and Development
E- ISSN: 2988-5558
Volume: 2, Issue: 1, September 2023, Page: No. 249-254
249 | https://etdci.org/journal/ijesd/index
Perubahan Sosio-ekonomi Pasca Kehadiran Industri Pariwisata pada Masyarakat Lokal Puncak Tanadoang Selayar
Diky Pratama1*, Kaharuddin2, Nur Riswandy Marzuki3
1,2,3 Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Muhammadiyah Makassar
*Email: [email protected]
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai Agustus 2023 di desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar, Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui proses terjadinya perubahan sosial ekonomi Masyarakat lokal dalam industri pariwisata Puncak Tanadoang.
Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang mngahasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan prosedur analisis statistik atau arah kuantifikasi data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif yang ditekankan pada metode analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses terjadinya perubahan sosial Masyarakat dalam industry pariwisata puncak tanadoang dapat berubah atau bergeser disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan yang terjadinya perubahan yang terjadi dalam industry pariwisata yaitu (1) perubahan usaha dan pendapatan Masyarakat (2) dengan adanya kemajuan aspek pariwisata dapat merubah mata pencaharian Masyarakat (3) pengaruh tuntutan ekonomi terhadap kehidupan masyarkat (4) menciptakan lapangan kerja.
Kata Kunci: perubahan sosial ekonomi; industri pariwisata; masyarakat lokal
Abstract
This research was conducted from June to August 2023 in the village of Bontomarannu, Bontomanai District, Selayar Islands Regency. The purpose of this research was to find out the process of socio-economic changes in the local community in the Puncak Tanadoang tourism industry. The research method used in this research is qualitative research. Qualitative research is research that produces analytical procedures that do not use statistical analysis procedures or the direction of quantification of data in this study uses descriptive which emphasizes qualitative analysis methods. The results of this study indicate that the process of social change in the community in the Puncak Tanadoang tourism industry can change or shift due to several factors. The factors that cause changes that occur in the tourism industry are (1) changes in people's business and income (2) with the advancement of tourism aspects can change people's livelihoods (3) the influence of economic demands on people's lives (4) create employment.
Keywords: socioeconomic changes; tourism industry; local people
250 | https://etdci.org/journal/ijesd/index PENDAHULUAN
Pekerjaan perjalanan di Indonesia merupakan bagian penting dari perkeuanganan Indonesia dan juga merupakan sumber utama keuntungan perdagangan asing. Pekerjaan perjalanan merupakan bagian penting dari perkeuanganan Indonesia, yang menghasilkan pendapatan perdagangan asing yang sangat besar. Pada periode 2019, Indonesia mencatat 16,1 juta kunjungan orang liburan asing, dengan Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia, dan Jepang menjadi sumber utama orang liburan. Kekayaan budaya Indonesia dan atraksi rekreasi alam, seperti pantai dan taman umum, menjadikannya tujuan rekreasi yang terkenal. Otoritas publik telah mengidentifikasi 10 kebutuhan keberatan untuk investasi dan pengembangan, dan negara ini telah diposisikan secara mendalam dalam laporan keseriusan pergerakan dan pekerjaan perjalanan. Layanan pekerjaan perjalanan mengarahkan bisnis, dengan penekanan pada memajukan keberatan lingkugan dan tropis. Meskipun demikian, perbaikan kerangka kerja masih menjadi ujian bagi pekerjaan ini. Pekerjaan perjalanan di Indonesia mencakup berbagai aktivitas dan didukung oleh kantor dan layanan yang disediakan oleh daerah, organisasi, dan otoritas publik.
Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kaya akan potensi pekerjaan rekreasi. Wilayah ini memiliki banyak tempat rekreasi alam dan lingkugan yang menarik, seperti pantai yang indah, taman umum, dan tempat-tempat terkenal. Pekerjaan perjalanan merupakan salah satu sumber pendapatan utama Sulawesi Selatan dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan perkeuanganan daerah. Namun demikian, masih banyak potensi pekerjaan objek rekreasi yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga diperlukan upaya untuk memajukan dan meningkatkan pekerjaan objek rekreasi di Sulawesi Selatan. Pekerjaan perjalanan merupakan pekerjaan yang berpotensi bagi perkembangan keuangan Indonesia, khususnya pekerjaan perjalanan lingkugan dan reguler di Sulawesi Selatan. Kawasan ini mempunyai potensi besar dalam menciptakan pekerjaan perjalanan, dengan 8,6 juta orang liburan mengunjungi Sulawesi Selatan pada periode 2016, melampaui target periodean sebesar 8 juta orang liburan. Namun potensi lingkugan dan kenormalan lingkungan sekitar belum tersaji sesuai harapan karena belum adanya kesadaran warga untuk menyelamatkannya dan dampak modernisasi. Untuk melindungi budaya Bugis dan mengembangkan potensi alaminya, wilayah ini memerlukan komunitas lingkugan untuk mempertahankan warisannya dan menarik orang liburan.
Tanadoang Top di Rezim Kepulauan Selayar merupakan salah satu destinasi liburan di Sulawesi Selatan yang terkenal dengan keindahan alamnya. Namun, dengan kemajuan pekerjaan perjalanan di sekitarnya, telah terjadi pergantian lingkugan dan keuangan yang signifikan di wilayah setempat. Beberapa pergantian lingkugan yang terjadi antara lain perluasan pendidikan dan kesadaran ekologis, serta pergantian kualitas lingkugan adat menjadi kualitas lingkugan yang lebih maju.
Sementara itu, pergantian keuangan yang terjadi antara lain perluasan lapangan kerja di sektor objek rekreasi dan peningkatan gaji warga setempat. Atas Tandoang merupakan salah satu destinasi liburan khas yang terletak di Rezim Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Atas ini memiliki ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi hamparan hutan tropis hijau. Selain menawarkan pemandangan alam yang mempesona, Tanadoang Pinnacle juga dikenal sebagai tempat yang cocok untuk melakukan aktivitas pendakian atau pendakian. Atas Tandoang merupakan salah satu tujuan rekreasi khas Sulawesi Selatan. Para tamu dapat melakukan berbagai aktivitas di sana, seperti memanjat, melakukan perjalanan, atau mendirikan kemah. Selain itu, Atas Tandoang juga menawarkan pemandangan senja yang indah, serta udara alami yang menyegarkan.
Atas Tandoang diketahui bahwa sebuah destinasi rekreasi khas yang terletak di Rezim Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Ini menawarkan pemandangan menakjubkan tentang hutan di sekitarnya dan merupakan tempat yang bagus untuk mendaki dan mendirikan kemah. Tan a doang Pinnacle diketahui bahwa tempat liburan besar di distrik ini, dan menarik pengunjung dari seluruh dunia. Atas Tandoang diketahui bahwa sebuah destinasi rekreasi khas yang terletak di Kota
251 | https://etdci.org/journal/ijesd/index
Bontomarannu, yang penting bagi Rezim Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan, Indonesia. Daya tarik utama dari Atas Tandoang diketahui bahwa kemegahan alamnya, termasuk ketinggiannya dan hutan di sekelilingnya yang memperlihatkan kehijauan yang berbeda-beda. Dalam perkembangan pekerjaan objek rekreasi, Atas Tandoang mempunyai potensi ekorekreasi yang luar biasa karena keindahan alam dan kekayaan lingkugannya. Ekorekreasi diketahui bahwa jenis pekerjaan perjalanan yang berupaya membatasi dampak ekologis sekaligus memberikan keuntungan moneter bagi jaringan di sekitarnya.
Pengembangan ekorekreasi di Atas Tandoang dapat membantu mendukung pelestarian aset alam dan konservasi lingkugan.
Untuk menumbuhkan ekorekreasi yang layak di Atas Tanadoang, diperlukan strategi pemerintah yang membantu keselarasan antara kepentingan bisnis dan alam. Meskipun demikian, penting untuk menjamin bahwa setiap perbaikan pekerjaan perjalanan dapat dipertahankan dan membatasi dampak ekologis yang negatif. Untuk menjamin dukungan peningkatan pekerjaan perjalanan di daerah tujuan rekreasi seperti Atas Tanadoang, fokus pada praktik yang mampu secara alami diketahui bahwa hal yang mendasar. Hal ini dapat mencakup pembatasan limbah, mengurangi penggunaan energi, memajukan budaya dan adat istiadat setempat, dan menjatah ruang hidup normal dan kehidupan alam. Selain itu, sangat penting untuk melibatkan jaringan lingkungan dalam pengembangan pekerjaan perjalanan, menjamin bahwa mereka selalu menjadi mitra dan mendapatkan manfaat dari pengembangan bisnis. Dengan menerapkan praktik pekerjaan perjalanan, kita dapat membantu menjaga iklim, mendukung mata pencaharian warga, dan memberikan dampak positif pada perkeuanganan. Untuk lebih banyak data tentang keuangan pekerjaan perjalanan.
