• Tidak ada hasil yang ditemukan

peningkatan kemampuan membaca permulaan pada

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "peningkatan kemampuan membaca permulaan pada"

Copied!
151
0
0

Teks penuh

Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca awal anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan media kartu kata di TK Wahyu Ilmiah Kab. Berdasarkan uraian di atas: “Apakah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak usia dini?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalahan diatas maka solusi untuk meningkatkan kemampuan membaca dini anak adalah dengan menggunakan media kartu kata pada anak usia 4-5 tahun di TK Wahyu Ilmiah. Langkah-langkah yang harus diperhatikan guru adalah melihat kondisi awal perkembangan membaca anak, kemudian menentukan tema yang akan digunakan, kemudian menentukan tujuan pembelajaran yaitu meningkatkan keterampilan membaca awal anak usia 4-5 tahun, kemudian merencanakan dan menyediakan media atau sumber yang akan digunakan dan guru menjelaskan simbol huruf dalam bentuk kalimat untuk anak usia 4-5 tahun. Apakah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca awal anak kelompok A di TK Wahyu Ilmiah?

Manfaat Penelitian

  • Pengertian Perkembangan Membaca
  • Hambatan dalam Pembelajaran Membaca, Mengeja, dan Menulis Menurut Widyorini (2017:43-54) konsep mengenai hambatan membaca
  • Tahapan perkembangan bahasa pada anak
  • Hasil Penelitian yang Relevan

Bagi peneliti menjadi masukan untuk bahan penelitian dan pengembangan terkait peningkatan pengembangan membaca dini menggunakan media peta kata. Bagi kepala sekolah, sebagai bahan masukan untuk mendapatkan perhatian dalam meningkatkan keterampilan membaca awal dengan menggunakan media kartu kata. Temuan penelitian yang relevan dalam penelitian ini adalah penelitian Ratna Arini Dewi yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Membaca Awal pada Anak Usia 4-5 Tahun Menggunakan Media Kartu Kata di TK Wahyu Ilmiah.” Peneliti menyatakan bahwa keterampilan membaca awal anak usia prasekolah dapat ditingkatkan. disempurnakan dengan menggunakan media peta kata.

Kerangka Pikir

Penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan peneliti bahwa proses pembelajaran menggunakan papan tulis dan spidol bagi anak untuk menulis kalimat kemudian dibacakan untuk mengungkap kemampuan membaca awal anak. Berdasarkan permasalahan di atas, maka perlu adanya peningkatan kemampuan membaca awal anak melalui media yang menyenangkan yaitu kartu kata untuk meningkatkan perkembangan bahasa dalam pengenalan suku kata. Melalui proses pembelajaran membaca awal dengan menggunakan kartu kata diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan maksimal sehingga menunjang peningkatan keterampilan membaca awal anak.

Tabel 2.1 Skema Kerangka Berpikir
Tabel 2.1 Skema Kerangka Berpikir

Hipotesis Tindakan

Penelitian tindakan di kelas merupakan sarana bagi guru untuk secara sistematis melakukan refleksi dan mengambil tindakan dalam pengajarannya untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas di kelas dapat mendorong guru untuk melakukan refleksi terhadap praktik pengajarannya untuk membangun pemahaman yang mendalam dan mengembangkan hubungan pribadi dan sosial antar guru (kompetensi personal dan kompetensi sosial). Penelitian tindakan kelas dengan demikian dapat diartikan sebagai suatu proses penyelidikan ilmiah berupa refleksi diri yang melibatkan guru dalam situasi pendidikan tertentu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keadilan tentang situasi atau praktik pendidikan, memahami praktik yang dilakukan dan situasi tersebut. di mana praktek-praktek ini dilakukan.

Faktor yang Diselidiki

Penelitian tindakan kelas ini dirancang untuk dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, yaitu dalam setiap siklus diadakan 2 (dua) pertemuan. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas mengikuti tahapan penelitian tindakan kelas yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Kurt Levin dipandang sebagai suatu kegiatan penelitian tindakan khususnya dalam bidang psikologi sosial.

