PROPOSAL
PERMOHONAN IZIN KEGIATAN OBSERVASI DAN WAWANCARA PADA BIRO SDM POLDA DIY
Disusun oleh:
Yuanda Wahyu Alvianti 23080330008 Kultsum Khofifah 23080330013 Entin Listiani 23080330039 Yunita Wahyu Faradina 23080330101
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2024
2 DAFTAR ISI
BAB 1 ... 3
PENDAHULUAN ... 3
1.1 Latar Belakang ... 3
1.2 Tujuan ... 3
1.3 Manfaat ... 4
BAB II ... 5
PEMBAHASAN ... 5
2.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Observasi dan Wawancara ... 5
2.2 Sistematika Observasi dan Wawancara ... 5
BAB III ... 8
PENUTUP ... 8
3 BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) berperan signifikan dalam mendukung efektivitas, produktivitas, dan kepuasan kerja dalam suatu Polda DIY.
Praktik manajemen SDM yang meliputi pengelolaan SDM, aturan kerja, SOP, sistem Reward dan Punishment, serta program pelatihan dan pengembangan karyawan, menjadi elemen dasar dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung. Dengan manajemen SDM yang optimal, Polda DIY dapat memastikan karyawan beroperasi sesuai standar, mengikuti ketentuan, dan menerima dukungan untuk mengembangkan keterampilan mereka.
Namun, implementasi aspek-aspek SDM ini seringkali menghadapi tantangan, seperti adanya kesenjangan antara kebijakan dengan praktik lapangan, ketidaksesuaian SOP dengan kondisi kerja, atau penerapan sistem Reward dan Punishment yang belum sepenuhnya efektif. Oleh karena itu, diperlukan studi mendalam untuk meninjau implementasi dan efektivitas praktik manajemen SDM dalam Polda DIY tertentu.
Kami dari mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta, diminta untuk melakukan observasi dan melakukan wawancara pada matakuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), guna memenuhi tugas dan mengetahui informasi mengenai pengelolaan sumber daya manusia terutama pada di Biro SDM Polda DIY.
1.2 Tujuan
Tujuan dari pelaksanaan observasi dan wawancara ini meliputi:
a. Mengetahui dan memahami pengelolaan SDM yang diterapkan di Polda DIY.
b. Mengkaji peraturan terkait SDM, mulai dari prosedur perumusan, pelaksanaan, hingga pengawasan kepatuhan.
c. Mengevaluasi pelaksanaan SOP kerja untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan operasional dan standar yang diharapkan.
4 d. Menganalisis sistem Reward dan Punishment, termasuk kriteria penilaian
dan pelaksanaannya.
e. Mengkaji program pengembangan dan pelatihan untuk mengetahui relevansinya dengan kebutuhan peningkatan kompetensi karyawan.
1.3 Manfaat
Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi mahasiswa dan perguruan tinggi.
Bagi mahasiswa, penelitian ini dapat menambah wawasan dan pemahaman mereka mengenai penerapan manajemen SDM dalam lingkungan profesional, serta menjadi sumber referensi penting untuk berbagai tugas akademik atau penelitian lanjutan. Bagi perguruan tinggi, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data empiris untuk mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran berbasis praktik, terutama di program studi yang berhubungan dengan manajemen SDM. Selain itu, penelitian ini juga dapat mendukung perguruan tinggi dalam menjalin kerja sama dengan dunia industri, sehingga semakin memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan di dunia kerja.
5 BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Observasi dan Wawancara
Kegiatan Observasi dan wawancara pada Biro SDM Polda DIY dilaksanakan 1 (satu) hari dengan pelaksanaan sebagai berikut:
hari,tanggal : Jumat, 8 November 2024 waktu : 08.00 s.d. 11.00 WIB tempat : Biro SDM Polda DIY
2.2 Sistematika Observasi dan Wawancara
Observasi dan wawancara dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran dengan mengajukan kepada Kepala atau staff Biro SDM Polda DIY dengan instrumen wawancara sebagai berikut:
Pertanyaan Wawancara 1. Tata Kelola SDM
• Bagaimana sistem tata kelola SDM yang diterapkan di Polda DIY ini?
Apakah ada struktur atau pedoman yang jelas dalam mengelola SDM?
• Apa saja peran dan tanggung jawab utama bagian SDM dalam mengelola karyawan di Polda DIY ini?
• Bagaimana proses rekrutmen, seleksi, dan penempatan karyawan dilakukan? Apakah ada kriteria atau prosedur khusus yang diterapkan?
• Bagaimana peran manajer atau pimpinan dalam mendukung tata kelola SDM yang efektif?
• Apa tantangan utama yang dihadapi dalam tata kelola SDM, dan bagaimana biasanya pihak SDM mengatasinya?
2. Peraturan terkait SDM
• Apa saja peraturan yang berlaku terkait SDM di Polda DIY ini? Apakah peraturan ini sudah terdokumentasi dengan baik?
6
• Bagaimana penyampaian peraturan ini kepada seluruh karyawan?
Apakah terdapat sosialisasi atau pertemuan rutin untuk membahas peraturan SDM?
• Bagaimana prosedur pengawasan terhadap kepatuhan karyawan terhadap peraturan yang ada?
• Bagaimana penyesuaian peraturan SDM jika terdapat perubahan kebijakan perusahaan atau regulasi pemerintah?
• Menurut Anda, apakah peraturan terkait SDM sudah efektif dalam menjaga disiplin dan kesejahteraan karyawan? Mengapa?
3. SOP Kerja
• Apakah Polda DIY ini memiliki SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas untuk setiap fungsi kerja? Bagaimana SOP tersebut disusun?
• Bagaimana proses penyampaian atau pelatihan SOP kepada karyawan baru dan lama?
• Seberapa sering SOP diperbarui, dan siapa yang bertanggung jawab dalam melakukan revisi terhadap SOP tersebut?
• Apakah karyawan terlibat dalam pengembangan atau perbaikan SOP?
Jika iya, bagaimana prosesnya?
• Bagaimana Polda DIY menangani situasi jika ada karyawan yang tidak mengikuti SOP kerja?
4. Reward dan Punishment
• Bagaimana sistem Reward atau penghargaan bagi karyawan yang berprestasi atau menunjukkan kinerja yang baik?
• Apa saja bentuk Punishment atau sanksi yang diberikan jika terdapat pelanggaran atau kinerja yang tidak memenuhi standar?
• Bagaimana kriteria penentuan Reward dan Punishment? Apakah ada tolok ukur atau indikator khusus yang diterapkan?
• Bagaimana tanggapan karyawan terhadap sistem Reward dan Punishment di Polda DIY ini?
7
• Menurut Anda, apakah sistem Reward dan Punishment di Polda DIY ini sudah adil dan efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan?
5. Pengembangan dan Pelatihan
• Bagaimana program pengembangan dan pelatihan untuk karyawan di Polda DIY ini? Apakah program ini mencakup seluruh jenjang jabatan?
• Bagaimana proses perencanaan dan pelaksanaan program pelatihan?
Apakah terdapat penilaian kebutuhan pelatihan terlebih dahulu?
• Apa saja keterampilan atau kompetensi yang ditekankan dalam program pelatihan?
• Apakah ada evaluasi terhadap efektivitas pelatihan yang telah diberikan? Jika iya, bagaimana proses evaluasi tersebut?
• Bagaimana tanggapan karyawan terhadap program pengembangan dan pelatihan yang diberikan? Apakah mereka merasa terbantu dalam meningkatkan kemampuan kerja?
Pertanyaan diajukan serta dicatat dan direkam suara guna penyusunan makalah dari mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia, serta melakukan dokumentasi untuk dilampirkan sebagai bukti bahwa observasi dan wawancara telah dilakukan.
8 BAB III
PENUTUP
Demikian proposal permohonan izin observasi dan wawancara ini kami buat, dengan harapan dapat memberikan gambaran singkat mengenai maksud dan tujuan diadakan observasi dan wawancara. Demikian atas kerjasama semua pihak yang terkait kami sampaikan terimakasih
Yogyakarta, 29 November 2024 Dosen Pengampu
Umar Yeni Suyanto S.Pd., M.Pd.
NIP. 199310252024061004