• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyuluhan pentingnya Vaksin Covid 19

N/A
N/A
IVANA

Academic year: 2024

Membagikan "Penyuluhan pentingnya Vaksin Covid 19"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Penyuluhan

pentingnya Vaksin

Covid 19

(2)

UCAPAN TERIMAKASIH

Selamat siang Bapak, Ibu serta saudara saudari semua. Puji Syukur kita dapat berkumpul di ruangan ini. Saya ucapkan terimakasih untuk bapak kepala desa, Lurah, Bapak Rt serta Rw setempat yang saya hormati karena telah memberikan waktu dan tempat untuk penyuluhan tentang pentingnya VAKSINASI COVID 19 untuk masyarakat didesa ini.

Disini perkenalkan saya sbgai perwakilan tenaga kshtan saya Ivana. Saya dari sekolah

Kesehatan ingin memberi penyuluhan tentang pentingnya vaksin Covid 19 yang sedang

terjadi saat ini.

(3)

APA SIH VAKSIN ITUU???

Mungin Sebagian dari kita bertanya tanya, apa si vaksin itu?,

bahaya enggak sih?, nanti buat sakit?, jangan jangan setelah vaksin bisa meninggal?.

Jadi begini saudara saudari, ibu ibu dan bapak bapak sekalian.

Vaksin itu tidak bahaya. Saya ulangi lagi Vaksin itu tidak

berbahaya. Karena apa vaksin ini meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit., sehingga apa bila suatu saat kita terpapar dengan penyakit tersebut ini tidak

menimbulkan rasa sakit yang berat hanya sakit ringan dan tidak

menyebabkan penularan.

(4)

Vaksin sendiri adalah?

Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa

mikroorganisme atau bagian zat yang dihasilkan serat diolah

sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan.

Vaksin sendiri bukan obat ya,, melainkan seperti pembentukan

kekebalan spesifik tubuh agar terhindar dari tertular dari penyakit

covid 19.

(5)

Syarat vaksin covid 19..

Harus berkeadaan sehat, tidak demam dan tidak berkeluhan apapun. Jika keadaan dalam diri kita mempunyai penyakit bawaan.. Maka bisa

berkonsultasi terlebih dahulu.

(6)

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Program vaksinasi dalam rangka menanggulangi pandemi COVID- 19 ini sudah mulai bergulir. Program ini diperlukan dukungan

masyarakat untuk menyukseskannya. Dukungan masyarakat akan terbentuk apabila pemahaman tentang vaksin & program vaksinasi itu sendiri sudah terbentuk.

 

Oleh karena itu diperlukan peran aktif berbagai pihak untuk

berpartisipasi aktif dalam mengedukasi masyarakat terkait program

vaksinasi tersebut. 

(7)

Mengapa demikian?

Karena selama Covid 19 ini berpengaruh kepada ekonomi rumah tangga dan sosial dan menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial semakin

dirasakan masyarakat. 

Harapanya agar mengurangi dampak negatif dari pandemi COVID-

19 .

(8)

Kapan dan waktu pelaksanaannya?

Pelayanan vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi,

Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota atau milik masyarakat/ swasta yang memenuhi persyaratan, meliputi:

1. Puskesmas, Puskesmas Pembantu 2. Klinik

3. Rumah Sakit dan/ atau

4. Unit Pelayanan Kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabu- han (KKP)

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas juga dapat membuat

pos pelayanan vaksinasi COVID-19.

(9)

Harapan kami sebagai tenaga Kesehatan…

Harapan kami sangatlah besar, karena apa? Program Vaksin ini diharapkan tepat sasaran. Dan semua warga menerima Vaksin ini.

Dengan diperkuatnya imunitas masyarakat dan produktifitas, ini juga akan meningkatkan dan meminimalkan dampak dampak

ekonomi dan sosial salah satunya pandemi Covid 19.

(10)

PENYULUHA N PENTINGNYA IMUNISASI

Ass…

Selamat siang, salam sejahtera bagi kita semua, yang kami hormati bapak kepala desa tiberau, yang kami hormati bapak kepala puskesmas serta yang kami hormati warga dan perangkat desa tiberau yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada acara “pentingnya imunisasi pada bayi”

Dalam rangka menyambut acara ini , kami selaku pihak rumah sakit kediri sebagai organisasi yang bergerak di bidang...Kesehatan

Pada pertemuan kali ini.... Kami akan membahas imunisasi pada bayi

Saya mewakili rekan-rekan organisasi,

perkenalkan nama saya ivana. Harapan saya

semoga melalui pertemuan ini dapat mendukung

kesuksesan kegiatan/acara/program penyuluhan

kali ini.

