• Tidak ada hasil yang ditemukan

buku Perancangan Islamic Center Kaimana

N/A
N/A
Rusdianto Wahdiyat

Academic year: 2023

Membagikan "buku Perancangan Islamic Center Kaimana"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

Kami berharap penelitian ini dapat menjadi panduan yang berguna dalam merancang dan mengembangkan Islamic Center yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Akhir kata, semoga penelitian ini dapat menjadi amal jariyah bagi kami dan bermanfaat bagi banyak pihak.

Pendahuluan

  • Fakta-Fakta
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Dan Sasaran
  • Manfaat
  • Metode
  • Lingkup Dan Batasan
  • Gambaran Site Awal Perancangan

Dengan adanya Islamic center di wilayah Cayman, maka aktivitas keislaman masyarakat setempat dapat lebih terkoordinasi dan terpusat. 2 Apa dampak Islamic Center terhadap koordinasi dan pusat kegiatan sosial, budaya dan ekonomi Islam di wilayah Cayman.

Gambar 1. Situasi Site
Gambar 1. Situasi Site

Metode Perancangan

Analisis Data

Identifikasi masalah merupakan suatu bentuk analisis desain yang dapat dijadikan alternatif desain berdasarkan kriteria yang telah diperoleh. Penekanan pada tema dan fungsi bangunan serta kebutuhan para penggunanya merupakan gabungan dari kriteria-kriteria yang ada sehingga perancangan dapat tercapai sesuai dengan tujuan dan harapan masyarakat sebagai pengguna langsung bangunan tersebut.

Kerangka Berfikir

Pada tahap desain skematik merupakan penerapan konsep desain pada bentuk kasar fisik bangunan atau gambar desain awal.

Kajian Dan Tinjauan Pustaka

  • Kajian Islamic Center
  • Kajian Urban Space
  • Kajian Preseden
  • Tinjauan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Kaimana
  • Tinjauan Pemilihan Islamic Center di Kaimana

Sebagai lembaga yang mempunyai ruang lingkup khusus di bidang agama dan ilmu pengetahuan, maka landasan pemikiran yang dapat menunjang fungsi Islamic Center adalah sebagai berikut. Yakni Islamic Center yang luasnya mencakup provinsi dan mempunyai masjid berstandar provinsi, yaitu masjid besar yang dilengkapi fasilitas hampir sama dengan tingkat pusat namun memiliki standar dan ciri khas daerah. Yaitu Islamic Center yang mencakup lingkup lokal kabupaten dan mempunyai masjid berstandar kabupaten yaitu masjid besar yang dilengkapi dengan fasilitas berstandar lokal dan lebih berorientasi pada kegiatan pengembangan dakwah secara langsung. D.

Yaitu Islamic Center yang luasnya mencapai kecamatan dan mempunyai masjid setingkat kecamatan yang didukung dengan fasilitas seperti ruang dakwah, ruang kursus vokasi, ruang perpustakaan, ruang konsultasi kesehatan dan kerohanian, fasilitas perkantoran dan ustadz. /asrama penjaga. Status organisasi Islamic Center adalah organisasi semi resmi sesuai dengan tujuan dan fungsinya untuk menggalang partisipasi masyarakat untuk pembangunan. Pengurusnya terdiri atas unsur penguasa (umara), khatib pendidikan, dan ustadz yang merupakan pelaksana langsung Islamic Center.

Model pengembangan Islamic Center khususnya di Indonesia mengutamakan pengembangan kawasan Islam dengan mempertimbangkan beberapa hal antara lain. Penentuan lokasi yang cocok untuk pembangunan Islamic Center, pemilihannya didasarkan pada fungsi ibadah untuk kegiatan bakti sosial bagi masyarakat Kaimana. Lokasi yang dipilih merupakan lokasi yang diperuntukkan sebagai kawasan pelayanan sosial dan pemukiman serta terletak di pusat kota atau pusat kegiatan di suatu kawasan sehingga dapat menampung Islamic Center di Kaimana dan dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah dan nyaman.

Pemilihan lokasi didasarkan pada kawasan yang sedang dikembangkan, sehingga kedepannya Islamic Center ini akan menjadi fasilitas pendukung dalam pengembangan kawasan tersebut. Berdasarkan kriteria di atas maka kawasan Cayman mempunyai potensi jika ingin dibangun Islamic Center yaitu.

Gambar 4. Foto open space di kota-kota negara maju  (kanan: Boston, Massachusets, USA dan kiri : Madrid, Spanyol)
Gambar 4. Foto open space di kota-kota negara maju (kanan: Boston, Massachusets, USA dan kiri : Madrid, Spanyol)

Analisis

Analisis Kebutuhan Ruang

  • Kebutuhan Ruang
  • Standart Modul Ruang
  • Besaran Ruang

Hal ini juga memastikan masjid sebagai pusat utama Islamic Center mendapat penekanan yang tepat dan sesuai dengan nilai-nilai arsitektur Islam. Rencana perencanaan masa depan ini akan membantu dalam mengembangkan dan membangun Islamic Center yang fungsional dan efisien. Rencana lanskap Islamic Center yang Anda sebutkan mempunyai dua komponen utama: kawasan jalur hijau (daerah penyangga) dan kawasan halaman (antara blok massa bangunan).

Konsep ruang perkotaan (ruang terbuka hijau di perkotaan yang dapat diakses oleh warga kota) merupakan cara yang baik untuk memperkaya lingkungan Islamic center dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Konsep fasad dan bentuk bangunan Islamic Center di Kaimana memadukan unsur arsitektur Islam dengan nuansa lokal Papua. Jenis tanaman peneduh yang dipilih harus mampu menciptakan suasana nyaman dan asri di sekitar Islamic Center.

Konsep interior bangunan Kaimana Islamic Center mencakup beberapa elemen kunci yang mencerminkan nilai-nilai Islami, kenyamanan dan fungsionalitas. Desain Islamic Center di Kaimana mencerminkan bentuk kesatuan antara masjid dan ruang terbuka hijau. 8 Desain Islamic Center di Kaimana mencerminkan bentuk kesatuan antara masjid dan ruang terbuka hijau.

Bangga, karena bisa menjadikan Islamic Center sebagai ikon dan selamat datang di Kaimana. Dengan izin Allah SWT, kami telah menutup perencanaan pembangunan Islamic Center di Kabupaten Kaimana.

Tabel 4.1 Sumber: Analisa Penulis, 2023.
Tabel 4.1 Sumber: Analisa Penulis, 2023.

Analisa Bentuk Dan Penampilan Bangunan

  • Bentuk Dasar Bangunan
  • Material Bangunan

Analisa Landscape Dan Lingkungan

  • Vegetasi dan Perkerasan
  • Tata Lingkungan
  • Landscape
  • Block Plan dan Site Development

Pembagian zona di Islamic Center dapat dibagi menjadi tiga kategori utama yaitu zona privat, zona semi privat, dan zona publik. Divisi ini membantu mengatur akses dan penggunaan berbagai area di dalam Islamic Center berdasarkan tingkat privasi dan fungsinya. Kantor Pengelola : Kantor pengelola atau tata usaha Islamic Center termasuk dalam zona privat karena berfungsi sebagai pusat tata usaha yang mengatur urusan internal Islamic Center.

Dalam pembagian ini, perlu diperhatikan bahwa beberapa bangunan mungkin memiliki beberapa fungsi atau area yang dapat diakses oleh kelompok berbeda, dan hal ini akan sangat bergantung pada kebijakan dan praktik yang berlaku di Islamic Center. Fungsi Utama : Kawasan ini berfungsi sebagai buffer zone untuk melindungi Islamic Center dari kebisingan dan polusi luar. Selain untuk unsur estetika, ini juga berfungsi sebagai void yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk untuk sholat jika ada jamaah yang banyak.

Uraian denah blok dan pengembangan kawasan Islamic Center memberikan gambaran umum mengenai perkembangan massa bangunan dan penataan ruang di kawasan Islamic Center. Bangunan Pendukung 3: Bangunan ini terletak di ujung lokasi dan berfungsi sebagai fitur pemandangan yang menonjol dari jalan utama. Hal ini mencakup pengaturan yang lebih rinci dalam hal posisi bangunan, sirkulasi, parkir dan elemen penting lainnya dalam rencana lokasi Islamic Center.

Gambar 34. Zoning.
Gambar 34. Zoning.

