Pengorganisasian Data
Kuliah 9
Siswanto,S.Psi., M.Si.
Tidak berbentuk angka, lebih berupa narasi, deskripsi, cerita, dokumen tertulis & tidak tertulis (gambar, foto) atau bentuk2 non angka lainnya
Oki penelitian kualitatif tidak memiliki
rumus atau aturan absolut untuk mengolah
& menganalisis data
Peneliti wajib memonitor & melaporkan proses & prosedur analisisnya sejujur &
selengkap mungkin
Data Penelitian Kualitatif
Siswanto, S.Psi., M.Si.
Merupakan langkah awal untuk pengolahan
& analisis data
Peneliti perlu mengorganisasikan datanya dengan rapi, sistematis & selengkap
mungkin
Keuntungan organisasi data yang sistematis:
a) Memeroleh kualitas data yang baik
b) Mendokumentasikan analisis yang dilakukan c) Menyimpan data dan analisis yang berkaitan
dalam penyelesaian penelitian
Organisasi data
Siswanto, S.Psi., M.Si.
1. Data mentah (cttn. Lapangan, kaset hasil rekaman)
2. Data yg sudah diproses sebagiannya (transkrip wwcr, cttn refleksi peneliti)
3. Data yg sudah ditandai/dibubuhi kode2 spesifik
4. Penjabaran kode2 & kategori2 secara luas melalui skema
5. Memo & draft insight utk analisis data
6. Catatan pencarian & penemuan utk memudahkan pencarian berbagai kategori data
7. Displai data melalui skema/jaringan informasi dlm bentuk padat/esensial
8. Episode analisis (dokumentasi dr langkah2 & proses penelitian)
9. Dokumentasi umum yg kronologis mengenai pengumpulan data & langkah analisis
10. Daftar indeks dr semua material
11. Teks laporan (draf yg terus menerus ditambah & diperbaiki)
Hal-hal penting untuk disimpan &
diorganisasi
Siswanto, S.Psi., M.Si.