• Tidak ada hasil yang ditemukan

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA "

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Sistem informasi adalah suatu sistem yang saling bekerja sama dalam suatu organisasi untuk mendukung kegiatan operasi dan mengelola data menjadi informasi. Sistem informasi sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan maupun instansi, karena sistem informasi sangat penting dalam menghasilkan informasi yang baik dan akurat. Dalam sistem informasi terdapat sistem informasi akuntansi.

Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengumpulkan dan memproses data serta melaporkan informasi yang berkaitan dengan dengan transaksi keuangan. Sistem informasi akuntansi juga menunjang operasi perusahaan maupun instansi menjadi lebih baik. Sistem informasi akuntansi dalam sebuah perusahaan maupun instansi sangat dibutuhkan karena berpengaruh terhadap sistem informasi penggajian.

Sistem informasi akuntansi penggajian dapat memudahkan untuk mengorganisir karyawan dalam menerima gaji, dan sistem informasi akuntansi penggajian yang tersusun dengan baik dapat membantu manajemen dalam pengendalian intern. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menghindari terjadi penyelewengan atau kesalahan dalam penggajian.

Sistem informasi penggajian juga dapat digunakan sebagai kontrol dalam pelakansanaan kegiatan suatu perusahaan maupun instansi.

(2)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

2

Gaji merupakan balas jasa atau pendapatan dalam bentuk uang yang diterima tenaga kerja berdasarkan kesepakatan yang telah ditentukan pemerintah. Tinggi rendahnya gaji pegawai dihitung dari kinerja sebagai karyawan, dalam mengelola perusahaan dengan baik sehingga perusahaan tersebut dapat mencapai tujuan. Sistem yang digunakan juga harus baik agar mendorong karyawan dalam bekerja secara menyeluruh pada perusahaan. Sistem yang baik memerlukan pengendalian intern yang efektif.

Pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Pengendalian intern sangat dibutuhkan dalam sistem akuntansi penggajian, karena dengan pengendalian intern dapat membantu sistem informasi penggajian agar tidak terjadi penyelewengan pada perusahaan ataupun instansi.

Kantor Badan keuangan dan Aset Daerah merupakan instansi yang bergerak dalam melaksanakan kewenangan pemerintah daerah dalam bidang anggaran. Anggaran rutin (belanja pegawai), anggaran pembangunan, penerimaan pajak-pajak, distribusi daerah dan menjaga ketertiban administrasi dalam rangka membina transparantasi dan akuntansbilitas pemerintah di bidang perbendaraan daerah. Tugas dari Badan Keuangan dan Aset Daerah adalah membina dan mengevaluasikan dan melaksanakan fungsi keuangan dibidang pengelolaan dan aset daerah.

Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah belum dikatakan baik, hal ini terlihat dari adanya masalah bagian bendahara umum daerah tidak

(3)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

3

menerima formulir daftar hadir pegawai dan SK kenaikan pangkat, juga tidak mengarsipkan rekap daftar gaji. Bagian bendahara gaji tidak mengarsipkan rekap daftar gaji dan tidak memberi slip gaji ke pada PNS yang bersangkutan. Mengingat pentingnya sistem informasi akuntansi penggajian dalam suatu perusahaan, maka sistem akuntansi yang disusun harus efisien dan efektif dalam kaitan penggajian untuk mendukung pengendalian intern. Berdasarkan uraian diatas maka penulis mengambil judul “Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Sebagai Pengendalian Intern Fungsi Keuangan pada Kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa tenggara Timur”.

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian dari latar belakang tersebut, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut : Bagaimana sistem informasi akuntansi penggajian sebagai pengendalian intern fungsi keuangan pada Kantor Badan keuangan dan Aset Derah Kabupaten Sumba Barat Daya.

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem informasi akuntansi penggajian sebagai pengendalian intern fungsi keuangan pada Kantor Badan keuangan dan Aset Derah Kabupaten Sumba Barat Daya.

D. Manfaat Penelitian

1. Bagi Pemerintah Daerah

Hasil penelitian dapat memberikan informasi kepada Kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Sumba barat Daya Nusa Tenggara Timur tentang pentingnya prosedur penggajian. Hasil

(4)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

4

penelitian ini juga dapat dijadikan refrensi dalam melakukan evaluasi sistem akuntansi penggajian agar proses penggajian bisa berjalan dengan lancar dan baik serta bisa selalu efektif

2. Bagi Peneliti

Penelitian ini berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai sistem informasi akuntansi penggajian yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah

3. Bagi Pihak Lain

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan refrensi yang berguna bagi peneliti dimasa yang akan datang

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan alat bantu statistik dengan peta kendali P dalam pengendalian kualitas produk dapat mengidentifikasikan kualitas produk yang berada di luar batas kendali yang seharusnya,

Pada PT Kemas Super Indonesia Singosari, penerapan sistem informasi akuntansi untuk penjualan tunai dan penerimaan kas dari penjualan tunai masih kurang baik, hal ini terbukti dengan

v PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul ”Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran

SINARSETIA DHIANJAYA SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Syarat Untuk Memeroleh Gelar Sarjana Ekonomi Pada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Katolik Widya Karya Malang

Perusahaan hendaknya melakukan pengendalian bahan baku dan bahan penolong menggunakan standar yang jelas dengan metode Economical Order Quantity, agar perusahaan terhindar dari masalah

Sistem informasi akuntansi penjualan tunai pada CV Arohmah Batu lebih di tingkatkan lagi dengan cara membagi tugas tiap fungsi sehingga tidak ada lagi perangkapan fungsi yang satu

Kedua adalah pengaruh eksternal lingkungan yang terdiri dari nilai budaya, kelas sosial, face to face group dan situasi Faktor psikologis adalah proses intern seseorang yang ada dalam

Perlakuan akuntansi aset bersejarah pada Wisata Candi Penataran belum sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 7 Tahun 2010 dibuktikan dengan pencatatan aset