[DA5473]
PERANCANGAN PENCAHAYAAN ARSITEKTURAL
________________________________
61200584 – HENDRI FRASTIANTO 61200585 – PAUL NATANIEL ROEPANG
FAÇADE LIGHTING
Pencahayaan fasad membuat tampak serta orientasi bangunan terlihat dengan jelas. Ada beberapa cara untuk menerangi bangunan tergantung pada jenisnya, seperti gedung perkantoran, gedung bersejarah, gedung tempat tinggal, ataupun museum. Penerangan fasad berfungsi sebagai penekanan pada landmark dan memberi kesan kehadiran yang tenang di ruang kota dengan menonjolkan aksen ringan serta detail arsitektur seperti kolom dan cornice.
A. METODE
Menurut dari buku terbitan ACDC yang merupakan pemimpin global dalam arsitektur luar ruangan dan lingkungan bangunan iluminasi, dalam pengaplikasian façade lighting terdapat beberapa metode yang harus di perhatikan yaitu sebagai berikut:
1. Spot
2. Graze
3. Flood
Offset dari fasad dapat memberikan efek pencahayaan yang seragam terhadap fasad dengan warna yang konsisten.
Berbagai sudut pancaran dari penggunaan metode ini dapat memungkinkan efek pencahayaan yang seimbang, diimbangi dari fasad dengan pencahayaan yang konsisten atau efek yang lebih banyak memiliki kontras. Pengaplikasiaannya dapat dari lokasi yang lebih mudah diakses.
Luminer linier yang dapat terpasang di permukaan tanah atau permukaan bangunan dengan memberikan jarak dekat yang terintegrasi secara mulus ke dalam garis arsitektur.
Untuk pencahayaan dengan metode ini biasanya terdapat pilihan output dan sudut pancaran yang dapat diatur ke setiap level atau seluruh fasad dari tanah dengan solusi silau rendah.
Luminer yang dipasang di permukaan bangunan memberikan solusi kontras tinggi dengan offset dekat yang menonjolkan material, warna, dan hasil akhir bangunan.
Pengaplikasian pencahayaan metode ini dapat dipasang di berbagai tingkat dan di antara jendela untuk menonjolkan estetika arsitektur dan sejarah dengan solusi visual yang nyaman.
4. Integrate
5. Backlit
B. APLIKASI FUNDAMENTAL 1. CONTEXT AND VIEW
2. KONTRAS
Mengintegrasikan titik atau garis cahaya dan dapat membantu membingkai setiap level atau titik tertentu dari fasad, menonjolkan skala serta dapat mengikuti tinggi dari kontur fasad yang memberikan pemandangan cahaya yang dinamis.
Biasanya metode ini memberikan tampilan pencahayaan yang homogen dari sudut pandang lebar yang memungkinkan pengaturan efek pencahayaan yang mencolok pada fasad dalam konteksnya.
Menerangi fasad berlapis kaca dengan menentukan latar belakang pandangan kita pada titik referensi visual dalam konteksnya. Koordinasi detail arsitektural dan jenis material adalah kunci konsistensi efek pencahayaan.
Penggunaan metode seperti ini akan memberikan cahaya latar yang konsisten untuk dampak visual maksimum melalui desain fasad yang terkoordinasi.
Penchayaan fasad eksternal dapat membawa nilai akan suatu daerah perkotaan lingkungan. Pencahayaan dapat mencakup plaza lengkap atau jalan, tidak selalu hanya pada satu fasad bangunan, penerapan skema dengan benar memperhatikan serta mempertimbangkan peran bangunan dalam masyaramat dan bagaimana satu fasad diseimbangkan dengan fasad lainnya merupakan konteks yang harus diperhatikan dalam desain pencahayaan bangunan. Kita dapat menciptakan point of interest dalam suatu Kawasan, menggunakan cahaya saiga pertemuan bidang, titik tujuan (guiding lines), ruang komunal, dan sebagainya.