Instrumen Penelitian

Tahap ini menganalisis keberhasilan dan kelemahan pembelajaran keterampilan berbahasa penamaan bentuk kata pada siklus I dan menjadi masukan untuk perbaikan pada siklus II. Kegiatan observasi merupakan observasi proses belajar anak melalui kartu kata untuk meningkatkan perkembangan bahasa dalam membaca awal. Dokumentasi adalah suatu kegiatan atau proses pencatatan yang dianggap penting untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang proses pembelajaran dalam bentuk arsip yang dapat memberikan informasi data awal literasi dan dokumen berupa hitungan anak, RPPH, media kartu kata, observasi mengajar guru dan observasi belajar anak tentang pengenalan bentuk kata dan foto yang menggambarkan situasi pembelajaran di TK Wahyu Ilmiah.

Teknik Analisis Data

4 : Jika anak dapat mengenal bunyi huruf awal nama-nama benda dan membantu teman yang kurang mampu. 3 : Jika anak dapat mengenali bunyi huruf awal nama benda 2 : Jika anak belum dapat mengenali bunyi huruf awal nama. Membaca nama sendiri (nama panggilan dan nama panjang) 4: Jika anak dapat membaca namanya sendiri dengan baik 3: Jika anak dapat membaca namanya sendiri dengan cukup baik 2: Jika anak tidak dapat membaca namanya sendiri.

Indikator Keberhasilan

Pemaparan Siklus I

Mengamati proses pembelajaran terdiri dari keterlibatan dan minat anak terhadap kegiatan yang dirancang dan mengamati perkembangan anak khususnya pada perkembangan keterampilan membaca awal. Oleh karena itu, terdapat 3 anak yang belum berkembang, 4 anak mulai berkembang oleh karena itu guru lebih menekankan pemberian pembelajaran dengan meningkatkan kemampuan membaca awal menggunakan kartu kata, sehingga anak dapat menyelesaikan pembelajaran walaupun belum maksimal. . Kegiatan pembelajaran membaca awal dilakukan selama 60 menit yaitu kegiatan inti, kegiatan yang dilakukan adalah bermain kartu kata.

Uraian masing-masing indikator kemampuan membaca awal dapat dijelaskan sebagai berikut: pada indikator kemampuan mengenal huruf terdapat 4 orang anak yang mengalami kesulitan dalam membedakan huruf terutama huruf b dan d, c dan e, m dan w, u dan v, sehingga guru selalu menjelaskan dengan mengulang-ulang huruf tersebut dan disertai dengan sesuatu yang mudah. Berdasarkan tabel rangkuman dan hasil kegiatan siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca awal pada pertemuan pertama dikategorikan mulai berkembang. Observasi merupakan gambaran keterampilan guru dalam melaksanakan kegiatan pengajaran dengan meningkatkan keterampilan membaca awal dengan menggunakan media kartu kata.

Terlihat terdapat 7 anak yang mencapai peningkatan keterampilan membaca awal anak kelompok A pada siklus I pertemuan kedua. Berdasarkan tabel ringkasan data, hasil kegiatan dan evaluasi siswa terhadap peningkatan keterampilan membaca awal pada siklus I pertemuan kedua mengalami peningkatan. Berdasarkan pelaksanaan pra tindakan menunjukkan pertumbuhan membaca awal belum maksimal karena anak mempunyai kriteria kurang baik/belum berkembang (BB) sebelum tindakan mencapai 20%.

Hasil observasi aktivitas guru merupakan gambaran keterampilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan membaca awal dengan menggunakan media kartu kata.

