PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Kurangnya pengetahuan tentang peran orang tua mualaf dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai Islam.
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Kesulitan orang tua Muallaf dalam memberikan pendidikan agama Islam kepada anak remajanya di Yogyakarta. Kadar penelitian ini adalah untuk mengkaji keluarga mualaf dalam memberikan pendidikan agama Islam kepada anak yang. Untuk melihat hasil gambaran peran orang tua Muallaf dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai pendidikan agama Islam pada anak di Desa Padang Peri, berdasarkan hasil.
Banyak kesulitan yang saya alami saat mengajarkan pemahaman ajaran agama Islam maupun mengenai shalat. Peran orang tua mualaf disini juga dalam menanamkan pemahaman nilai-nilai ajaran Islam kepada anaknya sangat bervariasi sehingga anak-anak tersebut semakin semangat untuk melakukannya.
Sistematika Penulisan
LANDASAN TEORI
- Muallaf
- Nilai-Nilai Ajaran Agama Islam
- Penelitian Yang Relevan
- Kerangka Berfikir
Pada mualaf, orang tua merupakan individu yang mengasuh, melindungi dan membimbing anak sejak bayi hingga tahap. Peran orang tua dalam hal ini dapat berupa pola asuh yang diterapkan pada anak dan relatif konsisten dari waktu ke waktu. 16M Syahran Jailani, Teori Pendidikan Keluarga dan Tanggung Jawab Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jurnal Pendidikan Islam.vol 8.
Orang tua yang menerapkan pola asuh pada anaknya tercermin dari pola asuh orang tua. 21Yuhanda Safitri, Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Tingkat Depresi pada Remaja CSA, 10 November, Semarang, hal. 16-17. 22 Arfias Wirda Muftihah, Peran Orang Tua Mualaf dalam Peningkatan Pendidikan Islam pada Anak, Desa Barukan, Kecamatan Landmark, Kabupaten Semarang, halaman 21.
Sebaliknya jika prestasi belajar anak kurang, maka tanggung jawab orang tua adalah memberikan motivasi kepada anak agar lebih giat belajar. Memberikan semangat kepada orang tua terhadap anaknya yang mempunyai prestasi buruk atau kurang baik memang sangat diperlukan karena setelah itu penulis melakukan penelusuran yang membahas tentang peran orang tua mualaf dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam pada anak. maka penulis telah menemukan beberapa referensi terutama dari skripsi dan beberapa buku.
Kadar penelitian disini mengkaji tentang peran orang tua mualaf dalam meningkatkan pendidikan agama Islam pada anak secara umum, sedangkan yang akan diteliti adalah peran orang tua mualaf dalam menanamkan pemahaman nilai-nilai ajaran agama Islam kepada anaknya. .meningkat. tentang doa. Hasil kajian penelitian ini adalah sejarah mualaf, penerapan pendidikan agama Islam pada keluarga, peran orang tua mualaf, faktor pendukung. penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah para mualaf, sedangkan yang ingin diteliti adalah peran orang tua mualaf terhadap anak. Dalam penelitian ini mencakup komitmen keagamaan pada mualaf dewasa, sedangkan yang akan diteliti adalah orang tua dari mualaf dalam.
Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah para mualaf (ayah dan ibu) sedangkan yang akan diteliti adalah anak-anak mualaf dan hanya orang tua mualaf saja. Kerangka pemikiran tersebut merupakan dasar pemikiran penelitian yang disintesis dari fakta, observasi dan tinjauan pustaka, dalam melakukan penelitian dengan judul “Permasalahan Orang Tua Muallaf dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Ajaran Agama Islam pada Anak di Desa Padang Peri”.
METODE PENELITIAN
Setting Penelitian
Jadi dari awal saya masuk Islam kerana ingin tahu tentang Islam. Saya pernah beragama Katolik yang akhirnya memeluk Islam kerana faktor perkahwinan. Semasa saya menghidap penyakit itu, terdapat ramai orang yang menasihati saya untuk kembali kepada Islam.
Dari penjelasan di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa ibu Sri masuk agama Islam karena faktor pernikahan, walaupun banyak dari keluarganya yang tidak setuju untuk masuk Islam, namun beliau tetap bersikeras untuk masuk Islam. Awal mula saya masuk islam karena menikah dan pada saat ibu saya masuk islam banyak sekali kendala baik dari pihak keluarga maupun orang sekitar saya. Dari penjelasan diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwa ibu Sri masuk Islam karena faktor pernikahan, walaupun banyak dari keluarganya yang tidak setuju untuk masuk Islam, namun beliau tetap bersikeras untuk masuk Islam.
Dari penjelasan di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa nunung belum mulai mempelajari atau mendalami ajaran agama Islam karena tidak ada niat dan suaminya juga gagal memenuhi kewajibannya sebagai seorang muslim menjadi seorang nunung. Dari penjelasan diatas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa ketika beliau kembali masuk islam dan sembuh dari penyakitnya, beliau hanya sekedar beraktivitas dan lalai dalam menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. Ketika masuk agama Islam, Ibuk mulai belajar tentang ajaran Islam dan mendalami ajaran agama Islam, dan kebetulan dibantu oleh seorang ustadzah di desa.