Kontras dapat membantu suatu menciptakan hirarki pada suatu fasad bangunan, di mana kontras memberi fokus pada bagian fasad bangunan yang ingin ditonjolkan. Kontras dapat menambah minal visual, suatu layout yang semuanya sama dalam ukuran, bentuk, atau warna akan terlihat sangat membosankan, kontras akan membuatnya menjadi menarik.
Permainan cahaya dan bayangan merupakan elemen esensial pada suatu fasad bangunan. Dengan melihat melihat konteks bangunan, hal tersebut dapat lebih ditonjolkan dengna kehadiran kontras pada fasad bangunan.
Sebagai contoh sebuah kolom pada bangunan classic memiliki nilai estetika yang tinggi dapat ditonjolkan dengan permaininan gelap terang antara kolom tersebut dan bidang lainnya. Kontras cahaya adalah gelap terang yang muncul dari sebuah cahaya atau bisa mengacu pada persilangan antara gelap dan terang.
www.acdclighting.com www.archdaily.com
3
3. COLOUR
4. People - Kontrol
C. PENGAPLIKASIAN PADA TIPOLOGI 1. PLAZAS
1. KINGS CROSS, LONDON GRAZE
Pertimbangan jenis bangunan, kegunaanya, dapat mempengaruhi jenis warna cahaya yang akan diaplikasikan.
Kehadiran material dan finishing bangunan dapat mempengaruhi peran warna cahaya, apakah peran cahaya tersebut akan meningkatkan nilai estetika bangunan ataupun sebaliknya. Kehadiran warna pada pencahayaan bangunan dapat menghasilkn presepsi yang berbeda, warna warm white 2700K dapat ditandai dengan warna hangat sedangkan cool white 4000K ditandai dengan warna dingin.
Kebedaraan konteks bangunan dalam kaitannya dengan warna cahaya dapat ditentukan melalui tipologi bangunan itu sendiri.
Kita harus mempertimbangkan bagaimana orang akan berinteraksi dengan ruang yang sedang menyala, dan sudut pandang mereka sehingga mereka tidak melihat ke sumber cahaya, tampilan internal keluar dan sebaliknya. Pada dasarnya itu adalah bagaimana cahaya menarik mereka kembali ke ruang, untuk membuat mereka merasa aman dan nyaman kemudahan dalam lingkungan eksternal.
Cahaya dapat menentukan ruang pribadi tanpa kebisingan visual fisik objek lain, karena pencahayaan terintegrasi ke lingkungannya. Jawaban dari aspek pengalaman manusia adalah kontrol, dengan kontrol kita dapat membuat suatu pencahayaan dapat disesuaian dengan pengalaman manusia, seperti diredupkan untuk menciptakan pemandangan cahaya yang mencerminkan waktu dan sebagainya.
www.acdclighting.com www.archdaily.com
www.archdaily.com
Plaza Kings Cross di pusat kota London memberikan keseimbangan yang baik antara pencahayaan arsitektural, fungsional, dan terintegrasi untuk membuka ruang publik baru.
Pencahayaan dari ujung ke ujung memastikan bahwa terdapat kesan hangat serta mendukung mengekspos dalam penonjolan kehangatan dari tekstur bata. Keseimbangan lapisan cahaya pada fasad, membuat orang yang berada di tengah area ini merasa memiliki interaksi dengan lanskap juga dalam menentukan suatu ruang.
Royal Opera House London diberi kehidupan baru setelah program perbaikan yang spektakuler, membawa orang lebih dekat dengan seni. Interaksi halus kontras mengungkapkan tepi tajam dari setiap pilar memungkinkan perimeter dari alun-alun di Covent Garden, London untuk di dokumentasi karena keindahannya.
Metode spot diterapkan pada tepi setiap pilar bangunan berfungsi menerangi setiap sisi meningkatkan skala dan tinggi perimeter.
2. HOSPITALITY
2. ROYAL OPERA HOUSE, LONDON SPOT
3. DUBAI CREEK GOLF CLUB, DUBAI FLOOD
www.archdaily.com
www.archdaily.com
5
Klub Golf Dubai Creek adalah salah satu bangunan paling ikonik di kota Dubai. Tidak hanya muncul pada uang kertas 20 dirham, itu dibuat oleh salah satu praktik arsitek paling terkenal di Dubai – GAJ.
