Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi mengenai prioritas pembangunan daerah, kerangka perekonomian dan keuangan daerah, rencana program dan kegiatan RKPD pada tahun yang bersangkutan; dan atau. Selanjutnya diatur lebih lanjut dalam pasal 343 ayat 4 dan 5, Peraturan Menteri Dalam Negeri, bahwa perubahan RKPD dapat dilakukan tanpa melalui tahap evaluasi dalam hal kebijakan nasional, keadaan darurat, keadaan luar biasa, dan perintah peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi setelah RPJMD disahkan. didirikan. Tahun 2022 telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2021, disusun dengan menyelaraskan arah politik, prioritas dan tujuan pembangunan daerah dengan arah politik, prioritas dan tujuan pembangunan Provinsi Sumatera Barat tahun 2022, dengan memperhatikan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022 ( RKP ) ) Negara Republik Indonesia dan Pedoman Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 3 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Agam Tahun 2021-2026.
Penyusunan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2022 dilakukan sebelum pengesahan RPJMD Kabupaten Agam tahun 2021-2026 sehingga
Mengakomodir pergeseran yang dilakukan sebelumnya, yaitu
Hasil evaluasi atas kinerja pelaksanaan program, kegiatan dan pendanaan sampai dengan Triwulan II tahun 2022 yang mengharuskan
Perubahan asumsi ekonomi makro yang telah disepakati terhadap kemampuan fiskal daerah
Tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, terutama karena pengurangan dana transfer ke daerah yang cukup signifikan
Adanya faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan belanja daerah
Menampung Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi, Validasi, dan Inventarisasi Klasifikasi,
Menampung program dalam rangka mengoptimalkan capaian prioritas daerah membangun pendidikan unggul untuk semua
Hasil Audit BPK RI terhadap pengelolaan keuangan daerah dan ditetapkannya Sisa Lebih Tahun Anggaran 2021 yang bisa digunakan
Landasan Hukum
Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah,
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2020, Tambahan
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasfikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan
Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 11 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2006-2025 (Lembaran
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhran Klasifikasi, Kodefikkasi dan
Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 3 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026
Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 8 Tahun 2021 tentang Angggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Agam Tahun
Peraturan Bupati Agam Nomor 26 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2022 (Berita Daerah
Undang Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2022;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhran Klasifikasi, Kodefikkasi dan
Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 25 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2021 Tentang
Hubungan Antar Dokumen
Pendekatan holistik-tematik, yakni bahwa perencanaan pembangunan Kabupaten Agam mempertimbangkan keseluruhan unsur/ bagian/
Pendekatan integratif, yakni bahwa perencanaan pembangunan Kabupaten Agam dilaksanakan dengan menyatukan beberapa
RPJP RTRW RPJM
RPJPD
RTRW
RDTR RDTR
RKPD
RKP D
RPJMD
Kedudukan RKPD diantara Dokumen Perencanaan lainnya
- Maksud dan Tujuan
- Diperolehnya suatu perubahan rencana pembangunan tahunan yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan perkembangan yang terjadi di
- Diperolehnya perubahan atas program dan kegiatan yang menjadi upaya konkrit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Agam
- Tersedianya acuan penyusunan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Kabupaten Agam Tahun 2022 dan Perubahan Prioritas dan Plafon
- Sistematika Penyusunan
Perubahan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2022 merupakan bagian integral dari upaya pelaksanaan RPJMD Kabupaten Agam Tahun 2021-2026. Perubahan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2022 dimaksudkan untuk memberikan kerangka sistematik sebagai pedoman pedoman penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan, dan pelayanan masyarakat yang dituangkan dalam bentuk kebijakan APBD Perubahan Tahun 2022. Agam konkrit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. masyarakat Kabupaten Agam pada tahun 2022.
