PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dewan sekolah dalam peningkatan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung Lampung Timur tahun 2016/2017. Berdasarkan hasil analisis data observasi, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa peran dewan sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung Lampung Timur dapat dilakukan dengan dewan sekolah sebagai lembaga konsultasi, dewan sekolah sebagai lembaga pendukung, penunjang kegiatan layanan pendidikan, dewan sekolah sebagai lembaga pengawasan (pengawasan kegiatan layanan pendidikan), dewan sekolah sebagai perantara (hubungan atau hubungan komunikasi antara masyarakat dan masyarakat). pemerintah). proses belajar mengajar merupakan kewenangan profesional nyata yang dimiliki oleh lembaga pendidikan sekolah dan komite sekolah.
Peran Komite Sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan adalah sebagai “badan penasehat (pemberi pertimbangan), supporting body (penunjang kegiatan layanan pendidikan), control body (pemantau kegiatan layanan pendidikan), mediator (penghubung atau penghubung komunikasi antar masyarakat). dan pemerintah) ).Tujuan pembentukan komite sekolah adalah untuk menciptakan akuntabilitas, transparansi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam peran komite sekolah dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung.
Pertanyaan Penelitian
Berdasarkan hasil prasurvei yang penulis lakukan dengan observasi di SMA Negeri 2 Sekampung, penulis memberikan data adanya kesenjangan kualitas layanan pendidikan.Pelayanan UKS yang kurang memadai, ruang perpustakaan yang kurang memadai, kurangnya penjaga sekolah dan peralatan laboratorium yang tidak sesuai.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui kendala komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai kontribusi untuk memahami peran dan kinerja komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Dalam pelaksanaannya merupakan cerminan bagi pengurus dan anggota komite sekolah serta pengelola pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Penelitian Relevan
Berdasarkan penelitian yang relevan di atas, terdapat perbedaan mendasar pada penelitian yang akan penulis lakukan, yaitu: Penelitian sebelumnya membahas bagaimana kegiatan yang dilakukan komite sekolah berdampak pada penyelenggaraan pendidikan, yang kemudian diolah dengan menggunakan rumus korelasi. . sedangkan penelitian yang akan penulis lakukan adalah untuk mengetahui peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, dimana jenis penelitian yang penulis lakukan menggunakan penelitian kualitatif dan teknik analisis datanya menggunakan model Milles dan Huberman yaitu prediksi data, visualisasi data, dan inferensi data.
LANDASAN TEORI
- Pengertan Mutu Layanan Pendidikan
- Standar Mutu Layanan Pendidikan
- Acuan Oprasional Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan
- Komite Sekolah
- Pengertian Komite Sekolah
- Peran Komite Sekolah
- Fungsi Komite Sekolah
- Tujuan Komite Sekolah
Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa pembentukan dewan sekolah memiliki landasan hukum yang kuat dalam bentuk undang-undang. Dengan memahami kutipan di atas, kita dapat memahami bahwa dewan sekolah memegang peranan penting dalam meningkatkan layanan pendidikan di sekolah. Berdasarkan kutipan di atas, dapat dipahami bahwa dewan sekolah mengarahkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan.
Pemberdayaan dewan pendidikan dan komite sekolah merupakan salah satu alternatif dalam melakukan kontrol terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Proses inti dimaksudkan untuk mendapatkan calon pengurus dan komite sekolah yang berkualitas dan berdedikasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Berdasarkan tata cara penetapan anggota komite sekolah di atas, dapat dipahami bahwa prinsip utama pembentukan komite sekolah adalah melaksanakannya secara transparan, akuntabel, dan demokratis.
METODOLOGI PENELITIAN
- Jenis dan Sifat Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Penjamin Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Dengan menggunakan metode wawancara ini, penulis memperoleh informasi tentang peran dewan sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung. Tinjauan peran dewan sekolah dalam peningkatan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung Kualitas layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung. Berdasarkan hasil observasi penulis terhadap kualitas layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung, penulis dapat menjelaskan bahwa layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung sudah baik, hal tersebut dapat penulis jelaskan berdasarkan hasil wawancara. dengan komite sekolah dan hasil notulen rapat komite sekolah di SMA Negeri 2 Sekampung.
