• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERILAKU SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA

N/A
N/A
Ellen Gultom

Academic year: 2024

Membagikan " PERILAKU SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PERILAKU SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA Ellen Juita Gultom.M.Ed

Perilaku seks di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) tahun 2020 setiap tahun kira-kira 15 juta remaja berusia 15-19 tahun melahirkan, 4 juta melakukan aborsi dan hampir 100 juta terinfeksi Penyakit Menular Seksual (PMS). Secara global, 40 persen dari semua kasus infeksi HIV terjadi pada kaum muda dan perkiraan terakhir menunjukkan bahwa setiap harinya ada 7000 remaja terinfeksi HIV. Berdasarkan data diatas bisa diasumsikan bahwa perilaku seks di kalangan remaja sangat bebas dan susah dikendalikan.

Apakah yang menyebabkan perilaku seks bebas di kalangan remaja Indonesia saat ini? Berikut ini beberapa faktor pemicunya:

1. Keimanan yang tidak kuat.

Iman kepada Tuhan membawa setiap orang kepada penurutan akan hukum-hukum Tuhan. Bila nilai-nilai keimanan telah memudar maka sangat mudah bagi manusia untuk melangar perintah-perintah Tuhan. Iman kepada Tuhan tidak lagi menjadi prioritas bahkan agama hanya sebagai formalitas belaka. Inilah yang membuat banyak remaja yang tidak takut lagi berbuat dosa terhadap Tuhan sehingga dengan mudah melakukan perbuatan zinah yaitu seks bebas.

2. Kurangnya kontrol dari orangtua.

Kesibukan membuat banyak orangtua menjadi lepas kontrol terhadap anak-anak mereka.

Banyak orangtua yang bekerja dari subuh hingga tengah malam sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengawasi anak-anak mereka. Hal ini mengakibatkan anak bebas melakukan apapun yang mereka mau. Perhatian dan kasih sayang yang kurang dari orangtua membuat anak mencarinya dari orang lain. Ditambah lagi tidak ada didikan dan ajaran yang cukup dan berulang-ulang dari orangtua membuat anak-anak remaja menjadi hilang arah dan pertimbangan akan perkara-perkara yang benar dan salah.

3. Pengaruh Tontonan dan Pornografi.

Tidak adanya pengawasan orangtua saat anak-anak menonton TV atau media internet lainnya membuat anak-anak mengakses berbagai tontonan yang mengandung pornografi

(2)

termasuk juga cerita-cerita romantisme yang membawa anak-anak kepada pemahaman yang salah terhadap masalah seks.

4. Kurangnya Pendidikan seks pada remaja.

Pendidikan seks bagi anak dan remaja masih termasuk tidak lazim bagi masyarakat Indonesia. Anak-anak dan remaja tidak dididik untuk memahami seks dengan benar termasuk juga akibat-akibat yang muncul dari perilaku seks bebas. Anak-anak dan remaja belajar dari orang-orang yang salah. Tidak sedikit yang menjadi bingung bahkan

menganggap apa yang terjadi adalah sesuatu yang normal terjadi.

5. Salah Pergaulan

Pergaulan sangat menentukan perilaku remaja. Bila bergaul dengan orang yang salah maka bisa rusaklah hidupnya. Bila bergaul dengan orang yang benar maka seseorang bisa berada di jalan yang benar. Pada awalnya teman bergaul yang buruk itu terlihat baik dan sangat menyenangkan namun bila tidak hati-hati, kamu akan dibawa ke perilaku yang sesat. Jauhi orang yang menganggap seks saat pacarana adalah hal yang normal.

Akibat Perilaku Seks bebas

Perilakua seks bebas pada remaja disini berarti remaja melakukan kegiatan seks secara bebas dengan pasangan tanpa ikatan pernikahan yang sah. Apakah akibat apabila orang terjerumus dalam perilaku seks bebas terutama saat di usia remaja?

1. Prestasi sekolah menurun.

Pergaulan bebas dan perilakau seks bebas membuat seseorang akan hilang minatnya akan pendidikannya, malas belajar sehingga prestasi sekolahnya menurun. Tentu saja ini akan mengancam keberhasilan di masa depan. Pada usia remaja seharusnya sekolah menjadi prioritas utama agar bisa meraih cita-cita.

2. Penyakit Kelamin

Hal yang paling ditakuti dari seks bebas adalah penyakit kelamin dan penyakit menular lainnya seperti HIV, herpes, kanker mulut Rahim dan kerusakan organ vital. Terutama di bila perilaaku seks bebas dilakukan di usia yang sangat belia dimana organ reproduksi masih sangat rentan sehingga akan mengakibatkan kerusakan permanen yang akan sangat merusak masa depan.

(3)

3. Kehamilan dan Aborsi

Perilaku seks bebas akan mengakibatkan kehamilan di usia dini. Kehamilan di usia remaja sangat berbahaya bagi remaja itu yakni sampai bisa mengakibatkan kematian.

Pencegahan kehamilan juga akan berbahaya terhadap Kesehatan si remaja itu dan

sebenarnya tidak menjamin 100% bahwa kehamilan bisa benar-benar di cegah. Jadi, lebih baik jangan dicoba walau hanya sekali. Kehamilan yang tidak diharapkan biasanya akan mengarah kepada aborsi. Aborsi adalah pembunuhan dan merupakan dosa besar bahkan bisa dituntut secara hukum bila ketahuan.

4. Hilangnya harga diri dan aib bagi keluarga.

Apabila perilaku seks pada remaja tersebar dan diketahui orang lain maka si remaja itu akan kehilangan harga dirinya karena sudah tidak suci dan ternoda dan hal inipun

menjadi aib bagi keluarga. Betapa malunya orangtua bila anak mereka tidak bisa menjaga kesuciannya.

5. Depresi dan bunuh diri.

Akibat yang paling parah adalah bila perilaku seks bebas membuat pelakunya depresi karena merasa bersalah, diri kotor dan berdosa. Tidak sedikit yang bunuh diri karena merasa telah tertipu oleh rayuan pasangan dan pada akhirnya dicampakkan.

Pasti kamu tidak mau apabila akibat perilaku seks bebas di atas terjadi kepadamu,bukan? Sangat penting bagi remaja dan orang muda untuk menyadari bahwa setan selalu ingin merusak orang- orang muda. Setan itu seperti singa yang mangaum-aum mencari orang yang bisa dimangasnya dengan memerangkap mereka dalam perilaku seks bebas sehingga masa depan orang-orang muda itu menjadi hancur. Berikut ini adalah hal-hal yang kamu harus lakukan agar terhindar dari perilaku seks bebas yang semakin mewabah saat ini:

- Pertama-tama, dekatkan dirimu kepada Tuhan. Perdalam ilmu agama dan rajin

beribadah.Perintah Tuhan sangat jelas untuk tidak berzinah. Takutlah berbuat dosa dan melanggar perintah Tuhan agar bisa masuk surga.

- Hindarilah pergaulan yang buruk. Segera menjauh bila kamu mengetahui orang itu pelaku seks bebas. Karena di usia remaja yang labil, mudah sekali terpengaruh atau ikut- ikutan dengan teman-temannya.

(4)

- Jangan terperdaya dengan rayuan dan bujukan dari pasanganmu. Seks bukanlah bukti cinta. Seseorang yang benar-benar mencintaimu tidak akan merusak kesucianmu.

- Jangan mencoba-coba. Hanya dengna melakukan sekali maka hilanglah kesucian selamanya. Dengan mencoba sekali maka akan tergoda untuk melakukannya berulang- ulang sehingga menjadi kebiasaan.

- Hindari membaca atau menonton kisah-kisa cinta romantisme. Apa yang ditayangkan atau ditulis tidaklah seindah yang sebenarnya. Justru sebaliknya hubungan percintaan di usia remaja yakni belum dewasa dan matang dalam berpikir lebih sering mengakibatkan rasa sakit hati dan tekanan batin.

- Jangan membaca atau menonton pornografi. Kecanduan pornografi adalah pemicu perilaku seks bebas, pelecehan seksual, penyimpangan seksual bahkan kekerasan atau kejahatan seksual yang sudah semakin marak terjadi.

- Isi hari-harimu dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. Gunakan masa mudamu dengan belajar banyak hal, melakukan banyak hal dan mencari pengalaman hidup

sebanyak-banyaknya karena masa muda tidak akan pernah Kembali lagi. Jangan sia- siakan dengan menghabiskan masa mudamu dengan perbuatan-perbuatan yang merugikan dirimu sendiri dan akan kamu sesali di masa depan.

Perilaku seks bebas adalah dampak dari kehidupan modern yang membuat remaja

terpengaruh dengan berbagai contoh gaya hidup yang bebas. Remaja haruslah bisa menjaga kesucian tubuh dan pikirannya agar memiliki masa depan yang baik. Kunci utamanya adalah takut akan Tuhan dan taat kepa perintah-perintahNya maka niscaya para kaum muda akan menyadari bahwa perilaku seks bebas adalah perbuatan dosa yang membawa kepada penderitaan bahkan kebinasaan.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dengan sikap terhadap perilaku seks bebas pada remaja. 2) untuk mengetahui

Dari hasil analisis yang telah dilakukan, terbukti bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konformitas kelompok dengan perilaku seks bebas (free sex), dimana

Sikap remaja tentang perilaku seks bebas di SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang tahun 2020 yaitu remaja yang memiliki sikap negatif tentang perilaku seks bebas lebih

Adapun hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa (1) Terjadinya perilaku seks bebas pada remaja muslim religius disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : (a) Umumnya

sodomi yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan jenis-jenis perilaku seks bebas.. pada anak jalanan dengan orang-orang yang pernah merasakan

Selanjutnya tabel hubungan penggunaan teknologi informasi dengan perilaku seks bebas remaja, menunjukkan bahwa sebanyak 18 responden (22,8%) yang memiliki perilaku seks bebas

Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang diasuh oleh orang tua kandung dan memiliki perilaku seks bebas yang beresiko lebih banyak dibandingkan dengan responden yang

Dari hasil analisis yang telah dilakukan, terbukti bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konformitas kelompok dengan perilaku seks bebas (free sex), dimana