PROPOSAL MAGANG PROFESI
MAGANG PROFESI PELAKSANAAN WEWENANG DAN TUGAS JAKSA PADA PENYUSUNAN RENCANA TUNTUTAN DI KEJAKSAAN
NEGERI JOMBANG
OLEH :
ACHMAD AINUR ROHMAN N.I.M 190111100177
KEMENTRIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA FAKULTAS HUKUM 2022
PROPOSAL MAGANG PROFESI
MAGANG PROFESI PELAKSANAAN WEWENANG DAN TUGAS JAKSA PADA PENYUSUNAN RENCANA TUNTUTAN DI KEJAKSAAN
NEGERI JOMBANG
OLEH :
ACHMAD AINUR ROHMAN N.I.M 190111100177
Disetujui untuk diajukan ke Instansi Magang Profesi Bangkalan, 5 September 2022
Dosen Pembimbing, Ketua Laboratorium Hukum Klinis
Dr. SYAMSUL FATONI, S.H., M.H . RIESTA YOGAHASTAMA, SH,M.Kn N.I.P.197306052005011001 N.I.P. 198704142015401001
Mengetahui , Dekan
Dr. SAFI, S.H., M.H.
N.I.P. 197409252003121002
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kejaksaan bukan istilah yang kuno , Kejaksaan adalah istilah yang lahir saat masa kemerdekaan , pada zaman kerajaan hindu-budha , Kejaksaan telah ada sejak dulu telah disebutkan dalam Bahasa kuno dengan istilah lain yaitu dhyaksa,adhyaksa , dan dharmadhyaksa , istilah tersebut muncul pada zaman majapahit untuk menyebut posisi dan jabatan tertentu yang dipegang di kerajaan.
Istilah tersebut ditemukan oleh seorang peneliti Belanda, W.F. Stutterheim ia mengatakan bahwa dhyaksa adalah pejabat negara di zaman Kerajaan Majapahit, Dhyaksa adalah hakim yang diberi tugas untuk menangani masalah peradilan dalam sidang pengadilan. Para dhyaksa ini dipimpin oleh seorang adhyaksa, yakni hakim tertinggi yang memimpin dan mengawasi para dhyaksa .
Pada masa pendudukan Belanda, istilah kejaksaan masih belum lahir tetapi terdapat badan atau lembaga yang diindikasi relevan dengan jaksa dan kejaksaan yaitu Openbaar Ministerie. Lembaga ini mengacu dan diberikan untuk menitahkan pegawai-pegawainya berperan sebagai Magistraat dan Officier van Justitie di dalam sidang Landraad (Pengadilan Negeri), Jurisdictie Geschillen (Pengadilan Justisi ) dan Hooggerechtshof (Mahkamah Agung ) dibawah perintah langsung dari Residen / Asisten Residen. Kenapa lembaga Opeenbaar Ministreie ini dapat dikatakan hanya relevan dikarenakan pada prakteknya, fungsi tersebut lebih cenderung sebagai perpanjangan tangan Belanda belaka.
Peranan Kejaksaan sebagai satu-satunya lembaga penuntut secara resmi difungsikan pertama kali oleh Undang-Undang pemerintah zaman pendudukan tentara Jepang No. 1/1942, yang kemudian diganti oleh Osamu Seirei No.3/1942, No.2/1944 dan No.49/1944. Eksistensi kejaksaan itu berada pada semua jenjang
pengadilan, yakni sejak Saikoo Hoooin (pengadilan agung), Koootooo Hooin (pengadilan tinggi) dan Tihooo Hooin (pengadilan negeri). Pada masa itu Kejaksaan memiliki kekuasaan untuk: Mencari (menyidik) kejahatan dan pelanggaran , Menuntut Perkara, Menjalankan putusan pengadilan dalam perkara criminal dan mengurus pekerjaan lain yang wajib dilakukan menurut hukum.
Setelah Indonesia merdeka, fungsi kejaksaan itu tetap dipertahankan. Hal itu ditegaskan dalam Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945, yang diperjelas oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 1945. Isinya mengamanatkan bahwa sebelum Negara R.I. membentuk badan-badan dan peraturan negaranya sendiri sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar, maka segala badan dan peraturan yang ada masih langsung berlaku. secara yuridis formal, Kejaksaan R.I. telah ada sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, yakni tanggal 17 Agustus 1945.
