Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui peran orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran daring, 2) Mengetahui peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan keterampilan motorik halus anak keterampilan motorik. keterampilan melalui sistem pembelajaran online. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk menganalisis peran orang tua dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi.
Konteks Penelitian
Sehingga diperlukan peran orang tua dalam kegiatan mewarnai untuk mengembangkan motorik halus anak selama pembelajaran daring. CV Sarnu Untung, Juni Kegiatan mewarnai ini bergantung pada peran orang tua dalam membimbing anak dalam proses pembelajaran.
Fokus Penelitian
Dari uraian diatas peneliti tertarik untuk meneliti “Peranan Orang Tua Dalam Kegiatan Mewarnai Bagi Perkembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem Pembelajaran Daring Pada Kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo Tahun Pelajaran 2020/2021”. Bagaimana peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Manfaat Teoritis
Manfaat Praktis
Bagi para pembaca, semoga penelitian ini dapat memberikan informasi tentang peran orang tua dalam perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring.
Definisi Istilah
Perkembangan motorik halus yang dimaksud dalam penelitian ini adalah upaya yang dilakukan untuk melatih keterampilan motorik halus anak dengan melakukan latihan koordinasi otot-otot kecil tangan, mata dan otak sebagai pusat kendali. Isman dalam Albert Efendi Pohan mengatakan pembelajaran online adalah pemanfaatan jaringan internet dalam proses pembelajaran.20.
Sistematika Pembahasan
Bab ketiga berisi tentang metode penelitian yang terdiri dari pendekatan dan jenis penelitian, lokasi penelitian, topik penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, keabsahan data dan tahapan penelitian. Bab empat tentang penyajian dan analisis data berisi uraian tentang objek penelitian, penyajian data, analisis data dan pembahasan mengenai apa yang telah dicapai.
Penelitian Terdahulu
- Peran orang tua
- Sebagai fasilitator
- Sebagai motivator
- Sebagai pemberian perhatian
- Sebagai pembimbing
- Kegiatan mewarnai
- Pengembangan motorik halus
- Pembelajaran dalam Jaringan
Judul Skripsi “Peran Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas VIII SMP Negeri 03 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes)”. 2015 Peran Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas VIII SMP Negeri 03 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes).
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Subyek Penelitian
Gambaran peran orang tua dijelaskan berdasarkan hasil pengumpulan data di lapangan dengan bantuan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian ditentukan oleh orang yang dianggap paling mengetahui informasi yang diperlukan dalam penelitian, sehingga memudahkan peneliti dalam menyelidiki keadaan yang diteliti. Peneliti menentukan subjek penelitian berdasarkan permasalahan yang ingin diteliti mengenai peran orang tua dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online.
Alasan dipilihnya beliau sebagai subjek penelitian karena beliau mengetahui tentang manajemen dan sistem pembelajaran di RA Miftahul Jannah. Ibu Nabilatus Sakdiyah, S.Pd selaku guru kelas A kelompok RA Miftahul Jannah Alasan dipilihnya beliau sebagai subjek penelitian karena beliau mengetahui secara langsung perkembangan anak selama proses pembelajaran. Alasan dipilihnya ia menjadi subjek penelitian karena ia mengaku lelah menjalankan berbagai tugas selama proses pembelajaran jaringan.
Alasan dipilihnya topik penelitian adalah karena tidak bisa menemani aktivitas mewarnai anak selama pembelajaran daring.
Teknik pengumpulan data
Dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data yang sumbernya sangat berguna dalam penelitian kualitatif sebagai pelengkap yang dapat dipercaya terhadap data yang diperoleh. Jika tanggapan yang diwawancarai setelah dianalisis dirasa kurang memuaskan, maka peneliti akan terus mengajukan pertanyaan sampai pada tahap tertentu diperoleh data yang dianggap dapat dipercaya. Pemilihan data dilakukan dengan menggarisbawahi setiap data yang ditemukan terkait dengan penelitian bertajuk “Peranan Orang Tua dalam Kegiatan Mewarnai untuk Perkembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem Pembelajaran Daring di RA Miftahul Jannah Wangkal”.
Setelah selesai melakukan pemilahan data pada tahap pemfokusan dengan mencatat data apa saja yang bermakna bagi penelitian, peneliti melanjutkan tahap analisis data pada tahap abstraksi. Pada fase ini data yang telah dikumpulkan hingga fase fokus dievaluasi oleh peneliti terutama mengenai kualitas dan kesesuaian data. Apabila data yang menunjukkan peran orang tua dalam kegiatan mewarnai dirasa baik dan kuantitasnya mencukupi, maka data tersebut digunakan untuk menjawab permasalahan yang diteliti.
Data yang telah melalui beberapa tahapan hingga tahap abstraksi data pada penelitian selanjutnya disederhanakan dan ditransformasikan dengan berbagai cara, yaitu dengan pemilihan data yang ketat, dengan rangkuman atau uraian singkat, dengan mengelompokkan data ke dalam satu pola yang lebih luas, dan sebagainya. Hasil ini dilakukan dengan cermat dan hati-hati terhadap semua data yang dikumpulkan dari masing-masing peserta.
