PENDAHULUAN
Latar Belakang
Warung Terapung berdiri sejak tahun 2017 dan dikelola oleh masyarakat setempat di Desa Pao yang merupakan hasil dan karya masyarakat setempat.Warung Terapung menjadi destinasi wisata kuliner lainnya. Dengan baik peran yang dimiliki oleh destinasi wisata kuliner Warung Terapung di Desa Pao, maka akan memberikan dampak positif bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata Warung Terapung di Desa Pao.
Rumusan Masalah
Seperti halnya usaha warung apung di desa Pao kecamatan Malangke Barat, dimana kita ingin mengetahui atau mendalami lebih dalam peranan usaha warung apung di desa Pao dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan Penelitian
Dari penjelasan di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Peranan UMKM Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Usaha Warung Terapung di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat)”.
Manfaat Penelitian
KAJIAN TEORI
Penelitian Terdahulu Yang Relevan
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian ini adalah penelitian di atas berkaitan dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. 9Riska, Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Sarana Wisata Warung Terapung Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat, Skripsi Institut Agama Islam Negeri Palopo, 2021.
Deskripsi Teori
- Pengertian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
- Klasifikasi Usaha Mikro
- Ciri-Ciri UMKM
- Karakteristik Usaha Mikro
- Manfaat UMKM
- Kekuatan dan Kelemahan Usaha Mikro
- Asas dan Tujuan UMKM
- Sektor Bisnis UMKM
- Kelayakan Bisnis UMKM
- UMKM dalam Prespektif Ekonomi Syariah
- Usaha dalam Ekonomi Islam
- Peran UMKM
- Prespektif
- Ekonomi Islam
13Medriyansah, Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Ekonomi Islam, Jurnal Ekonomi, 2019:3. 15Sidang Enjel, Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam, (Skripsi Universitas Islam Lampung, 2019) :5. Untuk mendirikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diperlukan Surat Izin Usaha Komersial (SIUP) agar usahanya lebih legal dan lancar.
Pentingnya kedudukan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam perekonomian nasional bukan hanya karena jumlahnya yang besar, namun juga dari segi penyerapan tenaga kerja. Selain itu, usaha mikro, kecil, dan menengah juga dapat menghasilkan devisa yang banyak melalui kegiatannya. Dari sisi pembangunan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan kelompok usaha yang paling banyak jumlahnya.
Oleh karena itu, penguatan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah yang melibatkan banyak kelompok menjadi penting. Usaha Mikro, merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mempunyai ciri-ciri pengrajin, namun belum mempunyai sifat wirausaha. Fast Moving Enterprise, merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mempunyai jiwa wirausaha dan akan bertransformasi menjadi usaha besar (UB).18.
Kerangka Pikir
Perbedaan pendapat juga diungkapkan oleh Louis Cantori yang menyatakan bahwa: “Ekonomi Islam menurutnya tidak lebih dari upaya merumuskan ekonomi yang berorientasi pada kemanusiaan dan berorientasi masyarakat yang menolak akses individualisme dalam ekonomi klasik”. 45. Pandangan ekonomi Islam yang dikemukakan Louis Cantori dalam rumusan ilmu ekonomi hanya berorientasi pada manusia dan masyarakat serta menolak akses individualisme karena dalam hal ini masyarakat mempunyai kebebasan untuk melakukan apa yang diinginkannya. Pasalnya, produk yang dihasilkan UMKM biasanya merupakan makanan khas yang terdapat di daerah tersebut. Secara tidak langsung semakin banyak produk yang terjual maka semakin besar pula kebutuhan bahan bakunya dan semakin besar pula kebutuhan akan sumber daya manusia yang dapat membantu menghasilkan produk UMKM tersebut.
Melihat destinasi wisata warung makan terapung di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat ini menjadi salah satu ikhtiar penghidupan sebagian masyarakat setempat. Lalu bagaimana peran UMKM dalam lingkungan internal dan eksternal dimana dalam usaha ini banyak pihak yang terlibat dalam berjalannya usaha toko cair seperti karyawan, distributor bahan baku, dalam hal ini usaha toko cair belum mendapat dukungan atau program pengembangan dari dinas pariwisata dan kuliner, lalu apa peran yang diberikan oleh UMKM dalam perspektif ekonomi syariah terkait destinasi wisata warung apung di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin mengetahui peran UMKM wisata warung apung dalam perspektif ekonomi Islam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, masyarakat dalam hal ini adalah masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan wisata warung apung. tujuan di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat dan melihat bagaimana kejadian ini dilihat dari perspektif ekonomi Islam.
