• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kelompok B TK Al-Hidayah III Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kelompok B TK Al-Hidayah III Jember"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

Perilaku hidup bersih dan sehat ini terutama dimaksudkan untuk membiasakan anak hidup sehat. 16 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) (Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2011), 11.

Fokus Penelitian

Berdasarkan pemaparan atau permasalahan diatas maka penulis tertarik untuk meneliti dengan judul penelitian mengenai “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember”. Bagaimana penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Kami berharap penelitian ini dapat membawa manfaat, menambah pengalaman dan menambah pengetahuan baru tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada Kelompok B. Penelitian ini dapat dijadikan referensi dan tambahan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Definisi Istilah

Sistematika Pembahasan

Muhammad Hasbi, Pedoman Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan UNICEF, 2020), 41. Apa Adanya program terkait perilaku hidup bersih dan sehat di TK Al-Hidayah III.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 langkah pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini. Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak-anak di TK Islam Harapan Ibu Lima Kaum.

Kajian Teori

Kompetensi Inti dan Kompetensi Inti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah adalah sebagai berikut: 23. Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti ketersediaan air. Dalam penelitian ini peneliti juga mengamati kegiatan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.

Hal ini sangat penting karena mencuci tangan setiap hari akan mengarah pada pola hidup bersih dan sehat.” 12. Dengan adanya fasilitas TK Al-Hidayah III seperti wastafel, sabun dan air mengalir, anak-anak selalu terbiasa dengan perilaku hidup bersih dan sehat. 65 Retno Mardhiati, “Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Dini”, Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, Vol.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Bagaimana penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan.

METODE PENELITIAN

Pendekatan Dan Jenis Penelitian

Pendekatan kualitatif merupakan pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena/kejadian yang dialami subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain. secara lengkap dan diuraikan dalam bentuk kata-kata dan bahasa alami dengan menggunakan metode alami yang berbeda-beda.1. Studi kasus yang baik harus dilakukan secara langsung dalam kehidupan nyata dari permasalahan yang sedang diselidiki. Dalam penelitian ini peneliti berperan sebagai pengumpul data dan berperan sebagai pengamat aktif untuk memperoleh informasi berdasarkan kenyataan dan fakta yang ada di lapangan.

Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti judul penelitian mengenai “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kelompok B di TK Al-Hidayah III Kecamatan Patrang Kabupaten Jember”.

Lokasi Penelitian

Subyek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Untuk melihat pelaksanaan kegiatan cuci tangan yang dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember. Untuk melihat pelaksanaan kegiatan olah raga yang rutin dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember. Simak pelaksanaan kegiatan pemberantasan jentik nyamuk yang dilakukan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember.

Untuk melihat pelaksanaan kegiatan penimbangan dan pengukuran tinggi badan yang dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember. Untuk melihat pelaksanaan kegiatan membuang sampah pada tempatnya di TK Al-Hidayah III Gebang Jember. Untuk mengetahui informasi pelaksanaan kegiatan cuci tangan yang dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember.

Untuk mengetahui informasi tentang pelaksanaan kegiatan olahraga yang rutin dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember. Untuk mengetahui informasi pelaksanaan kegiatan pemberantasan jentik nyamuk yang dilaksanakan di TK Al-Hidayah III Gebang Jember.

Analisis Data

Dalam penelitian kualitatif, penyajian datanya dapat berupa tabel, grafik, bagan, piktogram dan sejenisnya. Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah menarik kesimpulan dan memverifikasi. Pada tahap analisis data ini, peneliti mencoba menarik kesimpulan tentang data yang diperoleh dari lokasi selama penelitian berlangsung.

Pada tahap ini kami berharap dapat menjawab permasalahan yang dirumuskan menjadi fokus penelitian terapan yaitu penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Patrang. Kecamatan, Kabupaten Jember.

Keabsahan Data

Dalam penelitian kualitatif, teknik triangulasi digunakan untuk memeriksa keabsahan data yang peneliti temukan dari hasil wawancara peneliti dengan informasi penting lainnya kemudian peneliti mengkonfirmasinya dengan studi dokumentasi yang berkaitan dengan peneliti serta hasilnya. observasi penelitian di lapangan sehingga kemurnian dan keabsahan data terjamin 12 Teknik triangulasi ini Ada 3 jenis yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknis dan triangulasi waktu. Triangulasi sumber merupakan suatu proses pengujian keabsahan data dengan cara membenarkan data penelitian yang diperoleh dari berbagai sumber. 13 Triangulasi sumber dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menelaah dan membandingkan data dari beberapa sumber. Triangulasi teknis bertujuan untuk menguji kualitas yang dilakukan dengan cara menelaah data yang diperoleh dari sumber dengan menggunakan teknik yang berbeda-beda untuk menguji data terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada kelompok B di TK Al-Hidayah III Kecamatan Patrang Jember. Daerah.

Data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara pada pagi hari ketika narasumber masih segar biasanya akan menghasilkan data yang lebih valid. Untuk itu pengujian kredibilitas data harus diperiksa dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi pada waktu atau situasi yang berbeda hingga diperoleh data yang dapat dipercaya.

