Sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul 'Penguatan Pendidikan Karakter Keagamaan Dalam Meningkatkan Kompetensi Sikap Siswa Di SMA Asy-Syuja'i Rambipuji'. Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana penguatan pendidikan karakter religius melalui pengajaran pendidikan agama Islam untuk meningkatkan kompetensi spiritual dan sikap sosial siswa di SMA Asy Syuja’i Rambipuji?
Fokus Penelitian
Meskipun pengajaran agama telah diterapkan oleh seluruh wali kelas, namun terungkap bahwa perilaku kekerasan masih terjadi di SMA Asy-Syuja'i Rambipuji.8. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas, maka peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Penguatan Pendidikan Karakter Religius Dalam Meningkatkan Kompetensi Sikap Siswa di SMA Asy-Syuja’i Rambipuji”.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan penguatan pendidikan karakter agar tidak ada lagi masyarakat yang menganggap remeh pendidikan yang diselenggarakan di bawah naungan hunian Islami.
Definisi Istilah
Pendidikan Karakter keagamaan
Berbeda dengan penelitian peneliti sebelumnya, yaitu peneliti fokus pada pengaruh pendidikan agama. Penelitian peneliti terdahulu mempunyai perbedaan yaitu peneliti terdahulu fokus pada pembinaan nilai-nilai karakter keagamaan, sedangkan peneliti fokus pada penguatan pendidikan karakter keagamaan.
Kajian Teori
Pendidikan Karakter
9 Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter Konseptual Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi & Masyarakat, (Yogyakarta: AR RUZZ MEDIA, 2016) s.30. 19 Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter Konseptual Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi & Masyarakat, (Yogyakarta: AR RUZZ MEDIA, 2016). . hal.30.
Karakter keagamaan
Karakter religius atau religius adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dianutnya, dan merupakan karakter utama yang harus diinternalisasikan dan diamalkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. . Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan menjadi landasan kurikulum sekolah, yang tujuannya adalah mengembangkan penanaman nilai-nilai karakter secara terus menerus dan sistematis pada diri siswa.49.
Kompetensi sikap peserta didik a. Pngrtian sikap
Sesuai dengan pendapat tersebut, menurut Mar’at, komponen konatif atau konatif adalah kecenderungan perilaku individu. Pada dasarnya seorang individu cenderung mempunyai sikap yang konformis atau konsisten dengan sikap orang yang dianggap penting. Misalnya, salah satu bentuk sikap individu yang didasari oleh faktor emosional adalah prasangka.
Lokasi Penelitian
Subjek Penelitian
Observasi
Observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis. Tujuan data observasi adalah untuk menggambarkan lingkungan yang diselidiki. Observasi dalam penelitian ini dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. Peneliti mencatat, menganalisis dan menarik kesimpulan tentang penerapan pendidikan karakter untuk meningkatkan perilaku spiritual dan sosial siswa di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji, baik metode apa yang digunakan untuk memperkuat karakter religius siswa melalui pembelajaran ajaran agama Islam dan pembiasaan.
Dokumentasi
Sedangkan dari segi instrumen yang digunakan, peneliti menggunakan observasi terstruktur karena observasi dirancang secara sistematis, dengan memperhatikan apa yang diamati, kapan dan di mana. didirikan oleh SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji), dokumen visi dan misi sekolah, silabus pembelajaran PAI, profil lembaga, Hasyim Singosari tentang aspek pengembangan karakter keagamaan. Dokumentasi dalam penelitian ini terdiri dari contoh RPP, profil sekolah, dan foto-foto kegiatan penelitian terkait penerapan pendidikan karakter dalam meningkatkan perilaku siswa di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji.
Teknik Analisa Data
Data yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan kategori masing-masing agar lebih detail dan mudah diolah. Peneliti mengklasifikasikan data berupa pemahaman kepala sekolah tentang pendidikan karakter, persiapan pendidikan karakter, evaluasi pendidikan karakter di sekolah, faktor pendorong dan penghambat. Peneliti memberikan data berupa pemahaman kepala sekolah tentang penggunaan karakter, persiapan penggunaan karakter dalam kaitannya dengan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab dan hormat, serta evaluasi penggunaan karakter di sekolah.
