Hasil penelitian berupa buku teks berjudul “Durulus Imlã’ (li Talamiḍ bil Medresah ad-Diniyyah al-Islamiyah)” yang diperuntukkan bagi siswa kelas I dan II Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Damak . Sedangkan struktur bahan ajar kelas II terdiri atas: (a) sampul depan, (b) kata pengantar, (c) panduan transliterasi, (d) petunjuk penggunaan, (e) daftar isi, (f) sampul sampai setiap. satuan pembelajaran, (g) tahapan pembelajaran yang terdiri dari 4 satuan pembahasan yaitu penulisan kata dasar, penulisan kata majemuk, penulisan kata berulang dan penulisan kata turunan (h) daftar referensi dan (i) kosakata.
Konsonan rangkap karena syaddah ditulis rangkap دّعتم
Vokal rangkap 1
Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof
Kata sandang alif + lam
KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim
Latar Belakang Masalah
Bahan ajar merupakan hal yang penting dalam proses belajar mengajar baik bagi guru maupun siswa dan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi mutu pendidikan. Begitu pula siswa yang tidak memiliki materi pembelajaran akan mengalami kendala dalam beradaptasi terhadap pembelajaran, apalagi jika guru menyampaikan dan menyampaikan materi dengan cepat dan tidak jelas. Materi pembelajaran atau bahan pembelajaran pada umumnya terdiri dari pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dipelajari siswa agar dapat mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.2 Dan salah satu permasalahan penting yang sering dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan bahan pembelajaran atau materi pembelajaran yang sesuai. untuk membantu siswa mencapai kompetensi.
1 Abdul Hamid dkk, Metode, Metode, Strategi, Materi dan Media Pembelajaran Bahasa Arab (Malang: UIN Malang Press, 2008), hal. Bahan ajar atau materi merupakan satu dan mungkin satu-satunya unsur utama dalam pembelajaran bahasa kedua/asing , termasuk bahasa Arab, di Indonesia. Bermanfaat atau tidaknya suatu bahan ajar dalam proses pembelajaran sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengembangkan dan memanfaatkannya, sehingga langkah-langkah mengembangkan bahan ajar yang baik dan memenuhi syarat harus dikuasai.
Selain itu guru juga diharapkan mengetahui dan menguasai berbagai jenis bahan ajar, manfaat bahan ajar dan pengorganisasian bahan ajar.5. Hal inilah yang akan penulis bahas dalam skripsi yang berjudul ‘Pengembangan Bahan Ajar Imlā untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah Al-Hikmah Demak.’ Dengan menerapkan bahan ajar yang dikembangkan diharapkan diperoleh alternatif-alternatif bagi para guru. dalam pemberian materi pembelajaran agar proses belajar mengajar menjadi lebih optimal dan bervariasi dan pada akhirnya hasil belajar dan aktivitas siswa akan meningkat.
Rumusan Masalah
Bagaimana aplikatifnya bahan ajar Imlā bagi siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Pasir Mijen Demak. Seberapa efektif bahan ajar Imlā' yang dikembangkan dalam meningkatkan kinerja siswa di Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Pasir Mijen Demak.
Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Kajian Pustaka
Ketiga, Fathul Mujib, mahasiswi pendidikan bahasa Arab program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengenai pengembangan bahan ajar buku teks bahasa Arab untuk MTs kelas VII dan VIII pada penerbit PT Tiga Serangkai Mandiri Solo.”11 Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research & development/R&D) yang subjek penelitiannya adalah penerbit triad, siswa, guru, mata pelajaran bahasa arab tingkat MTs dan Madrasah Ibtidaiyah Yazid Fathoni, Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga konsentrasi pengajaran bahasa arab pada : Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Bagi Siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyyah.
