PENDAHULUAN
Identifikasi masalah
Pembatasan masalah
Rumusan masalah
Penyelenggaraan program pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) pada dasarnya terfokus pada kebutuhan pembelajaran, tujuan pembelajaran, siswa (santri) dan pengalaman belajar siswa. Sudah sepatutnya Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ) menjadi tempat tumbuh kembang anak sekaligus.
Tujuan Penelitian dan Kegunaan Penelitian
Sistematika Pembahasan
LANDASAN TEORI
Motivasi
Dan berkenaan dengan proses bimbingan, mengajar anak membaca Al-Qur’an, orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam memberikan semangat kepada anak, karena dengan memberikan dorongan maka orang tua akan lebih mudah dalam membimbing anak, dan dalam hal ini adalah dorongan. Yang dimaksud adalah memberikan motivasi kepada orang tua untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak. Dalam hal ini merupakan simbol nilai pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran di Taman Pendidikan TPQ Ar-Rahman Pagar Dewa Al-Kuran, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Rivalitas atau persaingan dapat dijadikan sebagai sarana motivasi untuk meningkatkan keterampilan membaca Al-Quran di Sekolah Pendidikan Al-Quran Ar-Rahman (TPQ).
Siswa akan rajin belajar Al-Quran dan rajin datang ke Taman Pendidikan Al-Quran jika mengetahui akan ada ulangan. 36 Aprilia Dwi Puspita Sari, Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Motivasi Orang Tua Terhadap Minat Belajar Siswa SMA, (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2016), hal.
Orang Tua
37 Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam, (Bumi Aksara, Jakarta, Cet. Seharusnya ibu arif dan bijaksana dalam membesarkan anaknya. Ada yang bilang ibu adalah guru negara. Ibu yang selalu perhatian dan selalu menuruti perintah anak-anaknya. keinginannya, akan memperoleh hasil yang kurang baik. Sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab seorang anggota keluarga, dapat disimpulkan bahwa peran ibu dalam pendidikan anak adalah sebagai berikut;
Dia mencari kesenangan hanya untuk dirinya.Segala kekurangan dan kesalahan yang terdapat dalam rumah tangga berkenaan pendidikan anak-anaknya disalahkan kepada isterinya, dia menuduh dan memakinya. Oleh yang demikian, ajaran Islam memberikan tuntutan yang baik kepada para pendidik khususnya ibu bapa sebagai pendidik yang pertama dan utama untuk mendidik anak-anak agar mereka dapat berkembang secara maksimal.
Membaca Al-Qur’an
Dari sudut pandang evaluatif Al-Qur’an berarti membaca, kata dasarnya adalah qara-a yang artinya membaca Al-Qur’an bukan sekedar bacaan saja, tetapi isinya hendaknya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dapat kita pahami bahwa Al-Qur'an adalah kalam Allah yang wajib kita yakini dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari, karena sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk selalu membaca Al-Qur'an. Kemampuan membaca Al-Qur'an dapat diartikan sebagai kesanggupan dan kesanggupan seorang muslim dalam membaca dan melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang terkandung dalam Al-Qur'an dengan baik dan akurat serta sesuai dengan ilmu pengetahuan. pembacaan.
Jadi, seseorang yang mengetahui cara membaca Al-Qur'an adalah orang yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Beberapa indikator kemampuan yang dapat dimasukkan dalam membaca Al-Qur’an antara lain:
Penelitian Terdahulu Yang Relevan
Data ustadz dan ustadzah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Ar-Rahman Pagar Dewa, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Mean 67,58 yang berarti nilai mean variabel program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) (X1). Dari hasil analisis diatas dapat diartikan distribusi frekuensi skor pada variabel kemampuan membaca Al-Quran (Y).
Pengaruh motivasi orang tua terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an anak di (TPQ) Ar-Rahman Agar Dewa seluas kota Bengkulu. Kontribusi Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) adalah variabel dan motivasi orang tua terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an. Pedoman Kurikulum Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (TKA/TPQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ).
