• Tidak ada hasil yang ditemukan

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA "

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha mengharuskan perusahaan untuk mampu bertahan dan melakukan berbagai inovasi.

Kemampuan perusahaan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dapat diatasi dengan menyusun suatu sistem informasi akuntansi yang akurat.

Untuk memperoleh sistem informasi akuntansi yang akurat tersebut didukung oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kinerja yang baik di dalam perusahaan. Agar kinerja perusahaan ini dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan loyalitas serta kinerja yang baik dari para karyawan perusahaan.

Loyalitas serta kinerja yang baik dari karyawan bisa didapatkan perusahaan dengan cara memberikan reward berupa gaji dan upah kepada para karyawannya. Pemberian gaji dan upah merupakan salah satu kegiatan yang penting di dalam perusahaan. Tidak sedikit permasalahan yang terjadi pada saat penggajian dan pengupahan seperti kurangnya dokumen-dokumen yang terkait, adanya perangkapan tugas, kurangnya pengawasan, dan yang lainnya. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan suatu sistem informasi yang baik agar dapat mengatur jalannya proses penggajian dan pengupahan agar tidak terjadi kecurangan atau permasalahan dan juga untuk mengetahui alur serta dokumen yang digunakan. Sistem informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan merupakan sistem akuntansi penggajian dan pengupahan.

(2)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

2

Sistem penggajian dan pengupahan merupakan suatu bagian yang sangat penting di dalam perusahaan karena melalui sistem ini segala transaksi dan kegiatan yang bersangkutan mengenai gaji akan diatur di dalamnya.

Sistem penggajian dan pengupahan harus diatur sebaik mungkin dan serapi mungkin untuk menghindari terjadinya penyelewengan tugas. Sistem yang rapi dapat memudahkan bagi pihak manajemen dalam memenuhi informasi yang dibutuhkan.

Sistem informasi yang baik di dalam perusahaan, akan membuat pengendalian intern di dalam perusahaan menjadi lebih baik juga.

Pengendalian intern ini sangat penting di dalam perusahaan karena digunakan untuk mengawasi jalannya proses sistem informasi tersebut agar tidak terjadi penyelewengan tugas atau kecurangan-kecurangan di dalam kegiatan perusahaan. Pihak-pihak yang termasuk di dalam pengawasan ini bertanggung jawab atas jalannya sistem di dalam perusahaan. Pengendalian intern yang baik di dalam perusahaan akan membuat sistem informasi di dalam perusahaan juga akan berjalan dengan baik pula, sistem yang berjalan dengan baik ini akan membuat kegiatan operasional perusahaan berjalan dengan baik juga.

PT Karya Bina Sentausa adalah perusahaan rokok yang perkembangannya cukup pesat di beberapa daerah. Sistem penggajian dan pengupahan yang diterapkan oleh PT Karya Bina Sentausa ini terdiri dari karyawan dan buruh. Sistem penggajian dimulai dari karyawan yang hadir ke kantor untuk melakukan presensi dengan menggunakan finger print. Presensi tersebut nantinya akan digunakan sebagai alat untuk melakukan penggajian

(3)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

3

kepada karyawan. Sementara itu untuk sistem pengupahan dimulai dari buruh yang hadir ke perusahaan, melakukan pengepakan dan pemotongan yang nanti jumlahnya dihitung oleh para mandor, kemudian direkap dan diserahkan ke bagian keuangan. Data tersebut nantinya juga akan digunakan sebagai dasar dalam pengupahan buruh. Sistem penggajian yang berjalan di PT Karya Bina Sentausa ini sudah berjalan dengan cukup baik tetapi masih memiliki beberapa kekurangan seperti kurangnya beberapa dokumen dalam proses penggajian dan pengupahan. Berdasarkan penjelasan latar belakang masalah tersebut maka penulis memilih judul skripsi : “Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan Sebagai Alat Pengendalian Intern (Studi Kasus pada PT Karya Bina Sentausa Malang).”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah yang akan diteliti adalah bagaimana analisis sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan sebagai alat pengendalian intern pada PT Karya Bina Sentausa ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan sebagai alat pengendalian intern pada PT Karya Bina Sentausa.

2. Manfaat Penelitian a. Bagi Peneliti

(4)

PLAGIARISME ADALAH PELANGGARAN HAK CIPTA DAN ETIKA

4

Untuk menambah wawasan bagi peneliti dan sebagai sarana penerapan ilmu yang di peroleh selama kuliah dengan kenyataan yang ada.

b. Bagi Perusahaan

Dapat digunakan untuk referensi dalam melakukan perbaikan sistem informasi penggajian dan pengupahan sebagai alat pengendalian intern serta prosedur penggajian dan pengupahan agar dapat berjalan dengan baik.

c. Bagi Pihak Lain

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi penelitian selanjutnya pada bidang yang sama.

Referensi

Dokumen terkait

Bagi Perusahaan Hasil penelitian ini dapat memberikan Informasi dari tulisan ilmiah ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk pengambilan keputusan dalam perhitungan PPh pasal 21

Penggunaan alat bantu statistik dengan peta kendali P dalam pengendalian kualitas produk dapat mengidentifikasikan kualitas produk yang berada di luar batas kendali yang seharusnya,

Bagi Perusahaan Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi perusahaan dalam menyusun anggaran biaya produksi sebagai pengendalian biaya produksi, sehingga dapat

Menerapkan prosedur yang sesuai dengan Standart Operation Procedure perusahaan, sehingga proses pembukuan dapat dilakukan dengan benar dan informasi yang terdapat pada sistem komputer

Perusahaan hendaknya melakukan pengendalian bahan baku dan bahan penolong menggunakan standar yang jelas dengan metode Economical Order Quantity, agar perusahaan terhindar dari masalah

Hasil analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan menambah dokumen berupa surat permohonan keringanan denda SPP dan memperbaiki sistem dan prosedur penerimaan kas pada denda SPP, maka

Prosedur yang ditempuh dalam sistem pemberian kredit pada Koperasi Kredit ”MULIA” Promasan adalah prosedur permohonan kredit, prosedur pengambilan keputusan kredit dan prosedur

Kedua adalah pengaruh eksternal lingkungan yang terdiri dari nilai budaya, kelas sosial, face to face group dan situasi Faktor psikologis adalah proses intern seseorang yang ada dalam