11 Fathul Mujib, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tentang Pengembangan Bahan Ajar Buku Teks Bahasa Arab Tingkat MTs Kelas VII dan VIII di Penerbit PT Tiga Serangkai Mandiri Solo. (Yogyakarta: Perpustakaan UIN SUKA PPs, 2013) 12 Moh, Yazid Fathoni, Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga konsentrasi pengajaran bahasa Arab pada: pengembangan bahan ajar bahasa Arab bagi siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah, Tesis Magister Pendidikan Agama Islam (Yogyakarta: UIN Perpustakaan SUKA PPs, 2014).Yang identik dalam penelitian-penelitian tersebut adalah sama-sama menyiapkan bahan-bahan berupa bahan ajar pembelajaran bahasa Arab, namun penelitian disini mengkaji dan menyelidiki bukan hanya aspek materinya saja, namun juga cara pengajarannya. mereka, metode mana yang paling cocok dan bagaimana cara belajar bahasa Arab khususnya di Mahārah al-Kitãbah (Imlã') yang baik dan benar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Imlā' bagi siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Pasir Mijen Demak. Selanjutnya penyusunan bahan ajar Imlā' akan mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah, dengan mempertimbangkan berbagai materi pembelajaran Diniyyah pada lembaga tersebut dalam upaya mengintegrasikan pembelajaran Imlā' dengan bahan pembelajaran lainnya.
Metode Penelitian
Penelitian ini muncul karena adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi17, yaitu tidak tersedianya buku teks yang digunakan dalam pembelajaran imlā' yang berhubungan dengan kurikulum madrasah dan dapat menunjang tujuan pembelajaran penguasaan bahasa untuk memudahkan pemerolehan bahasa Arab. Data atau informasi mengenai perancangan buku ajar imlā' dalam penelitian ini diperoleh peneliti dari berbagai sumber, antara lain berbagai literatur yang memuat kosakata bahasa Arab. Sedangkan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu observasi, wawancara, angket dan tes.
Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data digunakan untuk mengetahui hubungan dengan sumber data, dengan menggunakan tanya jawab untuk memperoleh informasi yang diperlukan. Memperoleh informasi pengembangan bahan ajar imla' untuk pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Diniyyah Al-Hikmah Demak. Dokumentasi dapat berupa tulisan, gambar atau karya monumental seseorang.21 Dalam hal ini penulis menggunakan metode dokumentasi dengan mengutip dan menganalisis data yang didokumentasikan pada Madrasah Diniyyah Al-hikmah Demak, dari situlah data yang didokumentasikan dapat diperoleh data yang akurat. berhubungan dengan tema penelitian ini.
Kuesioner atau angket merupakan suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis untuk dijawab oleh responden. 22 Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data ini digunakan untuk memperoleh data penilaian ahli materi, dan desain produk materi pendidikan, sikap dan respon siswa terhadap produk materi pendidikan. Instrumen tes dalam penelitian ini adalah Pre-test dan Post-test, Pre-test digunakan untuk mengukur kemampuan awal siswa sebelum menggunakan desain materi baru dan Post-test digunakan untuk memperoleh data kemampuan siswa setelah mendapat perlakuan.
Sistematika Pembahasan
Sedangkan untuk mengukur efektivitas penggunaan bahan ajar yang dikembangkan, peneliti menggunakan rumus uji-t, yaitu membandingkan kinerja sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar.
PENUTUP
Kesimpulan
- Proses Pengembangan Bahan Ajar Pelajaran Imla’ Bahasa Arab
- Kelayakan Bahan Ajar Imlã’
- Efektivitas penggunaan bahan ajar terhadap Prestasi siswa
Hasil tanggapan ahli media terhadap kesesuaian bahan ajar Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Imlã' yang dikembangkan mendapat respon positif dan dinilai layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan aspek tampilan dengan skor rata-rata 3,13 dalam kategori baik. kategori baik, aspek penyajian dengan rata-rata skor 3,10 dalam kategori baik, sedangkan aspek isi/materi dari ahli materi rata-rata skor 3,00 dalam kategori baik, dan aspek kegunaan/keaktifan pembelajaran mempunyai skor rata-rata 3,00 dalam kategori baik. kategori baik. kategori. Hasil respon guru terhadap kesesuaian bahan ajar Imlã menunjukkan bahwa guru memberikan respon positif dari aspek media, dari segi penyajian dengan skor rata-rata 3,9 dalam kategori baik dan dari segi penampilan rata-rata 3,9. 4,0 dengan kategori sangat baik, sedangkan aspek materi dari segi isi/materi rata-rata 3,2 dengan kategori baik dan dari segi kegunaan/kegiatan pembelajaran rata-rata 3,6 dengan kategori baik. Sedangkan respon siswa terhadap kesesuaian bahan ajar menunjukkan siswa memberikan respon positif dengan nilai rata-rata kelas I sebesar 3,4 dan nilai rata-rata kelas II sebesar 3,5 dengan kategori baik.
