Pengembangan Bidang Usaha Pengembangan Bidang Usaha
Isnaini
Amanah UUPM 25 Tahun 2007
Pasal 4 ayat (1):
Mendorong terciptanya iklim usaha nasional yang kondusif bagi penanaman modal untuk penguatan daya saing perekonomian nasional.
Mempercepat peningkatan penanaman modal.
Ayat (2):
Memberi perlakuan yang sama bagi penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing, dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.
Menjamin kepastian hukum, kepastian berusaha, dan keamanan berusaha bagi penanam modal sejak proses pengurusan perizinan sampai dengan berakhirnya kegiatan penanaman modal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Membuka kesempatan bagi perkembangan dan memberikan perlindungan kepada UMKM dan Koperasi.
Ayat (3):
Kebijakan dasar PM diwujudkan dalam bentuk Rencana Umum Penanaman Modal
Menciptakan iklim investasi yang kondusif sebenarnya merupakan conditio sina quanon bagi Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi yang berkepanjangan sejak 11 Juli 1997 dalam era Globalisasi , dimana terjadi arus lalu lintas barang, jasa, modal, hak cipta intelektual (IPTEK) bebas masuk tanpa hambatan.
Sebagai negara berkembang yang mengalami krisis ekonomi berlanjut kita membutuhkan
“Regulasi” undang-undang / peraturan yang menjamin terjadinya proses fundamental ekonomi makro kuat.
(RUPM)
Perka BKPM 9/2012
Berfungsi untuk mensinergikan dan mengoperasionalkan seluruh
kepentingan sektoral terkait, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor-sektor yang akan dikembangkan dan
dipromosikan melalui kegiatan penanaman modal
Bagaimana menciptakan iklim yang kondusif, agar arus Investasi kembali mengalir ke Indonesia; baik invetasi langsung penanam modal asing (PMA) maupun modal dalam negeri yang parkir diluar negeri.
Paket Kebijakan Perbaikan Iklim Investasi, meliputi :
Memperkuat kelembagaan pelayanan investasi
Penataan kembali Kepabeanan dan Cukai
Penataan kembali Perpajakan
Penataan kembali Ketenagakerjaan
Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi
KEBIJAKAN PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA
(IMPLEMENTASI PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK)
Infrastruktur/Logistik
Perluasan Usaha
Insentif
Penyederhanaan Regulasi Dan
Kemudahaan Birokrasi
Kepastian Usaha
Pengurangan Biaya Usaha Dan Ksejahteraan KEBIJAKAN
PAKET KEBIJAKAN EKONOMI I-XV
(POKOK-POKOK KEBIJAKAN MENDORONG DAYA SAING SEKTOR RIIL)