Tahap-tahap Penelitian
Metode triangulasi ini digunakan untuk mendapatkan jawaban yang lebih jelas mengenai peran orang tua dalam kegiatan mewarnai bagi perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring. Dan teknik triangulasi, peneliti mengkaji informasi atau data terkait peran orang tua dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring dari hasil wawancara dan dokumentasi hasil mewarnai anak. Pada titik ini peneliti mulai mempersiapkan diri untuk menggali dan mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk membuat analisis data mengenai peran orang tua dalam membimbing kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak selama pembelajaran online.
Pada tahap ini, data yang diperoleh dari berbagai sumber dikelola melalui inferensi, yang kemudian digabungkan menjadi sebuah penelitian.
Gambaran Obyek Penelitian
- Sejarah Singkat Raudhatul Athfal Miftahul Jannah
- Profil RA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo
- Visi Misi RA Miftahul Jannah a. Visi dan Misi
- Keadaan Personil
- Keadaan sarana dan prasarana RA Miftahul Jannah a. Sarana dan Prasarana RA Miftahul Jannah
Visi dan Misi lembaga RA Miftahul Jannet adalah menanamkan rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sejak dini, melahirkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, berbudi pekerti, membangkitkan semangat belajar, membiasakan hidup sehat. perilaku, memberikan rangsangan terhadap seluruh aspek perkembangan anak, sehingga anak meningkatkan kemandiriannya dan siap untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.77. Di bawah ini adalah tabel data guru dan tenaga kependidikan RA Miftahul Jhennet yang diambil dari dokumentasi RA78. Di bawah ini adalah tabel total data siswa kelompok A RA Miftahul Jhennet pada tahun ajaran.
Dari tabel diatas kita dapat mengetahui data sarana dan prasarana yang dimiliki oleh RA Miftahul Xhennet Institute.
Penyajian Data dan Analisis
- Peran Orang Tua Sebagai Fasilitator Dalam Kegiatan Mewarnai Untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Motivator Dalam Kegiatan Mewarnai Untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Pemberi Perhatian Dalam Kegiatan Mewarnai Untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Pembimbing Dalam Kegiatan Mewarnai Untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Sistem
Peran orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran di kelompok A jaringan Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran jaringan di kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Setelah mempersiapkan segala kebutuhan anak, peran orang tua selanjutnya dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak adalah sebagai motivator.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan kepada orang tua siswa Miftahul Jannah Wangkal Kelompok A RA terhadap peran orang tua sebagai motivator selama pembelajaran daring dengan cara yang berbeda-beda. Peran orang tua sebagai pengasuh dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran di Kelompok A Jaringan Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran di Jaringan Kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo.
Peran orang tua sebagai pemandu dalam mengembangkan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai selama pembelajaran daring sangatlah penting. Peran orang tua sebagai penarik perhatian dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo.
Pembahasan Temuan
- Peran Orang Tua Sebagai Fasilitator dalam Kegiatan Mewarnai untuk Pengembangan Motorik Halus Anak melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Motivator dalam Kegiatan Mewarnai untuk Pengembangan Motorik Halus Anak melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Pemberi Perhatian dalam Kegiatan Mewarnai untuk Pengembangan Motorik Halus Anak melalui Sistem
- Peran Orang Tua Sebagai Pembimbing dalam Kegiatan Mewarnai untuk Pengembangan Motorik Halus Anak melalui Sistem
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, peran orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak kelompok A RA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo sudah terpenuhi sebagaimana mestinya. Peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran jaringan di kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak kelompok A RA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo sudah terpenuhi sebagaimana mestinya.
Selama pembelajaran daring, orang tua dapat berperan sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak. Peran orang tua sebagai pengasuh dalam kegiatan mewarnai motorik halus anak melalui sistem mewarnai motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Data diatas menunjukkan bahwa temuan mengenai peran orang tua sebagai pengasuh dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran jaringan pada kelompok A raudhatul athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh J. Drost dan M.
Peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai untuk pengembangan motorik halus anak melalui sistem pengembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran jaringan di Kelompok A Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Berdasarkan temuan di atas maka peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai di Kelompok A RA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo sudah sesuai dengan teori.
Saran
Bagaimana peran orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading. Bagaimana peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading. Bagaimana peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak melalui sistem pembelajaran online di Raudhatul Athfal Miftahul Jannah Wangkal Gading.
Bagaimana pendapat ibu-ibu mengenai peran orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring? Bagaimana pendapat ibu-ibu mengenai peran orang tua sebagai motivator dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring? Bagaimana pendapat ibu-ibu mengenai peran orang tua sebagai pemandu dalam kegiatan mewarnai untuk perkembangan motorik halus anak selama pembelajaran daring?
Fasilitas apa saja yang bapak berikan dalam kegiatan mewarnai untuk mengembangkan motorik halus anak selama pembelajaran daring? Apa pendapat ibu tentang pengembangan motorik halus anak pada kegiatan belajar mewarnai online?
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM