PSIKOLOGI A-2020
Psikologi
Kerja dalam Perspektif
Islam
Psikologi dalam Perspektif Islam
Nama Anggota
KELOMPOK 6
AULIA ARSIL
KREPSI PRASETYAWATI
AJMALA PUTRI REGALIA
FATHIA SALMA
HERYSTA AYU RAMADHANI
202010230311034 202010230311032
202010230311036 202010230311035
202010230311037
Makna dan Hakikat Kerja
Menurut Verkyuil, etika berasal dari kata ethos.
Menurut James J. Spillane SJ, etika memperhatikan atau mempertimbangkan tingkah laku manusia dalam pengambilan keputusan moral.
Kerja menurut Toto Tasmara (dalam Kholis,
2004), adalah segala aktivitas dinamis dan
mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan
tertentu (jasmani dan rohani)
Prinsip-Prinsip Bekerja dalam Islam
SIKAP KOMPETITIF
sikap kompetitif melahirkan sikap berorientasi ke masa depan
PLANNING
perencanaan yang dilakukan sebelum melakukan suatu pekerjaan
EFISIEN
bekerja dengan menggunakan modal dan waktu yang terbatas untuk
mencapai hasil yang maksimal
KREATIF
pandai memfungsikan alat dan barang untuk mendukung efisiensi dalam proses usaha
INOVATIF
berupaya untuk selalu
melakukan pembaharuan- pembaharuan
Menghindari eksploitasi yang berlebihan terhadap sumber daya alam.
PEDOMAN ETIKA BEKERJA DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Bekerja merupakan manifestasi keimanan
Menghindarkan dari perbuatan yang merugikan orang lain ataupun merusak lingkungan.
Rezeki yang didapatkan dari hasil kerja, sebagiannya merupakan milik bersama.
Adanya keterikatan antara dirinya dengan pekerjaan yang
menjadi tanggunjawabnya.
Dilarang menjadikan seseorang sebagai alat produksi atau binatang dalam pekerjaan.
Berusaha dengan halal dalam seluruh jenis pekerjaan.
Islam tidak mengenal pekerjaan yang mendurhakai Allah SWT
Profesionalisme
Pada masyarakat Islam, nilai kerja mengalami penurunan karena adanya perkembangan sistem pemerintahan feodal yang zalim, tumbuhnya kehidupan mewah pada kalangan elit bangsawan mengakibatkan motivasi rakyat untuk bekerja menjadi menurun karena menerapkan pemerintahan yang otoriter.
Hancurnya perekonomian kaum muslim diakibatkan adanya penjajahan dari bangsa-bangsa eropa, karena pemerintahannya menjalankan gaya kepemimpinan seperti represif serta otoriter.
Problematika Etos Kerja dalam Masyarakat Islam
Etos kerja tidak hanya bergantung pada nilai-nilai
agama, dengan kata lain juga dipengaruhi oleh
informasi, komunikasi, serta pendidikan.
Implementasi dalam Profesi Psikologi
Prinsip dan pokok-pokok etika profesi psikologi mengandung nilai universal untuk memelihara karakteristik ilmu dan
profesinya. Berdasarkan perspektif Islam, etika kerja
berkaitan dengan niat, cara memilih, tujuan, dan sumber penentuan nilai.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa
etika kerja Islam merupakan orientasi yang membentuk dan
mempengaruhi keterlibatan dan partisipasi pekerja,yang dapat
dilihat dari usaha, kompetisi, transparasi, dan tanggung jawabnya
yang didasarkan pada nilai-nilai Islam. Konsep etika kerja Islam
memiliki pola hubungan manusia dengan Tuhannya dalam rangka
melaksanakan pekerjaan.
Referensi
Adicahya, Y. (2020). Pengaruh Quality of Work Life dan Implementasi Etika Kerja Islam terhadap Komitmen Organisasi (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Albanik, H. (2009). Etika Profesi Psikologi Indonesia dan Sistem Hukum Indonesia. In Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Etika Profesi Psikologi dalam Sistem Hukum Indonesia (Vol. 15).
Irham, M. (2018). Etos Kerja Dalam Perspektif Islam. Angewandte Chemie International Edition, 14(128), 10–27.
Irhan, M. (2012). Etos Kerja Dalam Perspektif Islam. Jurnal Substantia.
14(1).
Kholis, N. (2004). Etika Kerja Dalam Perspektif Islam. Al-Mawarid Journal of Islamic Law, 12(11), 142–157.
Rusdi, MA. Si., D., & Subandi, MA. Ph.D., P. (2019). Psikologi Islam: Kajian Teoritik dan Penelitian Empirik. Yogyakarta: Asosiasi Psikologi Islam.