Program Jaminan Hari Tua
Mudiana Permata Sari S.H.,M.Kn
Program perlindungan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami
cacat total tetap, atau meninggal dunia.
Kepesertaan Jaminan Hari Tua
Peserta penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja selain penyelenggara negara meliputi:
Peserta bukan penerima Upah, meliputi:
Pekerja pada perusahaan
Pekerja pada orang perseorangan orang asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.
Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri
Pekerja lain yang bukan menerima Upah
pemberi kerja;
Besaran Iuran JHT
Iuran JHT bagi Peserta penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja adalah sebesar 5,7% (lima koma tujuh persen) dari Upah, dengan ketentuan:
2% (dua persen) ditanggung oleh Pekerja
3,7% (tiga koma tujuh persen) ditanggung oleh Pemberi Kerja
Manfaat JHT
Manfaat berupa uang tunai yang besarnya adalah akumulasi seluruh iuran yang telah dibayarkan ditambah dengan hasil pengembangannya
Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang dibayarkan apabila Peserta mencapai usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.
Besarnya manfaat JHT adalah sebesar nilai akumulasi seluruh Iuran yang telah disetor ditambah hasil pengembangannya yang tercatat dalam reke ning perorangan Peserta.
Peserta yang mencapai usia pensiun termasuk juga Peserta yang berhenti bekerja. Meliputi peserta yang mengundurkan diri, terkena PHK, dan menin ggalkan Indonesia selama-lamanya.
Tata Cara Pembayaran Jaminan Hari Tua
Manfaat JHT wajib
dibayarkan kepada
Peserta apabila:
Peserta
mencapai usia pensiun
Peserta mengalami
cacat total tetap
Peserta meninggal dunia
Manfaat JHT diberikan:
1. Sekaligus, apabila peserta:
a. mencapai usia 56 tahun;
b. berhenti bekerja karena mengundurkan diri dan sedang tidak aktif bekerja dimana pun;
c. terkena pemutusan hubungan kerja, dan sedang tidak aktif bekerja dimanapun;
d. meninggalkan wilayah Indonesia untuk selamanya;
e. cacat total tetap, atau f. meninggal dunia.
2. sebagian maksimal 10% dalam rangka persiapan memasuki masa pensiun atau maksimal 30% untuk kepemilikan rumah apabila peserta memiliki masa kepeserta an paling sedikit 10 tahun, dan hanya dapat diambil maksimal 1 kali.
Tata Cara Pembayaran Jaminan Hari Tua
Peserta meninggal dunia sebelum mencapai usia pensiun, hak atas manfaat JHT diberikan kepada ahli waris
Peserta mengalami cacat total tetap, hak atas manfaat JHT diberikan kepada Peserta.
Manfaat JHT bagi Peserta yang dikenai pemutusan hubungan kerja atau berhenti bekerja sebelum usia pensiun, dibayarkan pada saat Peserta mencapai usia 56 (lima puluh enam) tahun
Manfaat JHT bagi Peserta yang mencapai usia pensiun diberikan kepada Peserta pada saat memasuki usia pensiun.