• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persepsi Mad’u Terhadap Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Persepsi Mad’u Terhadap Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

Judul Skripsi : “Persepsi Mad’u Terhadap Retorika Da’veh Ustadz Adi Hidayat (Studi Kasus Masjid An’nur Tanah Kusir Bintaro)”. Tesis berjudul “Persepsi Mad’u Terhadap Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat (Studi Kasus Jamaah Masjid An’nur Tanah Kusir Bintaro)”. Persepsi Mad'u Terhadap Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat (Studi Kasus Jamaah Masjid An'nur Tanah Kusir Bintaro).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Mad'u mempersepsikan retorika dakwah Ustadz Adi Hidayat yang meliputi gerak tubuh, gaya bahasa, dan gaya suara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang akan diisi oleh jamaah yang mengikuti kajian Ustadz Adi Hidayat.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Hasil Penelitian
  • Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang

Lalu ada Ustadz Adi Hidayat yang mempunyai keunikan tersendiri dalam berdakwah sehingga penampilannya tidak biasa. Dari berbagai Ustadz atau Da’is yang ada, menurut peneliti, Ustadz Adi Hidayat mempunyai keunikan dalam metode dan retorika dakwahnya. 10 Masrun Billah "Gaya Retorika Ustadz Adi Hidayat dalam Ceramah Tentang Keluarga yang dirindukan Rasulullah di media YouTube."

11 https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3959646/profil-ustaz-adi-hidayat-penceramah-yang-cerdas-sejak- Kecil. Berdasarkan pertanyaan pokok di atas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui sejauh mana persepsi Mad'u terhadap retorika Ustadz Adi Hidayat ketika berdakwah.

LANDASAN TEORI

Landasan Teoritik

  • Pengertian Persepsi Mad’u
  • Bentuk-bentuk Persepsi
  • Faktor yang mempengaruhi persepsi
  • Retorika
  • Macam-macam Retorika
  • Pembagian Retorika 1. Gaya Bahasa
  • Gaya Gerak Tubuh
  • Dakwah
  • Mad’u (Mitra Dakwah atau Penerima Dakwah)
  • Maddah (Materi Dakwah)
  • Wasilah (Media Dakwah)
  • Thariqah (Metode Dakwah)

Dengan demikian, makna persepsi mad’u merupakan tanggapan jamaah yang dapat dipahami setelah melakukan beberapa kali analisis terhadap objeknya. Maksud dari persepsi lingkungan adalah pandangan seseorang terhadap suatu objek yang dipengaruhi oleh lingkungan. Hal ini terlihat dari bagaimana seorang anak mengikuti kebiasaan orang tuanya.18 Yang dimaksud dengan persepsi yang dipelajari adalah pandangan seseorang terhadap suatu benda, yang diperoleh melalui pembelajaran terlebih dahulu terhadap benda yang dilihatnya.

Persepsi negatif merupakan persepsi yang menggambarkan segala pengetahuan (disadari atau tidak) dan tanggapan yang tidak selaras dengan objek yang dipersepsikan. Gaya bahasa memungkinkan kita menilai kepribadian, watak dan kemampuan seseorang yang menggunakan bahasa tersebut. Semakin baik gaya bahasanya, semakin baik orang akan mengapresiasinya; Semakin buruk gaya bahasa seseorang maka semakin buruk pula ratingnya.

Terakhir, gaya bahasa dapat dipersempit sebagai cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa dengan cara yang unik yang menunjukkan jiwa dan kepribadian penulis (pengguna bahasa). Gaya bahasa yang baik hendaknya mengandung tiga unsur berikut: kejujuran, kesantunan, dan minat. Jika keseluruhan gaya bahasa hanya bergantung pada dua (atau tiga) kaidah tersebut di atas, maka bahasa yang digunakan akan tetap terasa hambar dan tidak menarik.

Humor yang sehat artinya: gaya bahasanya mengandung kekuatan untuk menimbulkan perasaan gembira dan senang. Yang pertama adalah variasi bahasa tinggi (biasanya disingkat variasi bahasa T), dan yang kedua adalah variasi bahasa rendah (biasanya disingkat R). Untuk menjadi komunikator atau pembicara yang baik, Anda tidak hanya harus memperhatikan gaya bahasa dan ritme suara saja, namun gaya gerak tubuh Anda juga harus diperhatikan.

Dalam hal ini jelas bahwa yang dimaksud dengan maddah dakwah adalah ajaran Islam itu sendiri. Akhlak yaitu perbuatan nyata yang mencerminkan ajaran Islam, dapat dinikmati dan didengarkan oleh mad'u.52.