Bapak Sukirman menyatakan: Saya mempertimbangkan apa yang saya lakukan sebagai anggota dewan sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas. Dewan sekolah sebagai lembaga pendukung atau penopang kegiatan sekolah berarti anggota dewan sekolah ikut aktif dalam kelancaran jalannya diskusi pendidikan yang berkaitan dengan layanan pendidikan. Bapak Sukirman menyatakan: Keterlibatan saya sebagai anggota dewan sekolah adalah untuk memberikan masukan dan saran dalam melakukan konsultasi mengenai program-program sekolah yang berkaitan dengan layanan pendidikan dan mengapresiasi kegiatan pendidikan yang direncanakan oleh sekolah, seperti pendampingan dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Komite sekolah sebagai pengendali layanan pendidikan berarti bahwa komite sebagai lembaga yang dibentuk merupakan pengganti dari Badan Bantuan Penyelenggara Pendidikan yang mempunyai tugas mengendalikan kegiatan yang dilaksanakan dalam suatu pendidikan di sekolah. Analisis data peran komite sekolah dalam peningkatan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas, peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan antara lain sebagai pemberi pertimbangan, yang dapat dilakukan melalui program kerja bersama atau mengadakan rapat bersama yang dijadwalkan oleh sekolah untuk membahas program kerja sekolah yang akan datang.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas, peningkatan mutu layanan pendidikan yang diberikan oleh dewan sekolah dalam kaitannya dengan layanan penunjang pendidikan dapat dilakukan dengan menyumbangkan pemikiran dan berpartisipasi dalam proses konsultasi yang dilakukan oleh pihak sekolah, serta memberikan dukungan kepada setiap kegiatan yang memiliki nilai positif. Peran dewan sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sebagai pengendali layanan pendidikan adalah ikut serta dalam kegiatan dan ikut memantau kemajuan dan program kerja sekolah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas, peningkatan kualitas layanan pendidikan yang diberikan oleh komisi sekolah terkait dengan pengawasan kegiatan layanan pendidikan dimungkinkan dengan memastikan pengawasan terhadap pekerjaan sekolah, berpartisipasi dalam verifikasi keuangan sekolah dan memastikan pengawasan terhadap sarana dan prasarana sekolah.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas, kualitas layanan pendidikan yang dilakukan oleh komite sekolah terkait penyambungan atau penyambungan kabel komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat dapat ditingkatkan dengan cara menyampaikan aspirasi wali murid. konselor siswa dan mengajukan saran wali siswa ke sekolah.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Diskripsi Wilayah Penelitian
SMA Negeri 2 Sekampung Lampung Timur merupakan lembaga pendidikan formal yang berada di bawah binaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur. SMA N 2 Sekampung sangat kondusif untuk pembelajaran karena SMA N 2 Sekampung tidak berada di pinggir jalan raya, sehingga siswa tidak terganggu oleh kebisingan kendaraan bermotor. Gambaran Umum Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan di SMA Negeri 2 Sekampung.
Gambaran Umum Tentang Peran Komite Sekolah dalam
Komite Sekolah merupakan badan mandiri yang memfasilitasi peran serta masyarakat untuk meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan pada satuan pelajaran, baik pada pendidikan prasekolah, pendidikan dalam sekolah, maupun pendidikan luar sekolah. Komite sekolah sebaliknya berarti komite sekolah berperan aktif dalam ikut memikirkan dan memikirkan program-program yang dilaksanakan di suatu lembaga pendidikan. Selain itu, dalam proses peningkatan mutu layanan pendidikan, komite sekolah sebagai konsultan, hasil wawancara Bapak Zulkifi menyatakan bahwa; “Menurut saya kualitas pendidikan di SMA Negeri 2 di desa ini sudah cukup baik dan sesuai dengan prosedur yang telah direncanakan sebelumnya, karena saya melihat dari kehidupan sehari-hari siswa sudah bisa menerapkan apa yang guru ajarkan di kelas sudah ada. mengimplementasikannya.
Bapak Iswayudi menyatakan: Sebagai anggota komite sekolah, saya memberikan masukan tentang masalah-masalah yang muncul di sekolah, hal ini biasanya terjadi ketika ada rapat komite sekolah. Hasil komentar penulis mengenai komite sekolah sebagai pendukung layanan pendidikan dapat dinilai baik. anggota komite sekolah didokumentasikan dalam risalah rapat. Dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, sebagai anggota komite sekolah, saya berusaha untuk melaksanakan tugas saya sepenuhnya, dan dalam hal keikutsertaan dalam layanan penunjang pendidikan, yang saya lakukan adalah mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah, karena sekolah , ketika mereka ingin melakukan Dalam program kami, komite sekolah selalu diundang untuk mengambil bagian dalam musyawarah tentang pelaksanaan program yang akan dilaksanakan.
Berdasarkan hasil komentar yang diberikan penulis mengenai komite sekolah sebagai pengendali kegiatan layanan pendidikan dapat penulis katakan baik, terlihat bahwa berbagai komite sekolah telah memberikan masukan terkait sarana dan prasarana yang ada. di sekolah, seperti fasilitas umum, pengecekan tugas sekolah, dll. Komite sekolah sebagai mediator artinya komite sekolah bertugas sebagai penghubung antara masyarakat dengan sekolah dalam hal memberikan masukan yang konstruktif bagi sekolah. Komite Sekolah merupakan amanat rakyat yang diabadikan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional.
Komite sekolah dengan demikian merupakan badan mandiri yang menampung peran serta masyarakat dalam rangka peningkatan mutu, pemerataan, dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan, baik pendidikan prasekolah, jalur pendidikan sekolah, maupun jalur pendidikan luar sekolah. Peran komite sekolah sebagai pendukung layanan kegiatan pendidikan dimaksudkan untuk mendukung penuh program sekolah yang nantinya berdampak pada output lulusan siswa sesuai dengan harapan visi dan misi sekolah. Berdasarkan hasil penelitian dan fakta di lapangan, penulis dapat memberikan saran atau masukan yang dapat bermanfaat bagi sekolah, komite sekolah.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas, Petunjuk Teknis Pemberdayaan Dewan Sekolah Jakarta, 2007.
Analisis Strategi tentang Peran Komite Sekolah dalam
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Agar komite sekolah dapat lebih meningkatkan hubungan baik antara komite sekolah dengan sekolah, serta meningkatkan hubungan dengan masyarakat mengenai saran dan masukan yang konstruktif untuk kemajuan sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia tentang Pendidikan, Jakarta: 2010.