(11)

Apa itu

imunisasi pada

bayi?

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang / bayi secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Setiap tahun lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit menular yang termasuk ke dalam Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) antara lain TBC, Difteri, Tetanus, Hepatitis B, Pertusis, Campak, Polio, radang selaput otak, dan radang paru-paru. Anak yang telah diberi imunisasi akan terlindungi dari berbagai

penyakit berbahaya tersebut, yang dapat

menimbulkan kecacatan atau kematian

(12)

Apa saja jenis

imunisasi

??

1. Imunisasi hepatitis B : Hepatitis B masih banyak ditemukan di Indonesia.

Imunisasi hepatitis B bertujuan untuk mencegah penyakit hepatitis B, yaitu infeksi hati yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti sirosis dan kanker hati. 

2. Imunisasi polio: Polio adalah penyakit menular akibat infeksi virus yang

menyerang sistem saraf di otak dan saraf tulang belakang. Pada kasus yang parah, polio dapat menyebabkan sesak napas, meningitis, kelumpuhan, hingga

kematian. Nah, imunisasi polio bertujuan untuk mencegah anak tertular penyakit tersebut.

3. Imunisasi BCG : Imunisasi ini bertujuan untuk melindungi tubuh dari kuman penyebab penyakit tuberkulosis atau TB. TB adalah penyakit menular berbahaya yang dapat menyerang saluran pernapasan, tulang, otot, kulit, kelenjar getah bening, otak, saluran cerna, dan ginjal.

4. Imunisasi campak : Imunisasi campak diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit campak berat yang dapat menyebabkan pneumonia, diare, dan radang otak (ensefalitis). Imunisasi campak diberikan sebanyak 3 kali, yaitu saat anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Jika anak diberikan vaksin MR/MMR di usia 15 bulan, maka pemberian imunisasi campak ulang di usia 18 bulan tidak diperlukan. Hal ini karena vaksin MR atau MMR tersebut sudah mengandung vaksin campak.

5. Imunisasi DPT-HB-HiB : Imunisasi DPT-HB-HiB dapat memberikan

perlindungan dan pencegahan terhadap 6 penyakit sekaligus, yaitu difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis (radang otak).

(13)

Imunisasi Tambahan yang Perlu Diberikan pada Anak Selain kelima imunisasi wajib diatas, Ikatan Dokter Anak

Indonesia (IDAI) juga menganjurkan para orang tua agar setiap anaknya mendapatkan imunisasi tambahan, yaitu:

• Vaksin rotavirus, untuk melindungi anak dari gastroenteritis penyebab diare.

• Vaksin hepatitis A dan tifoid, untuk menurunkan risiko penyakit hepatitis A dan demam tifoid pada anak.

• Vaksin varisela, untuk mencegah infeksi virus varicella- zoster penyebab penyakit cacar air.

• Vaksin influenza, untuk memberikan perlindungan terhadap

ISPA akibat flu.

(14)

• Untuk mendapatkan imunisasi wajib,

Bapak / Ibu bisa membawa Si Kecil ke pusat pelayanan kesehatan, seperti posyandu,

puskesmas, tempat praktek dokter, serta rumah sakit.

• Imunisasi wajib bisa diberikan secara cuma- cuma atau dengan harga yang sangat

murah karena sudah dianggarkan oleh

pemerintah. Sedangkan imunisasi tambahan bisa diperoleh dengan mengeluarkan biaya sesuai harga vaksin dan tarif jasa dokter.

• Guna mencapai efek perlindungan yang optimal, semua jenis imunisasi, baik

imunisasi wajib maupun imunisasi

tambahan, harus diperoleh bayi sesuai jadwal yang telah direkomendasikan.

Namun, apabila anak jatuh sakit pada saat jadwal imunisasi tiba, maka pemberian

imunisasi bisa ditunda sampai anak

sembuh.

(15)

Demikian yang ingin saya sampaikan, terima kasih kepada hadirin yang datang. Keberadaan hadirin sangat berarti Semoga apa yang sampaikan bermanfaat bagi kami semua. Besar harapan saya, untuk bapak / ibu

dapat lebih memperhatikan dan menjaga Kesehatan bayi agar terhindar

dari potensi berbagai penyakit. Sekian, selamat siang.”

Referensi

Dokumen terkait