Keabsahan Data
Tahap-tahap Penelitian
- Profil Lembaga Tempat Penelitian 77 a. Kondisi Objek Sekolah
- Jumlah Rombongan Belajar
- Data Ruang Kelas
- Data Guru
- Sejarah Singkat Sekolah
- Visi dan Misi Sekolah SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
- Tujuan Sekolah SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
Untuk merealisasikan visi dan misi SMA Asy-syuja'i Rambipuji, tujuan tersebut antara lain akan tercapai. Yang direka khusus untuk menyediakan pelajar pengalaman pembelajaran yang paling luas dalam membangunkan keupayaan untuk berkelakuan, mengetahui, mempunyai kemahiran dan bertindak. Oleh sebab itu, kurikulum yang digunakan oleh SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji ialah kurikulum 2013, dengan tujuan agar pelajar mempunyai kebolehan bertingkah laku, mempunyai pengetahuan, kemahiran dan bertindak.
Penyajian Data dan Analisis
Penguatan Pendidikan Karakter Keagamaan Melalui Pembiasaan Untuk Meningkatkan Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial Peserta
Oleh karena itu, upaya yang dilakukan SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji, dalam membentuk karakter religius dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa, yaitu dengan membiasakan diri dengan kegiatan keagamaan di SMA ASY-SYUJA' I Rambipuji. Berdasarkan wawancara dan observasi dengan narasumber diatas maka peneliti dapat menganalisis disini bahwa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji memperkuat karakter religius siswanya, yaitu melalui kebiasaan-kebiasaan yang diwajibkan oleh sekolah, kebiasaan-kebiasaan yang mempunyai nilai-nilai keagamaan di dalamnya, seperti membaca, Asmaul Husna, membaca doa dan juga kebiasaan yang diamalkan di luar kelas dan di sekolah. Dalam membentuk karakter religius untuk meningkatkan sikap spiritual siswa sebagaimana disebutkan di atas yaitu dengan membiasakan diri pada kegiatan keagamaan di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji.
Pembacaan do’a asmaul husna
Berdasarkan informasi dari Bpk. Akhmad Saturi, memang benar bahwa membaca Asmaul Husna sangat membantu dalam mengembangkan dan meningkatkan sikap spiritual peserta didik. Membaca Asmaul Husna sangat berperan penting dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa, karena dengan demikian pak, jika sikap spiritual sudah tertanam dalam diri siswa, maka bukan tidak mungkin siswa tersebut juga akan memiliki sikap sosial yang baik. ." 122. Berdasarkan Berdasarkan hasil observasi peneliti terkait pembiasaan membaca Asmaul Husna sebagai bagian dari upaya meningkatkan sikap mental siswa di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji dapat dilihat pada Gambar 4.6.
Membaca doa bersama sebelum memulai pembelajaran
Menurut saya SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji membiasakan siswa dan siswinya dengan kegiatan keagamaan seperti membaca doa sebelum pelajaran dimulai. Berdasarkan informasi dari Bapak Maksum Kholili S.pd.I, benar bahwa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji mengajarkan siswanya membaca doa sebelum memulai pelajaran, yang mempunyai tujuan tersendiri yaitu membantu memperkuat karakter religius siswa. untuk meningkatkan perilaku baik yang islami atau spiritual, menurutnya tidak hanya spiritual tetapi juga sosial. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji memperkuat karakter religiusnya melalui adat istiadat yang ada di sekolah, salah satunya adalah kebiasaan membaca doa sebelum pembelajaran dimulai yang dilaksanakan. sejak berdirinya sekolah, dengan tujuan pembentukan karakter religius ini untuk membangun sikap spiritual pada diri siswa.
Kegiatan melaksanakan Shalat Dhuha dan dhuhur berjamaah
Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Ibu Suila S.Sos.I, benar bahwa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji memperkenalkan siswanya untuk melaksanakan shalat berjamaah duha dan dhuhur yang maksud dan tujuannya adalah cinta kepada Allah, kerukunan dan kerukunan. kesatuan dalam meningkatkan sikap spiritual. Mengenai pembiasaan sholat berjamaah sebagai sarana peningkatan sikap spiritual siswa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji dapat dilihat pada Gambar 4.8. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji memperkuat karakter religiusnya melalui kebiasaan-kebiasaan yang terdapat di sekolah, salah satunya adalah zuhur dan salat zuhur berjamaah, kegiatan ini memperkuat hubungan dengan Allah serta keharmonisan dan kebersamaan sesama peserta didik serta memberikan ketenangan dan kelancaran berpikir peserta didik.
Kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)
Mengenai adat kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu cara meningkatkan sikap spiritual siswa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji dapat dilihat pada gambar 4.11. Berikut kegiatan lomba pidato menjelang malam Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu cara meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji yang dapat dilihat pada gambar 4.12. Hal ini terlihat melalui hasil dokumentasi pihak sekolah mengenai kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji pada Gambar 4.13.
Metode Pembinaan Karakter Keagamaan Untuk Meningkatkan Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial Peserta didik di SMA ASY-
Metode pengembangan karakter religius untuk meningkatkan kompetensi spiritual dan sikap sosial siswa SMA ASY. Apa yang disampaikan Pak Maksum benar sekali jika keteladanan guru menjadi salah satu cara untuk mendidik karakter religius siswa. 2 Penguatan pendidikan karakter keagamaan melalui pembiasaan untuk meningkatkan kompetensi spiritual dan sikap sosial siswa SMA Asy-Syujai.
Pembahasan Temuan
Penguatan Pendidikan Karakter Keagamaan Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Kompetensi Sikap
Berdasarkan temuan di lapangan, salah satu cara penguatan pendidikan karakter keagamaan untuk meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji adalah dengan mengajarkan pendidikan agama Islam yang didukung dengan kurikulum 2013. yang lebih menekankan pada nilai karakter/sikap. Berdasarkan temuan penelitian pada guru pendidikan agama Islam di SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji, pendidikan karakter religius sangat penting dan mendukung pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa. Karakter religius/jiwa keislaman siswa menjadi landasan perilaku siswa dan siswi SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji.
Penguatan Pendidikan Karakter Keagamaan Melalui Pembiasaan Untuk Meningkatkan Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial Peserta
Metode Pengembangan Karakter Religius Untuk Meningkatkan Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial Siswa SMA ASY - Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial Siswa SMA ASY-SYUJA'I Rambipuji. Apa yang dilakukan guru SMA Asy-Sujai melalui berbagai cara untuk memperkuat karakter keagamaan dan meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Wina Sanjaya (menekankan pada contoh Asy-Sya'rani (menekankan metode nasehat), Arsyad (metode perumpamaan), Fadlillah (metode cerita), Hery Noer (pembiasaan) dan Muhammad Djamal (Hukuman).Metode pembiasaan yang diajarkan oleh guru SMA Asy-Syujai dilaksanakan berdasarkan temuan penelitian bahwa metode pembiasaan dilakukan dengan mengembangkan potensi keterampilan dasar siswa.
PENUTUP
Saran
Bagi sekolah dalam penanaman sikap spiritual dan sosial siswa pada kurikulum 2013 sudah sangat baik, menurut peneliti sebaiknya melaksanakan sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah sesuai jadwal, walaupun siswa sudah mengetahui hal tersebut, namun hanya siswa tertentu saja melaksanakan shalat dhuha, rata-rata lulusan madrasah. Bagi siswa, siswa diharapkan selalu berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dan aktivitas sekolah. Apa saja metode yang digunakan dalam penelitian penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran pendidikan agama islam dalam upayanya.
TEKS WAWANCARA
- Teks Wawancara Kepada Kepala Sekolah SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
- Teks Wawancara Kepada Kepala Kurikulum SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
- Teks Wawancara Kepada Guru Pendiaikan Agama Islam SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
- Teks Wawancara Kepada Guru-guru SMA ASY-SYUJA’I Rambipuji
- Teks Wawancara Kepada Peserta didik dan Siswi SMA ASY- SYUJA’I Rambipuji
Apa saja program sekolah yang mendukung pembelajaran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa? Menurut sang ibu, pendidikan karakter keagamaan di sekolah tidak berpengaruh terhadap perilaku siswa karena pembiasaan.
Pedoman Observasi
Wawancara dengan Ibu Suila S.Sos.I selaku guru pendidikan agama Islam setelah kelas dilaksanakan. Wawancara dengan Ibu Sulistyaningsih S.E selaku wakil kepala sekolah sepulang sekolah di SMA ASY-SYUJA'I. Dokumentasi proses penguatan pendidikan karakter keagamaan dengan mengajak siswi untuk selalu bersyukur kepada Allah dan membaca Do'a, Asmaul Husna dan surat pendek terlebih dahulu.