PRESS RELEASE
Kami atas nama Kuasa hukum Para Penggugat pembeli dan penghuni Apartemen puncak Cbd Surabaya menyatakan bahwa :
Sesuai fakta dimulai setidaknya sekitar th 2013 para pembeli telah membeli dan memesan Apartemen Puncak Cbd tanpa ditunjukkan bukti perizinan, penguasaan ha katas tanah dan persetujuan bangunan Gedung sesuai dengan peratuan perundang-uandangan yang berlaku.
Bahwa, sekitar pertengahan 2019 terjadi penghentian kegiataan pembangunan khususnya Tower B dan C dan sampai saat ini belum ada kelanjutan pembangunan
Bahwa pada gugatan perdata PMH pada Pengadilan Negeri Surabaya nomor
Pada jawaban Turut Tergugat dhi.