Atas Tanadoang lokasi pekerjaan perjalanan diawasi oleh Bumdes dan warga sekitar lokasi pekerjaan perjalanan Atas Tanadoang. Pergantian finansial ini terkait dengan pergantian pekerjaan warga sekitar yang dulunya sebagian besar bercocok tanam, saat ini banyak yang membuka transaksi pinggir jalan di sekitar tempat rekreasi utama Tanadoang, dan pergantian lainnya diketahui bahwa peningkatan gaji, peningkatan gaji dibawa oleh Tanadoang yang menduduki atas pekerjaan perjalanan.
Dulunya, pekerjaan warga sekitar sebagian besar diketahui bahwa bercocok tanam dan memancing, namun saat ini sebagian besar dari mereka juga mendapat penghasilan tambahan dengan membuka toko-toko di sekitar lokasi rekreasi utama Tanadoang. Sementara itu, dari pergantian lingkugan- lingkugan, terdapat pergantian-pergantian yang sangat jelas, tepatnya pergantian gaya hidup juga mengalami pergantian, khususnya kaum muda dan lanjut usia sudah melihat gaya hidup kaum tak terjamah sehingga saat ini mereka mengikuti pakaian dan pendekatan berbicara, mulai mengalami pergantian.
Tanadoang Pinnacle pekerjaan perjalanan diawasi oleh Bumdes dan daerah setempat dimana gaji utama dari Tanadoang Pinnacle pekerjaan perjalanan diketahui bahwa perhentian, penawaran dan persewaan perumahan.
METODE
Metodologi dan jenis pemeriksaan yang dilakukan dalam penelitian ini diketahui bahwa metodologi subjektif. Sesuai Strauss dan Corbin dalam (Dr Salim dan Dr Haidir, 2019) menyatakan bahwa “dalam Penelitian Subjektif, apa yang digunakan dalam strategi penelitian ada di arena publik, sejarah, perilaku, latihan lingkugan, dan juga beberapa hal di arena publik. lain". Metodologi subjektif digunakan untuk menggambarkan situasi atau kekhasan lingkugan. Penelitian ini akan menggambarkan pergantian lingkugan jaringan lingkungan dalam peningkatan Pekerjaan Rekreasi Atas Tanadoang di Kota Bontomarannu, Kawasan Bontomanai, Rezim Kepulauan Se-layar.
Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa teknik yaitu persepsi, wawancara, dokumentasi, persepsi terhadap investasi. Adapun teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menguransi informasi, memperkenalkan informasi, dan membuat keputusan. Teknik keabsahan data dengan keabsahan yang dapat ditunjukkan melalui perluasan kerjasama, ketekunan,
252 | https://etdci.org/journal/ijesd/index
persepsi, triangulasi, peer check, kecukupan referensi, serta pemanfaatan sumber daya manusia. standar kepastian melalui prosedur penggambaran terperinci dan tinjauan keyakinan
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pergantian Lingkugan Apa Yang Terjadi di Kawasan Sekitar Destinasi Liburan Tanadoang Pinnacle
Pada dasarnya, warga terus berkembang. Kemajuan tersebut dapat dibedakan dengan membandingkan kondisi warga pada suatu waktu dengan kondisi warga sebelumnya. Pergantian lingkugan yang terjadi pada warga Kota Bontomarannu masih tergolong dalam kategori pergantian lingkugan yang lambat atau biasa disebut dengan pembangunan, suatu pergantian finansial yang sangat mencolok dalam pandangan destinasi rekreasi Atas Tanadoang bagi lingkungan sekitar Kota Bontomarannu. tepatnya disekitar tujuan liburan, disini terjadi pergantian mata pencaharian.
selanjutnya, memperluas cakupan wilayah setempat di sekitar objek rekreasi. Peralihan lingkugan yang terjadi dalam jaringan lingkungan hingga objek rekreasi terjadi seperti yang disampaikan oleh hipotesis pergantian lingkugan oleh Selo Sumardjan “katanya bahwa pergantian lingkugan terjadi karena pergantian desain kelembagaan di mata warga yang memisahkan sekarang dan lagi”.