Dua hari setelahnya, yakni tanggal 19 Agustus 1945, dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) diputuskan kedudukan Kejaksaan dalam struktur Negara Republik Indonesia, yakni dalam lingkungan Departemen Kehakiman setelahnya Kejaksaan RI terus mengalami berbagai perkembangan dan dinamika secara terus menerus seiring dengan perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia hingga sekarang , kedudukan pimpinan, organisasi, serta tata cara kerja Kejaksaan RI, juga juga mengalami berbagai perubahan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat, serta bentuk negara dan sistem pemerintahan.1
Tugas dan wewenang jaksa penuntut umum tercantum Pasal 13 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang berbunyi “ Penuntut umum adalah jaksa yang diberi wewenang oleh undang undang ini untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim”2. berdasarkan pasal tersebut dapat diketahui bahwa Tugas dan wewenag utama jaksa penuntut umum adalah melakukan penuntutan dan melaksanakan hasil putusan hakim. Kewenagan jaksa penuntut umum tersebut kemudian diperjelas juga melalui Pasal 14 KUHAP dimana dalam
1 https://www.kejaksaan.go.id/
2 Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209)
pasal tersebut disebutkan Penuntut umum mempunyai wewenang:
a. menerima dan memeriksa berkas perkara penyidikan dari penyidik atau penyidik pembantu;
b. mengadakan pra penuntutan apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4), dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik;
c. memberikan perpanjangan penahanan, melakukan penahanan atau penahanan lanjutan dan atau mengubah status tahanan setelah perkaranya dilimpahkan oleh penyidik;
d. membuat surat dakwaan;
e. melimpahkan perkara ke pengadilan;
f. menyampaikan pemberitahuan kepada terdakwa tentang ketentuan hari dan waktu perkara disidangkan yang disertai surat panggilan, baik kepada terdakwa maupun kepada saksi, untuk datang pada sidang yang telah ditentukan;
g. melakukan penuntutan;
h. menutup perkara demi kepentingan hukum;
i. mengadakan tindakan lain dalam Iingkup tugas dan tanggung jawab sebagai penuntut umum menurut ketentuan undang-undang ini;
j. melaksanakan penetapan hakim.
Berdasarkan Pasal 30 Undang Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, berikut adalah tugas dan wewenang Kejaksaan.
Di bidang pidana :
a. melakukan penuntutan;
b. melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
c. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat;
d. melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-
undang;
e. melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik.
Di bidang perdata dan tata usaha negara :
a. Kejaksaan dengan kuasa khusus, dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah.
Dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan:
a. peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
b. pengamanan kebijakan penegakan hukum;
c. pengawasan peredaran barang cetakan;
d. pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara;
e. pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama;
f. penelitian dan pengembangan hukum serta statistik kriminal.3
Dari uraian kewenagan-kewenangan jaksa/penuntut umum diatas kewenangan yang berkaitan langsung dengan nasib terdakwa adalah kewenangan jaksa/penuntut umum dalam melakukan penuntutan, karena tuntutan itulah yang nantinya akan di pertimbangan hakim, dan hakim tidak boleh memutus melebihi tuntutan yang diberikan oleh jaksa / penuntut umum. Sudah menjadi Kewenangan penuh bagi kejaksaan untuk melaksanakan tugas dan kewenangannya dalam pra penuntutan , kewenangan mutlak tersebut sering disebut dengan dominus litis.4
3 Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.
4 Andi Hamzah, Hukum Acara Pidana Indonesia Edisi Kedua , Sinar Grafika, Jakarta, 2016, hlm.124.
Sudah merupakan tugas dan wewenang jaksa/penuntut umum pada pasal 14 huruf g yaitu melakukan penuntutan. Penuntutan adalah tindakan yang dilakukan oleh penuntut umum untuk melimpahkan berkas perkara pidana ke pengadilan negeri yang berwenang mengadili perkara supaya diperiksa dan diputus oleh hakim di sidang pengadilan untuk memperoleh putusan hakim agar seorang dapat dijatuhi pidana (tuntutan pidana).
Untuk melakukan penuntutan ada beberapa Langkah yang harus dilakukan termasuk salah satunya Menyusun rencana tuntutan, Poin utamanya yang menarik disini adalah pertimbangan seperti apa dan bagaimana jaksa/penuntut umum dapat menyusun rencana tuntutan dalam suatu kasus. Harapan untuk kedepannya dalam melaksanakan Magang Profesi ini adalah dapat mempelajari lebih dalam mengenai bagaimana profesi jaksa dalam melakukan penyusunan rencana tuntutan sehingga dapat menjadi bekal untuk berkarier dunia kerja dan mampu terjun ke dunia profesionaldengan baik.
1.2 Tujuan
Adapun beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan magang profesi ini :
Bagi Mahasiswa:
a. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang berharga secara langsung menemukan, merumuskan, dan memecahkan permasalahan di lapangan kerja profesional;
b. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di tempat kuliah dan bisa lebih dalam mempelajari tentang standar kerja yang profesional;
c. Mahasiswa dapat mengetahui tentang keseluruhan tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Kejaksaan dalam menuyusun/membuat surat dakwaan ; d. Mahasiswa dapat mengetahui tentang bagaimana mekanisme penanganan
berkas perkara tindak pidana yang berkenaan dengan penyusunan berkas surat dakwaan sampai proses penuntutan dilaksanakan ;
e. Mahasiswa dapat mempelajari lebih lanjut dan lebih dalam mengenai
proses penanganan suatu tindak pidana secara langsung di lembaga kejaksaan ;
f. Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana pertimbangan jaksa dalam penyususnan surat dakwaan / surat tuntutan .