EVALUASI HASIL SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN 2022
Target IKU/IKK perubahan Pembangunan Kabupaten Agam Tahun 2022
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH DALAM PERUBAHAN RKPD TAHUN 2022
PENUTUP
EVALUASI CAPAIAN RKPD TRIWULAN II
Capaian Indikator Makro sampai Triwulan II Tahun 2022
22 (RPJMD)
Target20 22
Realisasi 2022 TriwulanI
RPJMD) (RKPD) TriwulanI ( BPS, Maret 2022 )
Laju Pertumbuhan Ekonomi
Pada sektor dunia usaha, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor industri pengolahan serta sektor perdagangan besar dan eceran merupakan sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap BRDP Kabupaten Agam pada tahun 2021. Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memberikan kontribusi sebesar 30,08 persen terhadap terbentuknya BRDP Kabupaten Agam. produk domestik bruto tumbuh 3,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
2021 Nilai (Milyar
Tingkat Pengangguran Terbuka
Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Agam pada tahun 2021 (data per Maret 2022) tercatat sebesar 5,06 persen. Lowongan kerja terbuka di Kabupaten Agam pada tahun 2021 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,45 persen.Untuk tahun 2022, lowongan terbuka ditargetkan sebesar 4,30 persen. Karena hasil tahun 2021 sudah melampaui target RPJMD provinsi tahun 2022, maka target pengangguran Kabupaten Agam tahun 2022 mengacu pada dokumen RPJMD dan RKPD tahun 2022 Kabupaten Agam.
Tingkat Kemiskinan
Untuk mencapai target angka pengangguran terbuka sebesar 4,30 persen pada tahun 2022, dilakukan beberapa program dan kegiatan antara lain peningkatan kompetensi tenaga kerja dan pengembangan Balai Pelatihan Berbasis Kompetensi (BLK), perbaikan perencanaan ketenagakerjaan, program pelatihan vokasi dan produktivitas tenaga kerja, serta penerapan sertifikasi. program penempatan tenaga kerja dan tenaga kerja. Selain itu, untuk meningkatkan peluang dan kesempatan kerja serta menciptakan iklim investasi yang kondusif, beberapa program telah dilaksanakan antara lain peningkatan daya tarik pariwisata, program peningkatan daya tarik destinasi wisata, program pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif, program pelayanan penanaman modal, program pengembangan iklim penanaman modal, dan program promosi penanaman modal.
Target 2022
Gini Ratio
Pencapaian angka Gini Ratio pada tahun 2021 belum mampu mencapai target yang ditetapkan pada tahun tersebut sebesar 0,25. Kinerja tersebut ditopang oleh tingkat kinerja harapan lama sekolah sebesar 98,51%, rata-rata lama sekolah sebesar 99,34% dan angka harapan hidup sebesar 99,97%, serta peningkatan pengeluaran per penduduk.
Target 2022Capaian 2021
Capaian Realisasi Anggaran pada Pelaksanaan Program sampai Triwulan II Tahun 2021
Evaluasi RKPD dilakukan untuk memastikan bahwa indikator kinerja program dan kegiatan Perangkat Daerah Renja dapat tercapai guna mewujudkan maksud dan tujuan Renstra Perangkat Daerah serta tujuan dan prioritas Renstra tahunan. perkembangan. Hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui realisasi antara rencana program dan kegiatan prioritas daerah dalam RKPD serta pencapaian indikator kinerja program dan kegiatan yang dilaksanakan melalui APBD. Selain itu, untuk memastikan realisasi penyerapan dana terhadap program dan kegiatan yang direncanakan dalam RKPD dengan laporan realisasi APBD kabupaten/kota.Penilaian dilakukan untuk memastikan tujuan rencana program dan kegiatan prioritas daerah. dalam RKPD dapat dicapai dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah jangka menengah dan mencapai tujuan pembangunan tahunan daerah.Hasil evaluasi kinerja program pembangunan daerah yang termasuk dalam RKPD tahun 2022 sampai dengan triwulan II, disajikan pada tabel E.60 sesuai Permendagri 86 Tahun 2017 akhir bab II.
Target 2022
Peraturan Bupati Agam Nomor 26 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2022 merupakan perencanaan daerah untuk periode satu tahun yang meliputi rancangan kerangka perekonomian daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaan. Program-program tersebut selanjutnya dibagi lebih rinci lagi menjadi kegiatan dan sub kegiatan, sehingga jumlah kegiatan yang dilaksanakan sebanyak 545 dan 1329 sub kegiatan.
Jumlah
Jumlah Pagu Progr
No Urusan Progr Jumlah Pagu am Kegia
KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Arah Kebijakan Ekonomi Daerah
- Pertumbuhan Ekonomi
- Tingkat Pengangguran Terbuka
- Tingkat Kemisikinan
- Gini Ratio
- Indek Pembangunan Manusia
Meskipun secara statistik angka pertumbuhan ekonomi meningkat pada tahun 2021, namun hal tersebut belum mampu menyediakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja di Kabupaten Agam. Pencapaian angka Gini Ratio pada tahun 2021 belum mampu mencapai target yang ditetapkan pada tahun tersebut sebesar 0,25. Capaian IPM Kabupaten Agam pada tahun 2020 mencapai 72,46 sedangkan pada tahun 2021 meningkat menjadi 72,57 ditopang oleh kinerja harapan lama sekolah sebesar 98,51%, rata-rata lama sekolah sebesar 99,34% dan angka harapan hidup sebesar 99,97% serta peningkatan pengalaman. .
