All the activities offered to the students by the school constitute its curriculum. Curriculum is interpreted as all the organized courses, activities and experiences that students have under the direction of the school, whether they are in the classroom or not. Curriculum [is] the plan or program of all experiences that the student encounters under the direction of the school.
Komponen tujuan
Bidang afektif ini disebut juga dengan akhlak mulia yang senantiasa dikategorikan sebagai karakter pribadi siswa. Sebab dalam setiap proses pembelajaran, siswa tentu tidak hanya mengandalkan pikirannya saja, melainkan seluruh aspek yang ada di dalamnya terlibat. Karena dengan cara ini siswa telah menumbuhkan rasa cinta kepada Sang Pencipta Yang Maha Agung, Allahu jh.sh.
Komponen isi
Komponen proses
Proses pembelajaran ini pada hakikatnya mencakup sejumlah unsur pendukung agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lancar. Unsur pendukungnya adalah siswa itu sendiri, guru yang akan membimbingnya, media pembelajaran, materi pembelajaran, metode dan lingkungan serta sarana prasarana yang baik. Misalnya: Jika tujuan pembelajarannya adalah “Siswa dapat melakukan gerakan-gerakan shalat”, maka materi pembelajaran yang hendaknya dipelajari oleh siswa hendaknya memuat
Komponen evaluasi
Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya, kurikulum merupakan suatu sistem dimana setiap proses pembelajaran tidak lepas dari tujuan dan isi kurikulum yang telah dirumuskan. Proses pembelajaran yang dilakukan adalah mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen, melakukan tanya jawab dan diskusi kelompok untuk merumuskan komponen kurikulum sebagai suatu sistem. Oleh karena itu evaluasinya bukan “Sebutkan komponen-komponen kurikulum”, tetapi “Jelaskan bahwa kurikulum adalah suatu sistem dan berikan contoh konkrit rumusan setiap komponennya”. Tampak.
DIMENSI KURIKULUM
Dimensi Kurikulum
- Kurikulum ideal
- Kurikulum dokumen atau desain
- Kurikulum aktual
- Kurikulum sebagai hasil
- Kurikulum tersembunyi
Hal ini pula yang membuat prestasi setiap siswa dalam setiap mata pelajaran berbeda-beda, padahal kurikulumnya sama dan gurunya sama. Kurikulum akibatnya tidak lain hanyalah perubahan tingkah laku siswa sebagai hasil belajar, yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kurikulum tersembunyi merupakan peraturan dan pengalaman bagi peserta didik yang tidak tertulis, tetapi juga mempengaruhi proses pembelajaran (Nasution baik kualitas maupun kuantitasnya.
Orientasi Kurikulum
- Posisi transmisi (Transmission position)
- Posisi transaksi (Transaction position)
- Posisi Transformasi (Transformation position)
Ada yang menganggap mereka sebagai agen kegiatan, ada pula yang berpendapat bahwa siswa relatif pasif sebagai penerima. Oleh karena itu posisi transaksional menekankan bahwa kurikulum merupakan alat yang tepat dan strategis bagi siswa untuk melakukan pemecahan masalah (orientasi proses kognitif). Saat mengajar, kami mencoba membawa perubahan sosial dan membentuk kepribadian siswa.
Orientasi Pendidikan di Indonesia
Karena siswa perlu lebih aktif dalam berpikir melalui diskusi, eksperimen dan pemecahan berbagai masalah. Siswa tentu mempunyai hak untuk mengaktualisasikan bakatnya dengan proses dan metode yang berbeda (Hayati dan Purnama, 2019: 40). Oleh karena itu, kenyataan tersebut harus diperhatikan dalam pengembangannya, agar siswa mempunyai kebebasan untuk mengembangkan potensinya.
DAFTAR PUSTAKA
Kompetensi Inti
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan bertanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang diri, makhluk Tuhan dan aktivitasnya, serta benda-benda yang ditemui di rumah dan di sekolah. Menyajikan pengetahuan faktual dengan bahasa yang jelas, logis dan sistematis, dalam karya yang estetis, dalam gerak yang mencerminkan anak yang sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak yang beriman dan berakhlak mulia.
Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia
Indikator
TUJUAN PEMBELAJARAN
Materi Ajar
Metode Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
- Kegiatan Pendahuluan (3 menit)
- Kegiatan Inti ( 10 menit )
- Kegiatan Penutup ( 2 Menit )
- Penilaian
Siswa mengamati benda-benda disekitarnya dan menyebutkan benda apa saja yang ada disana. Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya mencoba mengelompokkan gambar benda menurut bentuk dan sifat-sifatnya dengan menggunakan alat yang telah disiapkan guru (mencoba).