Bentuk Bangunan

  • Konsep Fasad dan Bentuk Bangunan
  • Konsep Landscape.Konsep Inner Court 1
  • Konsep Interior bangunan

Pemilihan jenis tanaman peneduh: Dalam memilih jenis tanaman peneduh, pertimbangannya mencakup kemampuan tanaman dalam menyerap CO2 dan polutan, akar yang kuat namun tidak merusak bangunan, kemewahan, dan waktu tumbuh yang singkat. Pemanfaatan tumbuhan khusus: Beberapa jenis tumbuhan khusus yang disebutkan dalam Al-Qur'an digunakan dalam Lanskap untuk memperkenalkan jenis tumbuhan tersebut kepada masyarakat. Inner Court (Di Dalam Gedung): Konsep Inner Court menciptakan ruang terbuka di dalam gedung, mirip oasis di Timur Tengah.

Konsep Pelataran Dalam 1: Berupa taman dengan tanaman khusus, kolam kecil, dan bangku. Konsep Pelataran Dalam 2: Pelataran Dalam 2 dikelilingi oleh koridor dan berfungsi sebagai tempat ibadah, apalagi jika masjid tidak dapat menampung seluruh jamaah. Selain itu, penggunaan kaca lipat dan kisi-kisi GRC untuk fleksibilitas ruang dan sirkulasi udara yang baik juga menjadi pertimbangan yang baik dalam dekorasi masjid.

Kaca lipat dapat dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan, sehingga ruang pada kaca dapat disesuaikan untuk berbagai aktivitas. Selain itu, kaca lipat juga memungkinkan bagian luar masjid terlihat sehingga menciptakan koneksi visual antara bagian dalam dan luar. Dengan demikian, konsep ini menciptakan lingkungan yang mendukung pengalaman beribadah yang positif dan kenyamanan bagi jamaah di Islamic Center.

Gambar 40. Geometri Islam.
Gambar 40. Geometri Islam.

Material Bangunan

  • Material Lokal
  • Selubung Bangunan
  • Sistem Struktur Bangunan

Finishing selubung bangunan menggunakan material kayu ekspos untuk menambah unsur lokasi dan ramah lingkungan. Bahan ramah lingkungan sesuai kriteria di atas, misalnya; batu bata, semen, batu alam, keramik lokal, kayu, dan lain sebagainya. Ramah lingkungan atau tidaknya suatu bahan bisa diukur dengan kriteria tersebut atau hanya dengan satu kriteria saja, seperti kayu yang semakin sulit didapat, namun jika digunakan secara hemat dan benar dapat membuat kita merasa lebih dekat dengan alam karena mengingatkan kita pada alam. tanaman.

Sementara material batu alam berupa batu andesit dan batu pasir putih (karst), selain ramah lingkungan juga mudah didapat di wilayah yang tidak terlalu jauh dari lokasi. Pada selubung bangunannya, selain menggunakan material alami seperti di atas, juga menggunakan material rooster GRC. Diimplementasikan pada gedung-gedung, GRC cock ini dipasang pada dinding masif atau dapat juga digunakan sebagai teralis dengan rangka baja di dalamnya sebagai penguat.

Fungsi utama suatu struktur bangunan adalah memindahkan beban bangunan dari bangunan bagian atas ke bangunan bagian bawah kemudian mendistribusikannya ke permukaan tanah. Struktur tengah adalah bagian bangunan yang berada di atas permukaan tanah dan di bawah atap serta layak untuk dihuni manusia. Bangunan atas (superstruktur) adalah bagian bangunan yang dibentuk dan memanjang ke atas untuk menopang atap.

Gambar 48. Batu alam sebagai material bangunan.
Gambar 48. Batu alam sebagai material bangunan.

Koefisien Dasar Bangunan

  • Uji Desain
  • Pembahasan Uji Desain
  • Kesimpulan Uji Desain

Uji desain dilakukan untuk mengetahui minat masyarakat Kaimana terhadap kehadiran Islamic center ini. Uji desain ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 responden dari berbagai kalangan untuk mendapatkan hasil yang lebih obyektif. Seluruh responden Kaimane membutuhkan perluasan ruang terbuka hijau. Hanya sedikit responden yang memprioritaskan akses jalan raya untuk mengatasi kemacetan.