Bagi Instansi:
a. Agar Universitas Trunojoyo Madura dapat menghasilkan sarjana yang dapat beradaptasi dengan permasalahan yang dihadapi lembaga atau instansi pemerintah atau swasta tempat kerja nantinya. Dengan demikian, Universitas Trunojoyo madura dapat menjadi lulusan berkualitas dan terlatih menanggulangi permasalahan dunia kerja secara praktis;
b. Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah sehingga perguruan dapat lebih berperan dan menyesuaikan kegiatan Pendidikan baru .
1.3 Capaian dan Sasaran Magang Profesi
Sebelum magang profesi dimulai , mahasiswa telah menempuh mata kuliah Hukum Pidana , Hukum Acara Pidana dan Praktik Acara Pidana , Hukum Kejahataan Terhadap Nyawa , Benda dan Kesusilaan , dan mata kuliah pendukung lainnya dan dalam prakteknya mahasiswa telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti membuat surat dakwaan, mebuat surat pemanggilan saksi , membuat replik dan mempraktekkannya dalam laboratorium sidang pengadilan di Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura, hal tersebut dapat menjadi bekal mahasiswa sebelum pelaksanaan magang profesi ini dan dengan adanya magang profesi ini dapat mengasah kemampuan praktis mahasiswa di dunia magang .
a. Capaian Magang Profesi :
Unsur Capaian
Pembelajaran Kode Deskripsi
Sikap (Attitude)
KKS 6
Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
CPMK KS 9
Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
Sub CPMK 2
Mahasiswa mampu memelihara dan mengembangkan jaringan bersama profesional dan/atau instansi hukum dalam pengembangan dan penerapan ilmu hukum berdasarkan aspek teoritis hukum positif secara taat pada hukum, disiplin serta bertanggungjawab pada Negara dan Bangsa.
Keterampilan Umum & Khusus (Skill)
KKU 1
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovaif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahlian;
sub CPMK 5 Mahasiswa mampu merumuskan gagasan, solusi dan desain penyelesaian masalah / isu hukum kedalam bentuk-bentuk dokumen
hukum elementer sekurang-kurangnya berupa memorandum hukum, dokumen hukum untuk beracara, dokumen kontrak dan dokumen hukum yang bersifat regulative seperti peraturan perusahaan dan beschiking secara mandiri, bertanggung jawab, bermutu, dan terukur.
KKK 1
Mampu menyusun konsep penyelesaian masalah atau kasus hukum melalui penerapan metode berpikir yuridik berdasarkan pengetahuan teoritik tentang sumber, asas, prinsip dan norma hukum berbagai bidang hukum positif Indonesia, yang merupakan keahlian dasar untuk menjalankan profesi hukum;
CPMK KKK 3
Mampu mengambil keputusan secara akademik, mandiri dan bertanggungjawab dalam menyelesaikan kasus atau masalah hukum, serta mampu bekerjasama dengan sejawat;
Menginternalisasi Nilai (value)
Sub CPMK 3 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam pengembangan dan menerapkan ilmu hukum pada bidang- bidang hukum positif yang sekurang- kurangnya mencakup Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Administrasi Negara, Hukum Internasional, Hukum Adat, Hukum Islam, baik material atau substansial maupun formal atau prosedural dengan
menerapkan nilai keadilan, kepastian dan kemanfaatan dalam konteks penyelesaian masalah / isu hukum;
Pengetahuan Khusus
( Knowledge )
CPMK KP 1
Menguasai konsep teoritis tentang ciri, struktur dan teori ilmu hukum; sumber, asas, prinsip dan norma hukum; system atau tata hukum nasional Indonesia dan sejarah perkembangannya;
KP 2
Menguasai kemampuan dasar tentang sejarah dan aspek teoritis bidang-bidang hukum positif Indonesia, yang sekurang-kurangnya mencakup Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Administrasi Negara, Hukum Internasional, Hukum Adat, Hukum Islam, baik material atau substansial maupun formal atau procedural;
KP 3
Mengetahui kemampuan dasar tentang prinsip-prinsip dan langkah-langkah penyelesaian masalah atau kasus hukum melalui penerapan metode penemuan hukum, sehingga dapat merumuskannya ke
dalam bentuk dokumen elementer hukum, sekurang-kurangnya berupa memorandum hukum, dokumen hukum untuk beracara, dokumen kontrak dan dokumen hukum yang bersifat regulative seperti peraturan perusahaan dan beschiking.
b. Sasaran Magang Profesi :
Dalam Kejaksaan Negeri Jombang terdapat 6 bagian seksi , yaitu sub bagian pembinaan seksi intelijen , seksi pengelolaan barang bukti dan rampasan , seksi pidana umum , seksi pidana khusus , seksi perdata dan tata usaha negara.