Hasil pretest menunjukkan bahwa sebelum bahan ajar disampaikan kepada siswa, rata-rata perolehan nilai pretest kelas I sebesar 6,50. Setelah bahan ajar disampaikan, hasil posttest yang diperoleh cukup memuaskan yaitu rata-rata skor kinerja dari posttest adalah 7,50. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kinerja siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah pada mata pelajaran Imlâ'.
Artinya kita menolak Ho dan menyimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata kinerja siswa kelas I sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar. Artinya kita menolak Ho dan menyimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata kinerja siswa kelas II sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar.
Saran-saran
Guru hendaknya meningkatkan kreativitas dan motivasi siswanya untuk selalu berani menulis dalam bahasa Arab. Peneliti berharap bahan ajar imla’ bahasa Arab yang dikembangkan dapat membawa manfaat dan kontribusi yang signifikan terhadap pembelajaran bahasa Arab di sekolah Islam atau lembaga pendidikan lainnya. Yazid, mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Kalijaga konsentrasi Pendidikan Bahasa Arab pada: Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Bagi Siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah Kudus, Tesis Magister Pendidikan Agama Islam, Yogyakarta: Perpustakaan UIN SUKA PPs, 2014.
Hamid dkk, Abdul, Pendekatan, Metode, Strategi, Materi dan Media Pembelajaran Bahasa Arab, Malang: UIN Malang Press, 2008. Hamid, Abdul, Baharudin, Uril, Mustofa, Bisri, Pembelajaran Bahasa Arab, Pendekatan, Metode, Strategi, Materi , dan Media , Malang : UIN Malang Press, 2008. Munip, Abdul, Teknik Penyusunan Bahan Ajar MTs Bahasa Arab Esensial, Balai Teknik Tenaga Keagamaan, Badan Penelitian dan Pengembangan Keagamaan, Kementerian Agama Republik Indonesia, 2010.
Rosyidin, Dedeng, Metodologi Khusus Pengajaran Bahasa Arab (Membaca, Ta'bir, Berbicara, Menulis, Imla', Nahwu, Insya' dan Khath, (Ketua Pusat Ikatan Islam Tarbiyah Pendidikan Dasar dan Menengah, 2006) Wawancara dengan seorang Guru Bahasa Arab/Imla' Madrasah Diniyyah Awwaliyah al-Hikmah Demak yaitu Ustadz Abdullah Asyiq pada tanggal 1 April 2015.
INSTRUMEN VALIDASI/ AHLI
LEMBAR PENILAIAN BAHAN AJAR IMLA’ OLEH AHLI MATERI
- PENGANTAR
- PETUNJUK PENGISIAN ANGKET
- IDENTITAS SUBYEK UJI COBA Nama Lengkap
- ANGKET
- SARAN DAN KOMENTAR
Terima kasih banyak atas kesediaannya meluangkan waktu untuk menilai/memberi masukan terhadap produk materi pembelajaran yang saya kembangkan. Mohon Bapak/Ibu memperhatikan keseluruhan isi dan tampilan produk materi pembelajaran Imla' untuk siswa Madrasah Diniyyah Awwaliyah yang sedang dikembangkan, kemudian mengisi lembar evaluasi dengan memberi tanda centang (√) pada angka 4,3,2 , dan sesuai untuk milikmu 1. ibu setuju. Selain menilai sesuai poin-poin di atas, Anda juga diharapkan dapat memberikan saran perbaikan pada lembar terlampir.
INSTRUMEN VALIDASI/
LEMBAR PENILAIAN BAHAN AJAR IMLA’ OLEH AHLI MEDIA
Salinlah kalimat dibawah ini dengan tulisan latin!
ةَدِفاَن
ساَطْرِق
طِئاَح