yang diperoleh daripada buku atau literatur yang berkaitan dengan masalah kajian. Dokumentasi adalah data sekunder yang dicetak dan bertujuan untuk mendapatkan teori dan data tambahan yang berkaitan dengan masalah kajian.
Analisis Data
- Uji Asumsi
- Pengujian Hipotesis
Jika data berdistribusi normal, maka data tersebut dapat digunakan dalam proses pengujian statistik parametrik. Dalam proses pengujian normalitas ini, peneliti menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov yang menggunakan prinsip kerja membandingkan frekuensi kumulatif data sebaran teoritis dengan frekuensi kumulatif sebaran atau observasi empiris. Proses pengujian linearitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan linier antara variabel terikat (Y) dengan variabel bebas (X).61.
Proses uji t digunakan untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara dua variabel yang berpasangan.
Deskripsi Objek Penelitian
- Profil Akun Instagram @madiunngemil
- Logo Media Sosial @madiunngemil
- Jenis Konten Akun Instagram @madiunngemil
Selain itu, biografi akun Instagram @madiunngemil memuat informasi lain tentang contact person, antara lain nomor WhatsApp dan alamat email [email protected] Hal ini ditujukan bagi para pengusaha kuliner yang ingin memperkenalkan produknya. bagi masyarakat bisa meminta bantuan. Food blogger ini membuat konten yang kemudian diunggah ke akun Instagram @madiunngemil. Selain di platform Instagram, Madiun Ngemil juga mengupdate informasi kuliner di akun media sosial lainnya seperti Website, TikTok, YouTube, Twitter dan Facebook. Akun Instagram Madiun Ngemil yaitu @madiunngemil hingga saat ini telah mencapai 136.000 pengikut aktif dengan total 3.467 postingan di feed Instagram (tercatat pada 11 April 2023).
Selain itu, melalui Instagram story ini juga dibagikan informasi mengenai promosi suatu produk atau gerai kuliner baru.
Karakteristik Responden
- Jenis Kelamin
- Usia Responden
- Pekerjaan Responden
Berdasarkan tabel 4.2 terlihat responden dengan usia 16-20 tahun sebanyak 15 responden dengan persentase 21,5%, kelompok usia 21-25 tahun sebanyak 49 responden dengan persentase 70%, kelompok usia 21-25 tahun sebanyak 5 responden, 26-30 tahun persentasenya mencapai 7%, 1 responden kelompok umur 31-35 tahun persentasenya 1,5%, dan usia di atas 35 tahun persentasenya 0%. Berdasarkan tabel 4.3 terlihat responden yang berstatus pelajar sebanyak 38 responden dengan persentase 54,3% dan yang berstatus pelajar sebanyak 32 responden dengan persentase 45,7%.
Deskripsi Variabel
- Deskripsi Variabel Viral Marketing Akun Instagram
- Deskripsi Variabel Minat Beli Konsumen (Variabel Y)
Tabel 4.4 menunjukkan bahwa 17 responden dengan persentase 24,3% menjawab “sangat setuju”, 47 responden dengan persentase 67,1% menjawab “Saya setuju”, 6 responden dengan persentase 8,6% menjawab “netral”, namun tidak ada responden yang menjawab “sangat setuju”. yang menjawab “Saya tidak setuju” dan “Saya tidak setuju sama sekali”. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa 14 responden dengan persentase 20% menjawab “sangat setuju”, 39 responden dengan persentase 55,7% menjawab “setuju”, 17 responden dengan persentase 24,3% menjawab “netral”, dan responden tidak. yang menjawab “Saya tidak setuju” dan. Tabel 4.10 menunjukkan bahwa 15 responden dengan persentase 21,4% menjawab “sangat setuju”, 46 responden dengan persentase 65,7% menjawab “Saya setuju”, 9 responden dengan persentase 12,9% menjawab “netral” dan tidak ada responden yang menjawab “ tidak setuju" dan.
Tabel 4.23 menunjukkan bahwa 22 responden dengan persentase 31,4% menjawab “sangat setuju”, 34 responden dengan persentase 48,6% menjawab “setuju”, 14 responden dengan persentase 20% menjawab “netral” dan tidak ada responden yang menjawab "Saya tidak setuju" dan.
Hasil Uji Validitas
Tabel 4.26 menunjukkan terdapat 21 responden dengan persentase 30% menjawab “sangat setuju”, 35 responden dengan persentase 50% menjawab “setuju”, 12 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, 1 responden dengan persentase 17,1% menjawab “netral”, persentase 1,4% menjawab “tidak ada perbedaan”, dan 1 responden dengan persentase 1,4% menjawab “tidak setuju”. Hal ini menunjukkan bahwa responden terlebih dahulu mencari informasi terkait kualitas penjualan produk sebelum membeli produk tersebut. Tabel 4.28 dan tabel 4.29 menunjukkan bahwa seluruh indikator yang digunakan untuk mengukur data variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai koefisien korelasi atau r hitung yang lebih besar dari r tabel yaitu 0,361.
