• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOLAAN ISU DAN KOMUNIKASI KRISIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGELOLAAN ISU DAN KOMUNIKASI KRISIS"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PENGELOLAAN ISU DAN KOMUNIKASI

KRISIS

PENGELOLAAN ISU DAN KOMUNIKASI

KRISIS

(2)

PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN ISU PENGELOLAAN DAN

PENGENDALIAN ISU

(3)

LANGKAH PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN ISU LANGKAH PENGELOLAAN

DAN PENGENDALIAN ISU

(4)

MENGANTISIPASI ISSUE DAN

MENETAPKAN PRIORITAS

MENGANTISIPASI ISSUE DAN

MENETAPKAN PRIORITAS

Membentuk gugus tugas internal, berdasarkan kerangka pendekatan dalam proses terdahulu merupakan titik awal vital

(5)

MENGANALISA ISSUE

MENGANALISA ISSUE

Kembangkan analisa issue yang singkat dan formal, lihatlah pada kesempatan-kesempatan serta ancaman terhadap serangkaian skenario yang berbeda. Hal ini harus mencakup apa yang terjadi bila issue dibiarkan, serta pengukuran bagaimana khalayak kunci mungkin terkena dampak oleh issue tersebut.

5

(6)

MEREKOMENDASI KAN POSISI

ORGANISASI

TERHADAP ISSUE MEREKOMENDASI KAN POSISI

ORGANISASI

TERHADAP ISSUE

Analisa dari langkah sebelumnya harus menyediakan database untuk mengembangkan suatu posisi yang direncanakan untuk menciptakan dukungan mayoritas terbesar dari para individu atau kelompok- kelompok yang terkena dampak.

(7)

MENGIDENTIFIKA SIKAN

KELOMPOK DAN PEMBENTUK

OPINI YANG DAPAT

MEMPERBAIKI POSISI KITA

MENGIDENTIFIKA SIKAN

KELOMPOK DAN PEMBENTUK

OPINI YANG DAPAT

MEMPERBAIKI POSISI KITA

Riset harus dilaksanakan untuk memvalidasikan asumsi yang dibuat tentang kelompok-kelompok selama tahap analisa. Para pembentuk opini, diikuti oleh industri berpengaruh atau asosiasi karyawan, konsumen dan kelompok-kelompok berkepentingan serta media massa yang sudah mendapatkan informasi, dapat menjadi pendukung kuat dalam berurusan dengan khalayak yang bervariasi.

7

(8)

MENGIDENTIFIKA SI SIKAP YANG DIKEHENDAKI MENGIDENTIFIKA SI SIKAP YANG DIKEHENDAKI

Memperbaiki sikap khusus yang berhubungan dengan posisi perusahaan akan membawa perkembangan pada sisa proses perencanaan, yakni: strategi komunikasi dan pemasaran, tujuan, target, pesan, taktik, alokasi sumber daya serta anggaran.

(9)

FASE PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN ISU

FASE PENGELOLAAN

DAN PENGENDALIAN ISU

(10)

FASE

KESADARAN FASE

KESADARAN

Penekanan dalam tim manajemen adalah pada mendengarkan dan mempelajari.

Mereka yang terlibat harus terjaga, terbuka, rendah hati, penasaran serta tertantang.

Latar belakang informasi dan riset harus digunakan selengkapnya serta mengadakan pemonitoran infrastruktur.

(11)

FASE

EKSPLORASI FASE

EKSPLORASI

11

Tahap ini mengindikasikan urgensi yang meningkat terhadap pentingnya issue.

Tanggungjawab khusus harus dibagikan, kesadaran organisasi ditingkatkan dan proses analisa serta pembentukan opini dimulai.

Suatu gugus tugas dapat dibentuk untuk memudahkan alokasi tanggungjawab

(12)

FASE

PEMBUATAN KEPUTUSAN FASE

PEMBUATAN KEPUTUSAN

Pada tahap ini perusahaan harus mempertimbangkan tindakan. Tim manajemen harus mengukur dan memutuskan secara objektif terhadap beberapa alternatif yang diperlihatkan seraya mendorong pemikiran yang luas dan kreatifitas dalam memformulasikan suatu rencana tindakan.

(13)

FASE

IMPLEMENTASI FASE

IMPLEMENTASI

13

Tahap ini melibatkan pengambilan langkah- langkah yang sesuai untuk membuat keputusan manajemen dilaksanakan.