Dibidang Pidana Umum, Seksi Tindak Pidana Umum bertugas untuk :
- Menyiapkan bahan penyusunan rencana Penuntutan;
- Menganalisis dan mempersiapkan perimbangan hukum untuk penanganan perkara tindak pidana umum;
- Melaksanaan dan menangani suatu perkara dari tahap prapenuntutan, pemeriksaan tambahan, penuntutan, pelaksanaan penetapan hakim sampai putusan pengadilan itu mempunyai kekuatan hukum tetap, bukan hanya sampai disitu Seksi pidana umum juga bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pidana bersyarat, dan pelaksanaan keputusan pembebasan bersyarat serta tindakan hukum lainnya;
- Menyiapkan dan melaksanaan koordinasi serta kerja sama dalam penanganan perkara tindak pidana umum;
- Melakukan pengelolaan dan penyajian data dan informasi dalam sistem SIPP.
Subseksi Prapenuntutan mempunyai tugas melakukan menyiapkan bahan-bahan penyusunan rencana penuntutan , analisis dan pemberian pertimbangan hukum, pelaksanaan penanganan perkara, koordinasi dan kerja sama, pengelolaan, penyajian data dan informasi, pemberian bimbingan teknis, pemantauan, evaluasi, dan penyusunan laporan penanganan perkara tindak pidana terhadap orang dan harta benda pada tahap prapenuntutan dalam penanganan perkara tindak pidana umum pada wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jombang. , subseksi prapenuntutan adalah korelasi antara penuntut umum dan penyidik dimana penyidik bertugas membuat berkas perkara pidana yang akan dikirimkan ke penuntut umum kejaksaan .
Konsultasi kegiatan magang dengan profesional hukum di
Instansi
Berdiskusi dan menerima pengarahan tugas dari
profesional hukum
Melaksanakan tugas arahan yang diberikan profesional
hukum Memberikan laporan terkait
dengan penyelesaian tugas
Setelah berkas dikirim ke kejaksaan sub seksi penuntutan bertugas menerima pelimpahan berkas dari penyidik kejaksaan untuk diproses dalam persidangan sebagai Jaksa Penuntut Umum dalam pengadilan untuk disidang kan seperti biasa pada proses persidangan pidana umum sampai eksekusi putusan dijalankan.
Pihak yang menjadi sasaran untuk memenuhi target dalam magang profesi ini yaitu Penyidik dan Jaksa/Penuntut Umum, instansi dan bidang yang dituju diharap dapat mendukung mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan magang profesi di bimbing oleh profesional hukum agar mendukung tercapainya target kegiatan.
Adapun Mekanisme interaksi Mahasiswa dengan professional hukum :
1.4 Waktu dan Tempat Magang
Waktu pelaksanaan magang profesi akan berlangsung kurang lebih selama 52 hari atau dari tannggal 5 September 2022 s/d 16 November 2022.
Tempat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan : Nama Instansi : Kejaksaan Negeri Jombang
Alamat : Jl. KH. Wahid Hasyim No.188, Kepanjen, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
Nomor Telepon : 0321 861901
Website : https://kejari-jombang.kejaksaan.go.id/
1.5 Rencana dan Jadwal Rencana Kerja Program Magang
Nama : Achmad Ainur Rohman Nim : 190111100177
Tempat Pelaksana Magang : Kejaksaan Negeri Jombang
No Tugas dan Kegiatan
Estimasi Waktu
Keterangan
1.1
Mahasiswa menyusun rencana kerja magang dalam sebuah proposal berdasarkan panduan secara tepat waktu dan mengkomunikasikan rencana tersebut dengan pihak instansi tempat magang.
2 minggu /70 jam
23 Agustus 2022 s/d 5 September 2022
1.2
Mahasiswa berkomunikasi dengan para profesional hukum dan berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun atribusi.
1 minggu /35 jam
5 September 2022 s/d 11 September 2022
1.3
Mahasiswa mentabulasi dan menelaah literatur serta bahan hukum tentang wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun atribusi. Selanjutnya berkomunikasi dengan para profesional hukum dan berdiskusi untuk mendapatkan masukan tentang kelengkapan hukum dimaksud.
1 minggu /35 jam
12 September 2022 s/d 19 September 2022
1.4
Mahasiswa berdiskusi dengan teman magang serta asistensi dengan profesional hukum di tempat magang untuk mengeksplorasi bahan hukum yang dikumpulkan.
1 minggu / 35 jam
20 September 2022 s/d 27 September 2022
1.5
Mahasiswa mempresentasikan laporan bulanannya di depan pembimbing baik secara panel maupun tidak secara online maupun offline.