Hasil Penelitian yang Relevan

  • Kerangka Berfikir
  • Perumusan hipotesis penelitian

Metode dakwah adalah cara yang digunakan para dakwah untuk menyampaikan pesan dakwah atau serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan dakwah. Sedangkan metode dalam komunikasi lebih dikenal dengan pendekatan, yaitu cara-cara yang digunakan oleh seorang komunikator untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2 Gaya retorika Da'I pada ceramah salat Dzuhur di Masjid Raya Ulul Albab UIN Sunan Ampel.

Yakni keduanya membahas gaya retoris yang meliputi gaya bahasa, gerak tubuh, gaya suara. Alasan mereka ingin mengikuti penelitian ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka tentang agama dan kehidupan di dunia dan di akhirat. Namun kegiatan dakwah saat ini tidak banyak meninggalkan kesan sehingga mudah diabaikan oleh mad'u. Salah satu penyebab permasalahan ini adalah kurangnya inovasi dalam kegiatan dakwah.

Oleh karena itu, banyak bermunculan macam-macam retorika ulama terkenal, salah satunya Ustadz Adi Hidayat. Sehingga data yang menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang menyukai aktivitas Ustadz Adi Hidayat tidak dapat dipungkiri karena keunikan dakwah yang mampu ia kemas. Hipotesis: Apabila dakwah lebih inovatif dengan retorika yang menarik, maka kesan dakwah akan mengarah ke mad'u.

Metodologi Penelitian

Jenis Penelitian

Lokasi penelitian

Metode Penelitian

Penelitian ini juga menggunakan desain analisis deskriptif, yaitu pencarian gambaran menyeluruh tentang data, fakta peristiwa dan objek penelitian sebenarnya.54 Dengan metode penelitian ini, peneliti menyebarkan kuisioner atau kuisioner ke tempat-tempat di mana sebagian populasi berada. diambil untuk dijadikan sampel bahan penelitian.

Populasi Dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian

Teknik Pengumpulan Data 1. Data Primer

Observasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala-gejala yang muncul pada objek penelitian. Observasi digunakan peneliti untuk mengamati secara langsung untuk mengetahui kondisi jamaah dan masjid.

Teknik Analisis Data

Uji reliabilitas adalah sejauh mana hasil pengukuran dengan menggunakan benda yang sama akan memberikan data yang sama.61 Instrumen yang reliabel adalah instrumen yang apabila digunakan berulang kali untuk mengukur benda yang sama akan memberikan data yang sama. Untuk mencapai hal tersebut dilakukan uji reliabilitas menggunakan SPSS dengan model Cronbach’s Alpha yang diukur berdasarkan skala Cronbach’s Alpha dari 0 sampai 1. Uji reliabilitas dapat dilakukan secara bersamaan terhadap seluruh item atau pertanyaan dalam kuesioner penelitian.

Jika nilai Cronbach’s Alpha < 0,60 maka kuesioner atau kuisioner tersebut dinyatakan tidak reliabel atau tidak stabil. Dalam buku “Metode Penelitian Pendidikan”, statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mengilustrasikan data yang dikumpulkan sebagaimana adanya, tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang bersifat umum atau generalisasi. 62 Penggunaan statistik deskriptif akan memudahkan peneliti. untuk menarik kesimpulan.hasil data yang dikumpulkan. Dalam hal ini statistik deskriptif antara lain meliputi penyajian data melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, cara perhitungan, mean, median (pengukuran tendensi sentral), perhitungan desil, persentase, perhitungan sebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar. deviasi, perhitungan persentase.63 Dalam penelitian ini data yang diperoleh kemudian diklasifikasikan dan dihitung kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.

Deskripsi Data

  • Biografi Ustadz Adi Hidayat
  • Data Masjid An-nur Tanah Kusir Bintaro
  • Uji Reliabilitas

Pada tahun 1997 melanjutkan pendidikan Tsanawiyah sampai Aliyah (tingkat SMP) di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammdiyah Garut. Di pesantren ini beliau mendapat bekal dasar pokok dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu umum maupun ilmu agama. Sejak awal menyelesaikan studinya, Ustadz Adi Hidayat tidak pernah dengan sengaja menonjolkan dirinya di kalangan pengguna internet atau media sosial, bahkan ia mengaku jarang membuka YouTube, Facebook, atau jejaring sosial lainnya.

Kini Ustadz Adi Hidayat aktif sebagai narasumber keagamaan untuk kajian agama, seminar, tabligh akbar dan sejenisnya. Masjid An-nur yang terletak di jalan utama Bendi Tanah Kusir selalu menyelenggarakan pengajian Dhuha yang dilaksanakan setiap awal bulan pada hari Sabtu. Masjid yang kawasannya berada di tengah perumahan orang-orang kaya ini selalu terisi setiap awal bulan di hari Sabtu untuk mengikuti kajian duhaa yang selalu diisi oleh Ustadz Adi Hidayat.