Mayoritas responden setuju dan menganggap ini merupakan terobosan baru, namun sebagian besar meragukannya. Mayoritas responden menyukai desain masjid yang berkarakter Jawa, dinilai lebih ramah dipandang dan membuat salat lebih khusyuk dibandingkan masjid berarsitektur Timur Tengah dengan segala kemewahannya. Integrasi antara Islamic Center dan ruang terbuka hijau terpenuhi, responden menilai tidak ada batasan yang jelas dalam desain ini.

Masyarakat mempertanyakan integrasi tempat ibadah dengan ruang kota karena akan melahirkan dua karakter yang berlawanan. Untuk mengatasinya sebaiknya dipasang signage untuk menaati waktu sholat, agar tidak ramai di tempat atau waktu tertentu. Untuk menjawab keraguan masyarakat bahwa Ruang Perkotaan dapat disalahgunakan untuk mabuk-mabukan, maka perlu dilakukan penegakan ketertiban dan pengamanan yang ketat (Islamic Center juga memuat bagan organisasi, termasuk personel untuk pemeliharaan dan keamanan Islamic Center).

Rencana estimasi pembiayaan

Prosentase Biaya Komponen Pekerjaan Bangunan

Pembangunan ini merupakan proyek yang dimulai dengan niat suci untuk menyediakan tempat ibadah, pendidikan dan budaya Islam yang bermanfaat bagi semua orang. Dalam proses perencanaan ini, kami berusaha keras untuk selalu mengikuti ajaran agama Islam dan nilai-nilainya. Kami menyadari tanggung jawab besar ini, dan kami berusaha untuk memastikan bahwa proyek ini mencerminkan nilai-nilai agama, etika, dan moral Islam.

Kesucian hati : Setiap langkah kita awali dengan niat ikhlas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Transparansi dan Kejujuran: Kami mengedepankan prinsip transparansi dan kejujuran dalam seluruh aspek perencanaan dan pelaksanaan proyek ini. Harmoni dengan budaya lokal: Kami menghormati budaya dan adat istiadat lokal Papua dan kami berupaya untuk mengintegrasikan elemen lokal ke dalam desain dan implementasi proyek ini.

Kesejahteraan Sosial: Proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan. Kami berdoa agar proyek ini dapat menjadi pusat kebaikan, ilmu dan ibadah yang bermanfaat bagi generasi sekarang dan mendatang. Dengan penuh kerendahan hati kami menyelesaikan perencanaan pembangunan Islamic center ini dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT pemilik sejati segala yang ada.

Gambar

Gambar 2. Kondisi dan letak site
Gambar 3. Foto kondisi Site
Gambar 4. Foto open space di kota-kota negara maju  (kanan: Boston, Massachusets, USA dan kiri : Madrid, Spanyol)
Gambar 7. warehouse Google SkechUp Jakarta Islamic Center   Luas lokasi 10,9 Hektar dengan batas lokasi;
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pada saat proses perancangan logo Baitul Mal Wat Tamwil Islamic Tutorial Center – UPI dan selama kegiatan berlangsung banyak hal yang Praktikan dapat selain mengenal

Menyusun konsep perencanaan dan perancangan Modern Islamic Center sebagai pusat studi pengembangan ilmu pengetahuan dan dakwah Islam di Pati yang

Lampiran Pengumuman Pelelangan Gagal Kegiatan Jasa Konsultansi Perencanaan Review Desain Pembangunan Islamic Center Tahun Anggaran 2016. Nama Perusahaan

Lampiran Pengumuman Pelelangan Gagal Kegiatan Jasa Konsultansi Perencanaan Review Desain Pembangunan Islamic Center Tahun Anggaran 2016. Nama Perusahaan

Merancang bangunan Islamic Center yang nyaman dan dapat mewadahi kegiatan umat Islam dalam peribadatan, pendidikan dan pengembangan agama seperti TPA, kajian,

Berdasarkan uraian-uraian yang telah disebutkan di atas, maka rencana perancangan interior Islamic Center menjadi sebuah hal yang dibutuhkan di Soreang,

Perancangan interior Gedung Pusat Pengkajian Islam Islamic Center NTB ini menggunakan gaya Eklektik. Gaya eklektik adalah lambang kebebasan berekspresi karena gaya

Dengan adanya persamaan konsep tradisional dan prinsip Islam, maka ekspresi yang akan dihadirkan dalam perancangan Islamic Center terdiri dari unsur-unsur arsitektur lokal sesuai dengan