Tahap-Tahap Penelitian

Penyajian data diuraikan sesuai dengan fokus penelitian yaitu penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Hasil wawancara dengan Ny. Nurul Hidayati, S.Pd selaku Kepala TK Al-Hidayah III adalah sebagai berikut. Kegiatan cuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun di TK Al-Hidayah III Jember.

Kegiatan penimbangan dan pengukuran tinggi badan setiap 6 bulan sekali di TK Al-Hidayah III Jember.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Objek Penelitian

Penyajian Data Dan Analisis

Orang tua memegang peranan penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak. Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan perilaku seseorang yang dapat membantu dirinya sendiri dalam hal kesehatan. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, 2020). . bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5-6 tahun.

Hipotesis tindakannya adalah metode pembiasaan dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5-6 tahun. 6 Anisa Solehati, Tesis, “Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui metode pembiasaan anak usia dini” (Jember: Universitas Muhammadiyah Jember, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi kepala sekolah dalam melaksanakan program perilaku bersih dan sehat pada anak usia dini.

Kehidupan Anak Usia Dini Bersih dan Sehat di Raudhatul Athfal Nurul Yaqin Desa Simpang Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi. 2019 Pola komunikasi orang tua dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia 5-6 tahun di lingkungan. Oleh karena itu peneliti mengambil judul penelitian “Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kelompok B di TK Al-Hidayah III Kecamatan Patrang Kabupaten Jember”.

Sulistyowati, Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) (Jakarta: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Ada beberapa jenis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dapat dilaksanakan di sekolah sebagai berikut : 31 .Sehingga menjadi kebiasaan mereka untuk berperilaku positif terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Pembahasan Temuan

68 Retno Mardhiati, “Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Dini”, Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, Vol. Hal ini sangat baik bagi anak-anak segala usia, karena dengan membiasakan hidup bersih dan sehat maka akan terhindar dari berbagai penyakit. 73 Retno Mardhiati, “Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Dini”, Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, Vol.

Kelompok guru kelas B TK Al-Hidayah III hendaknya lebih memotivasi dan memantau anak untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat setiap hari. “Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Sekolah Rujukan Nasional TK'AISYIYAH 4 Tebet Jakarta Selatan.” “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Paud Kemuning Jaya Bandar Lampung.”

Rozi, Fathor., Ahmad Zubaidi dan Masykuroh. “Strategi kepala sekolah dalam melaksanakan program pola hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini”. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat melalui metode pembiasaan pada masa pandemi Covid-19 di Taman Kanak-kanak.” Apakah para guru berpendapat bahwa perilaku hidup bersih dan sehat penting untuk ditanamkan pada anak sejak dini?

Fasilitas apa saja yang ada di sekolah ini terkait dengan pola hidup bersih dan sehat?

PENUTUP

Kesimpulan

Saran-saran

  • Persamaan dan Perbedaan
  • Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Perilaku Hidup Sehat
  • Data Guru dan Tenaga Kependidikan
  • Data Sarana dan Prasarana TK Al-Hidayah III

Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian diatas maka dapat diberikan saran agar dapat dijadikan masukan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada kelompok B di TK Al-Hidayah III Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Kepada kepala TK Al-Hidayah III agar melengkapi seluruh fasilitas yang menunjang proses pembelajaran terkait perilaku hidup bersih dan sehat agar siswa semangat dalam belajar. Orang tua selalu memberikan perhatian lebih terhadap anaknya, pola hidup bersih dan sehat ini tidak hanya diterapkan di sekolah saja namun tetap bisa dilakukan dan diterapkan di rumah.

Diharapkan kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat anak di rumah sehingga anak dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungan sekitar dengan menyediakan alat cuci tangan seperti sabun dan tempat sampah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kebudayaan dan UNICEF, 2020.

Referensi

Dokumen terkait

Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan program Dinas Kesehatan Bantul dan menjadi salah satu strategi dalam pencapaian “Bantul Sehat 2005”.. Implementasi kegiatan

Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga yang melaksanakan PHBS dapat diketauhi dari hasil klasifikasi dalam sehat keluarga, yaitu sehat

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

wawasan dan pengetahuan masyarakat meningkat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Mencuci Tangan Pakai Sabun. Masyarakat dapat mengetahui secara jelas

Kegiatan penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pada anak sekolah dilakukan di dua sekolah yaitu TK Al-Fadhiilah dengan peserta sejumlah 18 siswa berusia 4-6

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa SMK Kesehatan Citra Medika Group adalah baik dan indikator PHBS yang dilakukan dengan baik oleh siswa adalah mencuci

Berdasarkan hasil penyuluhan cara mencuci tangan yang baik dan benar sebagai wujud Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa SDN babat 1 Desa Babat Kecamatan Babat

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting untuk ditanamkan sejak anak usia dini dan harus didukung oleh semua pihak. Kebiasaan hidup bersih dan sehat akan mendukung anak usia