TINDAK LANJUT HASIL MONITORING DAN EVALUASI PENGALAMAN BELAJAR
PROGRAM STUDI MAGISTER BIOLOGI REPRODUKSI SEMESTER GANJIL 2021/2022
PENJAMINAN MUTU
PROGRAM STUDI MAGISTER BIOLOGI REPRODUKSI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2022
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... 2
LEMBAR PENGESAHAN ... 3
BAB I. PENDAHULUAN ... 4
BAB II. RENCANA TINDAK LANJUT HASIL MONEV PENGALAMAN BELAJAR ... 5
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN LANJUT HASIL MONITORING DAN EVALUASI PENGALAMAN BELAJAR PROGRAM STUDI MAGISTER BIOLOGI REPRODUKSI
FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kode Dokumen : LAP/TL-perkuliahan/KH/01/2021 Tanggal : 16 Februari 2022
Diajukan Oleh : Penjaminan Mutu
Disetujui oleh KPS
Dr. Erma Safitri, drh., M.Si.
BAB I. PENDAHULUAN
Penjaminan mutu internal Universitas Airlangga bertujuan untuk menjamin mutu Pendidikan tinggi yang diselenggarakan melalui tridharma perguruan tinggi dalam rangka mewujudkan visi dan memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan internal serta eksternal instansi. Program Studi Magister Biologi Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga merupakan salah satu Program studi Magister yang ada di FKH UNAIR dan memiliki tujuan untuk menghasilkan ahli di bidang Ilmu Biologi Reproduksi Veteriner dan Hewan Akuatik.
Implementasi Penjaminan Mutu di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga sudah dilaksanakan sejak tahun 2004 dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pembelajaran serta seminar tesis yang mengikuti pedoman prosedur dalam dokumen Airlangga Integrated Management System (AIMS). Dokumen prosedur AIMS meliputi Pedoman Prosedur, Instruksi Kerja, dan Borang. Berdasarkan implementasi pedoman prosedur tersebut maka mulai semester gasal 2005/2006 sampai saat ini telah dilakukan monitoring dan evaluasi internal oleh Satuan Penjaminan Mutu (SPM) untuk tingkat fakultas dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) untuk tingkat prodi. Tujuan dilakukan penjaminan mutu yaitu untuk meningkatkan mutu secara internal khususnya managemen pendidikan yang diarahkan pada pencapaian kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan (continuous quality improvement). Selama pelaksanaan penjaminan mutu diperlukan komitmen yang kuat dari segenap sivitas akademika.
Penerapan sistem penjaminan mutu tidak terlepas dari berbagai aktifitas yang memerlukan perencanaan dan pertimbangan serta kesungguhan atau keseriusan semua pihak dalam melaksanakannya. Tanpa kesungguhan dan keseriusan dari berbagai pihak terkait maka setiap pekerjaaan yang dilakukan dalam setiap tahap penjaminan mutu tidak akan dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Setiap tahap dalam penjaminan mutu memiliki peran yang sama pentingnya. Mulai dari tahap penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian sampai tindak lanjut. Seluruh tahapan merupakan proses yang berupa berbagai bentuk kegiatan/aktifitas. Antara kegiatan yang satu dengan kegiatan yang lain memiliki keterkaitan untuk menjamin berjalannya sistem penjaminan mutu internal. Oleh karenanya setiap kegiatan tidak dapat berdiri sendiri. Berdasarkan hal ini maka setiap tahapan harus dilaksanakan secara berurutan, mulai dari tahap penetapan sampai tindak lanjut.
Dalam kesempatan kali ini dikemukakan rencana tindak lanjut hasil monev Pengalaman Belajar yang telah dilakukan program studi. Rencana tindak lanjut dan tindak lanjut hasil monitoring evaluasi yang telah dilakukan adalah sebagai berikut.
BAB II. RENCANA TINDAK LANJUT HASIL MONEV PENGALAMAN BELAJAR
Tabel 1. Rata-rata evaluasi kinerja perkuliahan Tahun
ajaran
Hasil Monev Rencana Tidak Lanjut Penanggung Jawab
Batas Waktu Ganjil Rerata atribut
lulusan:
3,20
1. Pimpinan program studi mendorong semua staf dosen dan memotivasi dosen untuk senantiasa meningkatkan kualitas
pribadi dalam
melaksanakan tugas mengajar dan senantiasa memberikan umpan balik yang konstruktif terhadap hasil belajar mahasiswa.
KPS Dilakukan
2021/2022 secara
berkala Rerata Peran Dosen
dalam proses pembelajaran
(secara umum) : 3,35
Rerata Dukungan sumber daya dalam pembelajaran :
3,20
2. Program studi memfasilitasi dosen dalam meningkatkan skill mereka dalam Tri Dharma Perguruan tinggi, dalam bentuk peningkatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rerata
Kemahasiswaan dan lain-lain : 3,1
Rerata Butir di 3. Mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk melakukan pelatihan / workshop peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan proses pembelajaran.
bawah ini diisi bagi yang menggunakan fasilitas layanan yang disediakan Universitas
Airlangga : 3,1
Rerata Peran Tenaga
Kependidikan/tendik 4. Mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk peningkatan Aksesibilitas dan kualitas unsur pendukung pembelajaran seperti laboratorium dalam mendukung peningkatan keterampilan
(administrasi,
laboran, dan teknisi) secara umum :3,10
Rata- Rata
3,10
Tabel 1 di atas menunjukkan bahwa sebaran jawaban responden (mahasiswa) program studi berdasarkan evaluasi pengalaman belajar dalam perkuliahan telah mencapai skor baik (3,10). Walaupun hasil sudah baik, namun masih harus dilakukan peningkatan mutu pembelajaran untuk mencapai kualitas lulusan yang baik. Adapun upaya tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk melakukan pelatihan atau workshop peningkatan kompetensi dosen dan tendik dalam melaksanakan proses pembelajaran, serta peningkatan fasilitaas sarana dan prasanana yang mendukung proses pembelajaran. Rencana tindak lanjut yang direncanakan ini akan dilakukan secara berkala yang diawasi dan ditanggungjawab secara langsung oleh KPS.
