• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Teknologi Informasi (TI) dalam Bisnis Kontemporer

N/A
N/A
Mahisya Divikha

Academic year: 2025

Membagikan " Peran Teknologi Informasi (TI) dalam Bisnis Kontemporer"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PAPER TASK

RANGKUMAN MENGENAI TEKNOLOGI INFORMASI (TI) UNTUK BISNIS.

Nama : Mahisya Divikha NIM : 2402210835

Program studi: Kewirausahaan Mata kuliah : Bisnis

Kelas : KW-A Sore

(2)

Abstrak

Teknologi Informasi (TI) merupakan komponen penting dalam perkembangan bisnis kontemporer. Jika digunakan dengan benar, TI dapat meningkatkan efisiensi operasional, membantu pengambilan keputusan, dan memperluas jangkauan pasar melalui proses otomatisasi, pengelolaan data yang lebih baik, dan pemanfaatan internet dan media sosial.

Namun, penerapan TI juga membawa risiko, termasuk risiko keamanan data, privasi, dan ketergantungan pada teknologi. Perusahaan harus menggunakan pendekatan yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko, seperti penggunaan sistem yang terintegrasi, jaringan yang aman, dan perlindungan terhadap ancaman siber. Paper ini membahas peran TI dalam dunia bisnis, fondasi, dan risiko, serta pentingnya tindakan mitigasi untuk memastikan kelangsungan dan kepercayaan pelanggan.

Dampak TI

Saat ini, dunia bisnis sangat memperhatikan bagaimana teknologi informasi

mempengaruhi perkembangan bisnis kontemporer. Penggunaan internet dan informasi teknologi dapat membantu bisnis meningkatkan efisiensi dan produktivitas serta memperluas jangkauan pasar. Namun, ada risiko yang terkait dengan teknologi, seperti masalah keamanan data dan privasi, dan bergantung pada teknologi dapat mengancam keberlangsungan informasi. Perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dengan menggunakan informasi teknologi. Sistem otomatis dan terintegrasi

memungkinkan pengoperasian bisnis berjalan lebih cepat dan efisien. Selain itu, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih baik dengan mengelola dan menganalisis data yang lebih baik berkat teknologi informasi. Selain itu, penggunaan internet dan media sosial memberikan peluang yang luar biasa bagi bisnis untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Perusahaan harus memastikan bahwa data pelanggan dan transaksi online tetap aman dan privasi.Keamanan data dan privasi yang lemah dapat mengancam bisnis karena dapat menghilangkan kepercayaan pelanggan. Salah satu risiko lain adalah ketergantungan pada teknologi. Perusahaan dapat mengalami gangguan yang serius dalam operasinya dan

(3)

mengancam eksistensinya jika terjadi kegagalan sistem gangguan pada jaringan internet.

Perusahaan harus mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi dan biaya yang diperlukan saat menggunakan informasi teknologi. Perusahaan harus menggunakan informasi teknologi secara bijaksana dan strategis untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko.

Dampak teknologi dalam bisnis adalah:

o Otomatisasi Proses Bisnis

o Memberikan Kepuasan Pelanggan o Manajemen Sumber Daya

o Bekerja Jarak Jauh o Teknologi Komputer o Sistem Akuntansi

o Sistem Kontrol Inventaris o Komunikasi Telepon o Sistem Jaringan

o Sistem Informasi Manajemen o Peran Teknologi dalam Bisnis

Fondasi Utama TI

Salah satu cara untuk memahami teknologi informasi (TI) adalah sebagai suatu sistem yang terdiri dari berbagai komponen terpisah yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem dapat ditemukan di mana pun. Sistem pernapasan, sistem peredaran darah, saraf, dan subsistem tubuh lainnya bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menjaga kehidupan manusia. Sistem TI serupa karena terdiri dari banyak subsistem yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

➢ Komputer→Komputer dengan perangkat lunak produktivitas dan kantor

memungkinkan pekerja menulis surat, menganalisis data keuangan, mengirim dan menerima email, dan merancang presentasi penjualan. Komputer terdiri dari dua kategori utama: komputer pribadi (PC) yang menjalankan Microsoft Windows adalah yang paling umum, dan komputer Mac yang menjalankan sistem operasi

(4)

Apple Computer adalah yang paling populer di kalangan profesional kreatif.

➢ Perangkat lunak (Softaware)→perangkat lunak merupakan program yang dimaksudkan untuk melakukan fungsi tertentu pada komputer atau perangkat elektronik lainnya. Perangkat lunak bervariasi dari program yang sederhana seperti MSWord hingga program yang lebih kompleks yang memungkinkan pengembang membuat representasi virtual tiga dimensi dari produk baru.

Secara harfiah, bisnis dapat memilih dari jutaan aplikasi perangkat lunak untuk mencapai tujuan bisnis mereka.

➢ Jaringan Komputer→ Beberapa komputer terhubung satu sama lain untuk membentuk jaringan, yang memungkinkan orang-orang dalam suatu organisasi berbagi dokumen atau informasi, menyediakan gudang pusat untuk menyimpan dokumen, atau memungkinkan orang-orang berkomunikasi melalui email di kantor. Jaringan komputer juga memungkinkan beberapa komputer untuk berbagi printer atau perangkat penyimpanan.

Sistem Informasi

Sistem informasi (SI) adalah sistem formal, organisasional, sosioteknis yang bertujuan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi. Dari sudut pandang sosioteknis, sistem informasi terdiri dari empat elemen: tugas, orang, Struktur (atau peran), dan teknologi. Selain itu, sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semiformal yang membantu pengambilan keputusan dan tindakan manusia.

