PENGERINGAN BUNGA TELANG DENGAN METODE PENJEMURAN DIBAWAH SINAR
MATAHARI
K E L O M P O K 1
X I I K I M I A I N D U S T R I 3
Daftar Isi
Latar Belakang 01
02 Rumusan Masalah 03 Tujuan
04 Kajian Teori
05 Metodologi Penelitian
06 Data dan Pembahasan
07 Kesimpulan
Latar belakang
Bunga telang (Clitoria Terenatea) merupakan salah satu jenis bunga yang dapat di jumpai di pekarangan rumah, ditepi jalan serta di perkebunan yang mengandung tinggi antioksidan.
Berdasarkan latar belakang yang ada, maka diperoleh inspirasi untuk mengolah Bunga telang (Clitoria
Terenatea) menjadi minuman teh bunga telang kering dan menjadikannya sebagai minuman kekinian seperti teh
ataupun olahan mocktail yang tentu saja berbahan dasar
bunga telang (Clitoria Terenatea).
Rumusan masalah
Adapun tujuan dari proposal kewirausahaan ini yaitu sebagai berikut.
1. Mampu mengeringkan bunga telang
menggunakan metode penjemuran dengan panas matahari.
2. Mampu membuat teh bunga telang dari hasil pengeringan bunga telang.
Tujuan Penilitian
Berdasarkan latar belakang yang ada, maka diperoleh rumusan masalah sebagai berikut.
1. Bagaimana proses penjemuran bunga telang yang optimal untuk pembuatan teh bunga
telang?
2. Bagaimana pembuatan teh bunga telang
kering?
Bunga telang, atau Clitoria ternatea, memiliki asal usul yang berasal dari wilayah tropis dan subtropis di Asia Tenggara, tetapi sekarang juga dapat ditemukan di berbagai daerah tropis lainnya di seluruh dunia.
Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung berbagai senyawa yang memberikan manfaat kesehatan dan sifat-sifat lainnya. Anthocyanin adalah kelompok senyawa pigmen yang memberikan warna biru atau ungu pada bunga telang. Bunga telang mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium, fosfor, besi, dan magnesium. Mineral ini penting untuk kesehatan tulang, pembentukan darah, dan fungsi otot. Bunga telang juga mengandung beberapa vitamin, meskipun dalam jumlah yang terbatas. Vitamin-vitamin tersebut termasuk vitamin C, vitamin A, dan beberapa vitamin B kompleks.
Selain digunakan sebagai tanaman hias, bunga telang juga memiliki penggunaan dalam bidang kuliner dan kesehatan. Beberapa penelitian eksperimental telah menunjukkan bahwa bunga telang dapat memiliki efek antiinflamasi, yang berarti dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ini dapat bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit yang terkait dengan peradangan, seperti penyakit jantung.
Kajian Teori
Bahan baku penelitian
Pengeringan adalah metode menghilangkan sebagian besar air dari suatu bahan dengan menggunakan energi panas. Prinsip pengeringan adalah perpindahan panas dan perpindahan massa terjadi secara bersamaan. Selama proses pengeringan, air dihilangkan berdasarkan prinsip perbedaan kelembaban antara udara pengering dan bahan yang akan dikeringkan. pengeringan dapat dilakukan secara alami maupun buatan (mekanis).
Pada penelitian ini metode pengeringan yang digunakan adalah pengeringan alami menggunakan panas matahari. Pengeringan alami dapat dilakukan dengan penjemuran langsung dan dengan penjemuran dengan modifikasi. Pengeringan matahari (sun drying) merupakan salah satu metode pengeringan yang paling murah dan mudah karena menggunakan panas langsung dari matahari dan pergerakan udara lingkungan. Pengeringan ini mempunyai laju pengeringan yang lambat, memerlukan perhatian lebih dan sangat rentan terhadap resiko terhadap kontaminasi lingkungan. Penelitian Pemanfaatan radiasi matahari untuk pengeringan hasil pertanian dilakukan dengan tiga cara yaitu secara langsung, tidak langsung dan kombinasi antara keduanya. Pengeringan cara langsung dilakukan dengan cara mengeringkan bahan secara langsung pada radiasi matahari, sedangkan cara tidak langsung dilakukan dengan cara mengeringkan bahan, tetapi melalui permukaan fluida (udara atau air).
Kajian Teori
Metode Penelitian
ALAT
1. WADAH 2. NERACA 3. TAMPAH
BAHAN
1. BUNGA TELANG
Metodologi Penelitian
Alat dan Bahan
1. Timbang 20 gram bunga telang.
2. Cuci bunga telang dengan air mengalir selama 5 sampai 10 detik. Jangan terlalu lama.
3. Timbang bunga telang yang telah dicuci.
4. Jemur dibawah panas matahari selama 8 jam.
5. Angkat lalu timbang bunga telang yang telah dikeringkan.
6. Bunga telang yang telah kering bisa langsung diseduh atau dihaluskan terlebih dahulu.
Metodologi Penelitian
Prosedur Kerja
Data dan Pembahasan
Kadar air teh bunga telang Diketahui :
W1 (berat sebelum pengeringan) = 32 gram W2 (berat setelah pengeringan) = 4 gram
% Kadar air = ((w1-w2))/w1 x 100%
% Kadar air = ((32-4))/32 x 100% = 87,5 %
Data dan Pembahasan
Proses pembuatan teh bunga telang sebelum dilakukan pencucian beratnya terdiri dari 20 gram lalu setelah dilakukan pencucian beratnya menjadi 32 gram kemudian teh bunga telang akan di keringkan dengan metode penjemuran dibawah sinar matahari selama 8 jam dengan suhu ± 32°C. Pada percobaan pertama proses pengeringan teh bunga telang sempat gagal dikarenakan akhir – akhir ini sudah memasuki musim hujan jadinya pada percobaan pertama teh bunga telang yang sedang di jemur kehujanan, akhirnya pengeringan memerlukan waktu selama 2 – 3 hari. Pengujian kadar air setelah pengeringan dihasilkan 87,5 % kadar air yang hilang.
Kesimpulan
Metode pengeringan teh bunga telang dengan
panas sinar matahari membutuhkan waktu
sekitar 2-3 hari dengan kadar air yang hilang
sebanyak 87,5 %. Dalam penelitian ini, kami
mengevaluasi efektivitas proses pengeringan
tersebut dalam mempertahankan kualitas teh
dan mengurangi kadar air. Hailnya menunjukkan
bahwa metode pengeringan dengan panas sinar
matahari dapat menjadi alternatif yang efisien
dan ramah lingkungan untuk menghasilkan teh
bunga telang berkualitas tinggi.
Terima Kasih