Pergantian mata pencaharian dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup seseorang atau daerah setempat sangat terkait dengan pergantian kelembagaan dan pergantian finansial. Salah satu dampak dari peningkatan pekerjaan perjalanan terhadap kehidupan finansial di kawasan tujuan rekreasi diketahui bahwa pergantian yang dilakukan oleh jaringan setempat, karena pekerjaan perjalanan melakukan kegiatan di bidang ini membuka peluang bisnis yang luar biasa. Perkembangan tempat rekreasi Atas Tanadoang seperti saat ini telah banyak melihat pergantian yang terjadi di mata warga.
Dengan semakin banyaknya kunjungan orang liburan, baik yang bersifat kumpul-kumpul maupun orang-orang, secara kebetulan juga dapat berdampak atau mengubah secara berarti gaya hidup warga disekitarnya, khususnya warga yang berdomisili di sekitar kawasan tempat rekreasi, khususnya warga sekitar. Kota Bontomarannu. Pergantian lingkugan diketahui bahwa jenis upaya pergantian yang dilakukan oleh warga untuk menaklukkan keadaan normal dan kondisi lingkugan tertentu guna memenuhi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.
Di sekitar tempat rekreasi ini, pergantian mendasar yang terjadi diketahui bahwa pada pola kerja warga, segala macam orang. Dorongan untuk mengatasi permasalahan kehidupan membuat individu terdorong untuk menerapkan teknik-teknik baru yang sesuai dengan pekerjaan perjalanan, tanpa meninggalkan kehidupan mereka sebagai peternak. Kemajuan pekerjaan perjalanan telah mendorong warga untuk memulai organisasi keuangan gratis yang terkait dengan bidang pekerjaan perjalanan, seperti pertukaran, pembukaan organisasi kenyamanan, bistro, stan, dan lain-lain.
Unsur Pendukung dan Penekan Pergantian Lingkugan di Tempat Rekreasi Atas Tanadoang Setelah menggambarkan dan menjabarkan berbagai persepsi warga mengenai reaksi terhadap pergantian lingkugan di destinasi rekreasi, tahap selanjutnya diketahui bahwa menggali lebih jauh dengan mengikutsertakan warga sekitar di sekitar destinasi rekreasi Atas Tanadoang untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pergantian lingkugan. di destinasi liburan Atas Tanadoang mereka akrab dengan pergantian lingkugan. di pekerjaan perjalanan untuk apa yang ada di toko.
Penting untuk diingat bahwa tidak ada strategi yang bagus, setiap strategi mempunyai elemen pendukung dan penghambat, serta kelebihan dan kekurangannya. Begitu pula dengan pergantian lingkugan di pekerjaan perjalanan yang membawa manfaat dan beban. Untuk menutupi kekurangan tersebut, diperlukan jawaban atau kepercayaan dari warga dan pihak-pihak lain yang terlibat agar strategi ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.