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid. Berdasarkan perbandingan nilai rhitung dan rtabel dapat disimpulkan bahwa seluruh query valid. Karena seluruh soal telah dinyatakan valid, maka sebaiknya dilanjutkan dengan uji reliabilitas untuk mengetahui apakah 15 soal tersebut dapat dipercaya atau tidak.

Setelah memahami dan meneliti teori dan dasar uji reliabilitas ini, selanjutnya peneliti melakukan perhitungan dengan menggunakan Spss, Adapun. Dari tabel diatas terlihat N item (jumlah item atau pertanyaan dalam kuesioner) sebanyak 15 item dengan nilai Cronbach's alpha sebesar 0,813, karena nilai Cronbach's alpha 0,813 > 0,60, seperti pada pengambilan keputusan di Dengan uji reliabilitas di atas dapat disimpulkan bahwa seluruh pertanyaan kuesioner atau instrumen untuk variabel tersebut adalah reliabel atau konsisten. Perhatikan kolom “Cronbach’s alpha jika item tersebut dihapus” pada kolom ini, diketahui nilai Cronbach’s alpha untuk 15 item tersebut > 0,60.

Tabel 4.2  Reliability statistics
Tabel 4.2 Reliability statistics

Pembahasan Hasil Penelitian

Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 8 (20%) responden yang menyatakan baik persepsinya terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 8 (20%) responden yang menyatakan baik persepsinya terhadap gaya suara Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 5 (12,5%) responden yang menyatakan baik terhadap persepsi lingkungan terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat.

Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 3 (7,5%) responden yang menyatakan baik dengan persepsi lingkungannya terhadap gaya suara Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 8 (20%) responden yang menyatakan baik dengan persepsi yang telah dipelajari terhadap gaya gerak tubuh Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 8 (20%) responden yang menyatakan baik terhadap persepsi yang telah dipelajari terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat.

Tabel tersebut menunjukkan bahwa dari 40 (100%) responden, 10 (25%) menyatakan baik mengenai persepsi yang mereka pelajari terhadap gaya memilih Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menunjukkan bahwa dari 40 (100%) responden, 6 orang (15%) menyatakan baik mengenai persepsi fisik terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menunjukkan bahwa diantara 40 (100%) responden terdapat responden yang menyatakan baik mengenai persepsi fisik terhadap gaya memilih Ustadz Adi Hidayat.

Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 20 (50%) responden yang menyatakan persepsi budayanya terhadap gaya gerak tubuh Ustadz Adi Hidayat cukup baik. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 6 (15%) responden yang menyatakan baik mengenai persepsi budayanya terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat. Tabel tersebut menjelaskan bahwa dari 40 (100%) responden, terdapat 10 (25%) responden yang menyatakan baik mengenai persepsi budaya terhadap gaya suara Ustadz Adi Hidayat.

PENUTUP

Kesimpulan

Artinya persepsi Mad'u terhadap gaya gerak tubuh Ustadz Adi Hidayat cukup baik. Artinya persepsi budaya Mad'u terhadap gaya gerak tubuh Ustadz Adi Hidayat sama-sama baik dan sangat baik.

Saran

Artinya persepsi fisik Mad'u terhadap gaya bahasa Ustadz Adi Hidayat cukup baik c) Persepsi budaya Mad'u terhadap gaya suara Ustadz Adi Hidayat sebagian besar memberikan nilai cukup baik dengan persentase 40% atau sebanyak 16 responden.

DAFTAR PUSTAKA

Gambar

Tabel 4.2  Reliability statistics
Tabel 4.3  Item-total statistics
Tabel  diatas  memberikan  gambaran  tentang  nilai  statistik  untuk  ke-15  item pertanyaan instrument

Referensi

Dokumen terkait

Pada tabel 5.13 menunjukkan bahwa terdapat 20 orang pasien (33%) dengan kategori tingkat ketergantungan minimal care yang menyatakan persepsi baik terhadap perilaku

Dari hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden yaitu lebih dari 50% mempunyai persepsi yang baik dan benar mengenai obat tradisional atau obat bahan alam,

Bagi responden yang menyatakan baik dengan persepsi ini mempunyai alasan karena dengan adanya larangan atau aturan ini akan mewujudkan perubahan sikap dan perilaku mahasiswa,

sedangkan pada responden yang menilai hubungan interpersonal dokter pada kategori sangat baik (100%) dan tidak baik (83,6%) memiliki persepsi bahwa mutu pelayanan dokter rawat