Arah Kebijakan Keuangan Daerah
- Arah Kebijakan Pendapatan Daerah
APBD merupakan dasar pelaksanaan operasi keuangan daerah dalam 1 (satu) tahun anggaran, yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah (penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah). Dalam RKPD Perubahan Tahun 2022, kebijakan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Agama diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 86 Pasal 343 ayat (1) Tahun 2017, bahwa perubahan RKPD dapat dilaksanakan apabila berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaannya pada tahun berjalan menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan perkembangan keadaan, termasuk pembangunan yang tidak sesuai dengan asumsi pembangunan daerah, kerangka perekonomian daerah, dan keuangan daerah, rencana program dan pokok kegiatan RKPD; dan/atau keadaan yang menyebabkan kelebihan sisa anggaran tahun anggaran sebelumnya diterapkan pada tahun berjalan, yaitu adanya revisi perhitungan sisa sisa anggaran (SiLPA) yang berasal dari perhitungan BPK. Orientasi kebijakan pendapatan daerah dalam perubahan RKPD tahun 2022 sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan daerah, dan kerangka pembiayaan pada dasarnya dilaksanakan dengan menganalisis ruang lingkup kebijakan pengelolaan keuangan daerah.
Perubahan Pendapatan Daerah Tahun 2022
Tahun 2022
Perubahan RKPD Tahun 2022
Bertambah/
Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah
Arah Kebijakan pendapatan daerah untuk meningkatkan PendapatanAsli Daerah
Pengurangan target penerimaan pajak daerah untuk jenis penerimaan pajak hiburan dan pajak sarang burung walet. Target penurunan penerimaan pajak daerah sebesar Rp menjadi Rp, penurunan Rp yang berasal dari jenis pajak pelayanan umum pajak kesehatan dan pajak tes kendaraan bermotor. Pendapatan transfer awalnya Rp. Intensifikasi dan ekstensifikasi sumber penerimaan melalui penerapan penyesuaian tarif pajak daerah dan retribusi daerah secara menyeluruh;
Meningkatkan kesadaran, kepatuhan dan kepercayaan serta partisipasi aktif masyarakat/lembaga dalam memenuhi kewajiban membayar pajak dan retribusi; Operasionalisasi, Pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Pajak dan Retribusi Daerah, melalui peningkatan pengendalian dan pengawasan pemungutan PAD yang diikuti dengan peningkatan kualitas, kemudahan, ketepatan dan kecepatan pelayanan. Memanfaatkan sumber daya kekayaan daerah yang belum terpilah dan kurang dimanfaatkan untuk dikelola atau bermitra dengan pihak ketiga untuk meningkatkan PAD.
Penyempurnaan dan penataan tata cara sistem administrasi keuangan, sistem pengadaan barang dan jasa, serta sistem pengelolaan aset daerah sebagai fungsi pengendalian pendapatan dari penggunaan aset daerah yang tidak dialokasikan. Mengarahkan kebijakan pendapatan daerah dengan melakukan analisis komputasi untuk menilai keakuratan perhitungan rumus alokasi.
Arah kebijakan pendapatan daerah dengan melakukan analisis perhitungan untuk menilai akurasi perhitungan terhadap formula bagi
- Arah Kebijakan Belanja Daerah
Perubahan Belanja Daerah Kabupaten Agam Tahun 2022
Terduga
- Belanja Modal mencakup setiap pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pengadaan aset tetap dan aset lainnya yang dikelompokkan
- Belanja tidak terduga merupakan pengeluaran untuk keadaan darurat diantaranya keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi
- Belanja Transfer merupakan pengeluaran uang dari Pemerintah Daerah kepada pemerintah nagari. Belanja transfer dianggarkan pada
- Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah
- Penerimaan Pembiayaan, yang meliputi: SILPA tahun anggaran sebelumnya, Pencairan dana cadangan, Hasil penjualan kekayaan
- Pengeluaran Pembiayaan yang meliputi: Pembentukan dana cadangan, Penyertaan modal pemerintah daerah, Pembayaan pokok
Penurunan tersebut terjadi pada jenis beban bagi hasil pajak dan retribusi yang disebabkan oleh penurunan target penerimaan pajak dan retribusi daerah pada perubahan RKPD tahun 2022. Beban usaha terdiri dari beban pegawai, beban barang dan jasa, beban subsidi dan biaya sosial. biaya bantuan. Kebijakan yang diterapkan pada setiap jenis belanja antara lain memberikan kompensasi kepada pegawai ASN berdasarkan kemampuan/kinerja pegawai, beban kerja dan kondisi kerja, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari pemerintah daerah, memberikan manfaat jangka pendek.
Biaya transfer dianggarkan di SKPD sebagai SKPKD Biaya transfer terdiri atas: Biaya bagi hasil pajak dan retribusi daerah kabupaten kepada pemerintah nagari dan biaya bantuan keuangan kepada nagari dengan ketentuan; Pemerintah daerah menganggarkan pengeluaran dana bagi hasil pajak daerah kepada pemerintah nagari paling sedikit 10% (sepuluh persen) dari rencana penerimaan pajak daerah kabupaten perubahan tahun anggaran 2022 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Besar kecilnya dana bagi hasil pajak daerah kabupaten kepada pemerintah nagari dianggarkan secara bruto, yaitu besarnya pendapatan daerah yang dianggarkan tidak boleh dikurangi dengan pengeluaran yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan tersebut dan/atau dikurangi dengan bagian pendapatan pusat. /pemerintah daerah lainnya. sehubungan dengan bagi hasil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pembiayaan sisi pendapatan merupakan faktor yang meningkatkan sisi pendapatan/pendapatan daerah, dimana pos pendanaan tersebut digunakan untuk menutup anggaran defisit dan belanja daerah.
Penerimaan pembiayaan, meliputi: SILPA tahun anggaran sebelumnya, pencairan dana cadangan, hasil penjualan aset sebelumnya, pencairan dana cadangan, hasil penjualan kekayaan daerah perseorangan, penerimaan pinjaman, penerimaan pinjaman, dan penerimaan daerah. klaim; Ketentuan Silpa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Umum APBD TA 2022 adalah pemerintah daerah menganggarkan sisa sisa pembiayaan (SILPA) pada tahun bersangkutan dengan saldo nol. Dalam hal perhitungan rancangan peraturan daerah tentang APBD menghasilkan SILPA positif pada tahun berjalan, pemerintah daerah wajib menggunakannya untuk menambah prioritas program, kegiatan dan subkegiatan yang diperlukan, volume program, kegiatan dan subkegiatan. -kegiatan.
APBD menghasilkan SILPA negatif tahun berjalan, pemerintah daerah mengurangi atau bahkan menghilangkan belanja pembiayaan yang bukan merupakan kewajiban daerah, mengurangi program, kegiatan dan sub kegiatan yang kurang diprioritaskan dan/atau mengurangi volume program, kegiatan dan sub kegiatan yang kurang diprioritaskan dan/atau mengurangi volume program, kegiatan dan sub kegiatan. -kegiatan. kegiatan.
Perubahan Pembiayaan daerah Kabupaten Agam Tahun 2022
PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2022 Dalam Peraturan Bupati Agam Nomor 26 Tahun 2021 tentang
Perubahan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Agam Tahun 2022
Memperkuat sektor kesehatan
Pemulihan ekonomi berbasis pertanian 3. Pemulihan ekonomi berbasis pariwisata
Selain itu, revisi RKPD juga memuat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi, Validasi, dan Inventarisasi Klasifikasi, Kodifikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Secara umum arah prioritas kebijakan dan tujuan pembangunan Kabupaten Agam pada tahun 2022 pada prinsipnya tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan prioritas dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2021 tentang RKPD Kabupaten Agam Tahun 2022. Tahun 2022. Namun pada perubahan RKPD Tahun 2022 terdapat penyesuaian tujuan dan indikator dengan RPJMD Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 yang ditetapkan setelah ditetapkannya RKPD Kabupaten Agam Tahun 2022.
Selain itu, terdapat pula penyesuaian sasaran dan sasaran sebagaimana diuraikan pada Bab IV, serta penyesuaian sasaran program dan kegiatan sebagaimana tercantum dalam Bab V dokumen ini.