1 Minggu / 28 jam
28 Septermber 2022 s/d 3 Oktober 2022
1.6 Mahasiswa menyiapkan, mendampingi, membantu tugas profesional hukum di tempat magang.
1 Minggu / 35 jam
4 September 2022 s/d 10 Oktober 2022
2.1 Mahasiswa mengumpulkan bahan-bahan hukum yang relevan, sah dan komprehensif terhadap suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
1 Minggu / 35 jam
11 Oktober 2022 s/d 24 Oktober 2022
2.2
Mahasiswa menyusun analisa hukum dan argumentasi hukum berdasarkan ketentuan hukum positif yang terhadap suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
1 Minggu / 35 jam
25 Oktober 2022 s/d 1 November 2022
2.3 Mahasiswa membuat presentasi dan mempresentasikan analisa dan argumentasi hukum terhadap suatu masalah.
1 Minggu / 35 jam
2 November 2022 s/d 9 November 2022
3.1 Mahasiswa menyusun dokumen hukum elementer.
1 Minggu / 35 jam
10 November 2022 s/d 17 November 2022
3.2 Mahasiswa menyusun laporan magang, presentasi dan mempresentasikan laporan.
4 Minggu / 140 jam
22 November s/d 19 Desember 2022
3.3
Mahasiswa menyusun rencana kerja magang dalam sebuah proposal berdasarkan panduan secara tepat waktu dan mengkomunikasikan rencana tersebut dengan pihak instansi tempat magang.
2 minggu / 70 jam
23 Agustus 2022 s/d 5 September 2022
4.1
Mahasiswa berkomunikasi dengan para profesional hukum dan berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun atribusi.
1 minggu / 35 jam
5 September 2022 s/d 11 September 2022
5.1 Mahasiswa mentabulasi dan menelaah literatur serta bahan hukum tentang wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun
1 minggu / 35 jam
12 September 2022 s/d 19 September 2022
atribusi. Selanjutnya berkomunikasi dengan para profesional hukum dan berdiskusi untuk mendapatkan masukan tentang kelengkapan hukum dimaksud.
5.2
Mahasiswa berdiskusi dengan teman magang serta asistensi dengan profesional hukum di tempat magang untuk mengeksplorasi bahan hukum yang dikumpulkan.
1 minggu / 35 jam
20 September 2022 s/d 27 September 2022
BAB II PENUTUP
Tugas dan wewenang jaksa penuntut umum tercantum Pasal 13 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang berbunyi “ Penuntut umum adalah jaksa yang diberi wewenang oleh undang undang ini untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim” .
Seksi Tindak Pidana Umum mempunyai tugas melaksanakan dan mengendalikan penanganan perkara tindak pidana umum yang meliputi prapenuntutan, pemeriksaan tambahan, penuntutan, penetapan hakim dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksanaan pidana bersyarat, pidana pengawasan, pengawasan terhadap pelaksanaan putusan Iepas bersyarat dan tindakan hukum lainnya dalam penanganan perkara tindak pidana umum pada wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jombang.
Mahasiswa berharap agar instansi dan bidang yang dituju dapat mendukung mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan magang profesi di bimbing oleh profesional hukum untuk tercapainya target kegiatan. Mahasiswa diharap dapat mendapat pengalaman dan pengenalan mengenai wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun atribusi oleh profesional hukum dalam lapangan kerja di tempat magang Kejakaksaan Negeri Jombang .
Mahasiswa berharap jika instansi Kejaksaan Negeri Jombang Berkenan untuk dapat menerbitkan piagam / sertifikat / Surat pernyataan yang dikeluarkan oleh instansi / profesional hukum terhadap hasil pelaksanaan Magang nantinya.
Demikian proposal magang ini disusun, untuk diajukan sebagai pertimbangan pihak instansi untuk dapat dipahami bersama dan dapat dijadikan acuan serta Permohonan izin dalam melaksanakan magang.
DAFTAR PUSTAKA
Buku :
- Andi Hamzah. 2016. Hukum Acara Pidana Indonesia. Jakarta. Sinar Grafika.
Jurnal/Website :
- https://www.kejaksaan.go.id/
Undang-undang :
- Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia;
- Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209).