Pedoman Penyelenggaraan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (TKA/TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ).
Kerangka Berpikir
Hipotesis
Ho: Program TPQ Ar-Rahman tidak berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an anak. Ho: Program TPQ Ar-Rahman dan motivasi orang tua tidak berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca Al Quran anak di TPQ Ar-Rahman Pagar Dewa. Ha: Program TPQ Ar-Rahman dan motivasi orang tua memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an anak di TPQ Ar-Rahman Pagar Dewa.
Jenis Penelitian
Tempat dan Waktu Penelitian
Populasi dan Sampel
Jika peneliti memiliki beberapa ratus subjek dalam populasi, mereka dapat menentukan sekitar 25-30% subjek tersebut. Jika jumlah subjek dalam populasi hanya antara 100 hingga 150 siswa dan peneliti menggunakan kuesioner survei untuk mengumpulkan data, maka semua subjek dipertimbangkan. Jika peneliti menggunakan teknik wawancara dan observasi, jumlah tersebut dapat dikurangi tergantung teknik pengambilan sampel sesuai dengan kemampuan peneliti60.
Teknik purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang menggunakan pendapat pribadi peneliti (personal judgement) untuk memilih sampel berdasarkan pengetahuan sebelumnya tentang populasi dan tujuan khusus penelitian dengan tujuan agar sampel tersebut dapat mewakili atau mewakili populasi. menjadi. , dimana sampel dalam penelitian ini adalah santri Al-Quran yang berjumlah 50 orang santri tingkat Al-Quran.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data observasi digunakan jika penelitiannya mengenai perilaku manusia, proses kerja, fenomena alam dan jika sampel yang diamati tidak terlalu besar. penelitian dengan mengamati dan mencatat. Teknik ini digunakan untuk memperoleh data umum tentang santri dan orang tua santri dengan cara mengumpulkan dokumen di Taman Pendidikan Al-Qur'an Ar-Rahman Pagar Dewa (TPQ), Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari sampel berupa laporan tentang kepribadiannya, atau hal-hal yang diketahuinya.62 Kuesioner yang digunakan adalah angket tertutup, artinya jawabannya sudah tersedia dan sampel memilih di antara pertanyaan-pertanyaan yang ada. jawaban yang tersedia.
Alasan pemilihan kuesioner dalam penelitian ini adalah karena dari segi teknis penerapan kuesioner merupakan metode yang paling efektif, efisien dan hemat waktu, tenaga dan biaya dalam proses penelitian.
Teknik Validitas dan Reabilitas Data
Reliabilitas menunjukkan pengertian bahwa suatu instrumen cukup atau dapat diandalkan untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut baik.64. Reliabilitas menunjukkan pengertian bahwa suatu instrumen cukup atau dapat diandalkan untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut baik. 65 Suatu instrumen dikatakan reliabel apabila menghasilkan hasil yang konstan atau mantap (konsisten) bila diuji berkali-kali. Konstanta alat ukur yang digunakan dalam uji reliabilitas ini mempunyai kriteria reliabel jika nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60.
Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha pada kedua variabel penelitian yang diteliti mempunyai nilai koefisien Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa alat atau instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini dapat menilai pengaruh program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan motivasi orang tua terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an anak dalam Al-Qur'an. dapat mengukur. - Taman Pendidikan Al-Qur'an, sebuah (TPQ) Ar-Rahman Kecamatan Pagar Dewa seluas kota Bengkulu.
Teknik Analisis Data
Dalam penelitian untuk menguji normalitas data, peneliti menggunakan rumus Kolmogrov-Smirnov dengan ketentuan sebagai berikut: 69. Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara suatu variabel dengan variabel bebas lainnya dalam model regresi yang digunakan. Pengujian Hipotesis Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah menggunakan regresi.