Tabel  2.2  Hasil  Observasi  Pencapaian  Anak  dalam  Meningkatkan  Kemampuan Membaca Permulaan Siklus I Pertemuan Pertama   No  Nama Anak  Skor  Persentase  Kriteria
Tabel 2.2 Hasil Observasi Pencapaian Anak dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siklus I Pertemuan Pertama No Nama Anak Skor Persentase Kriteria

Pemaparan Siklus II Pertemuan Pertama

Berdasarkan data siklus I dan hasil refleksi, pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada siklus I dinilai kurang maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan pada siklus II untuk mencapai hasil yang maksimal. Jumlah anak yang mengikuti pembelajaran pada pertemuan pertama siklus II sebanyak 7 anak dengan tema binatang subtema aneka satwa liar. A.

Inti kegiatan pertemuan pertama pada II. siklus terdiri dari penyebutan simbol-simbol huruf berupa kata-kata: buaya, biawak komodo, dan harimau yang terdapat pada lembar kerja anak, kemudian guru mengambil kartu yang sesuai dengan subtopik pada pertemuan pertama siklus II, yang diawali dengan huruf yang sama dengan komodo, kera, serigala, dan singa. Hasil observasi pada II. Siklus pertemuan pertama mengenai keterampilan membaca awal pembelajaran dalam satu hari terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, istirahat dan kegiatan penutup. Observasi peneliti pada II. siklus ditinjau dari kemampuan membaca awal dapat dijelaskan sebagai berikut: dengan indikator pengenalan karakter huruf A-Z anak tidak kesulitan dalam membedakan huruf dan dapat menyebutkan simbol-simbol huruf yang diberikan.

Hasil observasi aktivitas siswa dalam meningkatkan keterampilan membaca awal dengan menggunakan media kartu kata pada II. siklus pertemuan pertama dapat disajikan pada tabel berikut: Dari hasil observasi diketahui bahwa pencapaian peningkatan keterampilan membaca awal anak kelompok A berada pada kelas II. siklus pertemuan pertama 7 anak yang berkembang sesuai dengan harapan karena pada saat pembelajaran dengan media kartu kata anak sudah mampu percaya diri dalam belajarnya. Dari tabel tersebut hasil observasi dan evaluasi aktivitas anak dalam meningkatkan keterampilan membaca awal pada II. Siklus pertemuan pertama diatas terlihat pada tabel berikut :.

Berdasarkan tabel rangkuman data hasil aktivitas dan evaluasi siswa untuk meningkatkan keterampilan membaca awal pada siklus II pertemuan pertama mengalami peningkatan.

Tabel  2.6  Hasil  Pencapaian  Observasi  Anak  dalam  Kemampuan  Membaca  Permulaan pada Siklus II Pertemuan Pertama
Tabel 2.6 Hasil Pencapaian Observasi Anak dalam Kemampuan Membaca Permulaan pada Siklus II Pertemuan Pertama

Pemaparan Siklus II Pertemuan Kedua

Observasi peneliti pada II. siklus ditinjau dari kemampuan membaca awal dapat digambarkan sebagai berikut: pada indikator pengenalan karakter. Dari hasil observasi diketahui bahwa pencapaian peningkatan keterampilan membaca awal dengan kartu kata pada anak kelompok A berada pada kelas II. pada siklus pertemuan kedua 7 anak berkembang sesuai harapan, karena pembelajaran dengan kartu kata sebagai media anak dapat percaya diri dalam belajar. Berdasarkan rekapitulasi data hasil aktivitas siswa dan evaluasi peningkatan keterampilan membaca awal pada II. siklus, pertemuan kedua.

Hasil observasi berupa gambaran keterampilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan meningkatkan keterampilan membaca awal menggunakan media kartu kata. Kemampuan awal pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa kemampuan membaca awal anak kelompok A di TK Wahyu Ilmiah. Hasil observasi pada siklus I menunjukkan persentase kemampuan membaca awal, meskipun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan.

