• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA "

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Oleh:

Bayu Trimurti Herlambang

FakultasEkonomi dan BisnisUniversitasBrawijaya Malang [email protected]

DosenPembimbing:

Dr. Dra. EndangMardiati, M.Si., Ak.

FakultasEkonomi dan BisnisUniversitasBrawijaya Malang

Abstract: The objective of this research is to test the influence of intellectual capital and capital structure on the financial performance of banking companies listed in Indonesia Stock Exchange. The intellectual capital is measured with VAIC method which consists of a few components and they are VAHU, STVA and VACA. Moreover, the capital structure is measured with DER method and the financial performance is measured with ROE method.

The quantitative method was applied in this research along with purposive sampling method to collect the data in the form of secondary data which comprised of 111 banking companies in the period of 2013-2015. The results of this study indicate that the Intellectual Capital component, VAHU and VACA, has an impact on ROE, while STVA has no impact on ROE.

DER variable gives a decrease in the form of ROE so that the hypothesis is rejected. This shows that the banking companies in Indonesia still rely on their physical assets which is measured by VACA and VAHU in creating added value for the companies that has an impact on the improvement of the financial performance of the companies. In addition, the banking companies management needs to manage their debt which is measured by DER as best as possible in order to prevent deteriorating performances of the companies. Thus the accepted hypotheses are VAHU and VACA, while the hypotheses rejected are STVA and DER.

Keywords: Intellectual Capital, Structure Capital, Financial Performace, Banking Companies

Abstrak: Penelitianinibertujuanuntukmengujipengaruh Modal Intelektual dan Struktur Modal terhadapKinerjaKeuangan Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Modal Intelektualdiukurdenganmetode VAIC yang terdiiridarikomponen VAHU, STVA, VACA, dan Struktur modal diukurdengan DER,

sedangkanKinerjaKeuangandiukurdengan ROE.

Jenispenelitianadalahpenelitiankuantitatifdenganteknikpengumpulan data menggunakan purposive sampling. Jenis data berupa data sekunderdenganmenghasilkansampel 111 perusahaanperbankanselamaperiode 2013-2015. Hasil penelitianinimenunjukankomponen Modal Intelektualyaitu VAHU dan VACA memberikandampakterhadap ROE, sedangkan STVA tidakmemberikandampakterhadap ROE. Varibel DER memberikandampakberupapenurunanterhadap ROE sehinggahipotesisbahwa DER

(2)

berpengaruhpositifterhadap ROE ditolak. Hal inimenunjukkanperusahaanperbankan di Indonesia masihmengandalkanasetfisiknya yang diukurdenganmenggunakan VACA diikutidengan VAHU dalammenciptakannilaitambahbagiperusahaan yang akhirnyaberdampakbagipeningkatankinerjakeuanganperusahaanperbankan.

Manajemenperusahaanperbankan juga harusmengelolahutangsebaikmungkin yang indikatornyadiukurdengan DER agar tidakmenurunkankinerjakeuanganperusahaan.

Demikianhipotesis yang diterimaadalah VAHU dan VACA, sedangkanhipotesis yang ditolak STVA dan DER.

Kata Kunci: Modal Intelektual, Struktur Modal, KinerjaKeuangan, Perusahaan Perbankan.

(3)

1. PENDAHULUAN

Persaingan di era

globalisasiiniterbilangketat dan memilikikemajuan yang pesat. Tetapi

di tengahkemajuanini,

masihbanyakperusahaan yang melihatkeberhasilanhanyadarijumlahke untungan yang di dapat.

Sedangkanperusahaan-

perusahaantersebutbanyak yang lupabahwakeuntunganperusahaansajati daklahcukupuntukmenjagaketahanan di tengaharusbisnis yang ketat.

Kesuksesansuatuperusahaandalam persaingan pasar yang kuatbergantung pada strategimanajemenpengetahuan yang

dimilikidaripadastrategipengalokasiana setkeuanganmaupunfisik (Botis et al.,

1999). Hal

inimendasariadanyatanggungjawabbag imanajemenuntukmemperhatikansecar alebihcermattentangadanyaintangible assets yang ada di suatuperusahaan.

Karena pengelolaanasetberwujud dan tidakberwujudapabiladisatukandengan baikakanmenjadistrategipotensialuntuk peningkatankinerja (Belkaouni, 2003).

Saatinikesadaranakanpentingnyaasetpe ngetahuansudahmakinmeningkat dan

asetpengetahuansudahdikategorikanse

bagaiintangible assets

(asettidakberwujud).