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
TRANSKRIP AKADEMIK Sementara
Diberikan Kepada : ACHMAD AINUR ROKHMAN Tempat dan Tanggal Lahir : KABUPATEN JOMBANG10 Juli 2001 Nomor Induk Mahasiswa : 190111100177
Fakultas : HUKUM
Program Studi : ILMU HUKUM
Tanggal Lulus : 0
Status Terakreditasi berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional : Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Nomor : 4241/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2017 , Tanggal : 07-11-1917
No Kelompok Matakuliah Kredit
(K)
Nilai (N)
K X N Huruf Angka
1 MBB PENGANTAR HUKUM INDONESIA 2 B+ 3.50 7
2 MBB PENGANTAR ILMU HUKUM 4 B+ 3.50 14
3 MBB ILMU NEGARA 2 A 4.00 8
4 MBB BAHASA INGGRIS 2 A 4.00 8
5 MPK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 3 B 3.00 9
6 MPK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 3 A 4.00 12
7 MBB BAHASA INDONESIA 3 A 4.00 12
8 MBB HUKUM ISLAM 2 B+ 3.50 7
9 MBB HUKUM INTERNASIONAL (HI) 4 B+ 3.50 14
10 MBB HUKUM ADAT 2 A 4.00 8
11 MBB HUKUM PERDATA 4 B+ 3.50 14
12 MBB HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (HAN) 4 B+ 3.50 14
13 MBB HUKUM TATA NEGARA (HTN) 4 A 4.00 16
14 MKK HUKUM PIDANA 4 B+ 3.50 14
15 MBB SOSIOLOGI HUKUM & KEARIFAN LOKAL 2 A 4.00 8
16 MBB PENGANTAR MUAMALAH & WARIS ISLAM 2 B 3.00 6
17 MBB HUKUM PERJANJIAN 2 B 3.00 6
18 MBB HUKUM & TEKNOLOGI INFORMASI 2 B+ 3.50 7
19 MBB HUKUM AGRARIA 2 A 4.00 8
20 MBB HUKUM LINGKUNGAN 2 B 3.00 6
21 MBB HUKUM DAGANG 4 B 3.00 12
22 MBB HUKUM KETENAGAKERJAAN 2 C+ 2.50 5
23 MBB HUKUM PERUNDANG-UNDANGAN 2 C+ 2.50 5
24 MBB HUKUM & HAK ASASI MANUSIA 2 A 4.00 8
No Kelompok Matakuliah Kredit
(K)
Nilai (N)
K X N Huruf Angka
25 MBB PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI 2 A 4.00 8
26 MKK HUKUM ACARA PIDANA & PRAKTIK PERADILAN PIDANA 4 A 4.00 16 27 MKK HUKUM ACARA PERDATA & PRAKTIK PERADILAN
PERDATA 4 B+ 3.50 14
28 MKK HUKUM ACARA PTUN & PRAKTIK PERADILAN TATA
USAHA NEGARA 4 B+ 3.50 14
29 MKB PERANCANGAN PERUNDANG-UNDANGAN 2 A 4.00 8
30 MKK ARGUMENTASI & LOGIKA HUKUM 2 B 3.00 6
31 MBB PERANCANGAN KONTRAK 2 A 4.00 8
32 MKB METODE PENELITIAN DAN PENULISAN HUKUM 4 B+ 3.50 14
33 MKK HUKUM ACARA MAHKAMAH KONSTITUSI & PRAKTIK
PERADILAN MAHKAMAH KONSTITUSI 4 B 3.00 12
34 MKK HUKUM ACARA & PRAKTIK PERADILAN AGAMA 2 A 4.00 8
35 MKK PENGANTAR FILSAFAT HUKUM 2 A 4.00 8
36 MKB PENYELESAIAN SENGKETA ALTERNATIF 2 A 4.00 8
37 MKB HUKUM ACARA & PRAKTIK PERADILAN KHUSU 2 A 4.00 8
38 MKK ETIKA & TANGGUNG JAWAB PROFESI 2 A 4.00 8
39 MKK PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA NARKOBA 2 A 4.00 8
40 MKK HUKUM MARITIM INTERNASIONAL 2 A 4.00 8
41 MKK HUKUM PIDANA LINGKUNGAN 2 A 4.00 8
42 MKK PENOLOGI 2 B+ 3.50 7
43 MKK VIKTIMOLOGI 2 A 4.00 8
44 MKK KRIMINOLOGI 2 A 4.00 8
45 MKK HUKUM PIDANA INTERNASIONAL 2 A 4.00 8
46 MKB HUKUM PIDANA DAN ACARA PIDANA ANAK 2 C+ 2.50 5
47 MKK KEBIJAKAN HUKUM PIDANA 2 A 4.00 8
48 MKB SISTEM PERADILAN PIDANA 2 A 4.00 8
49 MKK TINDAK PIDANA EKONOMI & KORPORASI 2 B+ 3.50 7
50 MKK KEJAHATAN TERHADAP NYAWA, HARTA KEKAYAAN
DAN KESUSILAAN 2 B 3.00 6
127 457
Judul Skripsi :
IPK : 3.60
Predikat :
Bangkalan 23 Agustus 2022
NIP.
Salinan Nilai Ini Sah dan Benar bila tanpa coretan dan Tip-
8/23/22, 10:50 AM Cetak Rencana Studi - Portal Akademik
Universitas Trunojoyo Madura
FAKULTAS HUKUM
KARTU RENCANA STUDI
Semester : Gasal 2022 / 2023
Nama : ACHMAD AINUR ROKHMAN
NIM : 190111100177
Program Studi : ILMU HUKUM - S1 Reguler Dosen PA : R WAHJOE POERNOMO, S.H., M.H.