Kegiatan pembelajaran pada siklus II menunjukkan kondisi kelas lebih kondusif dan anak lebih antusias. Hasil observasi pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca awal yang signifikan dibandingkan dengan pelaksanaan siklus I. Penelitian ini membuktikan bahwa media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak kelompok A TK Wahyu Ilmiah Pattalassang Kabupaten Gowa.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa keterampilan membaca awal anak kelompok A di TK Wahyu Ilmiah Pattalassang dapat dikembangkan melalui penggunaan kartu kata.

Tabel  2.8  Hasil  Pencapaian  Observasi  Anak  dalam  Kemampuan  Membaca  Permulaan pada Siklus II Pertemuan Kedua
Tabel 2.8 Hasil Pencapaian Observasi Anak dalam Kemampuan Membaca Permulaan pada Siklus II Pertemuan Kedua

Saran

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini”: Jurnal Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Volume 2 Edisi 2 Halaman 162-169. Perkembangan Bahasa Anak Psikologi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Volume 17 , nomor 3 (hal.48).

Daftar Nama Anak Kelompok A

Rubrik Penilaian Kemampuan Membaca Permulaan

Jika anak dapat mengenali minimal 10 huruf dan membaca namanya dengan benar dan akurat. Jika anak dapat mengenali minimal 20 huruf dan membaca namanya dengan benar dan akurat.

Hasil Observasi

2 Guru menyiapkan alat dan bahan berupa Lembaran Anak (LKA), pensil warna dan lain-lain yang akan digunakan pada hari itu. 4 Guru memberikan kesempatan kepada anak untuk berkreasi dan meningkatkan kemampuan membaca awalnya dengan menggunakan kartu kata sebagai medianya.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian

PENUTUP

PEMBUKAAN

INTI

Anak kurang mampu mengenal simbol huruf, mengenal bunyi huruf awal nama benda dan membaca nama sendiri, melengkapi kalimat sederhana dan gambar berwarna. Anak sudah cukup mampu mengenal lambang huruf, mengenal bunyi huruf awal nama benda, membaca nama sendiri, melengkapi kalimat sederhana, dan mewarnai gambar. Anak dapat mengenal lambang huruf, mengenal bunyi huruf awal nama benda dan membaca nama sendiri, melengkapi kalimat sederhana dan gambar berwarna.

Tabel 2.13 Hasil Penilaian Lembar Kegiatan Anak
Tabel 2.13 Hasil Penilaian Lembar Kegiatan Anak

Surat Pengantar dari TU

Surat Izin Penelitian dari LP3M

Surat Izin Penelitian dari Dinas PTSP Provinsi Sul-Sel

Surat Izin Penelitian dari Dinas PTSP Kab. Gowa

Surat Keterangan Validasi

Surat Izin dari TK Wahyu Ilmiah Kab. Gowa

Rafi'ah, lahir di Kabupaten Bima tepatnya di Desa Pusu Kecamatan Langgudu pada hari Sabtu tanggal 6 Desember 1998. Pada tahun yang sama peneliti melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 9 Satap dan lulus pada tahun 2013 lalu melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Sekolah Menengah Pertama di SMA Negeri 1 Langgudu pada tahun 2013 dan selesai pada tahun 2016. Pada tahun 2016, peneliti melanjutkan pendidikan tinggi khususnya di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) pada Program Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD).

Gambar

Tabel 2.1 Skema Kerangka Berpikir
Tabel  2.2  Hasil  Observasi  Pencapaian  Anak  dalam  Meningkatkan  Kemampuan Membaca Permulaan Siklus I Pertemuan Pertama   No  Nama Anak  Skor  Persentase  Kriteria
Tabel  2.3  Rekapitulasi  Hasil  Observasi  Anak  Didik  Peningkatan  Kemampuan  Membaca  Permulaan  pada  siklus  I  Pertemuan  Pertama
Tabel 2.4 Hasil Observasi Pencapaian Anak Didik Peningkatan Kemampuan  Membaca Permulaan pada Siklus I pertemuan Kedua
+7

Referensi

Dokumen terkait

The units of analysis were their experiences of dropping out and returning, their motivation to finish a college degree, and the significance of a college education in professional