Dari penjelasan di atas jelas sekali bahwa Pak. Himzan sangat antusias dan tidak pernah mengalami kesulitan ketika memulai belajar tentang agama Islam khususnya mengenai shalat karena baginya ia merasa kesulitan ketika melakukan sesuatu. Inilah kesulitan yang saya rasakan dalam memulai mempelajari Islam atau menjalankan apa yang diperintahkan Islam.”55. Dari penjelasan di atas bahwa Pak Triono hanya bergantung pada TPQ keliling desa agar anak-anaknya belajar tentang ajaran agama Islam, khususnya mengenai shalat lima waktu dalam kehidupan sehari-hari.
Dari hasil penelitian di atas, peneliti dapat memahami bahwa peran orang tua mualaf dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam berbeda-beda; beberapa di antaranya akan berhasil dan yang lainnya tidak berhasil. Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (FTT IAIN Bengkulu, 2015), Pedoman Penulisan Skripsi.
Subyek Dan Informan Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara adalah suatu dialog yang dilakukan oleh seorang penanya (interviewer) dengan tujuan untuk memperoleh informasi dari orang yang diwawancarai, wawancara adalah pembicaraan dengan tujuan tertentu yang dilakukan oleh dua pihak yaitu pihak penanya yang mengajukan pertanyaan dan lawan bicara yang menjawab pertanyaan, kegunaannya Teknik yang digunakan adalah dengan memperoleh informasi melalui wawancara langsung terhadap responden mengenai permasalahan orang tua muallaf dalam meningkatkan pemahaman ajaran akidah Islam pada anak di desa Padang Peri. Dokumentasi merupakan kumpulan data yang diambil dari penelitian, yang digunakan untuk mengarsipkan data sebagai bukti penelitian mengenai permasalahan orang tua muallaf dalam meningkatkan pemahaman pengajaran akidah Islam pada anak di desa Padang Peri menurut kebutuhan penelitian.
Teknik Keabsahan Data
Daripada penerangan yang diberikan oleh mr. Memandangkan Manulang, pengkaji dapat menyimpulkan bahawa kerana dia belajar sedikit tentang Islam sebelum berkahwin, pengenalannya kepada Islam bermula dengan belajar menjadi imam keluarga, dan seterusnya menjadi imam di masjid, apakah dalam hal ini dia selalu. bersemangat untuk mempelajari ajaran Islam dan tidak berputus asa. Bakal isteri saya beragama Islam jadi untuk berkahwin secara sah dia mesti mempunyai pegangan yang sama dan akhirnya saya memeluk Islam. Pada tahun 1995 ibu memutuskan untuk memeluk Islam dan pada tahun yang sama ibu berkahwin dengan bapa yang beragama Islam." 38.
Dari penjelasan Pak Himzan diatas bahwa pertama kali masuk agama islam, beliau belum mencoba untuk memulai atau bermaksud mempelajari lebih lanjut apa yang diperintahkan dalam agama islam, namun setelah mendapat petunjuk dari rekan-rekannya beliau langsung berpikir dan mulai belajar agama islam. ajaran. Namun saya sangat bersemangat untuk belajar tentang agama islam, walaupun dengan ilmu yang belum banyak tentang islam, tidak pernah terpikir oleh saya untuk menyerah, walaupun terkadang banyak kendala yang saya alami saat itu. Dari penjelasan yang disampaikan Pak Manulang, peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa karena beliau sudah belajar sedikit lebih banyak tentang Islam sebelum menikah, maka perkenalannya dengan Islam diawali dengan belajar menjadi pendeta keluarga dan kemudian menjadi imam di masjid. yang mana beliau selalu semangat mendalami ajaran Islam dan pantang menyerah.
Dari penjelasan di atas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa nunung belum mulai belajar atau mempelajari ajaran agama islam karena tidak ada niat dan suaminya juga belum menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim sehingga nunung juga tidak terlintas dalam pemikirannya. untuk mulai menjelajahi lumpur nyata. Dari keterangan Ibu Sri diatas maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa kesulitan yang beliau alami dalam memberikan pendidikan agama islam kepada anaknya, ketika anaknya menanyakan sesuatu yang kebetulan belum dipelajarinya, adalah kesulitan yang dialaminya dan dia masih ketakutan. untuk menjawab salah.. Saya mulai mengajar anak-anak sejak mereka berusia 7 tahun. Saya mulai mengajarkan anak-anak tentang pendidikan agama Islam kepada anak-anaknya, khususnya tentang shalat berjamaah.
Saya juga yakin anak-anak akan menjadi orang yang banyak mengetahui tentang pendidikan agama Islam sejak kecil. Cara mengajar pelajaran agama Islam kepada anak-anak Tentang cara menggunakan solat lima waktu dalam kehidupan seharian dan apakah masalah pakcik saya dalam mengajar pelajaran agama Islam. Pemahamannya tentang agama Islam yang pada mulanya tidak seberapa, menjadi semakin baik apabila dia belajar.
Jadi dalam hal ini peran orang tua terhadap anak sebagian besar sudah berhasil dan hanya sebagian saja yang belum berhasil menanamkan pemahaman nilai-nilai agama Islam pada anak. Peran orang tua mualaf dalam peningkatan pendidikan agama Islam yang berlangsung di Desa Padang Peri. Di dalam keluarga para mualaf tersebut, ada yang dikatakan berhasil, dan ada juga di antara para mualaf tersebut yang tidak berhasil atau belum berhasil.