• Tidak ada hasil yang ditemukan

peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

Menetapkan : PERATURAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, PENELITIAN DAN TEKNOLOGI TENTANG TATA CARA PEMANTAUAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN PRINSIP KEBUDAYAAN DAERAH. Formulir identifikasi merupakan formulir yang digunakan sebagai sarana untuk mengidentifikasi proses penyusunan dan sinkronisasi gagasan budaya daerah dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Formulir Kinerja merupakan formulir yang digunakan sebagai sarana identifikasi hasil penerapan Prinsip Kebudayaan Daerah.

Instrumen pemantauan dan evaluasi merupakan lembar pemeriksaan dan evaluasi yang digunakan sebagai alat pemantauan dan evaluasi terhadap proses penyiapan dan pencapaian pelaksanaan Prinsip Kebudayaan Daerah. Pemantauan dan evaluasi bertujuan untuk menjamin sinkronisasi pelaksanaan Asas Kebudayaan Daerah dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah dalam Pemajuan Kebudayaan. Pokok-Pokok Kebudayaan Daerah Kabupaten/Kota ditetapkan; Dan. dokumen perencanaan pembangunan daerah kabupaten/kota.

Laporan hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Prinsip Kebudayaan Kabupaten/Kota dan Provinsi digunakan oleh pemerintah daerah sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Format laporan hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Prinsip Kebudayaan Kabupaten/Kota dan Provinsi tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

PUBLIKASI

PEMBINAAN

PENDANAAN

BORANG IDENTIFIKASI

Formulir Identifikasi Pelaksanaan PPKD yang disiapkan merupakan alat bagi pemerintah daerah untuk memantau sejauh mana penerapan PPKD kabupaten/kota yang telah disusun dalam proses pengambilan kebijakan di lapangan. budaya di daerah, khususnya dalam proses perencanaan program dan anggaran. Bagian ini memuat pertanyaan seputar proses penyusunan PPKD kabupaten/kota, mulai dari status penyusunan dan penetapan, struktur tim penyusun hingga struktur dokumen. Centang (√) bagian dokumen PPKD kabupaten/kota yang sudah ada atau sedang dikerjakan dari struktur dokumen pada tabel berikut.

Ayat B.1: Sinkronisasi PPKD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) → hanya perlu diisi satu kali untuk 1 periode RPJMD, kecuali terdapat perbaikan terhadap PPKD kabupaten/kota pada periode tersebut. Pertanyaan awal] Apakah PPKD provinsi dijadikan acuan dalam penyusunan RPJMD kabupaten/kota periode saat ini? Jika jawabannya B0 = 'Ya', harap melengkapi tabel B.1 di bawah ini dengan memperhatikan dokumen RPJMD kabupaten/kota periode berjalan.

Untuk melengkapi tabel di bawah ini, mohon diperhatikan dokumen rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (RKPD) tahun berjalan. Saya mewakili Pemerintah Provinsi (nama kabupaten/kota) dan menyatakan bahwa formulir Identifikasi pelaksanaan PPKD tingkat kabupaten/kota yang diberikan telah dilengkapi sesuai dengan kondisi sebenarnya pelaksanaan PPKD di daerah tersebut. Apabila di kemudian hari terjadi kesalahan, kelalaian, perubahan atau tambahan informasi yang tidak dicatat dalam formulir ini, maka pemerintah provinsi (nama kabupaten/kota) siap memberikan koreksi dan klarifikasi tambahan yang diperlukan kepada tim pemantauan dan evaluasi.

Formulir Identifikasi Pelaksanaan PPKD yang telah disusun merupakan instrumen bagi Pemerintah Pusat untuk memantau sejauh mana PPKD provinsi yang telah disusun telah dilaksanakan dalam proses pengambilan kebijakan di bidang kebudayaan di daerah. daerah, khususnya dalam proses perencanaan program dan anggaran. Tuliskan jawabannya “XX dari YY adalah jumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut”, kemudian sebutkan nama kabupaten/kota yang bersangkutan satu per satu. Silakan memberi tanda (√) pada bagian dokumen PPKD provinsi yang ada atau yang sedang berjalan pada struktur dokumen PPKD yang tercantum pada tabel berikut.

Subbab A.4: Sinkronisasi PPKD provinsi dengan PPKD kabupaten/kota → hanya dilakukan satu kali pada tahun pertama pemantauan, kecuali ada perbaikan pada PPKD provinsi pada tahun berikutnya. Untuk dapat melengkapi tabel berikut ini, mohon diperhatikan dokumen PPKD kabupaten/kota yang menjadi sumber pada saat penyusunan PPKD provinsi. Ayat B.1: Sinkronisasi PPKD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (MTPRD) → wajib diselesaikan hanya satu kali dalam 1 periode RPJMD, kecuali terdapat perbaikan pada PPKD provinsi pada periode tersebut.

