• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Kalter Sunda Resort Hotel di Bandung deng

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Perancangan Kalter Sunda Resort Hotel di Bandung deng"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

iii Institut Teknologi Nasional

ABSTRAK

Nama : Vigia Tri Lestari Program Studi : Arsitektur

Judul : Perancangan Kalter Sunda Resort Hotel di Bandung dengan Penerapan Langgam Neo-Vernakular Sunda.

Pembimbing : Ir. Utami, M.T.

Indonesia memiliki kekayaan budaya, mulai dari segi keragaman suku, seni, tradisi bahkan arsitektur vernakular pada setiap suku budaya. Kehadiran nilai tradisional pada suatu suku dapat menunjukan ciri khas atau langgam dari daerah tersebut.

Namun nilai tradisional terutama pada daerah Jawa Barat semakin menurun dan kurang diminati karena adanya anggapan bahwa sesuatu yang tradisional merupakan hal yang kuno. Diperlukan strategi desain untuk menghasilkan rancangan bertema arsitektur nusantara yang tetap mengakomodasi perkembangan jaman. Neo-vernakular Sunda merupakan jawaban solusi desain rancangan arsitektur dengan tujuan melestarikan unsur-unsur langgam lokal Jawa Barat yang telah terbentuk oleh tradisi atau arsitektur nusantara dan mengembangkannya menjadi suatu langgam yang modern. Neo-vernakular juga mengikuti perkembangan jaman tanpa meninggalkan unsur budaya yang penuh makna dari setiap langgamnya. Rancangan Hotel bintang empat ini menerapkan tema Neo-vernakular Sunda, selain berfungsi sebagai tempat penginapan, hotel ini juga berfungsi sebagai wadah untuk memperkenalkan langgam Jawa Barat kepada para wisatawan serta memperkuat nilai identitas budaya Sunda sehubung dengan Bandung sebagai ibukota Jawa Barat bersuku budaya Sunda.

Kata kunci : Hotel, Langgam, Neo-vernakular, Sunda

(2)

iv Institut Teknologi Nasional

ABSTRACT

Name : Vigia Tri Lestari Study Program : Architecture

Title : The Planning design of the Kalter Sunda Resort Hotel in Bandung with the Application of the Sundanese Neo- Vernacular Style.

Counsellor : Ir. Utami, M.T.

Indonesia has a rich culture, starting from the diversity of tribes, arts, traditions and even vernacular architecture to every ethnic group. The presence of traditional values in a tribe can indicate the characteristics or style of the area. But traditional values, especially in West Java, are declining and less desirable because of the assumption that something traditional is an ancient thing. Design strategies are needed to produce archipelagic architectural designs that still accommodate current developments. Sundanese Neo-vernacular is the answer to architectural design solutions with the aim of preserving the elements of the local style of West Java which have been formed by the tradition or architecture of the archipelago and developed it into a modern style. Neo-vernacular also follows the development of the era without leaving a meaningful cultural element of each style. The design of this four-star hotel applies the Sundanese Neo-vernacular theme, besides functioning as a place to stay, the hotel also serves as a place to introduce West Javanese styles to tourists and strengthen the value of Sundanese cultural identity in conjunction with Bandung as the capital of West Java with Sundanese culture.

Key words : Hotel, Style, Neo-Vernacular, Sundanese

Referensi

Dokumen terkait

akan fasilitas penginapan hotel bintang di Kabupaten Sleman dengan konsep

Desain Interior Hotel Resort Kusuma Berkonsep Neo Vernakular Budaya Jawa Dengan Nuansa Kerajaan Majapahit dan Pedesaan adalah sebuah alternatif desain interior yang dibuat

Objek yang ingin dirancang pada studi kasus ini adalah bangunan dengan fungsi akomodasi (peristirahatan/penginapan) berupa hotel resort yaitu sebagai tempat penginapan

Pada perancangan Hotel Resort The Sanchaya ini, tema yang diambil ialah ‘reflecting the region’s art’, yang bertujuan memperkenalkan kebudayaan Bintan, Riau dalam

Tujuan Proyek Tujuan dari rancangan hotel bintang 4 di Bandung dengan Penerapan Konsep Modern Rustic adalah sebagai berikut:  Memberikan sarana dan fasilitas penginapan yang nyaman

Oleh karena itu, penerapan arsitektur neo vernakular dengan sentuhan etnik sunda dapat dijadikan gaya arsitektur pada bangunan hotel resor yang berada di daerah Lembang untuk

Perancangan hotel bintang 4 di Bandung menggunakan tema structure as aesthetic, dimana rangka baja diagrid mempunyai fungsi sebagai pembentuk elemen arsitektural yang estetis pada

Maka untuk memanfaat kelebihan tersebut dan untuk tidak bertentangan dengan bangunan lainnya, struktur sebagai elemen estetika dipilih sebagai tema desain agar hotel dapat kontras