• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyakit Ain dan Cara Mengatasinya

N/A
N/A
Oci Ori

Academic year: 2025

Membagikan "Penyakit Ain dan Cara Mengatasinya"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Tips Mengatasi dan Mencegah Penyakit Ain

Murianews, Kudus – Penyakit ain saat ini ramai dibicarakan banyak orang terutama di media sosial. Penyakit ain merupakan sebuah kondisi yang dipercayai diakibatkan oleh pandangan mata yang mengandung iri hati atau kekaguman. Kiai Ali Muhson pemilik Pondok Pesantren

Roudhotul Hikmah, Desa Glagah Kulon, Dawe, Kudus memberikan penjelasan tentang penyakit ain.

Menurut Kiai Ali Muhson, penyakit ain adalah kondisi yang terjadi saat seseorang mengalami dampak negatif dari pandangan orang lain yang mengandung rasa isi atau kagum yang berlebihan tanpa menyebut nama Allah SWT.

“Penyakit ini disebabkan oleh banyaknya pikiran negative yang tidak bisa dikontrol,” jelasnya Kamis (31/10/2024).

Sama seperti penyakit-penyakit yang lain penyakit ain juga memiliki tanda-tanda. Beberapa tanda umum yang sering muncul adalah kepala yang pusing dan badan yang lemas.

Penyakit ain sulit dibedakan dengan penyakit fisik lainnya. Namun, salah satu ciri khas penyakit ain adalah sering melamun atau memiliki pikiran kosong.

Kiai Muhson juga menjelaskan tentang penyebab utama penyakit ini adalah pikiran yang terlalu banyak memikirkan hal-hal yang ada diluar jangkauan.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah penyakit ain. Kiai Muhson menjelaskan terdapat tiga cara yang dapat digunakan, antara lain:

1. Berdzikir dan membaca Al-Qur’an

Dengan membaca dzikir dan Alqur’an secara rutin dapat membantu menenangkan pikiran hati dan jiwa.

2. Ruqyah

Hal ini dapat dilakukan dengan membaca ayat-ayat tertentu, seperti ayat kursi dapat menjadi salah satu cara pengobatan.

3. Mencegah sifat iri dan dengki

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya sifat iri dan dengki adalah dengan membiasakan diri untuk selalu bersyukur.

Dan menghindari sifat iri hati dapat mencegah seseorang mengalami atau penyebab penyakit ain.

Kiai Ali Muhson menekankan akan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membantu seseorang dapat mengalami penyakit ain.

(2)

Dengan tidak membebani mereka dengan hal-hal yang tidak mampu mereka lakukan.

Dukungan dan support dari lingkungan sekitar juga dibutuhkan bagi seseorang yang terdampak. Hal ini dilakukan agar tidak memperparah penyakit ain itu sendiri.

Untuk melindugi diri agar tidak terkena penyakit ain kamu perlu

membaca ta’awudz, surat Al-Falaq, An-Nas dan sholawat Jibril. Tiga hal tersebut dilakukan secara rutin agar daoat menjadi pertahanan diri dari sifat yang negatif.

Masyarakat harus lebih memahami tentang penyakit ain. Meskipun tidak terlihat secara kasat mata tapi, penyakit ain ini memiliki dampak yang sangat terasa. Oleh karena itu, kita perlu untuk menjaga hati dan pikiran agar dapat terhindar dari sifat-sifat negatif.

Penulis : Khurul Aini Ra’afarifaatun

Referensi

Dokumen terkait

Analisis regression logistic respon psikologi dan dukungan keluarga pasien TB di Balai Pengobatan Penyakit Paru – paru BP4 Unit Minggiran Yogyakarta April 2009 n=40 Analisis regresi