• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN ORMAS MUHAMMADIYAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PERDA KTR DI PROVINSI BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PERAN ORMAS MUHAMMADIYAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PERDA KTR DI PROVINSI BENGKULU"

Copied!
112
0
0

Teks penuh

ORMAS ISLAM MUHAMMADIYAH

Pandangan Umum

Sehingga Muhammadiyah lebih memiliki kesamaan dengan visi pemerintah dalam mengimplementasikan Perda KTR di Provinsi Bengkulu. Sementara itu, peran ormas Muhammadiyah dalam mendukung implementasi Perda KTR di Provinsi Bengkulu belum optimal.

PERDA KTR DI INDONESIA

  • Perda KTR di Indonesia
  • Fatwa Haram Merokok Majelis Tarjih Muhammadiyah
  • Peran Ormas Muhammadiyah dalam Penanggulangan
  • Teori Struktural Fungsional

IMPLEMENTASI FATWA HARAM MEROKOK

Pengetahuan kader Muhammadiyah

Setelah peneliti melakukan wawancara tatap muka dengan beberapa pengurus Ormas Muhammadiyah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, berikut ini dijelaskan bagaimana pengetahuan warga Muhammadiyah di provinsi Bengkulu mengenai larangan merokok yang diberlakukan Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah . Mayoritas pengurus Muhammadiyah di tingkat provinsi dan kabupaten jelas mengetahui adanya penetapan larangan merokok oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Selain itu, keputusan atau fatwa majelis Tarjih Muhammadiyah juga sering dikomunikasikan kepada pejabat yang baru dilantik.

Sebelum kami mengambil sumpah, saya sendiri sudah tahu tentang fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah yang melarang merokok. Dimana menurutnya fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah sudah lama disosialisasikan kepada setiap pimpinan Muhammadiyah, baik di tingkat pusat, daerah, daerah hingga pimpinan cabang. Hal ini untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang sosialisasi Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah kepada seluruh elemen masyarakat Muhammadiyah yang lebih luas.

Ia menjelaskan, Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah tentang larangan merokok disosialisasikan kepada seluruh warga kampus UMB.

Respon Kader Muhammadiyah

Hal ini dikarenakan sosialisasi tersebut kebanyakan dilakukan secara lisan pada rapat atau rapat, sangat sedikit yang membaca atau memiliki dokumen asli yang lengkap mengenai fatwa tersebut. Dinilai berdasarkan isi fatwa yang sesuai dengan ajaran dan perintah Islam. Ya jadi kami selaku pimpinan daerah Bengkulu Utara sangat setuju dan mendukung fatwa pertama larangan rokok karena mengutamakan faktor yang membahayakan kesehatan, yang kedua adalah limbah, tapi ya kami maklumi karena masyarakat terpengaruh oleh orang tuanya dulu, tapi alhamdulillah mayoritas pengurus daerah menjauhi rokok. , kami di Muhammadiyah kan prinsipnya, kami sami'na waato'na, jadi apa keputusan pimpinan pusat, kami hanya harus mendengarkan dan menaati budaya di Muhammadiyah kan? 01 April 2022 pukul 09.00 WIB).

Fatwa larangan merokok bukan untuk mempersulit umat Islam, tetapi untuk melindungi mereka dari zat-zat berbahaya. Tetapi merokok dapat merusak kesehatan dan juga menyebabkan kemiskinan. wawancara dengan Bpk. Kepada Joko, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Rejang Lebing, 25 April 2022 pukul 14.00 WIB). Namun, ada beberapa pengurus di pusat dan daerah yang mengkritisi undang-undang larangan merokok saat ini yang tidak berdampak signifikan terhadap sikap perokok, baik bagi warga Muhammadiyah pada khususnya maupun masyarakat pada umumnya.

Tidak sampai dipecat (wawancara dengan Pak Zainal, pengurus Pusat Muhammadiyah Jakarta, 1 April 2022 pukul 13.00 WIB).

Perilaku Merokok di Kalangan Warga Muhammadiyah

Tapi jumlahnya jelas sangat kecil (wawancara dengan Pak AG, pengurus PP Muhammadiyah Jakarta, pada 28 April 2022 pukul 11.00 WIB). Seharusnya dia menjauh mencari tempat di luar (wawancara dengan Pak Jk, Pengurus Daerah Curup Muhammadiyah, tanggal 28 Maret 2022 pukul 11.00 WIB). Dan bahkan kami di sekolah-sekolah ini pak, ada siswa yang merokok di SMA Muhammadiyah (wawancara dengan Pak BM, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kaur pada tanggal 20 Maret 2022 pukul 10.00 WIB).