Hasil Uji Reliabilitas
Berdasarkan tabel reliabilitas Cronbach’s Alpha nilai tersebut berada di antara 0,80 sampai dengan 1 yang menunjukkan bahwa nilai instrumen variabel Viral Marketing sangat reliabel. Berdasarkan tabel reliabilitas Cronbach’s Alpha nilai tersebut antara 0,80 sampai dengan 1 yang menunjukkan bahwa nilai instrumen pada variabel minat beli konsumen sangat reliabel.
Uji Asumsi Data 1. Uji Normalitas
- Uji Linieritas
Berdasarkan tabel 4.32 terlihat hasil uji normalitas data yang diperoleh mempunyai nilai signifikansi 0,186>. Penyimpangan linearitas sebesar 0,367 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan linier antara viral marketing akun Instagram @madiunngemil dengan minat beli konsumen.
Hasil Uji Analisis Regresi Sederhana
Hasil Uji Hipotesis
- Uji t
- Uji Koefisien Determinasi
Dalam penelitian ini terdapat satu variabel independen yaitu Viral Marketing dan satu variabel dependen yaitu Minat Beli Konsumen. Yaitu variabel independennya adalah Viral Marketing akun Instagram @madiunngemil (Variabel X) dan variabel dependennya adalah Minat Beli Konsumen (Variabel Y). Jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima - Jika thitung < ttabel maka Ho ditolak dan Ha ditolak.
Nilai koefisien determinasi ini dapat menunjukkan persentase variabel terikat yang dapat dijelaskan oleh variabel bebas.
Hasil Instrumen Data
Sedangkan pengujian instrumen penelitian untuk mengetahui reliabel atau tidaknya pertanyaan, peneliti melakukan uji reliabilitas terhadap 23 pertanyaan dari kuesioner yang telah diisi oleh responden. Hasil pengolahan uji reliabilitas menunjukkan bahwa nilai reliabilitas instrumen terdapat pada variabel Viral Marketing akun Instagram.
Deskripsi Data
- Minat Beli Konsumen a. Minat Transaksional
Berdasarkan Tabel 4.8 terlihat bahwa mayoritas pengikut akun Instagram @madiunngemil memberikan respon yang sangat positif terhadap pengelolaan konten postingan akun tersebut. Berdasarkan Tabel 4.18 terlihat mayoritas pengikut akun Instagram @madiunngemil memberikan respon yang sangat positif terhadap konten Instagram @madiunngemil yang menjadi preferensi banyak orang. Berdasarkan Tabel 4.21 terlihat bahwa mayoritas pengikut akun Instagram @madiunngemil memberikan respon yang sangat positif terhadap setiap postingan di Instagram.
Berdasarkan tabel 4.22 terlihat mayoritas pengikut akun Instagram @madiunngemil memberikan respon yang sangat positif terhadap setiap postingan Instagram.
Analisis Pengaruh Viral Marketing terhadap Minat Beli Konsumen di Instagram @madiunngemil
Melalui proses uji linearitas yang dilakukan terhadap linearitas data pada Tabel 4.33, dilakukan penelitian mengenai pengaruh viral marketing terhadap minat beli konsumen di Instagram @madiunngemil. Dan setiap penambahan akun viral marketing Instagram @madiunngemil (X) akan mempengaruhi peningkatan minat beli konsumen (Y) sebesar 0,487. Proses uji T yang dilakukan pada penelitian ini menghasilkan pengaruh viral marketing terhadap minat beli konsumen di Instagram @madiunngemil dengan nilai thitung (20,374)>.
Hal ini menunjukkan bahwa 85,93% variabel “Minat Beli Konsumen” disumbangkan oleh variabel “Viral Marketing Akun Instagram @madiunngemil”.
Kesimpulan
Saran
Analisis Pengaruh Viral Marketing dan Brand Awareness Terhadap Proses Keputusan Pembelian Konsumen.” Skripsi, UIN Syarif Hidayatulah, 2020. Dua hati dalam tiga kuarter waktu: Bagaimana melenggang dalam tarian media sosial/viral marketing.” Cakrawala Bisnis 54, tidak. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Membeli Dan Implikasinya Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Honda BeAT Di Kota Semarang).” Skripsi, Politeknik Negeri Semarang, 2012.
“Pengaruh Viral Marketing, Selebriti Dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Pada Geprek Bensu Medan.” Skripsi, Universitas Medan Area, 2021.