No. Kelas Matakuliah
SKS Ke Jadwal
Kode Nama Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 HKW702 HKW702 SKRIPSI 4 1
2 MB02FH201 MB02FH201 Perencanan Magang
Profesi 2 1
3 MB02FH203 MB02FH203 Laporan Kemajuan
Magang Profesi 2 1
4 MB02FH204 MB02FH204 Pelaporan Magang
Profesi 2 1
5 MB02FH502 MB02FH502 Pelaksanaan Magang
Profesi 5 1
6 MB02SKL101 MB02SKL101 Kreativitas dalam
Magang 1 1
7 MB02SKL102 MB02SKL102 Kepemimpinan dalam
Magang 1 1
8 MB02SKL103 MB02SKL103 Kerjasama dalam
Magang 1 1
9 MB02SKL104 MB02SKL104 Komunikasi dalam
Magang 1 1
10 MB02SKL105 MB02SKL105 Problem solving dalam
Magang 1 1
11 MB02SKL106 MB02SKL106
Kedisiplinan dan Tanggung Jawab dalam Magang
1 1
12 MB02SKL107 MB02SKL107 Kepedulian dalam
Magang 1 1
13 MB02FH205 MB02FH205 Luaran Magang Profesi 2 1
JUMLAH KREDIT 24
IP Semester lalu : 3.71 Maks
sks : 24
sks
Mengetahui a.n. Dosen PA
Bangkalan, 23 Agustus 2022 Mahasiswa
R WAHJOE POERNOMO, S.H., M.H. ACHMAD AINUR ROKHMAN
PHOTO
Kertas Kerja
Kertas Kerja Mahasiswa Magang Profesi Fakultas Hukum
Universitas Trunojoyo Madura
Nama Mahasiswa : Achmad Ainur Rohman Pembimbing : Dr. Syamsul Fatoni, S.H., M.H.
NIM : 190111100177 ID / NIP : 197306052005011001
Tugas : Tandatangan :
Tanggal :
Laboratorium Hukum Klinis Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura
Tim MBKM Ffl UTM Universitas Trunojoyo Madura 1
Nama : Achmad Ainur Rohman NIM : 19011110177 Bulan :
Kartu Kendali Pembimbing
Magang Profesi Merdeka Belajar Kampus Merdeka
TIM MBKM FH UTM
Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura
No Sub
No. Kompetensi Beban
(Jam)
Durasi Jam Pelaksanaan pada Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
I 2
Mengenal, berkomunikasi dan diskusi tentang wewenang, tugas, dan fungsi Profesi Hukum baik yang
didapatkan dari undang-
35
3
Penelusuran literatur dan bahan hukum tentang tugas, peran, fungsi, dan keahlian Profesi Hukum di tempat magang.
35
4
Berdiskusi guna
mendapatkan penjelasan wewenang, tugas, fungsi, peran dan keahlian Profesi Hukum di tempat magang.
35
5
Membuat laporan awal tentang sejarah, wewenang, tugas dan keahlian Profesi Hukum di tempat magang berdasarkan bahan hukum
28
6
Menjadwalkan, Mengundang dan mempresentasikan laporan awal tentang sejarah, wewenang, tugas, peran, fungsi dan keahlian Profesi
7
II 1
Memahami dan meneladani perilaku profesional hukum dan menghargai nilai-nilai profesi hukum yang dipraktekkan maupun yang tertuang dalam berbagai ketentuan perundang-
35
Tim MBKM Ffl UTM Universitas Trunojoyo Madura 2
No Sub
No. Kompetensi Beban
(Jam)
Durasi Jam Pelaksanaan pada Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
2
Mematuhi standar operasional prosedur di timpat magang dan emmatuhi tugas dan kewajiban yang diberikan pembimbing dari profesional hukum di tempat
magang.
35
3
Mencapai pemahaman bersama terhadap suatu masalah yang disajikan, dan suatu ketentuan hukum positif yang relevan dengan tugas dan fungsi profesional hukum di tempat magang.
35
III 1
Mengumpulkan bahan hukum yang relevan, sah dan komprehensif terhadap suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
35
2
Menyajikan pemahaman ketentuan hukum yang legitimate dan komprehensif terhadap masalah yang disajikan.
70
3
Mengidentifikasi dan memberikan tanggapan atas isu-isu filosofis tentang nilai keadilan, kepastian dan
kemanfaatan hukum dalam Konteks penerapan ketentuanketentuan hukum atas suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
Tim MBKM Ffl UTM Universitas Trunojoyo Madura 3
No Sub
No. Kompetensi
Beban ( Jam
)
Durasi Jam Pelaksanaan pada Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
Form Penilaian Pembimbing Profesional Hukum Magang Profesi Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Fakultas Hukum - Universitas Trunojoyo Madura Nama Mahasiswa : Achmad Ainur Rohman
NIM : 190111100177 No Sub
No Hard Skill Nilai Bobot No Sub
No Soft Skill Nilai Bobot
I
Penelusuran Literatur dan Bahan Hukum
I
Komunikasi Lisan 1
Penelusuran dan penelaahan literatur dan bahan hukum tentang wewenang, tugas, peran, fungsi, serta kompetensi profesional hukum.