Teknik Penilaian
- Sikap Petunjuk
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR IPA
INDIKATOR
TUJUAN
MATERI
METODE
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Siswa mencoba berdiskusi untuk menyelesaikan tugas mencocokkan teks kartu informasi yang diberikan guru (mencoba). Bersama guru siswa mengoreksi hasil diskusi kelompok (mengkomunikasikan) Siswa mengamati teks dan gambar di layar LCD (mengamati). Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan bertanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk Tuhan dan aktivitasnya serta benda-benda yang ditemuinya di rumah dan sekolah.
Dengan mengamati gambar iklan yang disajikan, siswa dapat mengidentifikasi kata kunci dalam iklan media cetak. Dengan menuliskan hasil pengamatannya terhadap iklan media cetak dalam bentuk peta pikiran, siswa dapat melaporkan hasil pengamatannya. Dengan mencermati teks bacaan yang diberikan, siswa dapat mengetahui informasi tentang organ pencernaan hewan.
Dengan berdiskusi dan mencari informasi secara berkelompok, siswa mampu menjelaskan organ pencernaan hewan dan fungsinya.
ALAT,MEDIA, DAN SUMBER
- PENILAIAN
Siswa mencoba membentuk beberapa kelompok kecil di kelas sesuai petunjuk yang diberikan guru (mencoba) 2. Siswa membaca teks. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil yang dibacanya kepada teman kelompok yang lain (berkomunikasi) 4. Siswa mengambil ppt guru. Dengan mengamati dan mendiskusikan gambar iklan secara bersama-sama, siswa dapat mengenal dan menyebutkan unsur-unsur iklan 6.
Dengan membaca informasi dan menonton video tentang organ pencernaan manusia, siswa dapat mendeskripsikan organ pencernaan pada manusia. Dengan menyanyikan lagu yang memiliki kunci mayor dan minor, siswa dapat menjelaskan ciri-ciri lagu yang memiliki kunci mayor dan minor. Siswa dan guru menyelesaikan kegiatan pembelajaran yang telah selesai. Guru memotivasi Anda untuk giat belajar dan mengingatkan Anda akan pentingnya hidup bersih dan menjaga kesehatan. Siswa membaca doa bersama dengan guru setelah pembelajaran. Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam.
Lihat iklan yang dibagikan guru kemudian diskusikan dengan teman kelompok Anda dengan melengkapi tabel di bawah ini. Diskusikan dengan teman kelompokmu nama masing-masing organ pencernaan manusia di bawah ini lalu tuliskan fungsi masing-masing organ tersebut.
KOMPETENSI DASAR Muatan : IPA
TUJUAN
MATERI
METODE
ALAT,MEDIA, DAN SUMBER
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Deskripsi Kegiatan
PENILAIAN
Susunlah pantun acak di bawah ini menjadi satu bait berima yang benar dan diskusikan isi/makna serta pesan pantun tersebut bersama teman kelompokmu. Tumbuhan merupakan produsen yang menghasilkan cadangan makanan dan sumber oksigen untuk bernafas serta melindungi bumi dari sinar matahari. Beberapa hal yang akan terjadi jika tidak ada tumbuhan adalah manusia dan hewan tidak mempunyai sumber makanan dan bumi menjadi tandus.
Penyerbukan autogami adalah penyerbukan suatu bunga dimana serbuk sari berasal dari bunga itu sendiri. Selain itu, ciri penyerbukan jenis ini adalah bunganya merupakan bunga sempurna (hermafrodit), yaitu hanya mempunyai jenis kelamin jantan dan betina dalam satu bunga. Contoh tumbuhan yang dapat melakukan penyerbukan sendiri adalah bunga turi, bunga sepatu, bunga telang dan lain sebagainya.
Penyerbukan geitonogamous adalah penyerbukan bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan tersebut. Penyerbukan tetangga terjadi karena bunga jantan dan bunga betina pada tanaman tidak berada dalam satu bunga. Penyerbukan alogam adalah penyerbukan suatu bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lain yang sejenis.
Penyerbukan hibridogami adalah penyerbukan suatu bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lain yang jenisnya berbeda atau paling sedikit mempunyai satu sifat yang berbeda.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Deskripsi Kegiatan
- Bahasa Indonesia
- Data Siswa : a. Jenis Kelamin
5. Guru memberikan penjelasan dari hasil diskusi kelompok siswa bahwa tumbuhan mempunyai banyak manfaat oleh karena itu harus selalu dilestarikan agar tidak punah. 6. Siswa mendengarkan guru menjelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara generatif untuk melestarikan keberadaan tumbuhan tersebut. Siswa mendeskripsikan bunga beserta bagian-bagian bunga yang diperolehnya dan menarik kesimpulan dari hasil pengamatannya.