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Agam Tahun 2022
- Nilai SAKIP B BB (71) BB (71) Meningkatkan kualitas
- Program Perumusan
- Program Penyelenggaraan
- Nilai EPPD 64,146 3,1350 3,1350 Meningkatkan kualitas
- Program pemerintahan
- Terselengg aranya
- Indeks Kepuasan
- Meningkatn ya kinerja
- Meningkatn ya produksi
- Laju
- Laju
- Persentase jalan
- Berkurangn ya
- Indeks kualitas
- Ketaatan Terhadap
- Indeks ketaatan
- Berkurangn ya resiko
- Persentase penanggula
- Meningkatn ya
- Angka Harapan
- Tingkat Penganggura
- Meningkatn ya daya
- Persentase organisasi
- jumlah cabang olah
- Indeks Ketahanan
- Level IDM Mandiri:10 Maju : 46
Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Program Perizinan dan Registrasi Perusahaan Program Pengembangan Ekspor Kebangkitan. Program Pembinaan dan Pengawasan Izin Lingkungan dan Program Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Program Pengembangan Bahasa dan Sastra Program Pengembangan Perpustakaan Program Nasional Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno 2.
Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah. Program Pengelolaan Sumber Daya Ekonomi untuk Kedaulatan dan Kemandirian Pangan Program Peningkatan Diversifikasi dan Pencegahan Kerawanan Pangan Masyarakat.
8 Berkem
Laju Pertumbuha
Indek
Level nagari madani -V =7
- Persentase Lembaga
- Target IKU/IKK perubahan Pembangunan Kabupaten Agam Tahun 2022
- Kemampuan pendanaan daerah
- Dampak sosial ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kemampuan daerah untuk mencapai target yang
- Penyesuaian dengan perubahan kebijakan Provinsi Sumatera Barat dan kebijakan Nasional
Berdasarkan prioritas dan tujuan di atas serta memperhatikan hasil evaluasi capaian kinerja sampai dengan tahun 2020, dilakukan penyesuaian terhadap beberapa sasaran KPI dan IKK daerah sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Agam Tahun 2016-2021 dan rancangan akhir RPJMD Tahun 2016-2021. dengan mempertimbangkan hal ini. Dampak sosial ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kemampuan daerah dalam mencapai target, sehingga berdampak besar pula pada kemampuan daerah dalam mencapai target yang telah ditetapkan dalam RKPD 2022. Detail selengkapnya Perubahan IKU dan IKK Kabupaten Agam Tahun 2022 disajikan pada tabel VI.2 dan VI.3 di bawah ini.
Perubahan Target Indikator Kinerja Utama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2022
2021) RKPD
Membangun perekonomian masyarakat yang kokoh melalui obtimalisasi sumbedaya daerah dan pengembangan pariwisata
Indikator Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah
- Layanan Urusan Wajib Pelayanan Dasar 1. Urusan Pendidikan
- Persentase PKBM dan SKB yang
- Persentase SD yang terakreditasi
- Persentase SMP yang terakreditasi
- Persentase Anak PAUD yang
- Persentase murid SD yang hafal al-
- Persentase murid SMP yang hafal
- Persentase murid SD yang mampu
- Persentase murid SMP yang
- Persentase murid SD yang mampu
- Persentase murid SMP yang
- Menurunnya rasio kematian ibu 285,4 138,6 138.6 2.2 Penurunan jumlah kematian ibu
- Persentase persalinan di fasilitas
- Insedensi TB per 100.000
- Persentase angka keberhasilan
- Jumlah Puskesmas yang
- Persentase ketersedian obat
- Persentase Puskesmas dengan
- Persentase SPP-IRT yang
- Persentase merokok penduduk
- Persentase rumah tangga ber-
- Pelayanan Kesehatan Ibu hamil
- Pelayanan Kesehatan Ibu bersalin
- Pelayanan Kesehatan Bayi Baru
- Pelayanan Kesehatan Balita
- Pelayanan Kesehatan pada Usia
- Pelayanan Kesehatan Penderita
- Persentase rumah sakit rujukan
Persentase anak usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan/atau menengah yang dilayani pendidikan kesetaraan menurut SPM. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berisiko tertular virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) sesuai Standar.
185 tempat
Persentase penduduk berakses air
Persentase rumah tangga berakses
Persentase ketaatan terhadap tata
Persentase Gedung Pemerintah
Persentase berkurangnya jumlah
Persentase gangguan Trantibum
Persentase pelayanan pemadaman
Persentase pembentukan pos
Persentase penanganan pra
Persentase penanganan tanggap
Persentase penanganan pasca
Urusan Sosial
- Jumlah Layanan Data dan
- Penguatan Forum Tanggung
- Keluarga Yang mendapat Bantuan
Layanan Dasar
- Urusan Ketenaga Kerjaan
- Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Skor Pola Pangan Harapan (PPH) 75 82 82 9.2 Persentase cadangan pangan
- Ketersediaan pangan utama 472 100 100 10 Urusan Pertanahan
- Jumlah bidang tanah yang
- Persentase Penyelesaian sengketa
- Persentase Sertifikat Tanah milik
- Urusan Lingkungan Hidup
- Persentase persetujuan teknis
- Persentase peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan
- Persentase pengelolaan ruang terbuka
- Persentase peningkatan kapasitas
- Persentase data izin PPLH dan PUU LH
- Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
- Indeks Pembangunan Gender (IPG) 97,04 97,07 97,07
- Indeks Pemberdayaan Gender
- Urusan Administrasi
- Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Hubungan antara Otoritas Penegakan Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) di Kabupaten/Kota dengan Izin Lingkungan, Izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten.
- Jumlah Badan Usaha Milik
- Urusan Perhubungan
- Jumlah arus penumpang angkutan
- Jumlah uji kir angkutan umum 1.443 4.621 4.621
- Urusan Komunikasi dan Informatika
- Persentase layanan SPBE yang
- Persentase UKM non BPR/LKM
- Jumlah investor berskala nasional
- Jumlah nilai investasi berskala
- Tingkat partisipasi pemuda dalam
- Urusan Persandian
- Urusan Kebudayaan
- Persentase lembaga adat yang aktif
- Persentase Rumah Tangga yang
- Urusan Perpustakaan
- Nilai Tingkat kegemaran membaca 56,27 58 58 23.2 Indeks Pembangunan Literasi
- Persentase unit organisasi yang
- Nilai Pengelolaan Arsip Daerah Cukup
- Jumlah konsumsi ikan
- Cakupan Bina kelompok nelayan 100 30 100 1.7 Produksi perikanan kelompok
- Jumlah Produksi Olahan Ikan
- Urusan Pariwisata
- Tingkat hunian akomodasi (Length
- Kontribusi sektor
- Nilai Tambah Ekonomi Kreatif (Rp
- Pelaku Ekonomi Kreatif Unggulan
- Jumlah produk ekonomi kreatif
- Urusan Pertanian
Persentase organisasi perangkat daerah yang menggunakan data statistik dalam penyusunan dan evaluasi rencana pembangunan daerah. Persentase penduduk yang terlibat sebagai pemain/pendukung seni pertunjukan yang menjadikan keterlibatan sebagai sumber pendapatan bagi penduduk berusia 15 tahun ke atas.
Produksi sektor perkebunan
Produktivitas padi atau bahan pangan utama lokal per hektar
Persentase peningkatan produktivitas perkebunan
Persentase peningkatan
Persentase wilayah yang terkendali
Kontribusi sektor perdagangan
Laju pertumbuhan pelaku usaha
Kontribusi sektor industri
Pemerintahan 4.1
Persentase fasilitasi penyelesaian
Persentase OPD dengan nilai
Persentase OPD dengan nilai IRB
Persentase fasilitasi kegiatan
V Unsur Penunjang urusan Pemerintahan
Perencanaan
- Penjabaran konsistensi program
- Penjabaran konsistensi program RKPD
- Kesesuaian rencana pembangunan
Keuangan
- Deviasi realisasi belanja terhadap total
- Deviasi realisasi PAD terhadap
- Kemandirian Keuangan Daerah
- Rasio belanja pegawai di luar guru dan
Kepegawaian
- Rasio Pegawai Pendidikan Tinggi dan Menengah/Dasar (%) (PNS tidak
- Rasio Pegawai Fungsional (PNS tidak
Penelitian dan Pengembangan
- Persentase hasil kelitbangan yang dijadikan bahan rekomendasi
Unsur Pengawasan Urusan Pemerintahan
- Maturitas Sistem Pengendalian Intern
VII Unsur Kewilayahan
Persentase kepuasan masyarakat
Transparansi dan Partisipasi Publik
- Akses public terhadap keuangan
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH DALAM PERUBAHAN RKPD TAHUN 2022
Perubahan Program Kegiatan RKPD Tahun 2022
REKAPITULASI BELANJA PADA
RKPD KABUPATEN AGAMTAHUN 2022 BERDASARKAN OPD PENANGGUNGJAWAB
Belanja Tahun 2022
Bertambah /berkurang
Penetapan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Agam
Tahun 2022 Kode