• Tidak ada hasil yang ditemukan

Praktikum-Fisiologi-Hewan-2018-1-sd-7.pdf

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Praktikum-Fisiologi-Hewan-2018-1-sd-7.pdf"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Contoh makromolekul adalah: glikogen, pati, lemak, protein dan selulosa, yang hanya dapat diserap bila dalam bentuk mikromolekul. Siapkan dua buah tabung reaksi, masukkan masing-masing 1 ml larutan FeCl3 1%. Tambahkan filtrat air liur tetes demi tetes ke dalam tabung reaksi pertama sampai terlihat perubahan warna.

Tambahkan 0,5 ml air liur ke 10 tabung reaksi sekaligus dan kocok. 0,5 ml Fehling A dan 0,5 ml Fehling B ditambahkan ke dalam sisa tabung reaksi dan kemudian dipanaskan sampai mendidih selama beberapa menit. Tempatkan setiap pankreas, duodenum, lambung, empedu, dan air liur ke dalam tabung hingga dan 5.

Lakukan percobaan yang sama pada tabung reaksi lain yang hanya berisi 2 ml air dan 2 tetes minyak kelapa. Hasil respirasi sel adalah CO2, H2O dan energi berupa ATP serta panas yang hilang ke lingkungan. Karbohidrat disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan di otot dan jaringan lain (kumpulan metabolisme umum).

Hasil oksidasi seluler pada mitokondria adalah: (1) energi yang ditangkap oleh ADP menjadi ATP dan sebagian hilang ke lingkungan sebagai panas.

Pengamatan Alat Pernapasan Ikan Alat dan Bahan

Pengamatan Oksidasi Jaringan Alat dan Bahan

Permeabilitas paru-paru terhadap gas Alat dan Bahan

FISIOLOGI SISTEM SIRKULASI

Pengantar

Darah di aorta mengalir lebih cepat karena total luas penampang pembuluh aorta lebih sempit, sedangkan aliran darah kapiler lebih lambat karena total luas penampang kapiler lebih tinggi. Faktor-faktor yang merangsang vasodilatasi adalah: panas, asam laktat, adenosin, penurunan tekanan parsial O2, peningkatan tekanan parsial CO2, histamin, substansi P, atrial natriuretic peptide (NAP) dan penurunan impuls noradrenergik.

Kegiatan

Mikrosirkulasi pada Ekor Kecebong Cara Kerja

Pengamatan Hemodinamika Mikrosirkulasi pada Katak Alat dan Bahan

Pengaturan denyut jantung dan diameter pembuluh darah dilakukan secara otonom terpusat di medulla oblongata.

Kegitan 3. Pengaruh Rangsang Mekanik, Suhu dan Kimia terhadap Kecepatan Aliran Darah

DARAH

Eritrosit muda (eritroblas) Mamalia masih memiliki nukleus, tidak memiliki hemoglobin dan terdapat dalam sumsum tulang merah. Saat eritrosit mulai matang dan meninggalkan sumsum tulang, inti sel dikeluarkan dan diganti dengan hemoglobin, sehingga eritrosit berwarna merah dan tidak memiliki inti, kecuali pada unta dan llama.

Kegiatan

  • Pengamatan Struktur Sel Darah
  • Konsentrasi Sel-sel Darah
  • Kristal Hemin
  • Fibrin
  • Mengukur Malondealdehida (MDA)
  • KERJA JANTUNG A. Pengantar
  • Denyut Ritmis Jantung
  • Pengaturan Denyut Jantung Secara Seluler

Sel darah akan membengkak dan pecah bila ditempatkan dalam larutan hipotonik karena mengalami deplasmolisis. Sel darah akan mengkerut (mengkerut) bila ditempatkan dalam larutan hipertonik karena mengalami plasmolisis. Ulangi percobaan di atas dengan larutan NaCl berturut-turut konsentrasi sebagai berikut dan 1%.

Tutup dengan penutup dan panaskan kembali dengan api kecil sampai larutan mendidih. Tambahkan beberapa tetes larutan di atas ke dalam sediaan dan kemudian amati di bawah mikroskop. Masukkan nilai absorbansi sampel sebagai nilai Y pada persamaan regresi Y = a + bX yang diperoleh dari pengukuran standar sehingga diperoleh nilai X sebagai konsentrasi dalam nMol/mL.

Detak jantung Pisces, Amphibia dan Reptilia dimulai dari sinus venosus, sedangkan pada Aves dan Mammalia detak jantung dimulai dari nodus SA (nodus sinoatrial). Sinus venosus dan nodus SA-lah yang berfungsi sebagai alat pacu jantung (jaringan yang menggerakkan detak jantung). Eksperimen detak jantung katak akan menunjukkan bahwa meskipun jantung terpisah dari tubuh, ia masih dapat berdetak secara ritmis untuk beberapa waktu (otomatisasi jantung).