Munirat (2014) menyatakan elemen-elemen dalam sistem informasi bisnis terdiri dari:

o Input: Ini termasuk keyboard, pengguna data, kartu punch, operasi komputer dan program.

o Pemrosesan: Pemrosesan mengacu pada tugas yang dilakukan sebelum input dihasilkan menjadi output.

o Output: Ini adalah hasil yang dihasilkan setelah memproses input (data).

(5)

o Penyimpanan: Penyimpanan mengacu pada memori utama dan tambahan.

Penyimpanan data: merupakan dasar dari sistem informasi.

o Pengendalian: Ini mengacu pada berbagai tindakan yang diambil untuk memastikan ketepatan waktu, akurasi, dan efektivitas biaya.

Risiko dan Ancaman TI

Jika ada kejadian baru atau yang baru ditemukan yang dapat membahayakan sistem atau perusahaan secara keseluruhan, hal itu dianggap sebagai ancaman. Ada tiga kategori bahaya utama:

o Ancaman alam seperti banjir, badai, atau angin puting beliung.

o Ancaman yang tidak disengaja, seperti karyawan yang secara tidak sengaja mengakses informasi yang salah

o Ancaman yang disengaja, seperti spyware, malware, adware, atau tindakan karyawan yang tidak puas

Kerentanan diketahui adalah kelemahan aset atau sumber daya yang dapat dieksploitasi oleh satu atau lebih penyerang. Dengan kata lain, ini adalah masalah yang diketahui yang memungkinkan serangan berhasil. Misalnya, jika seorang anggota tim membongkar diri dan lupa mengonaktifkan akses mereka ke akun eksternal, mengubah nama pengguna mereka, atau menghapus nama mereka dari kartu kredit perusahaan, hal ini membuat bisnis rentan terhadap ancaman yang disengaja maupun tidak disengaja. Tetapi sebagian besar kerentanan digunakan oleh penyerang otomatis, bukan orang yang mengetik di sisi jaringan lain.

Risiko didefinisikan sebagai potensi kerugian atau kerusakan saat ancaman mengeksploitasi kerentanan. Contoh risiko meliputi:

o Kerugian finansial o Hilangnya privasi

o Kerusakan pada reputasi Anda Rep o Implikasi hukum

(6)

o Bahkan hilangnya nyawa

Risiko juga dapat didefinisikan sebagai: Risiko = Ancaman x Kerentanan

Langkah-langkah Perlindungan TI

10 Langkah Keamanan TI yang Harus Dilakukan Setiap Bisnis Kecil:

o Selalu perbarui perangkat lunak dan perangkat keras.

o Gunakan Perangkat Lunak Anti-Virus dan Anti-Malware

o Terapkan Firewall untuk memblokir Lalu Lintas Jaringan yang Tidak Diinginkan o Gunakan Jaringan Pribadi Virtual (VPN) untuk memprivatisasi Koneksi Jaringan o Tetapkan Kata Sandi yang Kuat

o Gunakan Autentikasi Multi-Faktor (MFA)

o Terapkan Enkripsi Perangkat

o Hindari penggunaan email yang mencurigakan.

o Cadangkan data secara teratur

o Berikan Edukasi kepada Karyawan tentang Kesadaran Keamanan Siber

Kesimpulan dan penutup

Untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi perusahaan, penggunaan TI telah menjadi komponen penting. Meskipun TI menawarkan banyak keuntungan,

perusahaan harus menyadari risiko yang menyertainya, termasuk ancaman keamanan dan ketergantungan pada teknologi. Oleh karena itu, strategi yang mencakup perlindungan keamanan siber, pelatihan karyawan, dan pengelolaan risiko harus diterapkan secara konsisten. Dengan pengelolaan yang bijaksana, TI dapat terus menjadi faktor penting dalam pertumbuhan dan aspirasi perusahaan.

~Thank you~

(7)

Daftar Isi Sumber:

Modul Pertemuan 13 INFORMATION TECHNOLOGY (IT) FOR BUSINESS.

https://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/635

https://www.jurnal.id/id/blog/bagaimana-dampak-teknologi-informasi-dalam- bisnis-saat-ini-sbc/

https://www.researchgate.net/publication/358137990_Sistem_Informasi_Dalam_

Bisnis

https://www.bmc.com/blogs/security-vulnerability-vs-threat-vs-risk-whats- difference/

Referensi

Dokumen terkait

Analisis pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) merupakan cara untuk mengukur sejauh mana TI dapat menjawab kebutuhan dalam proses bisnis di organisasi. Analisis pemanfaatan TI

Salah satu proses yang sangat penting dalam penerapan tata kelola TI yaitu penyelarasan tujuan bisnis dan tujuan TI sehingga dapat diketahui proses evaluasi (high

Begitu juga dengan Pengendalian Internal Perusahaan maka Sistem Informasi sangat di butuhkan SI & TI telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan

bisnis, keterampilan sumber daya manusia, sumber daya dan infrastruktur teknologi, termasuk juga bagaimana portofolio dari SI/TI yang ada saat ini; (4) analisis lingkungan

Pertanyaan penelitian tentang bagaimana membuat model atau kerangka kerja yang dapat meningkatkan keselarasan antara strategi bisnis dan strategi TI dalam menentukan

Selanjutnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan bisnis merupakan suatu kegiatan dalam bentuk transaksi elektronik, yang didukung dengan dokumen

Dalam strategi SI/TI terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan. Strategi SI mendefinisikan kebutuhan bisnis terhadap SI dalam rangka mendukung strategi

Teknologi informasi merupakan satu dari sekian banyak hal yang dibutuhkan dalam perkembangan bisnis di dunia tanpa terkecuali Indonesia, bahkan kita dapat menyebutnya