• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Jaminan Hari Tua Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

N/A
N/A
Sabell Momang

Academic year: 2024

Membagikan " Program Jaminan Hari Tua Badan Penyelenggara Jaminan Sosial"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Program Jaminan Hari Tua

Mudiana Permata Sari S.H.,M.Kn

(2)
(3)

Program perlindungan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami

cacat total tetap, atau meninggal dunia.

(4)

Kepesertaan Jaminan Hari Tua

Peserta penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja selain penyelenggara negara meliputi:

Peserta bukan penerima Upah, meliputi:

Pekerja pada perusahaan

Pekerja pada orang perseorangan orang asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri

Pekerja lain yang bukan menerima Upah

pemberi kerja;

(5)

Besaran Iuran JHT

Iuran JHT bagi Peserta penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja adalah sebesar 5,7% (lima koma tujuh persen) dari Upah, dengan ketentuan:

2% (dua persen) ditanggung oleh Pekerja

3,7% (tiga koma tujuh persen) ditanggung oleh Pemberi Kerja

(6)

Manfaat JHT

Manfaat berupa uang tunai yang besarnya adalah akumulasi seluruh iuran yang telah dibayarkan ditambah dengan hasil pengembangannya

Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang dibayarkan apabila Peserta mencapai usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.

Besarnya manfaat JHT adalah sebesar nilai akumulasi seluruh Iuran yang telah disetor ditambah hasil pengembangannya yang tercatat dalam reke ning perorangan Peserta.

Peserta yang mencapai usia pensiun termasuk juga Peserta yang berhenti bekerja. Meliputi peserta yang mengundurkan diri, terkena PHK, dan menin ggalkan Indonesia selama-lamanya.

(7)

Tata Cara Pembayaran Jaminan Hari Tua

Manfaat JHT wajib

dibayarkan kepada

Peserta apabila:

Peserta

mencapai usia pensiun

Peserta mengalami

cacat total tetap

Peserta meninggal dunia

(8)

Manfaat JHT diberikan:

1. Sekaligus, apabila peserta:

a. mencapai usia 56 tahun;

b. berhenti bekerja karena mengundurkan diri dan sedang tidak aktif bekerja dimana pun;

c. terkena pemutusan hubungan kerja, dan sedang tidak aktif bekerja dimanapun;

d. meninggalkan wilayah Indonesia untuk selamanya;

e. cacat total tetap, atau f. meninggal dunia.

2. sebagian maksimal 10% dalam rangka persiapan memasuki masa pensiun atau maksimal 30% untuk kepemilikan rumah apabila peserta memiliki masa kepeserta an paling sedikit 10 tahun, dan hanya dapat diambil maksimal 1 kali.

(9)

Tata Cara Pembayaran Jaminan Hari Tua

Peserta meninggal dunia sebelum mencapai usia pensiun, hak atas manfaat JHT diberikan kepada ahli waris

Peserta mengalami cacat total tetap, hak atas manfaat JHT diberikan kepada Peserta.

Manfaat JHT bagi Peserta yang dikenai pemutusan hubungan kerja atau berhenti bekerja sebelum usia pensiun, dibayarkan pada saat Peserta mencapai usia 56 (lima puluh enam) tahun

Manfaat JHT bagi Peserta yang mencapai usia pensiun diberikan kepada Peserta pada saat memasuki usia pensiun.

Referensi

Dokumen terkait

Ada 2 (dua) jenis pelayanan yang akan diperoleh oleh Peserta JKN, yaitu berupa pelayanan kesehatan (manfaat medis) serta akomodasi dan ambulans (manfaat non medis).

Untuk jumlah iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri atas PNS, Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai

pengembangannya, akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan peserta. 3) Prinsip keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas. Prinsip-prinsip

Pelaksanaan program BPJS Kesehatan di Kabupaten Minahasa Tenggara sementara dalam tahap pemantapan untuk kepesertaan, manfaat yang didapatkan peserta berupa manfaat

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 melaksanakan penyelenggaraan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan

4 http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/page/program/Program-Jaminan-Hari-Tua- (JHT).html di akses tanggal 15 April 2016 pukul 19.45.. a) Pemilik perusahaan, Pemilik Perusahaan

pelayanan kesehatan dan santunan uang tunai apabila seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja atau menderita penyakit akibat kerja Selanjutnya program jaminan hari tua

Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada Lembaga Pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai