• Tidak ada hasil yang ditemukan

Permasalahan Serius bagi Indonesia dan Dunia

N/A
N/A
Davina Zaveira Akilah Hariadi

Academic year: 2024

Membagikan " Permasalahan Serius bagi Indonesia dan Dunia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1

Davina Zaveira Akilah hariadi / 11

Pendahuluan

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang perlu diberikan perhatian dan ditanggulangi. Adanya kehidupan manusia yang memanfaatkan berbagai macam produk yang ada sekarang berpotensi menghasilkan berbagai macam limbah. Semakin bertambahnya jumlah manusia akan berbanding lurus dengan kebutuhan sehari-hari dan berakibat meningkatnya pula sampah yang dihasilkan. United Nations Environment Programme (UNEP) menyatakan jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2040 apabila tidak ada upaya untuk mencegah polusi plastik. Jumlah polusi plastik sekitar 9-14 juta ton pada 2016 berpotensi menjadi 23-27 juta ton pada 2040.

Permasalahan sampah nasional sudah cukup meresahkan. Saat ini, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia. Peningkatan jumlah sampah akan semakin menambah permasalahan, ketika masyarakat berperilaku buruk mengenai sampah, dengan membuang sampah sembarangan, seperti di jalan, di sungai, dan tidak menggunakan tempat sampah yang telah disediakan. Adanya permasalahan sampah di Indonesia dapat dilihat dari data berikut yaitu, total populasi Indonesia (Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Papua) sebesar 232,8 juta. Adapun total sampah yang dihasilkan sebesar 38,5 juta ton/tahun. Sampah yang dihasilkan per orang sebesar 0,45 kg/hari. Adapun populasi yang dapat dilayani sebesar 130,4 juta, dan pengangkutan sampah aktual sebesar 21, 72 ton per tahun. Sedangkan sampah dihasilkan yang tidak terangkut sebesar 16,78 juta ton per tahun. Untuk pulau Jawa, dengan populasi 137,2 juta menghasilkan total sampah sampah 21,2 juta ton per tahun, atau sampah yang dihasilkan per orang sebesar 0,42 kg per hari. Populasi yang dilayani sebesar 80,8 juta. Pengangkutan sampah aktual sebesar 12,49 juta ton per tahun. Adapun sampah dihasilkan yang tidak terangkut sebesar 8,71 juta ton per tahun.

Penggunaan plastik dalam kehidupan manusia semakin lama semakin meningkat.

Peningkatan pemanfaatan plastik ini terjadi karena plastik bersifat ringan, plastik, ekonomi dan dapat menggantikan fungsi dari barang-barang lain. Sifat praktis dan ekonomi ini menyebabkan plastik sering dijadikan barang sekali pakai, sehingga semakin banyaknya penggunaan perlengkapan dari bahan plastik terutama dalam penggunaan air minum yang terbuat dari sedotan plastik. Daur ulang limbah plastik adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi sebuah produk. Jika masyarakat memahami cara mengolah sampah dengan baik, maka sampah yang tadinya tidak berguna akan memiliki nilai ekonomi yang baik dengan dijual atau dimanfaatkan kembali menjadi sebuah produk kreatif dan inovatif. Maka dari itu perlu upaya perancangan komunikasi yang baik dalam menginformasikan cara mengolah sampah sedotan plastik yang benar sehingga menjadikan sebuah produk inovatif, bertujuan agar masyarakat memahami cara mengolah sampah sedotan plastik. Barang yang tadinya tidak berguna menjadi sebuah produk bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.

(2)

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ada, maka dapat diidentifikasikan yang terjadi pada masyarakat, yaitu:

1. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui bahwa dari sampah sedotan plastik dapat dijadikan sebuah barang/produk daur ulang yang berguna dan memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

2. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui cara mengolah sampah sedotan plastik dengan baik.

Tinjauan Penulisan

Sesuai dengan permasalahan yang ada di latar belakang, rumusan masalah yang diharapkan akan dicapai dalam perancangan ini adalah agar masyarakat mengetahui cara mengolah sampah sedotan plastik yang baik dan benar, yang diharapkan membuka wawasan kepada masyarakat tentang seberapa besar pemanfaatan sedotan plastik terhadap lingkungan dengan mengolah sampah sedotan plastik, dengan cara membuat vas bunga dari sedotan plastik. Sampah sedotan plastik yang dipandang tidak berguna dapat menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga hal ini dapat mewujudkan gaya hidup peduli lingkungan menjadi bersih dan dapat mengurangi jumlah sampah sedotan plastik yang sulit terurai.

Referensi

Dokumen terkait

Sampah plastik ini sudah menjadi komponen terbesar sampah laut (marine debris). Sampah laut terdapat di semua habitat laut, mulai dari kawasan-kawasan padat

Sebagai upaya untuk mendukung program Pemerintah Indonesia dalam menangani sampah plastik laut di Indonesia, seperti Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut 2017-2025

Berdasarkan keadaan diatas maka penulis berusaha mengatasi permasalahan sampah plastik dengan mendaur ulang sampah plastik khusunya botol plastik bekas menjadi bahan

Untuk mengatasi permasalahan umat Islam di dunia, Awaisi berharap ada peran lebih dari ilmuwan muslim di Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia.. “Indonesia

Sutriono Edi pun optimis industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menjadi acuan harga dunia. Sebab, Indonesia merupakan produsen

Profil Bank Sampah Jati Asri. Sejarah Bank Sampah Jati Asri. Indonesia merupakan Negara penyumbang sampah terbesar di dunia setelah Tiongkok. Melihat kenyataan itu, ibu Sri

Hal ini tentu menjadi peluang yang cukup besar bagi Indonesia sebagai negara dengan potensi akuakulturnya yang sangat besar untuk berkontribusi lebih besar dalam akuakultur

Laporan Global TBC 2013 Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan besar secara global.. Kasus Tuberkulosis Di Indonesia Terbanyak Kedua Di