Tabel 2. Distribusi rata-rata evaluasi pengalaman belajar yang dilakukan oleh mahasiswa semester ganjil 2021/2022:
No Evaluasi Perkuliahan Nilai Rata-Rata
1 Kualitas kurikulum & program pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan analisis
3,20
2 Kualitas kurikulum & program pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan mempresentasikan ide/pendapat secara tertulis (komunikasi tertulis)
3,00
3 Kualitas kurikulum & program pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan mempresentasikan ide/pendapat secara lisan (komunikasi lisan)
3,10
4 Kualitas kurikulum & program pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi informasi (internet dan pengolahan data)
3,00
5 Kegiatan kemahasiswaan dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan diri (misal manajemen waktu) dan pengembangan pribadi
3,30
6 Kualitas kurikulum & program pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan untuk bekerja dalam tim
3,60
7 Kinerja dosen dalam menyampaikan materi 3,50
8 Daya tanggap dosen terhadap keluhan atau problema yang disampaikan mashasiwa dalam proses pembelajaran
3,60
9 Kepatuhan dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku
3,20
10 Kesediaan dosen dalam menanggapi keluhan;, kritik, dan saran dalam pembelajaran
3,10
11 Aksesibilitas pada layanan perpustakaan 3,00
12 Jumlah, keberagaman, dan kemutakhiran sumber belajar (buku, jurnal ilmiah, CD ROM, jurnal online, dll) dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa
3,00
13 Aksesibilitas pada informasi yang terkait dengan pendidikan (kurikulum, prosedur KRS/KHS, dsb)
3,30
14 Kualitas fasilitas teknologi informasi (wifi-internet, komputer bagi mahasiswa, dll) untuk membantu proses pembelajaran
3,30
15 Aksesibilitas dan kualitas unsur pendukung pembelajaran seperti laboratorium dalam mendukung peningkatan keterampilan
3,30
16 Kecukupan dan kualitas fasilitas (misal kenyamanan ruang, penerangan, dll) dan media pembelajaran (misal OHP, LCD projector, papan tulis, dll)
3,30
17 Keberagaman dan kualitas kegiatan ekstrakurikuler kemahasiswaan dalam bidang bakat, minat, dan penalaran
3,10
18 Pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler kemahasiswaan dalam bidang bakat, minat, dan penalaran
3,20
19 Peningkatan kemampuan kewirausahaan mahasiswa 3,00 20 Kinerja layanan persiapan mencari pekerjaan 3,00
21 Kualitas layanan kesehatan bagi mahasiswa 3,33
22 Ketersediaan fasilitas olahraga dan seni 3,00
23 Kualitas layanan Transportasi (Shuttle Bus) 3,00
24 Kualitas layanan Asrama 3,00
25 Kecakapan tendik dalam memberikan layanan sesuai tugasnya
3,00
26 Kecepatan tendik dalam memberikan layanan sesuai tugasnya
3,00
27 Kemampuan tendik dalam memberikan layanan sesuai ketentuan yang berlaku
3,00
28 Keramahan, kepedulian, dan inisiatif tendik dalam membantu menyelesaikan permasalahan mahasiswa
3,00
29 Kecepatan pengelola dalam memberikan layanan sesuai tugasnya
3,08
30 Kemampuan pengelola dalam memberikan layanan sesuai ketentuan yang berlaku
3,12
31 Keramahan, kepedulian, dan inisiatif pengelola dalam membantu menyelesaikan permasalahan mahasiswa
3,18
32 Kecakapan pengelola dalam memberikan layanan sesuai tugasnya
3
Rata-rata 3,10
BAB III. KESIMPULAN
Hasil evaluasi pengalaman belajar untuk semua aspek atau kategori dengan rata-rata 3,10.
BAB IV. REKOMENDASI
Solusi untuk dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran :
1. Melakukan desiminasi kepada dosen dan tendik terkait dengan hasil evaluasi pembelajaran.
2. Pimpinan program studi mendorong semua staf dosen dan tendik serta memotivasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas pribadi dalam melaksanakan proses pembelajaran, disiplin waktu dan jadwal serta senantiasa memberikan umpan balik yang konstruktif terhadap hasil belajar mahasiswa.
3. Program studi memfasilitasi dosen dalam meningkatkan skill mereka dalam Tri Dharma Perguruan tinggi, dalam bentuk peningkatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk melakukan pelatihan/workshop peningkatan kompetensi dosen dan tendik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
4. Pimpinan program studi mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk peningkatan Aksesibilitas dan kualitas unsur pendukung pembelajaran seperti laboratorium dalam mendukung peningkatan keterampilan.