Berdasarkan pemaparan di atas dapat dijelaskan bahwa dalam Islam peran UMKM sangat bermanfaat bagi orang lain, misalnya membuka lapangan kerja baru yang mempunyai prinsip kejujuran dan tidak menindas pelaku usaha lain, lalu apa peranannya? UMKM dalam pemenuhan kehidupan ekonomi pemilik UMKM wisata warung apung dari segi ekonomi? Islam.
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Definisi Istilah
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Pemeriksaan Keabsahan Data
- Informasi/Subjek Penelitian
- Teknik Analisis Data
Dalam proses yang dilakukan oleh UMKM, perusahaan kuliner Warung Terapung telah menerapkan sistem ekonomi syariah. Apa yang membuat Anda tertarik untuk makan di Warung Terapung ini padahal masih banyak warung makan lainnya? Salah satu wisata kuliner yang ada di Kecamatan Malangke Barat adalah Warung Terapung yang terletak di Desa Pao.
Keberadaan UMKM Warung Terapung di Desa Pao dapat menurunkan angka pengangguran, terutama bagi masyarakat yang berpendidikan rendah. Dengan adanya UMKM Warung Terapung ini, mereka sebelumnya tidak mempunyai pekerjaan sehingga mempunyai pekerjaan sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Apa yang membuat Anda tertarik untuk makan di Warung Terapung ini padahal masih banyak warung makan lainnya?
Mila Apa yang membuat kamu tertarik makan di Warung Terapung ini padahal banyak sekali warung makan lainnya?
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
- Kondisi Geografis Desa Pao
- Luas Wilayah Desa Pao
- Penduduk Desa Pao
- Produksi dan Ekonomi Desa Pao
- Sosial Ekonomi
- Pemerintahan Desa Pao
Desa Pao merupakan salah satu desa di Malangke Barat yang berada di pinggir Teluk Bone. Jumlah penduduk tertinggi di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat pada tahun 2015 hingga tahun 2020 terdapat di Dusun Amassangan 1, sedangkan desa dengan jumlah penduduk terendah terdapat di Dusun Amassangan 2. Berdasarkan data tersebut peneliti dapat menyimpulkan bahwa setiap desa yang ada di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat ada perubahan. Jumlah penduduknya bervariasi, namun penduduk terpadat terdapat di Dusun Amassangan 1.
Selain meninjau keadaan kependudukan di masing-masing desa, peneliti juga menyajikan data jumlah penduduk menurut kelompok umur di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Kehidupan masyarakat Desa Pao pada umumnya sebagai petani kebun buah-buahan dan bekerja di tambak menanam jeruk, nilam dan bahan pokok lainnya. Data di atas menunjukkan bahwa sebagian besar sumber perekonomian masyarakat Desa Pao Kecamatan Malangke Barat berasal dari petani.
Kehidupan masyarakat Desa Pao Kecamatan Malangke Barat pada umumnya sebagai petani kebun dan petani tambak dengan mengembangkan bahan baku jeruk, nilam dan jagung sebagai bahan baku utama petani kebun serta ikan, udang dan rumput laut untuk petani tambak.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
- Hasil Wawancara
- Pembahasan
Semua UMKM mempunyai strateginya masing-masing, namun setidaknya jika berbicara bisnis kuliner Warung cair, yang terpenting adalah pelayanan, pelayanan pelanggan, dan pelayanan tamu. Dengan adanya Peras Apung ini saya selaku penjual sembako merasa sangat beruntung karena jumlah pelanggan di lapak saya semakin bertambah, setiap harinya banyak orang yang datang untuk membeli di lapak saya seperti membeli rokok dan kebutuhan lainnya yang tidak ada. di Warung Terapung. Warung terapung ini merupakan hasil karya dan kreativitas warga sekitar sungai.