Tulisan memuat seluruh gagasan pokok. Tulisan berisi fakta, bukan opini. Beberapa rekaman menggunakan kosakata standar. Mereka memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengarkan, mengamati, membaca) dan mengajukan pertanyaan berdasarkan rasa ingin tahunya terhadap dirinya, makhluk Tuhan dan aktivitasnya, serta benda-benda yang ditemuinya di rumah dan di sekolah. Kompetensi Dasar : 3.5 Pengenalan berbagai sumber energi, perubahan bentuk energi dan sumber energi alternatif (angin, air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik dan energi nuklir) dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa mampu menjelaskan dengan benar perubahan bentuk energi pada suatu benda. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa dapat memberikan contoh manfaat energi dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan berikut ini merupakan pernyataan yang berkaitan dengan proses belajar mengajar kelas 4 di SD/MI.
KI (Kompetensi Inti)
Siswa kelas IV (Empat) dapat menjelaskan dengan benar ciri-ciri ruang dan pemanfaatan sumber daya alam setelah mengikuti pembelajaran. Siswa kelas IV (Empat) dapat membandingkan karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam setelah mengikuti pembelajaran.
Pedoman Wawancara Siswa I”
KISI-KISI + 5 SOAL ISIAN + JAWABAN”
- Berdoalah sebelum mengerjakan soal
- Periksa dan bacalah soal-soal dengan teliti sebelum menjawab
- Kerjakanlah terlebih dahulu soal yang kamu anggap mudah
- Isilah titik-titik dengan jawaban yang paling benar
- Periksalah seluruh jawaban sebelum di serahkan kepada guru
- ISIAN
- Pemanfaatan Kekayaan Alam di Indonesia
- Kompetensi Inti (KI)
- Rentang Skor : 1-100
- Ciri-ciri Makhluk Hidup
- Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekitar Kita Kompetensi Inti Kelas 1
Sumber energi dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sumber energi terbarukan dan sumber energi. Satuan Pendidikan : SD/MI Mata Pelajaran : IPA/Semester : IV/ 1 Bentuk Soal : Jumlah Soal : 7 butir. Sumber energi dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sumber energi terbarukan dan sumber energi.
Dan sumber energi yang ada di alam berbeda-beda, yaitu sumber energi primer dan sumber energi sekunder. Energi alternatif disebut juga energi terbarukan atau energi terbarukan dan dapat digunakan tanpa perlu khawatir kehabisan. Karena sumber energi alternatif bersifat terbarukan, tidak pernah habis, dan dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil.
Sumber energi ini juga ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan gas pembakaran yang berbahaya, seperti gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Cara sederhana menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari: menggunakan bola lampu hemat energi, mematikan semua peralatan elektronik jika tidak digunakan, menggunakan air secukupnya, menggunakan transportasi umum, menghemat bahan bakar. Menyajikan pengetahuan faktual dengan bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan-gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan secara mendalam.
BENDA HIDUP BENDA TAK HIDUP
2 Kekemasan Potong gambar dan tampal gambar dengan kemas, dan gunakan gam secukupnya.
TENTANG PENULIS
Hasil Pembelajaran Mata Pelajaran TIK Sekolah Menengah (Jurnal Utile, Bagian I, Nomor 1 Juni 2015), Implementasi Buku “Media Pembelajaran” untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa pada Mata Pelajaran Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prosiding Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Dasar, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Desember 2015), Implementasi Permainan Model Pembelajaran Berbantuan Komputer pada IPA Terpadu di Sekolah Dasar (Jurnal UMMI, Jilid Vokasi, Vol.07 N0.01, Februari 2017). Lulus S1 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2012, menyelesaikan pendidikan Magister Program Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2014 dan merupakan lulusan terbaik pada program magister keguruan Madrasah Ibtidaiyah dengan indeks kinerja kumulatif sebesar 3,97. Saat ini beliau menjabat sebagai dosen tetap pada Program Keguruan Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Program Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya.
Lulus dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Keguruan Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin pada tahun 2012, lulus dari Program Magister Pendidikan Guru Madresah Ibtidaiyah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2014. Menguasai Pembelajaran MI/SD dan Mata Kuliah Media Pembelajaran MI/SD pada Program Studi Pendidikan Guru Madresah Ibtidaiyah.