• Tidak ada hasil yang ditemukan

penggunaan hasil retribusi perpanjangan izin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "penggunaan hasil retribusi perpanjangan izin"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PENGGUNAAN HASIL RETRIBUSI PERPANJANGAN IZIN MEMPERKERJAKAN TENAGA KERJA ASING UNTUK

PENGEMBANGAN KETERAMPILAN TENAGA KERJA LOKAL BERDASARKAN PERATURAN DAERAH

KOTA DUMAI NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG RETRIBUSI PERPANJANGAN IZIN MEMPEKERJAKAN

TENAGA KERJA ASING SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Di Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning

Disusun Oleh:

NAMA : MUSALMAN ALWAHIDIN NPM : 1374201367

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

TAHUN 2019

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang Penggunaan Hasil Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing Untuk Pengembangan Ketrampilan Pekerja Lokal Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Tujuan penelitian ini menjelaskan Penggunaan Hasil Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing Untuk Pengembangan Ketrampilan Pekerja Lokal Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja asing. Selain itu penelitian ini juga menjelaskan hambatan yang dihadapi dalam. Untuk menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam Penggunaan Hasil Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing Untuk Pengembangan Ketrampilan Pekerja Lokal Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Kesimpulan penelitian ini adalah:

Penggunaan Hasil Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing Untuk Pengembangan Ketrampilan Pekerja Lokal Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing di kota dumai belumlah sepenuhnya dirasakan masyarakat dumai, sebab pembayaran retribusi IMTA dapat dilakukan di kas daerah dicatat sebagai penerimaan daerah dan dimanfaatkan untuk pembangunan daerah. Padahal seharusnya dana restribusi di gunakan untuk membiayai kegiatan pelaksanaan peningkatan pengembangan keahlian dan keterampilan tenaga kerja lokal. Hambatan yang dihadapi Lemahnya pengawasan dan pengendalian oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai terhadap TKA yang ada di kota Dumai, Belum optimalnya program sosialisasi yang disebabkan tidak tersedianya anggaran dari Depnakertrans, Kurangnya kordinasi antara kantor imigrasi yang menerbitkan izin tinggal dengan Disnakertrans Provinsi Riau atau Depnakertrans sebagai instansi yang mengeluarkan izin memperkerjakan tenaga kerja asing. Upaya yang dilakukan Untuk mengatasi hambatan dengan membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), melakukan kontrol terhadap proses pemungutan retribusi pembuatan dan perpanjangan IMTA yakni meningkatkan kualitas tenaga kerja, membentuk tim penyidik yang diberi nama PPNS untuk menunjang proses pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, hingga penegakan hukum jika terjadi pelanggaran dalam perizinan tenaga kerja.

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang selanjutnya disebut Retribusi PTKA adalah Retribusi yang berasal dari pembayaran DKPTKA atas pengesahan

Tentang Retribusi Pengendalian Lalu Lintas Dan Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing.. 2) Perpanjangan IMTA adalah izin yang diberikan oleh gubernur atau

Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing yang selanjutnya disebut Perpanjangan IMTA adalah izin yang diberikan oleh Walikota atau Pejabat yang ditunjuk

Retribusi IMTA yang dipungut oleh Pemerintah Kota Batam berdasarkan Peraturan Walikota No 4 Tahun 2013 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga

Retribusi Perpanjangan lzin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing merupakan pembayaran atas pemberian perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing oleh Walikota atau

Akan tetapi, dengan adanya perubahan nomenklatur yang semula Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) menjadi Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing

bahwa sesuai ketentuan Pasal 2 ayat (1) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2012 tentang Retribusi Pengendalian Lalu Lintas dan Retribusi Perpanjangan

Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing, yang selanjutnya disebut Retribusi Perpanjangan IMTA, adalah pembayaran atas pemberian Perpanjangan IMTA oleh