Selain itu, dengan kegiatan usaha Warung Terapung seperti ini, mereka mendapatkan penghasilan yang bisa digunakan untuk menambah kebutuhan sehari-hari. UMKM Warung Cair dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat yang menganggur dan dalam Islam dianjurkan bekerja dengan bekerja untuk meningkatkan kesejahteraannya menjadi lebih baik. Peran UMKM Warung Terapung tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, namun juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terlihat Islam telah mendorong masyarakat untuk bekerja, dengan adanya Warung UMKM terapung membuka lapangan kerja baru yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya. Riska, Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Warung Terapung Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat Skripsi Institut Agama Islam Negeri Palopo 2021. Semua UMKM punya strategi masing-masing, tapi setidaknya kita bicara kuliner Warung terapung bisnis, yang terpenting adalah pelayanan, pelayanan pelanggan, pelayanan kepada tamu.
PENUTUP
Simpulan
Saran
Bahwa para pemilik UMKM Warung Terapung terus mengembangkan usahanya sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan, hal ini berkaitan dengan semakin meningkatnya kesejahteraan tenaga kerja yang bekerja pada pemilik UMKM. Bagi pemilik UMKM Warung Terapung dapat meningkatkan upah untuk lebih meningkatkan konsumsi masyarakat pekerja yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat pekerja, serta meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam proses pelayanan wisata Warung Terapung. Singkatnya, membangun bisnis seperti ini memerlukan partisipasi nyata masyarakat, baik dari pelanggan maupun karyawan. Mereka akan berpikir dengan adanya UMKM Warung Terapung di Desa Pao, setidaknya kita bisa menyerap tenaga kerja banyak dalam artian kita menciptakan lapangan kerja yang sangat bagus. untuk warga Malangke, Barat.
Yang ketiga adalah konsep rasa dalam artian bagaimana kita menjaga rasa, karena misalnya kita makan salah satu menu yang ada, mau tidak mau, apa yang kita makan hari ini rasanya sama dengan kemarin. jadi tidak berubah. Yang keempat adalah strategi pemasaran karena kita sedang membicarakannya. Di Warung Terapung tidak ada pemasaran, jadi pemasarannya hanya pelanggan saja, maksudnya para tamu, secara tidak langsung para tamu yang makan dalam artian puas, merekalah yang menjadi pemasaran, mereka mendatangi teman atau saudaranya dan mengatakan bahwa makanan tersebut di Warung Terapung enak dan kotanya juga bagus. untuk berfoto dan menikmati suasana hutan mangrove, dan ini merupakan salah satu pemasaran kami. Konsep yang kami bicarakan adalah strategi untuk menghibur para tamu dengan pemandangan hutan mangrove dan spot foto yang menarik, serta dari segi pelayanan, cita rasa dan dari segi keramahan kepada pengunjung di Warung Terapung. Kalau kita bicara ekonomi syariah dalam artian berbisnis yang sesuai dengan ajaran islam, maka Warung Terapung disini masih mempunyai sistem kemasyarakatan, sistem ekonomi syariah, setiap bulannya ada trafik simpanan yang disumbangkan ke mesjid sekitar. Omzet bisnis disini bukan sekedar untung saja, tapi sedekah, ada kriterianya seseorang bisa mendapat sedekah sebanyak-banyaknya.
Sebelum bekerja sebagai karyawan NMVM kondisi perekonomian keluarga hanya cukup untuk makan setiap hari dan tidak ada tabungan.Alhamdulillah sejak bekerja di warung apung salah satu usaha dapur kondisi perekonomian keluarga cukup baik. membantu sedikit. Dari segi pelayanan, warung apung ini puas dengan kinerja petugas pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan tempat wisata pada umumnya, khususnya dengan spot foto yang menarik untuk berfoto. Dengan adanya Warung terapung ini pelanggan terkadang kebingungan untuk menyimpan kendaraannya dimana, sehingga saya memanfaatkan halaman rumah saya sebagai tempat parkir para pelanggan Warung Terapung, dengan tarif 2000 rupiah per sepeda motor dan untuk mobil saya bayar 5000 rupiah.