Pada 2017, skema pencahayaan ditata ulang. Lampu sorot FUSION RGBW dipasang pada batu dan tiang yang ada. Dengan estetika netral mereka, mereka secara diam-diam meningkatkan arsitektur. Dengan menggunakan DMX Sensa, suasana hati dan skema yang berbeda dapat dibuat.
3. RETAIL
Fasad pencahayaan baru yang sangat kontemporer yang terdiri dari dinding lampu kaca transparan telah menciptakan identitas baru untuk tempat umum. Olham Town Hall sebagai bagian dari konversi menjadi bioskop canggih dengan unit ritel baru, mengubah bangunan dan publik di sekitarnya menjadi pengalaman yang benar-benar unik.
Perancang pencahayaan (BDP) menentukan penawaran linier yang cukup daya dan kecerahan untuk menerangi masing-masing dari 257 panel kaca tembus cahaya yang menciptakan tengara modern yang semarak dan dengan demikian memberikan suasana baru, menarik, dan ramah.
4. OLDHAM TOWN HALL, MANCHESTER BACKLIT
www.archdaily.com
4. PUBLIC BUILDINGS
Berdiri di ketinggian 204,5m, Menara Avala adalah landmark terkenal di Beograd. Saat ini menara tertinggi di wilayah Balkan dan yang paling penting telekomunikasi fasilitas untuk melayani televisi dan radio penyiar. Peran floodlight hadir sebagai pengenal aspek landmark pada bangunan, dengan intensitas cahaya yang besar tanpa lensa, serta jarak jangkauan cahaya yang panjang merupakan jawaban atas penerapan floodlight sebagai desain pencahayaan. Kontras dapat terlihat antara konteks Kawasan sekitar di malam hari yang memberikan closure terhadap bangunan
5. RESIDENTIAL
Pencahayaan arsitektural perumahan dilengkapi dengan keseimbangan lingkungan, baik publik atau swasta, dan itu adalah keseimbangan dari kontras yang menentukan pandangan kita, fokus kita. Desain pencahayaan mungkin termasuk pencahayaan lanskap memilih jalur dan langkah yang perlu disediakan tingkat cahaya yang lebih fungsional untuk menentukan rute atau untuk ruang pribadi menggunakan cahaya untuk menciptakan intrik melalui kontras saat kita bergerak di sekitar ruang,
AVALA TOWER, BELGRADE FLOODLIGHT
PRIVATE RESIDENCE SPOTLIGHT
www.archdaily.com
www.archdaily.com
7
6. OFFICES
Lingkungan kantor lebih dari sekedar meja. Pentingnya ruang eksternal sebagai pelarian pekerja merupakan kuncu bagi mereka yang bekerja di sana mendapatkan inspirasi.
Orientasi cahaya serta penerapan guiding pada sirkulasi manusia merupakan elemen pencahayaan yang penting. Pada tipologi kantor tersebut, penataan cahaya menerapkan uplight yang berintegrasi dengan kolom struktur bangunan sehingga elemen struktur yang ditonjolkan dapat menjadi guiding orientasi manusia
LONDON WALPLACE, LONDON GRAZELIGHT
www.archdaily.com
Sumber literatur:
(1) https://www.acdclighting.com/wp/wp-content/uploads/2020/04/Facade-Guide-Low- Res.pdf
(2) https://www.erco.com/download/content/3-media/11-outdoor-lighting/4- facades/erco-outdoor-lighting-facades-en.pdf
(3) https://www.archillumi.com/wp-content/uploads/2019/05/7-2.jpg (4) https://www.archillumi.com/wp-content/uploads/2019/05/5.2.jpg (5) https://www.archillumi.com/wp-content/uploads/2019/05/14-2.jpg
(6) https://cdn.prgloo.com/media/f8db1f1325ff42f684700f50f14a82de.jpg?width=1135&
height=960