253 | https://etdci.org/journal/ijesd/index KESIMPULAN
Setelah hasil penelitian yang telah di paparkan oleh peneliti maka akan di tarik beberapa kesimpulan yang digunakan oleh peneliti dimana terdapat beberapa data yang telah di kumpulkan oleh peneliti dan hal tersebut yang akan di jadikan sebagai acuan dari akhir penulisan yang di lakukan oleh peneliti kemudian dari hasil tersebut akan di cantumkan sebagai jawaban akhir yang menajdi kesimpulan dalam penulisan skripsi tersebut berupa data wawancara dan observasi kemudian di perkuat dengan hasil dokumentasi yang menjadi bukti keaslian dari yang di dapat kan oleh peneliti dimana terdapat beberapa kenyataan yang terjdai dilapangan sehingga peneliti bisa mencari tau lebih dalam lagi kemudian setelah mendapatkan data yang di butuhkan peneliti akan meyeleksi data yang akan di gunakan dalam penulisan skripsi tersebut dan melakukan pemelihan data yang bisa di gunakan peneliti akan menyajikan data tersebut disertai dengan keterangan agar data tersebut bisa lebih jelas kemudian peneliti akan membuat pembahasan ini dari hasil yang dipdatakan secara langsung tersebu yangt di ambil dari beberapa data yang di sajikan kemudian memasuki kesimpulan dimana di ketahui bahwa kesimpulan diketahui bahwa jawaban pasti yang di sajikan oleh peneliti berdasarkan dengan fakta fakta di temukan sehingga Berdasarkan gambaran yang dikemukakan sebagai akibat dari pemeriksaan informasi dan data yang diperoleh di daerah Penelitian, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Peningkatan pekerjaan perjalanan mendorong pergantian dalam pekerjaan jaringan lingkungan.
Orang-orang yang awalnya berprofesi sebagai peternak dan pemancing kemudian mendirikan organisasi keuangan yang terkait dengan bidang objek rekreasi, seperti perdagangan, pembukaan bisnis makanan, dll.
2. Dari segi keuangan, kebetulan perkembangan destinasi Atas Tanadoang cukup banyak mampu meningkatkan pendapatan warga. Meski tidak besar, kemajuan pekerjaan travel akan memberikan komitmen positif kepada warga.
254 | https://etdci.org/journal/ijesd/index DAFTAR PUSTAKA
Amran, A. (2015). Peranan Agama Dalam Perubahan Sosial Masyarakat. Hikmah, 2(1), 23–39.
http://repo.iain-padangsidimpuan.ac.id/269/1/Ali Amran.pdf
Anandhyta, A. R., & Kinseng, R. A. (2020). Hubungan Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Pesisir. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(2), 68. https://doi.org/10.22146/jnp.60398
Bonita, N. (2016). Peran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Labuan Cermin Di Kabupaten Berau. EJournal Ilmu Pemerintah, 4(4), 1499–1510.
https://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2019/10/Nita Bonita (10-21-16-10- 23-20).pdf
Chalik, S. A. (2015). Filsafat Sosial Dalam Al-Qur’an. Tafsere, 3(2), 51–68.
Diarta, I. K. S. (2019). Memahami Sosiologi. Sosiologi Pariwisata, 1–464.
Dr Salim, H., & Dr Haidir. (2019). Penelitian Pendidikan Prenada Media Group.
Effendy, A. A., & Sunarsi, D. (2020). Persepsi Mahasiswa Terhadap Kemampuan Dalam Mendirikan UMKM Dan Efektivitas Promosi Melalui Online Di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 4(3), 702–714.
http://journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/571/248
Farida. (2016). Kehidupan Bermakna yang Integrasi di Masyarakat Madani. Community Development, 1(1), 97–120.
Ii, B. A. B., & Pustaka, K. (n.d.). Desi Yunita “ Analisis Perubahan Sosial Dalam Dimensi Struktural Masyarakat di Kawasan Geopark Ciletuh Jawa Barat ” tahun 2021. 1.
Los, U. M. D. E. C. D. E. (n.d.). Konflik Kepentingan Dalam Pengembangan Parawisata. 1–10.
Mathematics, A. (2016). informan kunci, informan tambahan. 2003, 1–23.
Miharja, D., & Gojali, M. (2021). Tradisi Keagamaan Pada Masyarakat Adat Kampung Kuta Kabupaten Ciamis. http://digilib.uinsgd.ac.id/43685/1/BUKU DUMMY PAK DR DENI
%281%29.pdf
Moleong. (2004). Kebijakan Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Peternak Di Desa Kauneran Kecamatan Sonder. 1.
Pemahaman, P., Energi, K., Dan, P., Melalui, B., Pembelajaran, M., Make, T., Pada, A. M., Kelas, S.,
& Wardani, R. D. W. I. (2012). Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sebelas maret surakarta. 1–18.
Pendidikan, M. P. (n.d.). Agus Wibowo.
Putra, G. K. (2021). Program Magister Prodi Ahwal Syakhsiyyah Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri ( Iain ) Ponorogo.