Denyut jantung terdiri dari systole (kontraksi dimulai dari atrium ke ventrikel) dan diastole (relaksasi serentak dari atrium ke ventrikel). Jika rangsangan diberikan pada saat jantung refrakter dan sistolik, maka irama jantung tidak terganggu. Namun, jika stimulus diberikan selama diastol, maka akan menghasilkan sistol ekstra, yang diikuti dengan periode refraktori, sebelum sistol panjang berikutnya atau jeda kompensasi.

Serabut penghantar khusus adalah sel otot yang sifatnya dimodifikasi (seperti sel saraf), yaitu: 1. Alat pacu jantung selalu mengirimkan potensial aksi (impuls) secara ritmis, aktivitas listrik miokardium dibagi menjadi: fase 0 - depolarisasi, fase 1 - lambat repolarisasi, fase 2 - dataran tinggi, fase 3 - repolarisasi cepat dan fase 4 - potensial membran istirahat (mendukung potensial membran). Sedangkan aktivitas dalam pengaturan konduksi khusus dibagi menjadi 3, masing-masing: 0 - fase prepotensial, 1 - depolarisasi lambat dan 2 - depolarisasi cepat.

Kegiatan Alat dan Bahan

Kegiatan 1. Kolerasi Berat Tubuh dan Frekuensi Denyut Jantung Katak

Pengaruh Suhu terhadap Denyut Jantung 1. Catat data denyut jantung per menit pada suhu ruangan

Percobaan Stanius

Automasi Jantung

SUHU TUBUH

Panas tubuh hewan endotermik berasal dari panas dalam tubuh sebagai hasil metabolisme sumber energi. Terdapat vertebrata yang suhu tubuhnya dapat beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan (poikilotherm), yaitu kelas Ikan, Amfibi dan Reptil. Hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupannya karena tubuh unta dapat menyerap panas pada siang hari dan mengeluarkan panas tubuh pada malam hari.

Ini adalah mekanisme pengaturan suhu tubuh hewan heterotermik yang memiliki rentang suhu normal yang lebar. Ini karena bayi memiliki tingkat metabolisme basal (BMR) yang lebih tinggi, sedangkan orang tua memiliki tingkat metabolisme yang lebih lambat. Selama masa bayi, manusia dan mamalia lainnya bersifat poikiloterm karena saraf yang mengatur suhu tubuh belum berkembang.

Pada saat setelah makan biasanya suhu tubuh lebih tinggi yang disebabkan oleh Specific Dynamic Action (SDA) yaitu peningkatan suhu setelah makan. Hal ini karena pada situasi ini jumlah produksi panas dan kehilangan panas relatif sama. Ketika suhu lingkungan lebih panas dari suhu tubuh, maka rangsangan panas diterima oleh reseptor di kulit.

Ini menghilangkan nada vasokonstriktor normal di kulit sehingga terjadi vasodilatasi dan panas hilang di seluruh permukaan kulit. Ketika suhu sekitar lebih rendah dari suhu tubuh, hipotalamus, bagian dari nukleus paraventrikular (di bagian posterior hipotalamus), akan mengeluarkan thyrotropin-releasing hormone (TRH), atau sering disebut TSH-RH (thyroid-stimulating hormone- melepaskan hormon). . Untuk mencegah hilangnya panas tubuh saat lingkungan dingin, pembuluh darah tepi mengalami vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah).

Pirogen adalah zat yang bersifat racun (dapat diproduksi oleh bakteri) dan dapat mengubah pengaturan suhu di hipotalamus. Jadi, jika ada pirogen, meski suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya, maka pasien menggigil. Dari ikan hingga reptilia, hewan yang tidak bisa mengatur suhu tubuhnya, seperti homotherm, hipotalamus berperan sebagai pusat pengatur suhu tubuh.

Regulasi Suhu Tubuh Hewan Poikiloterm Alat dan bahan

Jelaskan mekanisme perjalanan impuls dari reseptor panas ke integrasi di korteks somatosensori tempat sensasi terbentuk dan di area asosiasi tempat persepsi terbentuk saat telapak tangan hangat saat disentuh.

Referensi

Dokumen terkait

menggunakan oksigen sama sekali maka prinsip kerja dari alat pembiakan bakteri anaerob ini adalah mengeluarkan gas oksigen dari dalam ruangan dan menggantikannya dengan gas nitrogen