Regresi digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan untuk memprediksi variabel dependen menggunakan variabel independen 72 Dalam penelitian ini digunakan regresi linier berganda karena penelitian ini dilakukan. Uji F sering juga disebut dengan uji simultan, yaitu menguji apakah variabel bebas yang digunakan dalam model mampu menjelaskan perubahan nilai variabel terikat atau tidak.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Data
Data penelitian disusun dalam bentuk tabel skor program taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai variabel (X1), motivasi orang tua sebagai variabel (X2) dan kemampuan membaca Al-Qur’an. 'an sebagai variabel (Y). Data penelitian deskriptif ditampilkan dalam beberapa jenis ukuran tendensi sentral yaitu mean, median, modus, maksimum, minimum, dan jumlah. Penyajian data secara deskriptif adalah untuk memberikan gambaran mengenai masing-masing variabel indikator dan variabel secara keseluruhan.
Median adalah suatu angka yang membagi sebaran data menjadi dua bagian sama besar atau suatu nilai yang membagi 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah.Dalam variabel program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) adalah 67,50, jadi frekuensi yang didapat di atas sama dengan frekuensi di bawah. Dari hasil analisis diatas dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor variabel program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) adalah (X1).
Pengujian Persyaratan Analisis
Hal ini dikarenakan terdapat variabel lain di luar variabel program TPQ dan motivasi orang tua yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur'an anak di Taman Pendidikan Al-Qur'am (TPQ). Uji statistik t merupakan subtes apakah terdapat pengaruh variabel program TPQ dan motivasi orang tua terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'am (TPQ) Ar-Rahman Pagar Dewa Kec. Jika nilai sig kurang dari 0,05 maka variabel program TPQ dan motivasi orang tua mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Quran.
Berdasarkan tabel diatas, hasil uji F (Anova) menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel program TPQ (X1) dan motivasi orang tua (X2) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an (Y). Koefisien determinasi 𝑅2 digunakan untuk mengetahui persentase kontribusi variabel program TPQ dan motivasi orang tua terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'am (TPQ) Ar-Rahman Pagar Dewa Kec.
Pembahasan
Hasil perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel Program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) terhadap variabel kemampuan membaca Al-Qur'an anak di TPQ Ar-Rahman Kecamatan Pagar Dewa. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), maka semakin tinggi pula kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak di TPQ Ar-Rahman Kecamatan Pagar Dewa. Hasil perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh variabel motivasi orang tua terhadap variabel kemampuan membaca Al-Quran anak di TPQ Ar-Rahman Kecamatan Pagar Dewa.
Pengaruh Taman Pendidikan Al-Qur'an dan Motivasi Orang Tua Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur'an Anak Di (TPQ) Ar-Rahman Jadi Kabupaten Dewa Luas Kota Bengkulu. Hasil perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan motivasi orang tua terhadap variabel kemampuan membaca Al-Qur'an anak di TPQ Ar-Rahman Kecamatan Pagar Dewa.
PENUTUP
Saran
Diharapkan kepada TPQ Ar-Rahman Pagar Dewa untuk selalu meningkatkan mutu dan program yang berdampak langsung terhadap kemampuan membaca dan menulis di TPQ untuk menghasilkan siswa/santri yang berkualitas dalam pendidikan Al-Qur'an. Orang tua selalu mendampingi anaknya dalam membaca Al-Quran, meskipun anak sudah dewasa, agar suasana ibadah di rumah lebih terasa dan Al-Quran menjadi pedoman utama dalam hidup. Dalam memberikan motivasi kepada orang tua, perlu diberikan bentuk motivasi yang nyata, tidak hanya berupa teguran dan nasehat, untuk meningkatkan kesadaran anak dalam mempelajari Al-Quran.
Kementerian Agama RI, 2011, Al-Qur'an dan terjemahannya dilengkapi dengan kajian Ushul Fiqih dan hakikat ayatnya.