Tapi kalau di luar tidak bisa kita kendalikan mereka tetap merokok (wawancara dengan Pak Ahmad, pengurus wilayah Muhammadiyah Bengkulu Selatan, 8 Maret 2022 pukul 09.00 WIB). Namun sebenarnya salah satu kebiasaan yang sulit untuk dihentikan adalah merokok (wawancara dengan Pak NH, staf pengajar kampus Muhammadiyah Bengkulu, 13 Maret 2022 pukul 11.30 WIB). Seperti kemarin ada teman-teman muda Muhammadiyah mengadakan pelatihan kebencanaan dan saya lihat masih banyak yang merokok, bahkan di mesjid pun masih ada yang masih merokok (wawancara dengan Pak MT, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kabupaten Rejang Lebong, pada 25 Maret 2022, 11.30 WIB).

Maju atau mundurnya sekolah itu terserah manajemen sekolah (wawancara dengan Pak AL, guru Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Selatan, 19 Maret 2022 pukul 12.00 WIB).

Dakwah Pengurus Muhammadiyah

Selanjutnya di Perda Kabupaten Rejang Lebong Nomor 7 Tahun 2017 dan Perda KTR Kabupaten Bengkulu Utara Nomor 7 Tahun 2016. Spanduk-spanduk, baliho yang kita lihat khususnya di rumah sakit yang melarang merokok berdasarkan Perda KTR dengan lingkaran merah (Wawancara dengan Bapak MY, Pengurus Muhammadiyah di Kabupaten Rejang Lebong, pada tanggal 19 Maret 2022 jam 12 siang WIB). Kedudukan Direktorat Muhammadiyah dalam Pelaksanaan Perda KTR di Daerah Provinsi Bengkulu Pelaksanaan Perda KTR di Daerah Provinsi Bengkulu.

Akibatnya, hampir semua narasumber menyatakan bahwa implementasi Perda KTR tidak efektif di beberapa wilayah Provinsi Bengkulu. Selain itu, salah satu pengurus Muhammadiyah di Kabupaten Rejang Lebong mengatakan, dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Perda KTR masih lemah. Peran pengurus Muhammadiyah dalam mendukung implementasi Perda KTR di Provinsi Bengkulu Implementasi Perda KTR di Provinsi Bengkulu.

Selain itu, keterlibatan ormas Muhammadiyah untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam implementasi Perda KTR juga belum ada.

PERAN ORMAS MUHAMMADIYAH

Pengetahuan Pengurus Muhammadiyah

Hal ini dibuktikan dengan diberlakukannya peraturan daerah KTR di semua daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, meskipun tidak dalam waktu yang bersamaan. Meskipun pengaturan KTR sudah lama disahkan di berbagai daerah, namun masih banyak masyarakat yang terkadang belum mengetahui keberadaan pengaturan daerah tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti secara khusus mengkaji pengetahuan pengurus daerah Muhammadiyah tentang Perda KTR di daerah.

Bagi yang sudah tahu, mereka juga mengkritisi kelemahan implementasi Perda KTR di daerahnya. Memang pemerintah terkesan tidak serius (Wawancara dengan Pak BM, Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Kaur, 20 Maret 2022 Pukul 09:00 WIB). Padahal, pengesahan Perda KTR itu terjadi pada masa Bapak. Imron bupati, karena bupati alhamdulillah tidak merokok, termasuk bupati yang sekarang (Wawancara dengan Pak TH, Direktur Wilayah Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Utara, 1 April 2022 pukul 09:00 WIB).

Hal tersebut di atas semakin memperkuat hasil kajian kami sebelumnya bahwa sosialisasi Perda KTR tidak meningkat di Provinsi Bengkulu.

Pandangan pengurus Muhammadiyah

Terima kasih atas informasi yang diberikan (Wawancara dengan Pak SF, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Bengkulu, 8 Maret 2022 Pukul 11.00 WIB). Tidak ada sanksi dari pemerintah daerah, karena pada dasarnya mereka juga banyak merokok. Mereka mengadopsi aturan tersebut karena aturan tersebut juga atasan mereka, bukan atas inisiatif pemerintah daerah.

Kalau tidak, tidak mungkin rokoknya habis dan dijual di sana (wawancara dengan Pak JK, pengurus Muhammadiyah Kabupaten Rejang Lebong, pada 20 Maret 2022 pukul 08.00 WIB). Namun mulai dari sini mulai kendor, bahkan stiker atau baliho pun hilang dari tempatnya. Ngomong-ngomong, saya juga pengurus masjid, dan sudah dipasang peringatan di masjid yang melarang merokok di area itu.

Mungkin karena pemerintah belum memberikan sanksi yang berat (Wawancara dengan Bapak AS, Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Selatan, 18 Maret 2022 Pukul 09:00 WIB).

Program Kemitraan Muhammadiyah

Menurut narasumber sangat mengapresiasi jika ada kerjasama program dengan pemerintah daerah dalam hal implementasi Perda KTR di Bengkulu Utara. Kepada sebagian besar Muhammadiyah, ia menjadi perantara jamaah ketika ada kegiatan pengajian, pengajian dan lain sebagainya. Padahal kami sangat setuju jika diundang yaitu dari mimbar, dari majelis ta'lim akan kami lakukan yang penting penguatan ummat, ternyata ketika bapak merokok, bapaknya merokok. anak merokok. minum arak segala jenis, bahkan terpuruk ekonomi masyarakat Islam dari sana juga, jadi itu harus menjadi prinsip hidup.

Tapi kalau di forum-forum kalau orang tahu banyak orang yang tidak merokok pasti malu untuk menjauh dan menjauh (TH Bengkulu Utara).

Peran Pengurus Muhammadiyah

Kalaupun sakit, ada juga yang merokok (wawancara dengan Pak MY, pengurus Muhammadiyah Kabupaten Rejang Lebong, tanggal 19 Maret 2022 pukul 12.00 WIB). Tapi itu juga tergantung kepribadian masing-masing, kalau ustadz perokok juga tidak akan membicarakannya (wawancara dengan Pak AS, pengurus Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Selatan, pada 18 Maret 2022 pukul 09.00 WIB). Untuk mendukung pernyataan PP Muhammadiyah, peneliti juga mengkonfirmasi dan mengamati beberapa badan amal milik Muhammadiyah di daerah.

Hal ini berdasarkan hasil observasi kami terhadap beberapa lembaga bisnis atau organisasi amal yang dimiliki oleh Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu. Di gedung ini kami juga melihat bahwa tidak ada stiker atau spanduk untuk area larangan merokok. Selanjutnya, saat melakukan penelitian terhadap pimpinan pusat Muhammadiyah di Jakarta, tim peneliti melakukan observasi di kampus milik.

Selain itu, peneliti juga melihat di setiap ruangan lobi gedung kampus dipasang stiker di dinding tentang kawasan bebas asap rokok. Hal ini terlihat dari minimnya sosialisasi kawasan tanpa rokok melalui spanduk, baliho atau stiker di gedung kampus atau sekretariat Muhammadiyah serta tempat usaha amal Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu. Bahkan peneliti masih menemukan orang merokok di area kampus UMB yang merupakan amal jariyah Muhammadiyah terbesar di Bengkulu.

Pembahasan …

Ketegangan-ketegangan yang timbul dalam sistem sosial hanya bersifat sementara, namun pada akhirnya disfungsionalitas, penyimpangan-penyimpangan dalam sistem itu mengarah pada perbaikan. Dalam perspektif struktural-fungsional Parsons, terdapat empat fungsi dasar sebagai syarat kelangsungan sistem sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu, jika dikaitkan dengan penelitian ini, Perda KTR merupakan salah satu unsur dari sistem/struktur sosial.

Jadi, keberhasilan implementasi Perda KTR dapat tercapai apabila unsur-unsur sistem kemasyarakatan menjalankan fungsinya dengan baik. Hal inilah yang akan dianalisis dalam penelitian ini sebagai peran organisasi Islam (Muhammadiyah) sebagai salah satu sub sistem dalam implementasi Perda KTR di Provinsi Bengkulu sebagai sistem sosial yang lebih luas. Namun demikian, kelompok masyarakat juga membutuhkan peran unitnya agar dapat berperan dalam mendukung pelaksanaan Perda KTR yang dibuat oleh pemerintah.

Dari sisi pemerintah, tidak efektifnya implementasi Perda KTR disebabkan oleh kegagalan sub-elemen lembaga negara dalam menjalankan fungsinya masing-masing.

Kesimpulan

Hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran media dan edukasi tentang kawasan bebas asap rokok dalam kegiatan bisnis Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu. Upaya Pengentasan Kemiskinan dengan Mengurangi Konsumsi Rokok di Indonesia,” Jurnal PKS Vol 17 No 3 edisi September; halaman 240 Widyastuti Wibisana. Peran Fatwa Muhammadiyah Tentang Hukum Rokok Dalam Sikap, Norma Subjektif, dan Pengendalian Perilaku Merokok.

Menelisik peran tokoh agama dan perilaku merokok santri di Pesantren Al-Islah Desa Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Permasalahan Implementasi Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok di Provinsi Bengkulu, Jurnal Sosiologi Nusantara, Vol.7 No.1, hal.

Referensi

Dokumen terkait

Gambar kiri menunjukan singkapan sesar dengan azimuth foto N074 o E, gambar kanan atas menunjukan kekar shear dan gash.. 55 Gambar 4.14 Analisis sesar menggunakan aplikasi dips

anxiety level and their speaking achievement. None of the mentioned scholars specifically explored the English fluency of Airlangga students and how their attitude