Saya mewakili pemerintah daerah (nama provinsi) dan menyatakan bahwa formulir tanda pengenal pelaksanaan PPKD tingkat provinsi yang diserahkan telah diisi sesuai dengan kondisi sebenarnya persiapan PPKD di daerah tersebut. Apabila di kemudian hari terdapat kesalahan, kekurangan, perubahan atau penambahan keterangan yang tidak dicatat dalam formulir ini, pemerintah provinsi (nama provinsi) siap memberikan koreksi dan tambahan penjelasan kepada Direktur Jenderal jika diperlukan.

Tabel B.1 Pemetaan Rekomendasi PPKD terhadap RPJMD Kabupaten/Kota  Rekomendasi dalam PPKD
Tabel B.1 Pemetaan Rekomendasi PPKD terhadap RPJMD Kabupaten/Kota Rekomendasi dalam PPKD

BORANG CAPAIAN

Formulir ini disajikan dalam bentuk tabel yang terdiri dari 7 kolom yang berkaitan dengan hasil pelaksanaan rekomendasi PPKD. Untuk melengkapi tabel pada bagian ini, Anda harus memperhatikan dokumen-dokumen berikut dengan cermat. Setiap baris pada setiap tabel hanya dapat diisi masing-masing 1 (satu) program/kegiatan.

Tergantung pada jumlah program/kegiatan yang tercantum dalam RKPD, dapat ditambahkan jumlah baris untuk menjawab setiap saran. Anggaran dan realisasi program/kegiatan yang dimasukkan pada kolom (5) dan (6) merupakan anggaran murni dari APBD kabupaten/kota (tidak termasuk transfer daerah/DAK dan belanja pegawai). Saya mewakili pemerintah daerah (nama kabupaten/kota) dan menyatakan bahwa formulir kinerja pelaksanaan PPKD tingkat kabupaten/kota yang disediakan telah dilengkapi sesuai dengan ketentuan pelaksanaan PPKD di daerah tersebut.

Catatan: Formulir dianggap sah apabila dibubuhi tanda tangan dan stempel resmi bupati/walikota yang bersangkutan. Berdasarkan Keputusan Presiden No. 65 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyusunan Prinsip Kebudayaan Daerah dan Strategi Kebudayaan, terdapat amanat untuk melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Pedoman Kebudayaan Daerah (PPKD) kabupaten/kota dan provinsi secara berkala setiap 1 (satu) tahun sekali. Formulir keberhasilan pelaksanaan PPKD yang telah disiapkan merupakan alat yang dapat digunakan oleh Dirjen untuk memantau sejauh mana PPKD daerah yang telah disusun tersebut dilaksanakan dalam proses pengambilan kebijakan di bidang kebudayaan di daerah, khususnya dalam proses pengambilan keputusan. perencanaan program dan anggaran.

Agar proses pemantauan dapat berjalan maksimal dan bermanfaat bagi semua pihak, kami mohon kesediaannya untuk mengisi formulir ini seobjektif mungkin dengan mengacu pada kondisi terkini dan kelengkapan dokumen perencanaan di wilayah Anda masing-masing. Anggaran dan pelaksanaan program/kegiatan yang diisi pada kolom (5) dan (6) merupakan anggaran murni yang bersumber dari APBD provinsi (tidak termasuk transfer daerah/DAK dan belanja pegawai). Saya mewakili Pemerintah Daerah (nama provinsi) menyatakan bahwa Formulir Pencapaian Pelaksanaan PPKD tingkat provinsi yang disediakan telah dilengkapi sesuai dengan kondisi pelaksanaan PPKD di daerah tersebut.

Nota: Borang tersebut dianggap sah apabila tandatangan dan meterai rasmi Gabenor tersebut dilekatkan.

INSTRUMEN PEMANTAUAN DAN EVALUASI

Bagian ini memuat pertanyaan terkait kesesuaian proses penyusunan PPKD kabupaten/kota dengan petunjuk teknis yang terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 45 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Pokok-pokok Kebudayaan Daerah, mulai dari status penyusunan dan penetapan, struktur kelompok penyusun, hingga struktur dokumen. Formulir Identifikasi Pelaksanaan PPKD Kabupaten/Kota (Subbab A.2); diterima A3 Apakah sudah ada Surat Keputusan Bupati/Walikota. tentang penetapan tim PPKD Kabupaten/Kota. Terdiri dari kurang dari 7 orang. Angka 0 b. dan nomornya ada pada poin 2 A5 apabila dipimpin oleh Tim Persiapan PPKD Kabupaten/Kota.

