DAFTAR PUSTAKA
Adriani, R. B. & Setyaningsih. W. 2016. Pengaruh Kompres Hangat di Perut Terhadap Waktu Flatus Pasca Bedah Dengan Anestesi Spinal. Surakarta:
Politeknik Kesehatan Surakarta.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Baradero, M. et al. 2008. Keperawatan Perioperatif: Prinsip dan Praktik. Jakarta:
EGC.
Bararah, V. F. 2010. Pentingnya Kentut Setelah Operasi (http://health.detik.com/
pentingnya-kentut-setelah-operasi/) diakses pada 27 september 2017.
Brunton, L. et al. 2011. Goodman & Gilman: Manual Farmakologi dan Terapi.
Jakarta: EGC.
Debora, Oda. 2011. Proses Keperawatan dan Pemeriksaan Fisik. Jakarta:
Salemba Medika.
Grace, P. A. & Borley, N. R. 2007. At a Glance Ilmu Bedah, E/3. Jakarta:
Erlangga.
Gunawan, S. G. et al. 2007. Farmakologi dan Terapi, E/5. Jakarta: FKUI.
Haryanto, W. C. 2011. Efektivitas Pemberian ROM Aktif terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Pasca Operasi Seksio Sesar dengan Anestesi Spinal di Bangsal An-Nisaa’ RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Yogyakarta:
STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Hidayat, A. A. & Uliyah, M. 2014. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia, E/2A.
Jakarta: Salemba Medika.
Jitowiyono, S. & Kristiyanasari, W. 2012. Asuhan Keperawatan Post Operasi Pendekataan Nanda, NIC, NOC. Yogyakarta: Nuha Medika.
Karujan, et al. 2013. Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Kecepatan Pemulihan Peristaltik Usus Pasien Pasca Bedah Seksio Sesar dengan Anestesi Umum di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Manado: Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia Komisariat Manado.
Keat. S. et al. 2013. Anesteshia on the move. Jakarta: Permata Putri Media.
Laode, Hartini. 2010. Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Waktu Flatus pada Pasien Post Laparatomi dengan General Anestesi di RSUD Wates Yogyakarta. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Latief, A. S. et al. 2010. Petunjuk Praktis Anestesiologi. Jakarta: FK UI.
66
67
Lesmana, R. et al. 2017. Fisiologi Dasar untuk Mahasiswa Farnasi, Keperawatan, dan Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish.
Mangku, G. & Senapathi, T.G.A. 2010. Buku Ajar Ilmu Anestesia dan Reanimasi.
Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.
Mubarak, W. I. & Chayatin, N. 2008. Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia:
Teori & Aplikasi dalam Praktik. Jakarta: EGC.
Mubarak, W. I. et al. 2015. Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Salemba Medika.
Muttaqin, A. & Sari K. 2011. Gangguan Gastrointestinal: Aplikasi Asuhan Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. 2017. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis, E/4. Jakarta: Salemba Medika.
Potter, P. A. & Perry, A. G. 2010. Fundamental Keperawatan, E/7. Jakarta: EGC.
Rahardjo, Rio. 2008. Kumpulan Kuliah Farmakologi, E/2. Jakarta: EGC.
Rasjidi, Imam. 2009. Manual Seksio Sesarea & Laparatomi Kelainan Adneksa Berdasarkan Evidence Based. Jakarta: CV Sagung Seto.
Reeder, S. J. et al. 2011. Keperawatan maternitas: Kesehatan wanita, bayi &
keluarga, E/18. Jakarta: EGC.
Rochimah, et al. 2011. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik. Jakarta: Trans Info Media.
Setiadi. 2013. Konsep dan Praktek Penulisan Riset Keperawatan, E/2.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sjamsuhidajat, R. et al. 2010. Buku Ajar Ilmu bedah Samjuhidayat-Dejong, E/3.
Jakarta: EGC.
Sloane, E. 2003. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Jakarta: EGC.
Smeltzer, S. C. & Bare, B. G. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth, E/8. Jakarta: EGC.
Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Afabeta.
Swarjana, I. K. 2012. Metodologi penelitian kesehatan, E/1. Yogyakarta: Andi.
Syaifuddin. 2011. Anatomi Fisiologi: Kurikulum Berbasis Kompetensi Untuk Keperawatan & Kebidanan. Jakarta: EGC.
68
Wasis. 2008. Pedoman Riset Praktis untuk Profesi Perawat. Jakarta: EGC.