Fuel Cell
Hidrogen (H2) Oksigen (O2)
Anoda Katoda
Platina (Katalis) Platina (Katalis)
Elektrolit
Proton Ion positif
Elektrolit
1. Fuel cell adalah alat yang menghasilkan listrik arus searah.
2. Alat ini terdiri dari dua elektroda, yaitu anoda dan katoda, yang dipisahkan oleh elektrolit.
3. Elektrolit hanya dapat menghantar ion, sedangkan elektron tidak dapat melewati elektrolit, sehingga menghindari terjadinya reaksi kimia dan tidak berfungsi sebagai penghantar listrik.
4. Gas hidrogen dialirkan ke anoda dan oksigen atau udara dialirkan ke katoda.
5. Pada anoda, terdapat lapisan platina yang berfungsi sebagai katalisator untuk memecah atom hidrogen menjadi elektron dan proton.
6. Proton mengalir melalui elektrolit, sedangkan elektron tetap tinggal di anoda sehingga elektron akan menumpuk pada anoda, sedangkan pada katoda terjadi penumpukan ion bermuatan positif.
7. Ion H+ yang melewati elektrolit akan berikatan dengan oksigen untuk menghasilkan air dengan bantuan platina yang terkandung pada katoda sebagai katalis.
8. Jika anoda dan katoda dihubungkan maka elektron akan mengalir, sehingga terdapat arus listrik.
9. Fuel cell dapat menghasilkan energi listrik tanpa adanya pembakaran dari bahan bakar, sehingga tidak ada polusi.
Start -> Hidrogen dan oksigen diumpankan ke dalam fuel cell.
Fuel cell adalah alat yang mampu menghasilkan listrik arus searah dengan menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar dan oksigen sebagai oksidator. Hidrogen dan oksigen diumpankan ke dalam fuel cell agar reaksi kimia yang menghasilkan listrik dapat terjadi.
-> Hidrogen dipecah menjadi proton dan elektron di anoda.
Hidrogen yang diumpankan ke dalam fuel cell terlebih dahulu melewati anoda. Di anoda, hidrogen terpecah menjadi proton (H+) dan elektron (e-) melalui proses yang disebut oksidasi.
-> Proton bermigrasi melalui elektrolit menuju katoda.
Proton yang dihasilkan dari oksidasi hidrogen di anoda bermigrasi melalui elektrolit yang berfungsi sebagai penghantar ion ke katoda.
-> Elektron bergerak melalui sirkuit eksternal ke katoda.
Elektron yang dihasilkan dari oksidasi hidrogen di anoda tidak dapat melewati elektrolit dan harus mengalir melalui sirkuit eksternal untuk mencapai katoda.
-> Oksigen, proton, dan elektron bereaksi di katoda, menghasilkan air dan panas.
Di katoda, oksigen bereaksi dengan proton dan elektron yang tiba dari anoda, menghasilkan air dan panas. Reaksi ini disebut reduksi.
-> Listrik yang dihasilkan oleh elektron digunakan untuk memasok daya ke peralatan listrik atau disimpan dalam baterai.
Listrik yang dihasilkan oleh elektron yang mengalir melalui sirkuit eksternal dapat digunakan untuk memasok daya ke peralatan listrik atau disimpan dalam baterai untuk penggunaan di masa depan.
-> Proses berlangsung secara terus menerus selama hidrogen dan oksigen tersedia.
Proses ini berlangsung secara terus menerus selama hidrogen dan oksigen tersedia, sehingga fuel cell dapat terus menghasilkan listrik tanpa adanya pembakaran dari bahan bakarnya, sehingga tidak ada polusi.
-> End.