Hal inidapatdiukurdari yang

disebut Modal

IntelektualatauistilahlainnyaadalahInte llectual Capital (IC) yang tidaklepasdarifokusperhatian di bidangteknologi,

sosiologisertaakuntansi (Simarmata, 2015). Banyak perusahaan- perusahaanbelummemberikanperhatian terhadaphuman capital, structural capital, dan capital employee.

Sedangkan,

semuainimerupakanelemenpembangun Modal Intelektualperusahaan.

Modal Intelektualtelahmenjadiaset yang sangatbernilaidalam dunia bisnismodern. Tujuan yang

diharapkandari Modal

Intelektualyaitumampumeningkatkank emampuanperusahaandalamjangkapanj ang yang dapatdicapaimelaluiinvestasi pada sumberdayaintelektualterutama pada human capital, yang merupakanfaktorpenciptaannilaipdabis nis yang semakin modern (Ulum, 2009:84).

(4)

Pada penelitianSimarmata (2015) berpendapatdenganadanyapengelolaan

darikinerja Modal

Intelektualsebagainilaitambahdalamper usahaan, dapatdiketahui pula pengaruhnyaterhadapkinerjakeuangan dan nilaiperusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Chen et. al., (2005) menggunakan model (Pulic) Value Added Intellectual

Capital (VAIC)

untukmengujipengaruhantara Modal Intelektualdengannilai pasar dan kinerjakeuangan,

hasilnyamenunjukkanbahwa Modal Intelektualberpengaruhsecarapositifter

hadapnilai pasar dan

kinerjakeuanganperusahaanberupaprof itabilitas. Penelitian Firer dan Williams (2003), Bollen (2005) dan Ulumet al. (2008) menemukanbahwa Modal Intelektualberpengaruhpositif pada kinerjaperusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh Kusumasari, et al.

(2009)

menemukanbahwapengaruhstruktur modal

tidakberpengaruhterhadapkinerjakeuan gan.

Melihatdarihasilpenelitianterdahulu,

makapenelitianinidilakukandenganbeb erapaperbedaanseperti;

adanyaperbedaansampeltahun,

objekperusahaan, dan indikator.

Penelitian yang dilakukan oleh

Marvidis (2004)

denganobjekperusahaanperbankan di negara

JepangmembuktikanbahwaModal Intelektualberpengaruhkuat, signifikan dan

memilikikorelasipositifterhadappening katankinerjakeuanganperbankan.

Penelitianterdahulu oleh Kusumajaya (2011) menunjukkanbahwaStruktur Modal berpengaruhpositif dan signifikanterhadapprofitabilitas. pada penelitianiniprofitabilitasdiukurdengan Return On Equity (ROE) merupakan salah saturasioprofitabilitas yang digunakanuntukmengukurlaba yang dihasilkandari modal atauekuitas yang dimiliki oleh perusahaan. Hasil penelitian oleh Astuti, et al. (2015) denganistilahumumyaiturasio utang terhadapekuitasatauDebtto Equity Ratio (DER) berpengaruhpositif dan signifikanterhadapprofitabilitasdilihatd ariReturn On Equity (ROE).

(5)

Penelitianinitidakhanyamencaripe ngaruhvariabelindependenberupa Modal

Intelektualsajatetapiditambahkanvariab elindependenStruktur Modal terhadapKinerjaKeuangan.Perbedaan lain

penelitianinidenganpenelitiansebelumn yaadalahtahununtukobjekpenelitian yang berbedayaituSimarmata (2015) menggunakanobjekpenelitianperusaha anperbankantahun 2011, 2012, 2013, sedangkandalampenelitianinimenggun akanobjektahun 2013, 2014, 2015.

Alasandaripemilihansektorperban kandiperkuatkarena pada tahun 2013- 2015 kondisipertumbuhanperbankan di Indonesia mengalamiperlambatan.

OtoritasJasaKeuangandalamDetik

Finance (2015)

menyatakankondisiperbankanselamata hun 2014 mengalamiperlambatan, pertumbuhan Dana PihakKetiga (DPK) dan kredit pada Desember 2014 mengalamiperlambatanmasing-

masingdari 13,79% dan 11,89%, lalu pada November 2014 menjadisebesar 12,29% dan 11,58%. Merujuk pada beritadetik finance data pergerakanlaporankeuangantahunan

pada BEI menunjukankenaikan dan penurungan yang signifikansehingga data pada tahun 2013-2015 menarikuntukditeliti. Hal ini juga didukungdenganpemberitaan yang diterbitkan oleh Kompas (2017) tentang bank di Indonesia yang mengalamipenyusutanjumlah pada tahun 2014 karenaterjadiakuisisi dan merger terhadap bank-bank kecil oleh bank-bank yang lebihbesar.

Alasanadanyapenyusutanjumlah bank adalahkarenadayasaing bank-bank kecilmakinmenurun. Masyarakat

lebihmemilih bank-bank

menengahbesaruntukmenaruhsimpana nataumengajukankredit. Selainitu, bank-bank

menengahbesardianggaplebihaman dan memberikanbungakredit yang lebihmurah. Oleh karenaitusampel yang

diambiladalahperusahaanperbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

2. TINJAUAN PUSTAKA Resource Based Theory (RBT)

. AsumsiResource Based Theory (RBT)

(6)

yaitubagaimanasumberdayadapatsecar aumumdiklasifiskasikanuntukmemasu kkanatributperusahaan, aset, informasi, ataupengetahuan yang dikendalikan

oleh perusahaan yang

dapatdigunakanuntukmemahami dan menerapkanstrategimereka,

menurutSimarmata (2015).

Modal Intelektualdalam RBT memenuhikriteriasebagaisumberdaya

yang valuable, yang

mampumenciptakankeunggulankompe titif dan valuebagiperusahaan. salah

satuelemen Modal

Intektualadalahhuman capital yang elemennyaadalahsumberdayamanusia.

Jikasebuahperusahaanmemilikisumber

dayamanusia yang

memilikiintellectual ability yang tinggi dan

perusahaantersebutdapatmemaksimalk ankemampuantersebut,

sehinggamampumenjadikannilaitamba hbagiperusahaan,

nilaitambahinimerupakanpeningkatank inerjaperusahaan (Riahi-Belkaoui, 2003).

Modal Intelektual / Intellectual Capital (IC)

Modal intelektualmerupakan asset yang tidakterlihat yang merupakangabungandarifaktormanusia , proses, dan pelanggan yang memberikankeunggulankompetitifbagi perusahaan (Simarmata, 2015). Modal

Intelektualmemiliki 3

indikatorpembentuk; human capital, customerataureleation capital, dan structuralatauorganization capital (Ulum, 2009:23). Mavridis (2004)

mejelaskanbahwa Modal

Intelektualberpengaruhkuat, signifikan dan

memilikikorelasipositifterhadappening katankinerjaperbankan.

Nilai TambahUntuk Modal Intelektual / Value Added Intellectual Coefficient (VAIC)

Value Added Intellectual

Coefficient (VAIC)

adalahsuatukomponenorganisasi yang dijadikansebagaialatpengukur Modal Intelektualdenganmenganalisisseberap abesarefisiensi yang bisaditimbulkan pada perusahaan.

VA adalahindikator paling objektifuntukmenilaikeberhasilanbisni

s dan

(7)

menunjukkankemampuanperusahaand alamvalue creation (Pulic, 1998). VA dihitungsebagaiselisihantara output dan input (Yanwari, 2015 dan Simarmata, 2015). Pada penelitianSimarmata (2015) dijelaskanbahwa output (OUT) mempresentasikanpendapatan dan mencakupseluruhproduk dan jasa yang dijual di pasar, sedangkan input (IN) mencakupseluruhbeban yang digunakandalammemperolehpendapata n.

Pengukuran Modal Intelektual / Intellectual Capital (IC)

MenurutSimarmata (2015) untukmelakukanpengukuran VAIC (Value Added Intellectual Coefficient) harusmemperhatikanunsurpendukungn yaataubiasadikatakansebagaiindikator VAIC antara lain; VAHU (Value Added Human Capital), STVA (Structural Capital Value Added), VACA (Value Added Capital Employed).

Struktur Modal

Sedangkanstruktur modal perusahaanadalahpembiayaanpermane

n yang terdiridari utang jangkapanjang, sahampreferen, dan modal pemegangsaham, (Kusumajaya, 2011). Jadi, dapatdikatakanstruktur modal

suatuperusahaanhanyamerupakansebag iandaristrukturkeuangannya yang sebenarnya.

DER = Total Hutang ÷ Total Ekuitas

Struktur modal

adalahperbandinganantarajumlah utang jangkapanjangdengan modal sendiri yang diukurdengandebt to equity ratio (DER).

KinerjaKeuangan Perusahaan MenurutSucipto (2003) pengertiankinerjakeuanganadalahpene ntuanukuran-ukurantertentuyang dapatmengukurkeberhasilansuatuorgan isasiatauperusahaandalammenghasilka nlaba, sedangkanmenurut IAI (2007:3) kinerjakeuanganadalahkemampuanper usahaandalammengelola dan mengendalikansumberdaya yang dimilikinya.Kinerjaperusahaan yang sangatdipengaruhi oleh Intellectual Capitaladalah ROE (Jibu, 2016).

Return On Equity (ROE)

(8)

Return on equity (ROE) mempresentasikanreturnpemegangsah

ambiasa dan

biasanyamenjadibahanpertimbangan dan indikatorkeuangan yang pentingbagi investor (Chen et. al., 2005). ROEdijelaskan Brigham dan

Houston (2001),

sebagairasiolababersihterhadapekuitass ahambiasadiukursebagaitingkatpenge mbalianekuitassahambiasa (return on common equity-ROE).

KerangkaKonseptualPenelitian dan PengembanganHipotesisPenelitian

Penelitianinimemilikikerangkakon

septual yang

menggambarkantujuanpenelitian agar lebihmudahdipahami.

Berikutadalahkerangkakonseptualpene litianini:

Gambar 1. KerangkaKonseptual

PerumusanHipotesis

Berdasarkanpemaparan yang telahdibahassebelumnyamakaperumus anhipotesisnyaadalahsebagaiberikut;

H1(a) :Value Added Human Capital (VAHU)

berpengaruhpositifterhadapReturn On

Equity (ROE)

darikinerjakeuangansuatuperusahaan.

H1(b):Structural Capital Value Added (STVA)

berpengaruhpositifterhadapReturn On

Equity (ROE)

darikinerjakeuangansuatuperusahaan.

H1(c):Value Added Capital Employed (VACA)

berpengaruhpositifterhadapReturn On

Equity (ROE)

darikinerjakeuangansuatuperusahaan.

H2 : Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruhpositifterhadapReturn On

Equity (ROE)

darikinerjakeuangansuatuperusahaan.

3. METODE PENELITIAN Penelitianinimenggunakanjenispe nelitiankuantitatifdenganhipotesis yang bertujuanuntukmengujipengaruh Modal Intelektual dan Struktur Modal terhadapkinerjakeuanganperusahaan pada perusahaanperbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

ROE VAHU

STVA VACA DER

(9)

DenganVariabelIndependen yang digunakanadalahkinerja Modal

Intelektual, yang

merupakanpenciptaannilai yang diperolehataspengelolaan Modal Intelektual, dan Struktur Modal, yang diukurberdasarkan DER (Debt to

Equity Ratio).

VariabelDependennyaadalahKinerjaKe uangan Perusahaan yang diproksikandenganReturn On Equity (ROE).

Penelitianinimenggunakanperusah aanperbankan yang terdaftar pada

Bursa Efek Indonesia

sebagaiobjekpenelitian, tahun 2013- 2015.

Adapun proses

seleksisampelberdasarkankriteria, yaitusebagaiberikut:

1. Perusahaan perbankan yang listing di BEIselama 3 tahunberturut- turutselamaperiode 2013-2015 dan dapatdiakses.

2. Perusahaan perbankan yang menggunakanmatauang rupiah sebagaialattransaksi.

3. Perusahaan

perbankandenganlaporankeuangan yang

memenuhisyaratperhitunganuntuk mencariindikatorpendukungvariab elpenelitian.

Penelitianinimenggunakanjenis data sekunder. Teknik pengumpulan

data yang

digunakanadalahtelaahdokumentasi.

Penelitianmenggunakan data sekunder yang bersumberdariwebsite Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), dan Galeri

Bursa Efek Indonesia

UniversitasBrawijaya (GIBEI UB) dan didukung juga www.google.com.

Adapunbentuk data sekunder yang digunakandalampenelitianiniadalah data perusahaanperbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) daritahun 2013 sampai 2015.

Penelitianinimempunyaimetodean

alisisstatistik yang

disesuaikandenganjudul dan variabel

yang digunakan.

Metodetersebutadalahmetodeanalisisre gresiberganda. Apabila pada model

regresidalam uji

penelitianmemilikisyarat-

syarattertentuseperti data yang digunakanmemilikitipe data berskalaataurasio, data memilikidistribusi normal, dan

(10)

memenuhi uji asumsiklasikmakaakanmemberikanhas ilpenelitian yang baik.