2,1% 1 Mengkomunikasikan rencana magang yang tertuang
dalam proposal. (1.1) 6 ,6%
2
Mampu menuangkan sejarah, wewenang, tugas, peran, fungsi dan kompetensi profesional hukum pada tempat magang ke dalam jurnal laporan
(portofolio) pembelajaran;
3,3% 2
Mampu berkomunikasi dan mengenal para profesional hukum di tempat magang berikut wewenang, tugas dan fungsi yang diemban baik yang didapat dari delegasi maupun atribusi.
4 ,1%
3
Mampu menyusun esai tentang penerapan kode etik profesional hukum dan mencontoh perilaku kerja profesional hukum
4,1% 3
Mampu menjadwalkan, mengundang dosen pembimbing dan pembimbing di tempat magang untuk mempresentasikan jurnal laporan (portofoilo) tentang sejarah, wewenang, tugas, peran, fungsi dan kompetensi profesional hukum pada tempat magang.
0 ,8%
4
Mampu mengumpulkan bahan hukum yang relevan, sah dan komprehensif terhadap suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
4,1% 4
Mempresentasikan Laporan Magang di depan pembimbing dari profesional hukum dan dosen pembimbing.
2 ,0%
II
Anali sa Logis, Sistematis, dan Kritis pada suatu Argumentas i Hukum dalam Pengambilan Keputusan yang Tepat.
II
Bekerjasama dan Mengembangkan Jaringa n
1
Mampu menunjukkan pemahaman suatu masalah yang disajikan dan/atau suatu ketentuan hukum positif yang relevan dengan tugas dan fungsi profesional hukum di tempat magang.
2,1% 1
Mampu mendapatkan masukan dari dosen pembimbing maupun profesional hukum tentang literatur, bahan hukum, serta ulasannya.
2 ,0%
2
Mampu menyajikan pemahaman ketentuan hukum yang legitimate dan komprehensif terhadap masalah yang disajikan.
8,3% 2
Mampu memperoleh penjelasan atas bahan hukum yang relevan bagi profesi dan/atau instansi tempat magang dari profesional hukum yang bekerja di tempat magang.
4 ,1%
3
Mampu mengidentifikasi dan memberikaan tangapan atas isu-isu filosofis tentang nilai keadilan, kepastian dan kemanfaatan hukum dalam konteks penerapan ketentuan-ketentuan hukum atas suatu masalah atau isu hukum yang disajikan.
4,1%
Mampu mencapai pemahaman bersama terhadap suatu masalah yang disajikan dan/atau suatu ketentuan hukum positif yang relevan dengan tugas dan fungsi profesional hukum di tempat magang.
2 ,0%
4
Mampu memberikan kesimpulan yang logis, legitimate dan komprehensif dalam menjawab masalah / isu hukum yang diberikan
4,1%
III
Taat pada hukum, disiplin dan bertanggungja wab
III
Meru muskan gagasan, solusi dan desain penyelesaian masalah huku m / isu hu kum ke dalam bentuk Dokumen Hukum Elementer dan/atau Pr oduk
Hukum.
1
Mematuhi standar operasional prosedur di tempat magang dan mematuhi tugas dan kewajiban yang diberikan oleh pembimbing dari profesional hukum di tempat magang
4 ,1%
1
Mampu merumuskan argumentasi hukum dengan mengkaitkan pada nilai keadilan, kepastian dan kemanfaatan dalam melakukan penyelesaian masalah / isu hukum untuk selanjutnya dituangkan ke dalam dokumen hukum elementer dan/atau produk hukum yang berada dalam tugas dan wewenang profesional hukum.
16,6%
IV
Keselu ruhan sikap sehari-hari meliputi tanggungjawab pada ne gara dan bangsa, berperan sebagai warga negara, k
epekaan sosial, kepedulian terhadap lingkungan.
15 ,0%
2 Menyusun laporan magang. 10 ,2%
………, ……, ………., 202 Pembimbing Profesional Hukum
ttd
( ……… )
Tim MBKM Fakultas flukum Universitas Trunojoyo Madura
Kendali Harian Mahasiswa Magang Profesi (Log Book) Kartu Kendali Harian Mahasiswa Magang Profesi (Log Book)
Fakultas Hukum Fakultas Hukum
Universitas Trunojoyo Madura Universitas Trunojoyo Madura
Nama : Achmad Ainur Rohman Nama : Achmad Ainur Rohman
NIM : 190111100177 NIM : 190111100177
Lokasi Magang : Kejaksaan Negeri Jombang Lokasi Magang : Kejaksaan Negeri Jombang
Tanggal : …… /………. / 2022 Tanggal : …… /………. / 2022
Pembimbing Profesional Hukum Pembimbing Profesional Hukum
ttd ttd
(………) ( ……… )
No Kegiatan Durasi
(Jam)
No Indikator Pada RPS
No Kegiatan Durasi
(Jam)
No Indikator Pada RPS