(14)

FASE MODIFIKASI FASE MODIFIKASI

Pengukuran dan evaluasi dari tindakan yang tengah dijalankan serta hasilnya, sehingga penyesuaian atau perbaikan terhadap rencana tindakan dapat dibuat.

(15)

FASE

PENYELESAIAN FASE

PENYELESAIAN

15

Tahap ini adalah periode relaksasi yang harus menurunkan tingkat keterlibatan manajemen senior. Kegiatan kunci melibatkan delegasi yang sesuai dan menjamin implementasi atas perubahan yang dihasilkan manajemen dalam organisasi.

(16)

PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN KRISIS

PENGELOLAAN DAN

PENGENDALIAN KRISIS

(17)

17

Dalam mengidentifikasi krisis, praktisi public relations melakukan penelitian, yang penelitiannya bisa saja bersifat informal dan kilat, apabila krisisnya terjadi sedemikian cepat. Katakanlah disini praktisi public relations mendiagnosis krisis tersebut. Diagnosis adalah langkah awal yang penting untuk menerima data dan kabar yang akan dipakai untuk melakukan tindakan

IDENTIFIKASI KRISIS

IDENTIFIKASI KRISIS

(18)

Data dan informasi yang dikumpulkan tadi untuk selanjutnya diurai, baik bagian per bagian, artinya melakukan analisis parsial atau analisis menyeluruh. Analisis ini dilakukan sebagai dasar untuk memilih pengambilan tindakan yang sempurna. Hal tersebut adalah pengetahuan generik praktisi public relation pada saat menganalisa krisis

ANALISIS KRISIS ANALISIS KRISIS

(19)

19

Untuk mencegah krisis menyebar luas ia wajib diisolasi, dikarantinakan sebelum tindakan serius dilakukan.

Memilah-milah setiap fakta dan data yang sudah didapatkan dari output indentifikasi dan analisa krisis untuk bisa mendapatkan cara dalam mengisolasi krisis tersebut supaya tidak menyebar atau memperparah keadaan sangat diperlukan.

ISOLASI KRISIS ISOLASI KRISIS

(20)

Sebelum langkah berkomunikasi dilakukan, sesudah melakukan analisis dan mengisolasi krisis, penting untuk memilih taktik mana yang akan digunakan. Terdapat tiga bentuk pilihan strategi seperti:

PILIHAN STRATEGI PILIHAN STRATEGI

(21)

21

Strategi Defensif

Strategi defensif merupakan strategi tidak melakukan apapun namun dengan tujuan untuk mengamati kondisi krisis agar bisa menentukan strategi yang tepat. Langkah-langkah yang diambil untuk strategi ini seperti: Mengulur waktu, Tidak melakukan apa apa, Membentengi diri sekuat-kuatnya

PILIHAN STRATEGI PILIHAN STRATEGI

(22)

Strategi Adaptif

Strategi adaptif merupakan strategi dengan melakukan tindakan-Tindakan kecil atau sedang dalam mengatasi krisis yang dialami perusahaan.

Langkah-langkah yang diambil dari strategi ini biasanya mencangkup beberapa hal yang lumayan luas seperti: Mengubah kebijakan, Memodifikasi operasional, Kompromi,

PILIHAN STRATEGI PILIHAN STRATEGI

(23)

23

Strategi Dinamis

Langkah berdasarkan yang diambil pada taktik ini bersifat makro atau besar besaran yang mampu berpengaruh membarui karakteristik perusahan. Langkah-langkah yang diambil berupa: Merger dan akuisisi, Investasi baru, Menjual saham, Meluncurkan produk baru dan menarik peredaran produk lama, Menggandeng kekuasaan, Melempar isu baru untuk mengalihkan perhatian

PILIHAN STRATEGI PILIHAN STRATEGI

(24)

Langkah penerapan yang dilakukan menuju taktik generic yang dirumuskan. Biasanya taktik generic ini bisa direncanakan jauh-jauh hari sebelum krisis muncul, sebagai pedoman perusahaan dalam mengambil Tindakan yang pasti.

Program pengendalian ini umumnya disusun dilapangan Ketika krisis

PENGENDALIAN PROGRAM

PENGENDALIAN PROGRAM

(25)

25

THANKS!

THANKS!

Referensi

Dokumen terkait

“National Robotics Industry Country Report on Value Creation promote the shift of Malaysia Robotic ecosystem from value add to value creation that is sustainable through high-impact

Detection of white spot syndrome virus WSSV from hemolymph of Penaeid shrimps Penaeus japonicus by reverse passive la- tex agglutination assay using high-density latex particles..