Adapunbagiandari uji asumsiklasik, yaitu: uji normalitas, uji mutikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi.

PengujianHipotesisadalahsuatuana

lisisuntukmengujipengaruh brand

image dan

bauranpemasaranterhadapkeputusanna sabahdalammemilihproduk masa depandenganmenggunakan uji t dan uji F. Derajatkepercayaan pada penelitianinimenggunakanbatasnilaise

besar 5% atau 0,05.

Apabilanilaisignifikansilebihkecildarin ilaiprobabilitasyaitu 0,05 maka H0 ditolak dan HA diterima yang artinyabahwamasing-

masingdarivariabelindependenberpeng aruhpositifterhadapvariabeldependend alamsuatupenelitian.

4. HASIL PENELITIAN DeskripsiObjekPenelitian

Berdasarkanpengamatan pada penelitianinijumlahperusahaanperbank an yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia (BEI) dan

telahmenerbitkanlaporankeuangansela matigatahunberturut-turutdaritahun 2013, 2014, dan 2015 yang telahdipublikasikanyaitusebanyak 37 perusahaan. Sesuaipenjelasaninisampel yang

digunakandalampenelitianiniadalah 37 perusahaanperbankan yang terdaftar di BEI pada tahun 2013 -2015. Pada penelitianinipengambilansampeldenga nmenggunakanmetodepurposive samplingmakadalamhalinidiperolehseb anyak 37 x 3 = 111 data pengamatan.

Daftar

sampelperusahaanperbankantersebutda patdilihatdalamtabelsebagaiberikut:

Tabel 1. PenentuanJumlahSampel

(11)

Adapun daftar namaperusahaan yang digunakanpenelitianiniuntukdijadikans

ampelpenelitiansebagaiberikut:

Tabel 2. Sampel Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2015

AnalisisDeskriptif StatistikDeskriptif

Tabel 3. StatistikDeskriptif

Nilai standardeviasidari modal intelektual, struktur modal dan

N Minimum Maximum Mean Std.

Deviation X1(a)_VAHU

111 0,2284 19,1057 3,154114 3,3242044 X1(b)_STVA

111 -3,3787 0,9477 0,135179 1,0680821 X1(c)_VACA

111 0,0014 6,2704 0,524852 1,3437695 X2_DER

111 -22,6300 19,8500 6,590000 4,2927842 Y_ROE

111 -16,2800 28,2000 7,548198 8,0507374 Valid N

(listwise) 111

(12)

kinerjaperusahaanperbankandiperolehs ebesar 3,3242044, 1,0680821, 1,3437695, 4,2927842 dan 8,0507374

menunjukkanangka yang

lebihkecildarinilai rata-rata sebesar 3,154114, 0,135179, 0,524852, 6,590000 dan 7,548198. Hal inimenunjukkanhasil yang baikkarenastandardeviasi yang merupakanpenyimpangandari data tersebutlebihkecildarinilai rata-ratanya (Std. deviation>mean).

Uji Heteroskedastisitas

Hasil uji

heteroskedastisitasvariabel VAHU, STVA, VACA dan DER terhadap ROE menunjukkanbahwatitik- titiktersebar di atas dan di bawahangka nol.

Gambar 2. Uji Heteroskedastisitas

Titik-titikmenyebar dan tidakmembentukpolatertentusehinggad

apatdisimpulkanbahwadalam model regresitidakterjadiheteroskedastisitas.

Uji Autokorelasi

Tabel 4. Uji Autokorelasi

Model Summaryb

Mod el R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin- Watson 1 .359a .129 .096 7.6533720 1.959 a. Predictors: (Constant), X2_DER, X1(b)_STVA, X1(c)_VACA, X1(a)_VAHU

b. Dependent Variable: Y_ROE

Berdasarkanhasil output diperolehnilaistatistik uji Durbin- Watsonsebesar 1,959 (mendekati 2, ataubatasnyaantara 1,6-2,4).

Dengandemikian,

dapatdisimpulkanbahwatidakterdapata utokorelasiantaravariabelstruktur

modal dan modal

intelektualdenganvariabelnilaiperusaha an.

Uji Multikolinearitas

(13)

Tabel 5. Uji Multikolinearitas

Dari

hasilpengujiandiketahuibahwaseluruhn ilai VIF pada variabel VAHU STVA, VACA dan DER Terhadap ROE

lebihkecildari 10 dan

nilaitolerancelebihbesardari 0,10 sehinggadisimpulkanbahwatidakterjadi multikolinieritasantarvariabelbebas.

Uji Normalitas

Hasil pengujianmenunjukkan residual berdistribusi normal apabilatitik-titik yang terlihat pada baganhasil uji SPSS berada di sekitargaris diagonal. Adapunhasil uji normalitasdapatdilihat pada baganberikut:

Gambar 3. Uji Normalitas

Titik-titik yang menyebar di sekitargaris diagonal menunjukkan residual berdistribusi normal sehinggadapatdisimpulkanbahwa residual antaravariabel VAHU, STVA, VACA dan DER terhadap ROE normal.

Tabel 6. Uji Normalitas

Dari Tabel 6, besarnyanilai Kolmogorov-SmirnovZadalah 2.184 untuk VAHU, 3.074 untuk STVA, 5.032, untuk VACA, 1.401 untuk DER

dan 1.052 untuk ROE

sehinggalebihbesardari 0,05.

Demikiandapatdisimpulkan H0 diterima dan H1 ditolak,

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standar dized Coefficie

nts

t Sig.

Collinearity Statistics

B Std.

Error Beta

Tolera nce VIF 1 (Const

ant) 8.160 1.501 5.434 .000 X1_V

AHU .682 .255 .282 2.676 .009 .741 1.349 X1_S

TVA -.598 .791 -.079 -.756 .452 .746 1.341 X1_V

ACA .579 .560 .097 2.034 .030 .941 1.063 X2_D

ER -.453 .171 -.242 -

2.651 .009 .988 1.012 a. Dependent Variable:

Y_ROE

(14)

sehinggadapatdisimpulkanbahwatidaka daperbedaandistribusiresidual

dengandistribusi normal, ataudapatdikatakanseluruh residual pada setiapvariabelberdistribusi normal.

Hasil AnalisisRegresiBerganda

Tabel 7. PengujianRegresiBerganda

Berdasarkantabel,

persamaanregresinyatersebutdapatdiga mbarkansebagaiberikut:

Y’ = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e

Y’ = 8.240 + 0.320X1 + (-0.065)X2 + 0.820X3 + (-0.334)X4 + 1.390

Keterangan:

Y’ = ROE a = konstanta b1 = koefisienregresi X1 = VAHU

X2 = STVA X3 = VACA X4 = DER

PengujianHipotesis Uji T

Berdasarkanhasil uji SPSS 17 makahasil uji T pada Tabel 7 di atas, makadapatdideskripsikansebagaiberiku t, yaitu:

a) Konstantasebesar 8,160;

artinyavariabel ROE

tidakdipengaruhi oleh variabellain.

b) KoefisienVariabelVAHU X1(a) memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0,009<0,05 atauterdapatpengaruh dan uji t menunjukkan 2,676> t tabel.

ArtinyaVAHUberpengaruhpositifte rhadapROE,

sehinggadapatdikatakanhipotesisdit erima.

c) KoefisienVariabel STVA X1(b)memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0,452> 0,05 atautidakterdapatpengaruh dan uji t menunjukkan -0,746< t tabel.

Artinya STVA berpengaruhnegatif dan tidaksignifikanterhadapROE, sehinggadapatdikatakanhipotesisdit olak.

d) KoefisienVariabel VACA (X1(c)) memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0.030< 0.05 atauterdapatpengaruh dan uji t menunjukkan 2.034>t

tabel. Artinya VACA

(15)

berpengaruhpositifterhadapROE, sehinggadapatdikatakanhipotesisdit erima.

e) KoefisienVariabel DER (X2) memilikinilaisignifikansi (Sig.)

0.009 <0.05

atauterdapatpengaruhdan uji t menunjukkan -2.651>t tabel.

Artinya DER

berpengaruhnegatifterhadapROE, sehinggadapatdikatakanbahwahipot esisditolakdikarenakanpengajuanhi potesistersebutadalahpositif.

Uji F

Tabel 8. Hasil Uji F

Berdasarkantabel di

atasmakahasildari uji statistik F didapatkannilaistatisticfhitung 3,930 dan nilaisignifikasi 0,005, hasilinilebihbesardari F tabel (2,69) pada n sebesar111sehingga Ho ditolak

dan Ha diterima,

dapatdisimpulkanbahwavariabelindepe

nden Modal

IntelektualdenganindikatorVAHU,

STVA, VACA dan

variabelindependenStruktur Modal denganindikatorDERberpengaruhsecar asimultan

terhadapvariabeldependenyaituROE.

Hasil Analisa KoefisienDeterminasi (R2)

Tabel 9. KoefisienDeterminasiR2

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin- Watson

1 .359a .129 .096 7.6533720 1.959

a. Predictors: (Constant), X2_DER, X1_STVA, X1_VACA, X1_VAHU

b. Dependent Variable: Y_ROE

Berdasarkantabel 10, diperolehangka R2 (R Square) sebesar 0.129 atau (12,9%). Hal inimenunjukkanprosentasesumbangan pengaruhvariabelindependen yang terdiridari VAHU, STVA, VACA dan DER terhadap ROE sebesar 12,9%.

Sedangkansisanyasebesar 87,1%

dipengaruhiataudijelaskan oleh

variabel lain yang

tidakdimasukkandalam model penelitianini.

5. PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN

ANOVAb

Model

Sum of Squares df

Mean

Square F Sig.

1 Regression

920.726 4 230.182 3.930 .005a Residual 6208.855 106 58.574

Total 7129.581 110

a. Predictors: (Constant), X2_DER, X1_STVA, X1_VACA, X1_VAHU b. Dependent Variable: Y_ROE

(16)

PengaruhIndikator Modal IntelektualterhadapKinerjaKeuanga n Perusahaan

Pengaruh VAHU (Value Added

Human Capital)

terhadapKinerjaKeuangan Perusahaan Perbankan

Hasil

penelitianmenunjukkanbahwavariabel VAHU (X1) memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0,009 < α (0,05) dan uji t menunjukkan 2,676 > t tabel (2,000) atauterdapatpengaruh.

ArtinyaVAHUberpengaruhpositifterha dapROE,

sehinggadapatdikatakanbahwahipotesi sditerima. Berdasarkanhasil uji tersebutdapatdisimpulkanbahwajika VAHU meningkatmaka ROE juga mengalamipeningkatan.

Arahhubungan yang

positifmenjelaskanbahwaterdapatkecen derungandalammempengaruhikinerjak euangan (return on equity).

Pengaruh STVA (Structural Capital

Value Added)

terhadapKinerjaKeuangan Perusahaan Perbankan

Hasil penelitian menunjukkan

Variabel STVA (X2)

memilikinilaisignifikansi (Sig.) artinya 0.452 > α (0,05) dan uji t menunjukkan -0,756> t tabel (2.000) atautidak terdapatpengaruh. Artinya STVA tidakberpengaruhterhadapROE.

Maka, dapatdikatakanhipotesis 1(b) ditolakkarenatidakterdapatpengaruh yang diberikan STVA terhadap ROE pada perusahaanperbankan.

Berdasarkanhasil uji

tersebutdapatdisimpulkanbahwajika STVA tidakmeningkatmaka ROE juga tidakmengalamipeningkatan.

Pengaruh VACA (Value Added

Capital Employed)

terhadapKinerjaKeuangan Perusahaan Perbankan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel VACA (X3) memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0,030<α (0,05) dan uji t menunjukkan 2,034>t tabel (2,000) atauterdapatpengaruh. Artinya VACA berpengaruhpositifterhadapROE, sehinggadapatdikatakanbahwahipotesi sditerima. Berdasarkanhasil uji tersebutdapatdisimpulkanbahwajika

(17)

VACA meningkatmaka ROE juga mengalamipeningkatan.

Pengaruh DER (Debt to Equity Ratio) terhadapKinerjaKeuangan Perusahaan

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabelDER (X4) memilikinilaisignifikansi (Sig.) 0,009

< α (0,05) atauterdapatpengaruh dan uji t menunjukkan -2,015>t tabel (2,000)

sehinggadapatdikatakanpengaruhnyada lambentuknegatif. Artinya DER berpengaruhnegatifterhadapROE, sehinggadapatdikatakanbahwahipotesi sditolak.

Jadiarahkoefisientidaksesuaidengan yang dihipotesiskanyaituarahpositif.

Berdasarkanhasil uji

tersebutdapatdisimpulkanbahwajika

DER meningkatmaka ROE

akanmengalamipenurunan.

Kesimpulan

Variabel VAHU dan VACA memilikipengaruhterhadapkinerjakeua

nganperusahaan. Hal

inimencerminkankinerjakeuanganperu sahaandapatditingkatkandenganmenin

gkatkan VAHU

ataubiayakaryawandengancaramenjaga kesejahteraankaryawan.

Berbedadenganvariabel STVA yang

menunjukantidakmemberikandampakt erhadapkinerjakeuanganperusahaan.

Pengaruh STVA yang

tidaksignifikanmenunjukanbahwakema mpuanperusahaandalammendukungusa hakaryawanbelummampumemberikan pengaruhterhadapkinerjakeuanganperu sahaanperbankan.

Penelitianinimenunjukkanbahwapenin

gkatan STVA

akanmenurunkanproduktivitaskaryawa nkarenaperusahaanbelummelihat modal yang digunakanuntukstructural capital menjadi salah satunilaitambah.

Hasil

menunjukanbahwauntukmeningkatkan kinerjakeuanganperusahaanmakaperus ahaandianjurkanuntukmenurunkan STVA.

Hasil penelitianmenunjukanbahwa DER

tidakberpengaruhterhadapkinerjakeuan ganperusahaankearah yang baik. Hal inimembuktikanbahwauntukmeningkat kankinerjaperusahaan,

(18)

makaperusahaandiharuskanuntukmela kukanpengelolaan yang hati- hatiterhadaphutangperusahaan,

artinyaperusahaan yang

memilikitingkatkinerjakeuangan yang tinggicendrungdiakibatkankarenameng ambil utang lebihsedikit.

DAFTAR PUSTAKA

Belkaoui, Ahmed Riahi. 2003.

“Intellectual Capital andFirmPerformance of US Multinational Firms: A Study of The Resource-based and StakeholderViews”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 4, No. 2, pp.215-226.

Bollen, Laury, Phillip Vergauwen dan Stephanie Schineders. (2005).

“Linking Intellectual Capital and Intellectual Property to Company Performance.” Management Decision.

Brigham, E.F., dan J. Houston. 2004.

Dasar-Dasar

ManajemenKeuangan.

Penerjemah Ali Akbar Yulianto.

EdisiKesepuluh. Edisi Indonesia.

Buku II. Jakarta: SalembaEmpat.

Chen, Ming-Chin, ShuJu Cheng, Yuhchang Hwang. 2005. “An Empirical Investigation of The Relationship Between Intellectual Capital and Firm‟s Market Value and Financial Performance”.

Journal of Intellectual Capital.

Vol. 6, No. 2, pp.159-176

Firer, S., and S.M. Williams. 2003.

“Intellectual capital and traditional measures of corporate performance”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 4 No. 3.

pp. 348360.

Kusumajaya, D. K O. 2011.

"PengaruhStruktur Modal dan Pertumbuhan Perusahaan TerhadapProditabilitas dan Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia". UniversitasUdayana Denpasar.

Kusumasari, Artini, dan Nitiyasa.

2010. PengaruhRisikoBisnis, PertumbuhanAset, Dan Struktur Modal TerhadapKinerjaKeuangan di PT Telekomunikasi Selular.

Jurnal. (online).

www.google.com.

(19)

Mavridis, Dimitrios G. 2004. “The Intellectual Capital Performance of The Japanese Banking Sector”.

Journal of Intellectual Capital.

Vol. 5, No. 3, pp.92-115.

Pulic, Ante. 1998. Measuring The Performance of Intellectual Potential in Knowledge Economy.

Paper disajikan pada The 2nd McMaster Word Congress on Measuring and Managing Intellectual Capital by the Austrian Team for Intellectual Potential.

Sucipto. (2003).

PenilaianKinerjaKeuangan. USU digital library, Universitas Sumatera Utara.

Simarmata, R.. (2015).

"PengaruhIntellectual

CapitalTerhdapKinerjaKeuangan dan Nilai Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia." Universitas Negeri Semarang.

Ulum, I. (2008). Intellectual Capital PerformanceSektorPerbankan di Indonesia. JurnalAkuntansi dan Keuangan Volume 10, No.2, 77- 84.

Yanwari, R. 2015.

AnalisisPengaruhIntellectual Capital dan Struktur Modal TerhadapKinerjaKeuangan

Perusahaan

PerusahaanPenerimaPenghargaan Indonesia Make StudyTahun 2011-2014.

Referensi

Dokumen terkait

Investigating the phenomena of assimilation and elision in the movie of Cinderella’s Type (2018) is designed to exemplify how those rules modify in the pronunciation

Sebenarnya masih banyak definisi dari modal intelektual menurut pakar dan kalangan bisnis, namun secara umum jika diambil suatu benang merah dari berbagai definisi intellectual capital