Ya Butir 1 A6 Bagaimana komposisi kelompok persiapan PPKD Kabupaten/Kota? mewakili unsur pemerintah daerah dan para ahli. Formulir identifikasi pelaksanaan PPKD daerah/kota (ayat A.3); Diambil A7 Apakah ada sistematika penulisan PPKD Kabupaten/Kota? sesuai dengan contoh dalam petunjuk teknis. Ya Butir 1 A9 Apakah tercantum dalam dokumen PPKD Kabupaten/Kota. bab yang secara khusus menjelaskan tahapan produksi PPKD di daerah ini.

Kabupaten/Kota mencakup seluruh fasilitas pemajuan budaya dan warisan budaya (11 fasilitas). Lingkari jawaban yang sesuai). Kabupaten/kota telah mencakup seluruh unsur kemajuan kebudayaan (perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, pengarahan), artinya minimal terdapat 1 permasalahan pada setiap unsur tersebut. Lingkari jawaban yang sesuai). Cukup diisi satu kali untuk 1 periode RPJMD, kecuali ada perbaikan di PPKD kabupaten/kota pada periode tersebut.

Langkah pertama yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi PPKD adalah melakukan kajian mendalam terhadap pemetaan permasalahan PPKD kabupaten/kota dan rekomendasi terhadap RPJMD kabupaten/kota periode berjalan yang dituangkan dalam kabupaten. Formulir Identifikasi pelaksanaan PPKD kota/kota. Langkah pertama, tim monitoring dan evaluasi PPKD wajib melakukan kajian mendalam terhadap bagian pemetaan masalah dan rekomendasi PPKD kabupaten/kota untuk RPJMD kabupaten/kota tahun berjalan yang ditulis di kabupaten. Formulir Identifikasi pelaksanaan PPKD kota/kota. Langkah pertama, tim monitoring dan evaluasi PPKD wajib melakukan kajian mendalam terhadap target dan realisasi capaian serta anggaran yang tertulis dalam Formulir Kinerja Pelaksanaan PPKD kabupaten/kota.

A6 Apakah susunan Tim Penyusun PPKD Provinsi mewakili seluruh wilayah Kabupaten/Kota yang menyusun PPKD? Perhatikan formulir identifikasi pelaksanaan PPKD provinsi khususnya pada subbab A2, kemudian bandingkan dengan jumlah kabupaten/kota yang telah menyiapkan PPKD pada saat penyusunan PPKD provinsi. A11 Apakah penyusunan permasalahan dan rekomendasi PPKD provinsi sudah mempertimbangkan permasalahan dan rekomendasi seluruh dokumen PPKD Kabupaten/Kota?

Langkah pertama yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi PPKD adalah melakukan kajian mendalam pada bagian pemetaan masalah dan rekomendasi PPKD provinsi untuk RPJMD provinsi periode berjalan yang dituangkan dalam formulir identifikasi pelaksanaan PPKD provinsi. Langkah pertama yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi PPKD adalah melakukan kajian mendalam pada bagian pemetaan masalah dan rekomendasi PPKD provinsi untuk RPJMD provinsi tahun berjalan yang dituangkan dalam Formulir Identifikasi Pelaksanaan PPKD provinsi.

FORMAT LAPORAN PEMANTAUAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN POKOK PIKIRAN KEBUDAYAAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DAN PROVINSI

BAB 1 : PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 2 : ALUR PEMANTAUAN

BAB 3 : ANALISIS HASIL PENGUMPULAN DATA

BAB 5 : PENUTUP 1. Evaluasi Umum

Gambar

Tabel B.1 Pemetaan Rekomendasi PPKD terhadap RPJMD Kabupaten/Kota  Rekomendasi dalam PPKD
Tabel B.2 Pemetaan Rekomendasi PPKD terhadap RKPD Kabupaten/Kota  Rekomendasi dalam PPKD
Tabel A.1 Pemetaan Permasalahan dan Rekomendasi antara PPKD Provinsi dengan PPKD Kabupaten/Kota  Permasalahan yang
Tabel B.1 Pemetaan Rekomendasi PPKD terhadap RPJMD Provinsi  Rekomendasi dalam PPKD
+2

Referensi

Dokumen terkait

1 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 25 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tab Kerja Universitas Andalas; 2 Peraturan Mented Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi